Pengertian Lingkungan Sosial, Ciri, Jenis, Faktor, dan Contohnya

Diposting pada

Lingkungan Sosial Adalah

Dalam kehidupan sehari- hari tentunya kita tidak terlepas dari lingkungan sosial. Lingkungan sosial pada hakikatnya aspek penting yang mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap individu dan kelompok dalam suatu definisi masyarakat untuk senantiasa dapat berperilaku maupun bertindak serta memungkinkan perubahan-perubahan dari perilaku setiap individu.

Lingkungan sosial yang dijumpai dalam kehidupan sehari- hari sangat beragam, antara lain meliputi lingkungan keluarga, teman sebaya, tetangga, budaya, ekonomi, dan lainnya. Namun yang pasti, dalam hal ini keluarga merupakan lingkungan sosial yang utama dan pertama dari seorang individu yang dijumpai sejak lahir.

Lingkungan Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa memerlukan bantuan maupun kerjasama dengan individu lain. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membentuk pengelompokan sosial, yang di dalamnya terjalin interaksi sosial individu dengan individu lainnya. Dari contoh interaksi sosial terjalin kemudian melahirkan suatu lingkungan sosial

Disinilah keberadaan lingkungan sosial merupakan tempat berlangsungnya bermacam-macam interaksi sosial dalam lingkup individu maupun kelompok di masyarakat. Pada lingkungan sosial pun di dalamnya tidak terlepas dari aspek nilai sosial dan norma sosial yang berlaku. Selain itu lingkungan sosial memiliki keterkaitan satu sama lain dengan lingkungan alam (ekosistem) serta lingkungan buatan atau tata ruang di sekitar.

Pengertian Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial adalah arena hubungan yang di dalamnya menggambarkan suasana sosial maupun suasana fisik, dimana manusia hidup dan bertumbuh kembang didalamnya, sehingga ruang lingkupnya dapat berupa dalam wujud kebudayaan diajarkan kepada  seorang individu, maupun berdasarkan pengalaman seorang individu atau mungkin interaksi sosial yang terjalin.

Pengertian Lingkungan Sosial Menurut Para Ahli

Adapun definisi lingkungan sosial menurut para ahli antara lain;

  1. Stroz

Lingkungan sosial adalah semua kondisi di sekitar dalam kehidupan dimana terdapat cara-cara tertentu yang dapat mempengaruhi tingkah laku individu, termasuk pertumbuhan dan perkembangan pada proses kehidupan, serta dapat pula dipandang sebagai bekal persiapan lingkungan bagi generasi yang selanjutnya atau generasi penerus.

  1. Amsyari

Pengertian lingkungan sosial adalah individu atau kelompok lain yang berada di sekitar kehidupan masyarakat, seperti tetangga, teman-teman, termasuk juga orang lain di sekitarnya yang belum dikenal atau masyarakat umum di luar lingkungan sekitar.

  1. Purwanto

Arti lingkungan sosial adalah setiap orang atau individu lain yang saling mempengaruhi dalam kehidupan sehari- hari. Di dalam lingkungan sosial, manusia membentuk pengelompokan sosial diantara sesama dalam upayanya mempertahankan hidup dan mengembangkan kehidupan. Dalam suatu kehidupan sosial manusia juga memerlukan organisasi yaitu sekolah, kelompok masyarakat dan lain-lain.

Ciri Lingkungan Sosial

Ciri khas yang menggambarkan lingkungan sosial antara lain;

  1. Segenap pihak diikutseratakan dan masing-masing mempunyai peran dan tanggung jawab

Dalam ciri ini, setiap partisipasi dari masyarakat serta adanya tanggung jawab dan peranan menunjukkan lingkungan sosial yang interaktif. Prihal inilah setiap masyarakat cenderung aktif peranannya dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas guna meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Ciri ini ditandai dengan tingkat perekonomian dalam aspek pendapatan masyarakat yang mencukupi, area tempat tinggal dan pemukiman yang sehat, aman dan layak serta adanya kesempatan kerja yang mendukung, laju pertumbuhan dan distribusi penduduk sesuai dengan daya dukung lingkungan dan daya tampung sosial, tingkat pendidikan penduduk dan juga tingkat kesehatan yang memadai

  1. Penghormatan terhadap hak-hak masyarakat serta modal sosial yang dikembangkan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ciri ini ditandai dengan adanya perlindungan hukum terhadap hak intelektual yang dimiliki seorang individu maupun kelompok dalam suatu masyarakat. Contoh nyatanya misalnya melalui adanya hak paten, serta perlindungan terhadap hak-hak adat masyarakat lokal (misalnya melalui peraturan daerah yang mengakomodasi perlindungan atas hak-hak masyarakat lokal).

Jenis Lingkungan Sosial

Jenis Lingkungan Sosial
Jenis Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu:

  1. Primer

Lingkungan sosial primer sejatinya terdapat hubungan sosial yang terjalin erat antara anggota satu dengan anggota lain, dimana terjalin suatu hubungan saling kenal mengenal dengan baik dengan anggota lain. Hubungannya saling berkesinambungan.

Selain itu lingkungan sosial jenis ini ditandai dengan interaksi dan kerja sama yang bersifat fundamental, serta pertemuan yang intens dalam membentuk struktur dasar dan ide-ide sosial oleh individu secara mendalam. Contohnya saja seperti hubungan keluarga antara anak dan ayah atau sebaliknya.

  1. Sekunder

Lingkungan sosial jenis ini di dalamnya terjalin suatu hubungan anggota satu dengan anggota lainnya secara  agak longgar, tidak begitu intens, serta hanya berorientasi pada kepentingan-kepentingan formal maupun aktivitas-aktivitas khusus dalam kehidupan masyarakat.

Selain itu, lingkungan sosial sekunder didasarkan pada kepentingan atau aktivitas sosial tertentu yang khusus, dan para anggota dalam kelompok ini cenderung berinteraksi atas contoh status sosial yang spesifik, bukan untuk kepentingan umum. Misalnya saja seperti adanya perilaku seseorang membeli barang dari pasar yang dipergunakan untuk memenuhi arti kebutuhannya.

Faktor yang Mempengaruhi Lingkungan Sosial

Faktor yang mempengaruhi lingkungan sosial adalah sebagai berikut:

  1. Pengelompokan sosial

Pengelompokan sosial mencakup berbagai macam individu yang terkonstruksikan menjadi sekelompok individu dalam suatu persekutuan atau pengelompokan sosial yang dilandasi hubungan kekerabatan (genealogical based relationship), misalnya keluarga inti atau batih, marga atau klen, suku bangsa dan lain-lain.

  1. Penataan sosial

Penataan sosial merupakan aspek penting yang mendukung dalam lingkungan sosial. Penataan sosial berfungsi sebagai pengatur ketertiban hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari yang dapat mempersatukan sekumpulan individu.

Penataan sosial dapat terwujud dalam aturan-aturan yang dijadikan pedoman bersama dalam mewujudkan kerja sama dan interaksi sosial sehari-hari antar anggota masyarakat di lingkungan sosial terkait. Dalam hal ini, setiap orang harus jelas kedudukannya dan peranan- peranan yang harus dilakukan, serta memahami apa yang harus diberikan, kemudian apa yang dapat diharapkan dari pihak lainnya dalam suatu lingkungan sosial.

  1. Pranata sosial

Pranata sosial pada umumnya dikembangkan berdasarkan pada aspek kepentingan penguasaan lingkungan permukiman yang memiliki makna penting bagi kelangsungan hidup masyarakat yang berkaitan di suatu lingkungan.

Berbagai peraturan secara jelas dan terarah dikembangkan untuk menyaring secara selektif orang-orang yang bukan anggota dari fungsi pranata sosial sebagai kesatuan sosial. Pada dasarnya, orang- orang yang tersisih atau terasing dari lingkungannya tidak mempunyai hak dan kewajiban yang sama atas penguasaan sumber daya alam yang tersedia seperti anggota dari suatu pranata sosial umum lainnya.

  1. Kebutuhan sosial

Lingkungan sosial itu secara dasar terkonstruksikan oleh dorongan keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sebagaimana diketahui, bahwa tidak semua kebutuhan hidup manusia itu bisa terpenuhi oleh seorang diri, adanya kebutuhan sosial (sosial needs) dimana dapat terpenuhi jika masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain dapat saling berinteraksi dalam kehidupan sosial sehari- hari.

Contoh Lingkungan Sosial

Adapun untuk beragam contoh lingkungan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja;

  1. Keluarga dan Masyarakat

Struktur keluarga yang meliputi ayah, ibu, dan anak menjadi bagian penting dari lingkungan sosial yang secara langsung berhubungan dengan diri individu, sedangkan masyarakat di sekitar merupakan lingkungan sosial yang dikenal dan memberikan pengaruh terhadap pembentukan kepribadian anak, yang salah satu diantaranya adalah teman sebaya atau sepermainan.

  1. Kebudayaan

Pada hakikatnya, lingkungan kebudayaan terjadi demi kelangsungan kehidupan sehari- hari, dimana setiap insan memerlukan lingkungan sosial yang selaras dan berkesinambungan dalam sifat kebudayaan. Lingkungan sosial yang selaras dan berkesinambungan tersebut tentunya dibutuhkan oleh semua elemen masyarakat, baik di tingkat individu maupun kelompok. Contohnya saja adanya pelestarian daerah maupun festival kebudayaan.

  1. Ekonomi dan Bisnis

Adanya lingkungan sosial dalam urusan ekonomi dan bisnis pada mulanya terbentuk dari adanya pengelompokan-pengelompokan sosial, yang di dalamnya terdapat penyesuaian terhadap adanya aturan-aturan dalam masyarakat yang bersifat memaksa. Contohnya saja dalam aturan jual beli pada marketplace yang terdapat aturan dimana barang yang sudah dibuka tidak bisa lagi untuk ditukar.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa lingkungan sosial adalah lingkungan yang menjadi tempat berlangsungnya beraneka ragam interaksi sosial yang terjalin  antara berbagai kelompok- kelompok sosial dalam masyarakat beserta pranata dan simbol sosial, dan juga nilai serta norma yang sudah terstruktur, serta berkaitan erat dengan lingkungan alam dan lingkungan binaan atau buatan yang ada di sekitar kehidupan masyarakat sehari-hari.

Prihal ini tentusaja untuk mencapai keselarasan dalam suatu lingkungan sosial, maka diperlukan jenis kerjasama secara kolektif di antara anggota masyarakat. Kerjasama dapat mencakup adanya aturan-aturan sesuai kesepakatan bersama yang telah dibuat kemudian dilaksanakan sebagai suatu mekanisme pengendalian lingkungan sosial.

Dalam hal ini, setiap anggota masyarakat dalam suatu lingkungan sosial diwajibkan atau dituntut mematuhi serta menghayati aspek- aspek sosial yang menjadi bagian dari lingkungan sosial, yang membentuk suatu integrasi. Sehingga nantinya lingkungan yang terdiri dari sekumpuan makhluk sosial yang membentuk suatu jaringan sistem sosial akan interaksi dalam kehidupan sosial, yang berperan secara signifikan dalam membentuk kepribadian seseorang yang mempunyai tatanan nilai dalam kehidupan.

Namun secara umum lingkungan sosial dapat didefinisikan sebagai  segala sesuatu yang terdapat di sekitar kehidupan manusia yang dapat memberikan pengaruh pada manusia tersebut, serta manusia-manusia lain yang ada di sekitarnya.

Demikianlah materi yang telah dibegikan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian lingkungan sosial menurut para ahli, ciri, jenis, faktor dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan.

Rating: 3.3/5. From 3 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *