Dampak Positif dan Negatif Ketimpangan Sosial dan Contohnya

Diposting pada

Dampak Positif dan Negatif Ketimpangan Sosial

Terjadinya ketimpangan sosial yang ada di masyarakat tentusaja menjadi salah satu kasus nyata yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya hal ini sangat terlihat, khususnya dalam karakteristik negara berkembang seperti Indonesia.

Disisi lain, dalam objek kajian sosiologi tidak semua ketimpangan sosial memberikan dampak negatif tetapi juga ada akibat positif. Misalnya saja dalam ranah kesehatan adanya upaya perbaikan rumah sakit di daerah tertinggal, adanya pembangunan pasar, dan pembangunan sektor pemertaan pendidikan diketahui pemerintah dari data-data ketimpangan yang terjadi.

Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial adalah bagian daripada arti realitas sosial yang menggambarkan keberadaan masyarakat dengan tidak seimbang antara hak dan kewajiban, sehingga menjadi pemicu kesemburuan yang secara menyeluruh lantaran apa yang menjadi hak-haknya tidak terpenuhi secara penuh.

Dampak Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial menyebabkan munculnya dua dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif yang diuraikan sebagai berikut ini.

  1. Dampak Positif Ketimpangan Sosial

Antara lain:

  1. Terjadinya Upaya Memajukan Dareah Tertinggal

Adanya upaya untuk memajukan daerah yang masih tertinggal jauh dengan wilayah-wilayah yang sudah maju dengan proses peningkatkan kualitas diri manusia agar setiap individu mampu bersaing dan memajukan daerahnya dengan lebih baik lagi.

Munculnya corongan ini bisa terjadi karena pemerintah dan masyarakat perlu sadar akan kekurangannya yang ada di dalamnya.

  1. Meningkatkan Usaha dan Kerja Keras

Adapun ketimpangan yang terjadi di lingkungan sosial sejatinya diperlukan untuk memiliki usaha dan kerja keras yang lebih tinggi, sehingga hal ini memberikan pemahaman terhadap kesejahteraan ekonomi yang jauh lebih tinggi lagi dari kondisi sebelumnya.

Contoh Ketimpangan Sosial Berdampak Positif

Misalnya saja terjadinya pembangunan Jalan Tol yang ada di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Papua pada era pemerintah Joko Widodo menjadi salah satu upaya mengatasi ketimpangan sosial yang terjadi.

Hal ini secara struktural memberikan dampak positif pada bidang ekonomi, dimana masyarakat lebih mudah berpergian di wilayah-wilayah tertentu sehingga menjadikan pemerataan pada distribusi berbagai jenis tenaga kerja yang ada.

  1. Dampak Negatif Ketimpangan Sosial

Yaitu;

  1. Timbulnya kecemburuan sosial

Hal ini diakibatkan adanya proses ketidakadilan dalam lingkungan masyarakat, seperti proses pelayanan kesehatan antara si kaya dan si miskin yang berbeda, adanya perbedaan pembangunan di daerah pedesaan dan perkotaan serta lain sebagainya.

  1. Sikap diskriminasi semakin merajalela

Tindakan diskriminasi pada dasarnya menyebabkan seseorang merasa tersisih dari pihak-pihak yang menerima perlakuan lebih unggul. Tentunya sikap ini juga akan memunculkan kebencian dan rasa tidak adil diantara masyarakat.

  1. Melemahkan stabilitas dan solidaritas masyarakat

Ketimpangan sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat membuat antara kelompok satu dengan yang lainnya mengalami bentrok dan kurang solidaritas yang tinggi. Hal ini karena adanya perlakuan yang berbeda yang menyebabkan seseorang merasa tidak memiliki kesamaan nasib, sehingga membuat ingin hidup masing-masing tanpa adanya kerjasama.

  1. Munculnya angka kriminalitas yang semakin tinggi

Berabagi contoh kriminalitas semakin merajalela pada saat masyarakat tidak menerima perlakuan yang adil dari setiap kebijakan pemerintah. Selain itu angka kriminalitas yang semakin tinggi juga disebabkan sulitnya masyarakat dalam memenuhi arti kebutuhan hidupnya.

  1. Munculnya kemiskinan

Proses ketidakadilan yang diterima masyarakat juga menjadi salah satu hal yang menyebabkan seseorang tidak menerima kesempatan atau peluang yang sama seperti dalam bidang pekerjaan. Umumnya tidak semua orang mampu memiliki pendapatan tinggi.

Sehingga munculah berbagai jenis kemiskinan yang juga menjadi dampak ketimpangan ekonomi, alasannya karena sebagian dari masyarakat ada yang mengganggur atau tidak bekerja karena tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan lapangan kerja.

  1. Pemerataan teknologi yang tidak seimbang

Proses adaptasi masing-masing orang yang berbeda-beda menyebabkan adanya ketimpangan sosial dan salah satunya yaitu berdampak pada proses pemerataan teknologi yang tidak seimbang. Dimana umumnya orang-orang diperkotaan jauh lebih dulu mengenal teknologi dan dapat dengan cepat mengakses teknologi, jika dibandingkan dengan masyarakat di pedesaan.

Contoh Ketimpangan Sosial Berdampak Negatif

Misalnya;

  1. Kasus primordialisme, seorang anak menteri yang dapat dengan mudah memperoleh pekerjaan di kantor perusahaan besar, sedangkan orang biasa saja harus melewati berbagai tahap dengan proses yang cukup rumit
  2. Kasus Ekonomi, contoh ketimpangan sosial ini bisa dilihat dari perekonomian pada masyarakat menegah ke atas diberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik sedangkan untuk yang berkategori ekonomi dengan kelas sosial menengah ke bawah kurang begitu diperhatikan.
  3. Kasus Kesehatan, bisa terlihat adanya kebijakan pemerintah dalam mengupayakan kesehatan dengan memberikan BPJS antar kelas. Dimana untuk kelas 1 dan 2 yang memiliki kemampuan finansial lebih tinggi lebih diprioritaskan. Sedangkan untuk kelas 3 kurang begitu diperhatikan
  4. Kasus Pendidikan, terlihat dari adanya Ujian Nasional yang diselenggarakan pemerintah dengan tidak melihat fasilitas-fasilitas pendidikan di daerah-dareah tertentu. Tetapi disisi lain untuk soal-soal yang dijukan terjadinya secara merata.

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan berbagai akibat dan dampak ketimpangan sosial di masyarakat dan contoh kasusnya. Semoga saja mampu memberikan pemahaman untuk semuanya yang membutuhkannya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *