Pengertian Kerusuhan, Jenis, Faktor Penyebab, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Kerusuhan

Masyarakat yang hidup berdampingan dengan orang lain pasti ada berbagai konflik sosial yang muncul dari jenis latar belakang yang berbeda. Arti konflik yang tidak teratasi dengan baik akan menimbulkan kerusuhan yang tentu merugikan orang lain, bahkan mungkin ada yang terluka sehingga menjadi penyebab rusaknya keteraturan sosial di masyarakat.

Oleh karena itulah, kerusuhan disini menjadi bentuk penyelesaian masalah yang kurang tepat dan menimbulkan berbagai contoh masalah sosial baru. Seperti halnya dengan adanya pelanggaran dalam menghargai HAM, kerusakan kentraman, dan lain sebagainya.

Kerusuhan

Kadang masyarakat tidak dapat mengendalikan emosi dengan benar ketika ingin menyelesaikan sebuah permasalahan. Cara yang digunakan justru malah membuat masalah baru yang merugikan banyak orang. Konflik yang tidak dapat terkendali di tempat umum akan menyebabkan kerusuhan.

Sehingga prihal ini kerusuhan ini bisa saja disebabkan oleh permasalahan yang sepele tapi tidak diatasi dengan benar. Permasalahan dapat bersumber dari individu dan kelompok. Beberapa orang yang tempramental akan menyelesaikan masalah dengan kekerasan inilah yang membuat kerusuhan di tempat umum.

Pengertian Kerusuhan

Kerusuhan adalah munculnya permasalahan yang ada di lingkungan sosial, akibat adanya bentuk tindakan sosial yang terbagi atas beberapa emosi yang seringkali dihubungkan dengan prilaku dengan dasar kebencian atau permusuhan.

Sehingga dalam hal ini banyak jenis kerusuhan terjadi berdasarkan penyebab yang berbeda-beda. Permusuhan yang terjadi biasanya bersifat kompleks. Kerusuhan yang berawal dari masalah pribadi dapat menjadi konflik bagi kelompok masyarakat karena rasa kekeluargaan yang kuat.

Kerusuhan dapat diatasi dengan berbagai cara tergantung pada pilihan masyarakat dan cara yang paling tepat. Beberapa contoh cara menyelesaikan kerusuhan yaitu dengan cara akomodasi, negosiasi, arbritase, mediasi, adjudikasi, toleransi, dan lain-lain. Berbagai cara dalam menyelesaikan ketusahkan ini sudah banyak diterapkan di lingkungan kita.

Pengertian Kerusuhan Menurut Para Ahli

Adapun definisi kerusuhan menurut para ahli, antara lan;

  1. Berstein

Kerusuhan adalah pertentangan atau perbedaan yang terjadi di masyarakat dan sebelumnya belum ada pencegahan atas tindakan tersebut. Sehingga prilaku ini memiliki potensi untuk memberikan dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia. Dampak positif dapat membuat masyarakat lebih meningkatkan toleransi, sedangkan dampak negatifnya menciptakan perpecahan.

  1. Soerjono Soekanto

Pengertian kerusuhan adalah adalah sebuah proses sosial dan interaksi sosial yang ada di lingkungan dimana antara perorangan atau kelompok masyarakat yang berusaha untuk memenuhi tujuan yang diinginkan dengan jalan yang menentang pihak lawan disertai dengan kekerasan dan ancaman. Kekerasan dan ancaman digunakan untuk membuat pihak yang lemah kalah.

Jenis Kerusuhan

Untuk macam-macam kerusuhan, antara lain;

  1. Deskruktif

Deskruptif adalah kerusuhan berdasarkan sifatnya dipengaruhi dari hal yang positif dan negatif. Kerusuhan yang dimulai karena adanya rasa benci antar individu atau kelompok terhadap pihak lain. Kejadian atas kerusuhan tersebut menyebabkan korban jiwa dari salah satu pihak yang berkonflik.

  1. Konstruktif

Kerusuhan yang dipicu karena adanya perbedaan pendapat antar kelompok. Perbedaan ini membuat munculnya sebuah konflik. Kerusuhan ini biasaya bersifat fungsional dan bekaitan dengan kepentingan pihak tertentu. Konflik konstruktif merupakan salah satu jenis kerusuhan berdasarkan sifatnya.

  1. Vertikal

Kerusuhan yang terjadi antara kelompok masyarakat yang memiliki tingkatan berbeda. Tingkatan yang ada di masyarakat sangat beragam sesuai dengan keadaan masing-masing wilayah. Ada yang dikelompokkan berdasarkan kekayaan, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan lain-lain.

  1. Horizontal

Kerusuhan yang terjadi antara dua pihak yang memiliki tingkatan yang sama atau ditingkatan tertentu. Adapun untuk ketusuhan jenis ini biasanya dalam lingkungan yang sama, misalnya saja sesama masyarakat, sesama ketua organisasi, dan lain-lain.

  1. Diagonal

Perusahaan kadang memberlakukan istimewa pada salah satu pihak tertentu. Pemberian keistimewaan ini akan menimbulkan kecemburuan dengan pihak lain. Pihak yang merasa dirugikan pasti akan melakukan komplain ke perusahaan. Komplain dari satu pihak kepada perusahaan yang berkepanjangan menimbulkan kerusuhan diagonal.

  1. Terbuka

Kerusuhan yang terjadi dapat dilihat dari difat pelaku dalam berkonflik. Salah satu sifat pelaku dalam berkonflik adalah terbuka. Konflik dapat dilihat oleh banyak orang. Tidak ada rahasia atas konflik yang terjadi bahkan banyak orang yang menyaksikan.

  1. Tertutup

Konflik berdasarkan sifat pelakunya dapat terjadi secara tertutup. Kerusuhan secara tertutup hanya diketahui oleh pihak-pihak yang terlibat konflik. Orang diluar kelompok tersebut tidak tahu, bahkan mungkin tidak ingin pihak lain mengetahui hal ini.

  1. Antar kelas sosial

Kerusuhan antara pihak dengan jenis kelas sosial tertentu yang rendah dengan kelas sosial yang tinggi. Konflik ini disebabkan karena adanya kepentingan sosial yang berbeda. Kepentingan sosial yang berbeda antar dua pihak tersebut.

  1. Politik

Pesta demokrasi memberikan berbagai dampak tentu saja akan selalu ada kerusuhan. Kerusuhan ini dipicu oleh banyak hal.

Salah satu pemicu konflik adalah perbedaan pilihan dalam suatu pesta demokrasi. Berbagai kepentingan yang termuat dalam pesta demokrasi. Hal ini akan menimbulkan banyak permasalahan yang menimbulkan kerusuhan antar berbagai pihak.

  1. Ekonomi

Sumber daya ekonomi menjadi sesuatu yang sangat penting bagi masyarakat yang bergantung pada alam. Kadang pemanfaatan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat bertentangan dengan regulasi yang ada di pemerintahan.

  1. Budaya

Perbedaan unsur budaya yang ada di Indonesia dengan segala keragamannya sangat rawan terjadi sebuah kerusuhan antar budaya.

Untuk kerusuhan ini disebabkan oleh perselisihan paham dalam pelaksanaan kebudayaan dan berebutan atas kepemilikan sebuah budaya. Saling klaim budaya yang menjadi kearifan lokal bahkan rebutan beberapa bentuk budaya yang ada di masyarakat.

Faktor Penyebab Kerusuhan

Adapun untuk faktor yang menjadi pendorong adanya kerusuhan, antara lain;

  1. Perbedaan

Adanya perbedaan baik dari segi pemikiran, budaya, keinginan, dan lain-lain. Perbedaan ini kadang menimbulkan berbagai jenis permasalahan di lingkungan masyarakat. Orang yang tidak dapat toleransi atas sebuah perbedaan tentuakan terjadi konflik yang berkepanjangan.

  1. Antar individu

Kerusuhan yang berkaitan dengan masalah pribadi menyebabkan konflik individu. Konflik ini disebabkan oleh permasalahan individu. Hal ini tidak banyak dirasakan oleh orang lain, konflik ini dapat disebut sebagai konflik tertutup.

  1. Perbedaan kebudayaan

Budaya yang berbeda kadang menjadi perdebatan di lingkungan masyarakat. Latar belakang juga akan membentuk kepribadian seseorang. Sama halnya dengan budaya, setiap budaya memiliki asal usul yang berbeda. Konflik tentang budaya banyak terjadi di Indonesia diberbagai daerah.

  1. Perbedaan kepentingan

Kepentingan seseorang dapat mendasari munculnya sebuah permasalahan atau kerusuhan. Kepentingan pribadi dengan ego yang tinggi dapat menyebabkan konflik. Permasalahan yang terjadi kadang dapat berkepanjangan dengan berbagai pihak terkait.

  1. Perubahan sosial terlalu cepat

Struktur masyarakat merupakan hal yang sangat kompleks. Masyarakat kadanng terlalu nyaman dengan peraturan yang berlaku sehingga akan sangat sulit menerima pembaruan secara cepat. Pembaruan secara cepat akan membuat masyarakat syok.

Hal ini tentusaja akan menimbulkan kerusuhan yang ada di masyakat dan memiliki dampak besar terhadap struktur sosial masyarakat.

Contoh Kerusuhan

Terdapat berbagai contoh kerusuhan yang bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Perusahaan

Perusahaan selalu ingin menguasai bidang yang digelutinya. Keinginan perusahaan ini membuat perusahaan harus bersaing dengan perusahaan lain untuk mempertahankan kedudukannya. Persaingan yang terjadi kadang menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Konflik ini akan terus terjadi selama masih ada persaingan bisnis.

  1. Produk

Persaingan perusahaan dalam membuat produk akan membuat perusahaan satu dengan perusahaan lain. Persaingan ini membuat perusahaan terus mengembangkan produknya sesuai dengan segmentasi pasar. Produk yang memiliki segmen yang sama akan berjuang untuk mempertahankan produknya agar tetap bisa ada di pasar. Persaingan ini membuat konflik yang terus ada dan terus bersaing.

  1. Tawuran

Masyarakat yang memiliki konflik kadang tidak dapat menyelesaikan konflik dengan baik dan benar. Beberapa kelompok masyarakat memilih dengan cara kekerasan yang tentu saja akan menimbulkan masalah baru. Tawuran merupakan salah satu hal yang dihindari dan dicegah di lingkungan masyarakat.

  1. Perubahaan teknologi yang cepat

Teknologi merupakan hal yang tidak dapat terpisahkan dari manusia. Semua hal yang ada di lingkungan kita menggunakan teknologi.

Perubahan digitalisasi ini juga membuat masyarakat merasa kesulitan dan menimbulkan banyak konflik. Salah satu konflik yang terjadi ialah ketersiapan masyarakat yang belum sempurna untuk menerima pembaruan. Hal ini membuat masyarakat merasa kebingungan.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa kerusuhan adalah upaya yang dilakukan seseorang ataupun kelompok dalam memperjuangan status sosial, nilai sosial, dan kekuasaan tertentu dengan cara yang salah. Dimana tujuan dari kerusuhan tidak hanya berkaitan dengan keuntungan tetapi juga untuk mengalahkan saingan yang dimiliki dengan tindakan kriminalias.

Nah, demikinalah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian kerusuhan menurut para ahli, macam, faktor penyebab, dan contohnya yang ada di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bisa memberikan edukasi.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *