Bentuk Perubahan Sosial dan Contohnya

Diposting pada

Macam Perubahan Sosial

Perubahan sosial akan senantiasa hadir dalam kehidupan manusia baik perubahan tersebut berlangsung secara cepat yang dikenal dengan revolusi maupun berlangsung dengan sangat lambat yang mafhum dikenal dengan evolusi. Yang pasti jenis perubahan tersebut tentuanya akan membawa warna yang berbeda bagi kehidupan manusia.

Selain secara garis bersarnya ada perubahan evolusi dan revolusi dalam objek kajian sosiologi apa saja bentuk-bentuk perubahan sosial dalam, masyarakat?. Berikut inilah jawabannya.

Perubahan Sosial

Perubahan sosial adalah salah satu wujud dari perkembangan manusia yang selalu bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan zaman yang ada. Tentunya teori perubahan sosial ini didasarkan pada tingkah laku manusia yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu, mengikuti perkembangan zaman yang ada.

Bentuk Perubahan Sosial

Macam Perubahan Sosial dan Contohnya

Adapun untuk bentuk berubahan sosial, diantarnya adalah sebagai berikut;

  1. Berdasarkan Prosesnya

Berdasarkan prosesnya perubahan sosial dapat dibedakan menjadi dua bentuk sebagai berikut.

  1. Perubahan yang Direncanakan (Planned-Change)

Perubahan yang direncanakan merupakan perubahan yang terorganisasi secara baik. Perbuahan ini dilakukan oleh pihak yang menginginkan perubahan, yang tentuanya bisa disebut agent of change.

Agent of change melakukan perencanaan terlebih dahulu untuk mewujudkan perubahan sosial dalam masyarakat. Suatu perubahan yang direncanakan selalu berada dalam kendali agent of change. Perubahan yang akan dilakukan biasanya diawali dengan perencanaan sosial (social planning).

Contoh Perubahan Sosial yang Direncanakan

Contoh perubahan yang direncanakan adalah penggunaan e-book (elektronik buku) sebagai pengganti buku-buku pelajaran yang ada di sekolah. Penggunaan e-book secara menyeluruh ini mèrupakan alah satu program unggulan pemerintah pusat yang tentunya diharapkan dapat mempermudah peserta didik untuk memahami materi pelajaran yang di dapatkan disekolah.

  1. Perubahan yang Tidak Direncanakan (Unplanned Change)

Perubahan yang tidak direncanakan terjadi di luar rencana atau perkiraan masyarakat. Perubahan ini dapat menimbulkan dampak-dampak yang merugikan masyarakat. Terkadang perubahan yang tidak direncanakan mengiringi perubahan yang direncanakan.

Contoh Perubahan Sosial Tidak Direncanakan

Sebagal contoh, kemunculan internet yang diharapkan dapat mempermudah penyampaian informasi secara menyeluruh , tetapi disalah gunakan oleh beberapa pihak-pihak tertentu untuk kegiatan negatif, seperti dipergunakan dalam penyebaran video pornografi dan penjulan narkoba secara online.

  1. Berdasarkan Waktunya

Berdasarkan sudut pandang waktu, perubahan sosial dibedakan sebagai berikut.

  1. Perubahan Secara Cepat

Perubahan secara cepat disebut revolusi, yaitu perubahan sosial yang terjadi dalam waktu singkat, cepat, dan mendasar. Disebut sebagai perubahan secara cepat dan mendasar karena perubahan ini tentunya menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan pranata sosial yang sulit diubah.

Secara sosiologis sebuah perubahan dikatakan revolusi apabila ada keinginan umum dalam masyarakat, ada pemimpin, ada tujuan yang ingin dicapai, serta momentum (waktu yang tepat).

  1. Perubahan Secara Lambat

Perubahan secara lambat disebut evolusi. Evolusi adalah perubahan yang berlangsung lama dan sering tanpa perencanaan. Perubahan ini mampu timbul dan penyesuaiapen-penyesuaian panjang yang dilakukan oleh masyarakat.

  1. Berdasarkan Dampaknya

Berdasarkan dampaknya perubahan sosial dapat dibedakan menjadi perubahan kecil dan perubahan besar.

  1. Perubahan Kecil

Perubahan kecil merupakan perubahan dalam lingkup sempit yang terjadi dalam masyarakat. Perubahan ini berdampak pada sebagian kecil masyarakat atau tidak memberi pengaruh terhadap struktur sosial masyarakat secara luas.

Contoh Perubahan Sosial Kecil

Contoh perubahan kecil adalah model telepon seluler yang selalu berubah. Dari kurun waktu ke waktu. Perubahan model telepon seluler selalu diikuti dengan fitur-fitur baru yang lebih lengkap, yang tentusaja mengalami banyak perbedaan dari pertamakali ditemukan.

  1. Perubahan Besar

Perubahan besar memiliki pengaruh besar terhadap struktur sosial yang ada dalam masyarakat. Perubahan ini berakibat langsung dalam masyarakat. Contoh perubahan besar adalah perkembangan modernisasi yang mengakibatkan perubahan pada lembaga keluarga.

Fungsi-fungsi sosialisasi dalam keluarga tidak dapat dipenuhi oleh kedua orang tua akibat sibuk bekerja. Akibatnya, anak-anak kurang mendapat perhatian dan kasih sayang orang tua. Selain itu, kondisi tersebut menyebabkan munculnya tempat pènitipan anak.

  1. Berdasarkan Caranya

Berdasarkan caranya perubahan sosial dapat dibedakan menjadi perubahan dengan kekerasan dan tanpa kekerasan.

  1. Perubahan dengan Kekerasan

Perubahan dengan kekerasan adalah perubahan sosial yang dilakukan dengan cara-cara kekerasan, baik kekerasan tersebut dilakukan dengan fisik maupun psikis yang tujuannya demi tercapainya perubahan yang diinginkan. Perubahan dengan cara kekerasan sering dilakukan untuk mempercepat proses perubahan seperti yang diinginkan.

  1. Perubahan Tanpa Kekerasan

Perubahan tanpa kekerasan adalah perubahan yang dilakukan dengan jalan damai dan simpatik untuk mencapai perubahan yang diinginkan. Perubahan tanpa kekerasan memerlukan proses cukup panjang sehingga terkadang agen perubahan tidak sabar dan memilih perubahan dengan kekerasan.

Contoh Perubahan Sosial Tanpa Kekerasan

Contoh perubahan tanpa kekerasan adalah perubahan yang dilakukan dengan sosialisasi dan pemberdayaan yang ada dalam masyarakat.

  1. Berdasarkan Sifat Perubahannya

Berdasarkan sifat perubahannya, perubahan sosial secara garis besar dapat dibedakan sebagai berikut.

  1. Perubahan Struktural

Proses perubahan dengan struktural dilakukan untuk menciptakan dan menghasilkan perubahan mendasar. Contoh perubahan struktural adalah pergantian presiden. Presiden baru dapat menetapkan kebijakan baru dan program kerja baru yang memengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat.

  1. Perubahan Proses (Tidak Mendasar)

Perubahan proses atau seringakli disebut dengan perubahan tidak mendasar merupakan perubahan yang sifatnya tidak mendasar. Artinya, perubahan tersebut hanya menyempurnakan perubahan yang sebelumnya sudah ada.

Contoh Perubahan Tidak Mendasar

Contoh perubahan proses adalah Peru bahan sistem seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil. Perubahan sistem seleksi penerimaan calon pengawai negeri sipil adalah menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam sistem seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil sebelumnya.

  1. Berdasarkan Sisi Kemajuan dan Kemunduran Arahnya

Apabila dilihat dan sisi kemajuan dan kemunduran arahnya, perubahan sosial dibedakan sebagai berikut.

  1. Perubahan Progres

Perubahan progres merupakan perubahan yang membawa kemajuan pada masyarakat. Perubahan progres cenderung merupakan perubahan yang dikehendaki/diharapkan oleh masyarakat.

Contoh Perubahan Progres

Sebagai contoh, perubahan sosial progres adalah tentang gender. Adanya kesamaan hak serta kewajiban antara laki-laki dan perempuan serta hilangnya stereotip jenis kelamin tertentu berdasarkan unsur budaya merupakan contoh perubahan yang membawa pada kemajuan.

  1. Perubahan Regres

Apabila suatu perubahan ternyata tidak menguntungkan bagi masyarakat maka niscaya perubahan tersebut dianggap kemundurun. Perubahan sosial yang dianggap kemunduran bagi masyarakat disebut dengan perubahan sosial regres.

Contoh Perubahan Progres

Contoh perubahan sosial regres adalah perubahan yang disebabkan karena adanya berbagai jenis peperangan dan bencana alam yang mengakibatkan kehidupan manusia dalam lingkungan sosialnya berubah secara total. Dalam hal ini misalnya saja ketika Aceh terkena tsunami pada tahun 2004, pada waktu itulah secara total sistem pemerintahan di Provinsi Aceh lumpuh.

Dari penjelasan terkenai dengan bentuk-bentuk perubahan sosial dalam masyarakat sengatlah beragam oleh karena itulah dapat menyebabkan perubahan yang bergampula. Oleh karena itulah hendanya dan alamngkah baiknya jika selalu beradaptasi dengan terhadap perubahan sosial yang ada dalam masyarakat.

Selain itu juga diperlukan sikap tanggung jawab. Hal ini lantaran setiap perubahan sosial dapat membawa kemajuan ataupun kemunduran bagi masyarakat. Meskipun demikian, masyarakat selalu menginginkan perubahan sosial yang menuju ke arah Iebih baik.

Dengan demikian diperlukan sikap tanggung jawab dalam setiap perubahan sosial. Baik agen perubahan sosial maupun masyarakat hendaknya bertanggung jawab terhadap perubahan sosial yang terjadi. Dengan adanya sikap tanggung jawab tersebut perubahan sosial dapat dilakukan dan diarahkan untuk mencapai kemajuan dalam masyarakat.

Sikap tanggung jawab dapat kita mulai dan perubahan-perubahan di sekitar kehidupan yang kita alami. Contoh prilaku tanggung jawa dalam perubahan sosial antara lain sebagai berikut;

  1. Bersikap bijak dalam menggunakan Internet.
  2. Berperilaku sesuai nilai dan norma sosial yang berkembang dalam masyarakat.
  3. Mengerjakan tugas yang diberikan oleh orang tua dan guru secara tertib.
  4. Menggunakan teknologi secara cermat dan hemat.

Demikianlah tulisan mengenai bentuk perubahan sosial dan contohnya yang ada di masyarakat. Semoga dengan adanya tulisan dan materi ini bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan pembaca mengenai “perubahan sosial” yang terjadi. Trimakasih.

Rating: 3.5/5. From 11 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *