Pengertian Pembangunan Ekonomi, Tahap, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pembangunan dalam bidang ekonomi adalah proses multidimensional yang pada dasarnya mencakup berbagai bentuk perubahan sosial dalam pemenuhan untuk arti kebutuhan manusia. Dimana untuk perubahan tersebut dilandasarkan atas struktur sosial, sikap masyarakat, dan institusi nasional.

Oleh karena itulah tujuan dan manfaat adanya pembangunan ekonomi selain mengejar akselerasi pertumbuhan juga berupaya untuk mampu melakukan penanganan ketimpangan pendapatan yang ada di dalam, serta pengentasan kemiskinan.

Pembangunan Ekonomi

Pembangunan dalam bidang ekonomi dianggap sebagai serangkaian hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pemerintah dalam pemenuhan layanan kepada masyarakat dengan membangun adanya pengolahan barang industri, pertanian, dan perdagangan.

Sehingga segmentasi penting dalam ekonomi dalam kajian sosiologi pembangunan ini tidak terlepas daripada adanya sistem sosial pemerintahan dalam menekan adanya dampak ketimpangan ekonomi akibat kurangnya infrastruktur yang diberikan.

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi adalah upaya membangunan yang diharpakan mampu mencerminkan perubahan total suatu masyarakat atau penyesuaian sistem sosial secara keseluruhan, tanpa mengabaikan keragaman kebutuhan dasar dan keinginan individual maupun kelompok-kelompok sosial  yang ada di dalam kehidupan masyarakat.

Sehingga dalam hal tersebut konsep pembangunan ekonomi dijalankan untuk bergerak maju menuju suatu kondisi kehidupan yang serba lebih baik, secara material maupun spiritual.

Pengertian Pembangunan Ekonomi Menurut Para Ahli

Adapun untuk definisi pembangunan ekonomi menurut para ahli, antara lain;

  1. Sadono Sukirno (1996), Pembangunan ekonomi adalah pertumbuhan perekonomin  yang dihasilkan oleh suatu negara dalam jaka panjang, pertumbuhan tersebut dinilai dari pendapat perkapita masyarakat bukan secara global pendapatan negara. Sehingga Pertumbuhan ekonomi adalah tingkat penghasilan masyakat yang tinggi sebagai akibat kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara.
  2. Saerofi (2005), Arti pembangunan ekonomi adalah rangkaian acuan yang dijadikan pedoman dalam menghitung pendapatan per kapita riil dari adanya penduduk dalam jangka panjang.
  3. Choirullah, (2007), Definisi pembangunan ekonomi adalah penyesesuaikan tumbuh kembang masyarakat dilihat dari potensi dan prioritas yang dimiliki oleh pemerintah secara keseluruhan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial.

Tahap Perencanaan Pembangunan Ekonomi

Tahap Pembangunan Ekonomi
Tahap Pembangunan Ekonomi

Untuk tahapan perencanaan pembangunan ekonomi sebagai antara lain;

  1. Tahap Pertanian (Agraris)

Pada tahap ini mayoritas penduduk di suatu negara atau wilayah bekerja pada sektor pertanian. Sehingga dalam upaya memenuhi kebutuhan pokok di dasari atas hasil pertanian yang ada, pada umumnya pertanian yang dijalankanpun masih bersifat tradisional atau bahkan primitif lantaran kurangnya pengetahuan dan wawasan, oleh karena itulah langkah pertama yang harus dilakukan dalam pembangunan ekonomi adalah mengubah pola pertanian terdisional ke arah pertanian modern.

Adapun hal yang terkait dengan perencanaan tersebut, bisa dilakukan dengan meningkatkan inovasi dalam masyarakat. Pengertian inovasi sendiri adalah kondisi yang berbeda dari sebelumnya, dan cederung menggunkan teknologi dan ekonomi sebagai objek pengukurannya.

  1. Tahap Manufaktur (Industri)

Pada tahap pembangunan perencanaan ekonomi ini sebagian besar penduduk bekerja di bidang industri. Sehingga untuk menumbuh kembangkan penduduk agar memiliki perekonomian yang baik makan indutri menjadi subjek kedua, yang dimulai dengan melakukan ekspor barang-barang ke luar negri dan memenuhi pasokan barang ke dalam negri.

Contoh mengenai tahapan manufaktur ini sebenarnya sudah di lakukan di berbagai daerah-daerah di Indonesia, misalnya saja di Daerah Tanggerang dan Jakarta yang pada saat ini sudah menjadi fokus indutri ketramipilan masyarakat, baik produk yang diperlukan masyarakat dalam negri ataupun produk yang diperlukan oleh masyarakat di luar negri.

  1. Tahap Ketiga (Bidang Jasa)

Pada tahap ini, menjadi tahapan perencanaan dalam pembangunan ekonomi. Secara khusus tahapan bidang jasa terjadi perpindahan tenaga kerja ke sektor jasa karena pertumbuhan cepat dalam sektor penyedia jasa, banyak negara-negara maju di dunia sudah mencapai tujuan pada tahap ini.

Contoh nyatanya, adalah Japang yang hanya mengandalkan pada bidang jasa produksi sepeda motor yang diperlukan oleh masyarakat dunia, dengan barang-barang dasarnya sebenarnya berasal dari lokal (negara itu sendiri) akan tetapi untuk sistem perakitan serta pelebelan merek dilakukan oleh masyarakat jepang.

Tujuan Pembangunan Ekonomi

Tujuan Pembangunan Ekonomi
Tujuan Pembangunan Ekonomi

Tujuan inti dari pembangunan ekonomi antara lain;

  1. Peningkatan Ketersediaan
  2. Perluasan Distribusi dari berbagai macam barang kebutuhan hidup yang pokok
  3. Peningkatan standar hidup
  4. Perluasan pilihan-pilihan ekonomis dan sosial

Manfaat Pembangunan Ekonomi

Adapun fungsi dari adanya pembangunan ekonomi antara lain;

  1. Menciptakan Lapangan Kerja

Adanya gerakan dalam membangunan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan terlepas daripada tujuan utamanya.

Yakni mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga negaranya, konsep ini terjadi karena dalam melakukan berbagai aktifitas atau kegiatan hidupnya selama sehari-hari demi memperoleh kesejahteraan maupun kenikmatan hidup seseorang harus memenuhi kebutuhan dasarnya.

  1. Peningkatan Taraf Hidup

Peningkatan taraf hidup hanya akan bisa terjadi jikalau pemebangunan ekonomi dilakukan secara menyeluruh. Hal ini lantaran setiap manusia sebagai individu dan kelompok untuk melakukan tindakan ekonomi dalam kehidupannya tidak terlepas daripada fasilitas yang disedikan.

Selanjutnya dari tindakan dan motif ekonomi atas kesejahteraan akan berjalan dengan lebih seimbang apabila didalamnya juga terdapat prinsip ekonomi dalam perencanaan pembangunan.

Contoh Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonom yang bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja;

  1. Indonesia

Meskipun ada banyak permasalah yang dialami Indonesia dalam melakukan pembangunan ekonomi, masalah itu sebagian besar juga dialami oleh karakteritik negara berkembang di dunia, yakni masih berada pada tahap agraris.

Dimana pada negara Indonesia tenaga kerja dan sumber daya alam yang penting bagi ekonomi industri tersedia dalam jumlah besar, tetapi  karena Indonesia tidak memimiiki cukup uang, modal, dan tenaga ahli untuk memanfaatkan sumber daya ini secara maksimal.

Akibat permasalahan mendasar Indonesia ini maka salah satu langkah atau solusi penyelesainnya adalah bagaimana membiayai peralatan dan pelatihan yang diperlukan dalam memperbaiki standar hidup masyarakat, agar kedepan masalah pembangunan ekonomi ini bisa diatasi dengan mudah.

Oleh karena itulah bagian yang menjadi pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya ialah dengan mengirimkan salah satu perwakilan masyarakat untuk mengikuti pelatihan di BLK (Balai Pelatihan Kerja) yang hampir ada di setiap daerah.

  1. Masyarakat

Pembangunan ekonomi dilakukan oleh seluruh negara untuk meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan masyarakatnya bisa dilihat untuk Indonesia yang pada saat ini telah mengalami tantangan globalisasi.

Sehingga untuk mencapai tujuan-tujuan yang dinginkan sebagimana dalam amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 maka pembangunan ekonomi tersebut dilakukan, melalui serangkaian tahapan perencanaan pembangunan ekonomi yang bisa dilihat dari adanya mekanisme kesejahteraan secara menyeluruh dengan terlebih dahulu membangunan jalan tol untuk transportasi yang lebih baik dan cepat.

Demikian yang bisa dituliskan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian pembangunan ekonomi menurut para ahli, tahap perencanaan, tujuan, manfaat, dan contohnya, semoga dapat memberikan wawasan dan juga memberikan pengetahuan bagi segenap pembaca yang membutuhkan referensinya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *