Pengertian Modal Sosial, Tipe, Teori, dan Contohnya

Diposting pada

Modal Sosial Adalah

Modal sosial merupakan hal yang harus dimiliki oleh individu untuk menjalankan kehidupannya sebagai mahluk sosial. Modal sosial mengarah kepada kerjasama dalam kelompok sosial dan memiliki keterkaitan dengan kejujuran, komitmen, tanggung jawab, serta timbal balik dalam syarat interaksi sosial. Lebih dalam, artikel ini membahas ihwal pengertian modal sosial, tipe, teori, dan contohnya.

Modal Sosial

Modal sosial adalah kumpulan arti nilai-nilai yang sifatnya informal dan secara spontan terbagi dalam kelompok yang sangat meungkinkan terjadinya interaksi dan kerjasama diantaranya, sehingga bisa memaksimalkan sumber daya yang dimilikinya.

Pengertian Modal Sosial

Modal sosial merupakan investasi sosial, yang meliputi sumber daya daya sosial, seperti jaringan, kepercayaan, nilai dan norma serta kekuatan menggerakan dalam struktur hubungan sosial untuk mencapai tujuan individual atau kelompok secara efisien dan efektif dengan kapital lainnya.

Pengertian modal sosial menurut para ahli

Adapun pengertian modal sosial menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  1. Pierre Bourdieu, Modal sosial merupakan jumlah sumber daya yang sifatnya tersirat yang mana hal tersebut dapat berkembang pada diri seseorang individu atau kelompok melalui kemampuan untuk memiliki jaringan serta pengetahuan.
  2. James Coleman, Menurut Coleman, modal sosial adalah sesuatu yang bukan entitas tungal, melainkan entitas yang bersifat majemuk yang mengandung dua faktor, yaitu modal sosial dapat mencakup beberapa aspek dalam arti struktur sosial dan modal sosial dapat memfasilitsi beberapa tindakan dari pelaku dalam struktur sosial tersebut.
  3. Robert Putnam, Modal sosial merupakan corak kehidupan sosial yang berupa jaringan sosial, norma, serta kepercayaan untuk bertindak secara bersama demi tujuan yang hendak dicapai.
  4. Uphoff, Uphoff menyatakan bahwa modal sosial merupakan akumulasi dari berbagai tipe aspek sosial yang meliputi psikologi, kebudayaan, kelembagaan, dan aset yang tidak nampak yang kemudian dapat mempengaruhi perilaku dalam melakukan kerjasama.
  5. Lyon, Modal sosial berasal dari beberapa  faktor interaksi sosial dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya sehingga dapat membentuk reaksi masyarakat yang dimana hal ini akan dientuk oleh modal sosial yang ada.
  6. Hasbullah, Modal sosial merupakan akumulasi dari sumber daya yang aktual dimana hal tersebut dapat berkembang pada diri individu maupun kelompok untuk memiliki jaringan yang berdasar pada pengetahuan dan timbal balik.
  7. Partha dan Ismail, Modal sosial adalah interaksi dan norma yang terbentuk menjadi sebuah kualitas dan kuantitas hubungan sosial pada diri individu yang kemudian berkembang menjadi perekat sosial yang menjaga kestuan antar kelompok sosial secara bersama.

Tipe Modal Sosial

Modal sosial terbagi menjadi beberapa tipe, yaitu sebagai berikut:

Modal sosial terikat

Pada tipe modal sosial terikat, karakteristik yang menonjol dari modal sosial ini adalah pada konteks gagasan, relasi dan hubungan lebih kedalam. Masyarakat dalam modal sosial terikat lebih mempertahankan struktur masyarakat yang totalitarian, hirarki dan tertutup.

Modal sosial menjembatani

Tipe modal sosial ini berbentuk asosiasi. Adapun prinsip yang terkandung dalam modal sosial ini antara lain:

  1. Persamaan, yaitu pada tiap masyarakat memiliki hak dan kewajiban yang sama dan dalam pada setiap keputusan dalam kelompok berdasarkan pada kesepakatan bersama.
  2. Kebebasan, pada setiap anggota kelompok dibebaskan dalam berbicara, mengemukakan gagasan dan ide yang dapat dikembangkan.
  3. Nilai-nilai kemajemukan, adanya rasa hormat terhadap hak asasi dan individu lain merupakan prinsip dasar dalam mengembangkan kemampuan dalam masyarakat.

Jaringan Sosial

Jaringan sosial merupakan modal yang menjangkau banyak orang yang berbeda-beda. Dengan adanya jaringan sosial, manfaat yang akan didapatkan adalah memperoleh banyak sumber daya dalam mengembangkan suatu komutinas.

Teori Modal Sosial

Adapun teori modal sosial menurut Robert Putnam adalah sebagai berikut:

Perspekif modal sosial terbagi menjadi 2, yaitu:

  1. Modal sosial dari perspektif pelaku (actor’s perspective) yang diformulasikan oleh Bourdieu, yang melihat modal sosial berisi sumber daya di mana pelaku individu dapat menggunakannya kerena kepemilikannya terhadap jaringan secara eksklusif (exclusive networks).
  2. Modal sosial dari perspektif masyarakat (society’s perspective) yang dikonseptualisasikan oleh Putnam, yang melihat modal sosial sebagai barang publik yang diatur oleh organisasi dan jaringan horizontal yang eksis dalam masyarakat.

Modal sosial dan ruang publik

  1. Jalinan dan jaringan kerjasama sosial semakin berfungsi jika terdapat ruang publik yang menjamin terjadinya interaksi sosial dan dialog antar warga maupun antara warga dengan aparat pelayanan publik, untuk merumuskan secara bersama-sama pelayanan publik yang diharapkan warga.
  2. Warga menyambut melalui jalinan komunikasi-aksi yang seimbang. Elemen modal sosial inilah yang bersambut dengan apa yang disebut oleh Jurgen Habermas sebagai “public-sphere”(ruang publik) dan “deliberative public policy” (kebijakan publik yang dikonsultasikan kepada publik).

Dimensi relasional modal sosial

  1. Memberikan kemudahan dalam mengakses informasi bagi anggota komunitas/Masyarakat.
  2. Menjadi media pembagian kekuasaan dalam komunitas.
  3. Mengembangkan solidaritas.
  4. Memungkinkan mobilisasi sumber daya komunitas.
  5. Memungkinkan pencapaian bersama.
  6. Membentuk perilaku kebersamaam dan berorganisasi komunitas.

Pengaruh pemikiran dari tokoh lain:

  1. Modal Sosial james Coleman, Modal sosial bersifat produktif, yang memungkinkan pencapaian beberapa tujuan yang tidak dapat dicapai tanpa keberadaannya. Tidak seperti bentuk modal lainnya, modal sosial melekat pada struktur relasi di antara orang dan di kalangan orang.
  2. Alexis De Tocqueville, Kehidupan asosiasi merupakan landasan penting tatanan sosial, dgn sistem yg terbuka, tingginya keterlibatan warga, memungkinkan jauhnya model pemerintahan despotis (tirani/diktator), mengajarkan orang bagaimana bekerja sama untuk tujuan bersama, dan ini adalah ladang subur tumbuhnya demokrasi.

Contoh modal sosial

Adapun contoh modal sosial yang ada dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

Menyatukan orang-orang yang relatif asing secara rutin, membantu membangun dan memelihara jaringan  yang lebih luas, memupuk resiprositas, kepercayaan, berujung menjadi fasilitator  kolaborasi timbal balik.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian modal sosial menurut para ahli, tipe, teori, dan contohnya dalam kehidupan. Semoga melalui tulisan artikel ini, bisa menjadikan penambahan wawasan dan sumber inspirasi bagi segenap pembaca, terutama yang membutuhkan materinya. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *