Pengertian Struktur Sosial, Bentuk, Fungsi, Proses, dan Contohnya

Diposting pada

Struktur Sosial Adalah

Struktur sosial pada hakekatnya menjadi salah satu bahasan pokok dalam ilmu sosial, khususnya di dalam mata pelajaran sosiologi. Bahkan untuk proses terbentuknya struktur sosial sendiri menjadi bagian objek kajian dalam sosiologi.

Hal ini sangatlah wajar, mengingat sosiologi sendiri sebagai disiplin pengetahuan memiliki kajian spesifik yakni masyarakat dengan lingkungan sosial yang diciptakan. Meskipun, dalam pembagiannya terdapat struktur sosial yang terjadi secara vartikal dan horizontal.

Struktur Sosial

Struktur di dalam arti sebenarnya berasal dari Bahasa Inggris, yakni kata ’structum’ yang maknanya adalah menyusun atau sebuah bentuk susunan. Sedangkan sosial ialah hubungan yang terjadi dalam masyarakat. Prihal kedua itilah ini jiakalu digabungkan bermakna sebagai penyusunan sistematis yang terjadi dalam pola keteraturan di dalam masyarakat.

Banyak kajian tentang teori struktur sosial. Prihal ini misalnya saja Emile Durkheim dengan karya fenomenalnya The Division of Labour in Society. Dimana, Durkheim dalam hal ini membagi masyarakat berdasarkan status sosial yang didasari pada struktur sosial yang dibentuk. Yang bisa tercipta dari solidaritas mekanik dan solidaritas organik.

Pengertian Struktur Sosial

Struktur sosial adalah suatu tatanan dalam kehidupan sosial yang di dalamnya terdapat hubungan status dan peran sosial dengan batasan unsur sosial sehingga kemudian realitas inilah mampu menciptakan berbagai bentuk kelompok sosial di dalam masyarakat.

Oleh karena itulah secara sederhana struktur sosial sangat mudah kita lihat berbagai contohnya, misalnya dalam organisasi sosial, dalam agama, keluarga, dan lain sebaginya.

Pengertian Struktur Sosial Menurut Para Ahli

Adapun definisi struktur sosial menurut para ahli, antara lain;

  1. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, Pengertian struktur sosial adalah proses-proses sosial dan interaksi sosial yang terjadi dalam kehidupan sosial, termasuk di dalamnya menjelasakan atau membahas tentang perubahan sosial dengan membentuk kelas sosial yang berbeda antara satu individu dan individu lainnya.
  2. Soleman B. Taneko, Definisi struktur sosial adalah jalinan unsur-unsur kehidupan sosial yang pokok, dengan meliputi kaidah sosial, lembaga sosial, kelompok sosial, dan lapisan sosial yang ada di dalam masyarakat tertentu.
  3. George C. Homan, Arti struktur sosial menurutnya adalah pook bahasan dalam sosiologi yang memiliki keterkaitan dengan kepribadian dasar setiap manusia dalam menjadilah kahidupan sehari-hari, sehingga sesuai dengan akomodasi peraturan yang telah dinetukan oleh masyarakat.
  4. Coleman, Makna struktur sosial secara umum adalah suatu pola hubungan yang terjadi diantara kelompok manusia dengan manusia lainnya. Dengan susunan yang varitakal atau horizontal.
  5. Kornblum, Struktur sosial adalah perilaku yang dilakukan oleh individu dan kelompok secara berulang-ulang sehingga menimbulkan hubungan antarindividu dan kelompok dalam masyarakat menjadi sesuai dengan apa yang diinginkan atau dicita-citakan.

Bentuk Struktur Sosial

Bentuk Struktur Sosial
Bentuk Struktur Sosial

Sedangkan untuk macam-macam bentuk struktur sosial, antara lain;

  1. Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial adalah perbedaan-perbedaan tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam struktur sosial, perbedaan ini meliputi sikap yang bersifat horizontal (bidang yang sejajar) ataupun vartikal (naik dan turun).

Adapun untuk serangkaian proses terjadinya struktur sosial dalam diferensiasi sosial ini meliputi bentuk tindakan sosial yang dijalakan secara formal dan informal.

Contoh struktur sosial formal misalnya adalah lembaga pendidikan, lembaga agama, lembaga hukum. Sedangkan contoh tindakan struktur sosial yang informal adalah aturan mengenai adat dan istiadat, kebudayaan, dan lain sebaginya.

  1. Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial adalah pembedaan masyarakat dalam berbagai jenis kelas sosial secara bertingkat (hierarkis). Akibatnya, muncul kelas sosial atas, menengah, dan bawah. Perbedaan kelas sosial tersebut berkaitan dengan sesuatu yang dihargai oleh masyarakat itu sendiri.

Ukuran yang digunakan dalam sistem stratifikasi sosial antara lain kekayaan, kekuasaan, keturunan, kehormatan (prestise), dan jenjang pendidikan.

Teori mengenai stratifikasi sosial yang menjadi pokok bahasan dalam jenis struktur sosial misalnya saja ialah mengenai teori Karl Mark yang membedakan masyarakat ke dalam 2 bentuk, yaitu masyarakat yang berada dalam kelas borjuis dan masyarakat yang berada di dalam kelas proleter (buruh).

Fungsi Struktur Sosial

Manfaat adanya struktur sosial yang ada di dalam masyarakat, antara lain;

  1. Membentuk Keteraturan Sosial, artinya dengan adanya struktur sosial yang jelas di dalam organisasi atau kehidupan masyarakat segala pola dan tindakan masyarakat akan diatur sesuai kesepakatan yang berlaku.
  2. Mempermudah Mencapai Tujuan, Struktur sosial yang ada di dalam msyarakat secara langsung dapat mempermudah tujuan yang diinginkan. Tujuan ini tentusaja tidak akan tercapai jikalau tidak ada komitmen bersama antara masyarakat.
  3. Menciptakan Tatanan Kehidupan, fungsi trekahir dengan adanya struktur sosial yang ada di dalam masyarakat adalah menciptakan tatanan kehidupan. Tatanan kehidupan yang berjalan dengan baik akan menciptakan keharminisan dan ketentraman dalam kehidupan masyarakat.

Proses Terbentuknya Struktur Sosial

Proses Struktur Sosial
Proses Struktur Sosial

Pembentukan struktur sosial menurut Selo Soemardjan dalam teorinya. Yaitu;

  1. Masyarakat Sederhana

Ciri-ciri struktur sosial masyarakat sederhana sebagai berikut.

  1. Memiliki ikatan organisasi berdasarkan tradisi turun-temurun.
  2. Memiliki ikatan kekeluargaan sangat kuat.
  3. Mengedepankan sistem gotong royong.
  4. Menerapkan sistem hukum tidak tertulis.
  5. Masih memiliki kepercayaan pada kekuatan gaib.
  6. Hasil produksi tidak untuk dijual, tetapi untuk dikonsumsi sendiri.
  1. Masyarakat Madya

Karakteristik struktur sosial masyarakat madya sebagai berikut;

  1. Intensitas ikatan kekeluargaan tidak seerat masyarakat sederhana.
  2. Lebih terbuka terhadap pengaruh perubahan sosial.
  3. Menerapkan sistem hukum tertulis dan tidak tertulis.
  4. Mulai membentuk lembaga formal.
  5. Mulal memiliki pemikiran rasional meskipun tetap memercayai kekuatan gaib.
  6. Mulai mengenal sistem diferensiasi dan stratifikasi sosial.
  1. Masyarakat Modern

Ciri khas adanya struktur sosial masyarakat modern sebagai berikut;

  1. Hubungan sosial berdasarkan kepentingan pribadi.
  2. Membentuk hubungan sosial bersifat terbuka.
  3. Mengembangkan pola pikir positivis.
  4. Memiliki tingkat ilmu pengetahuan tinggi.
  5. Memberlakukan sistem hukum formal tertulis.
  6. Membentuk stratifikasi sosial berdasarkan keahlian.

Contoh Struktur Sosial

Contoh mengenai struktur sosial yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari misalnya saja;

  1. Organisasi Kampung

Struktur sosial dalam organisasi kampung, terlihat dalam kehidupan perkampungan akan tersusun struktur sosial, antara Kepala Kampung, Sekterataris Kampung, Bendara Kampung, Kepala Urusan (Kaur), RW, dan RT.

Pembentukan struktur sosial dalam organisasi di masyarakat memiliki fungsi dan peranan tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Adapun fungsi utamanya dalam struktur sosial ini ialah memberikan pelayanan yang memusakan kepada anggota masyarakat.

  1. Masyarakat Indonesia

Selanjutnya, untuk gambaran umum struktur sosial masyarakat Indonesia bisa dilihat pada zaman kerjaan dimana setiap anak raja akan mewariskan tahta ataupun kedudukannya secara langsung. Dalam hal ini maka, anak raja tersebut berada dalam struktur sosial vartikal. Lantaran bisa secara mudah untuk mendapatkannya.

Kesimpulan

Dari penjelasan dapatlah disimpukan bahwa struktur sosial adalah keseluruhan gabungan yang terjadi diantara unsur-unsur pokok kehidupan manusia, yaitu norma sosial, nilai sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok sosial serta lapisan sosial yang kemudian diharapkan dapat menciptakan ketaruturan sosial.

Sehingga setiap unsur struktur sosial akan membentuk sistem atau pola yang menunjukkan terjadinya dinamika masyarakat.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian struktur sosial menurut para ahli, bentuk, fungsi, proses, dan contonya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan pembahasan dan memberikan pengetahuan yang mendalam bagi segenap pembaca yang sedang mencari refrensinya.

Rating: 3.0/5. From 2 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *