Contoh Integritas di Sekolah, Keluarga dan Masyarakat

Diposting pada

Bentuk Integritas

Pribadi manusia yang memiliki karakter integritas ialah mereka yang menomorsatukan kejujuran. Untuk mengetahui apa seseorang memiliki sikap integritas maka beberapa karakter ini akan terlihat, yakni jujur, dapat dipercaya, memiliki komitmen, bertanggung-jawab, menepati ucapannya, setia, menghargai waktu, memiliki keyakinan atas nilai sosial yang dipegang, dan berprinsip sebagai norma sosial atas hidupnya.

Integritas

Setidaknya perlulah diketahui bersama, integritas tidak saja diperlukan seorang pemimpin, sebagai seorang manusia dalam kehidupan baik itu di sekolah, keluarga maupun di masyarakat juga perlu menjadi pribadi yang memiliki integritas.

Hal ini dilakukan guna untuk menciptakan kehidupan yang damai secara individu ataupun secara kelompok dalam lingkungan sosial yang diciptakan.

Contoh Integritas

Guna mengetahui implementasi integritas khususnya di sekolah, keluarga dan masyarakat. Maka berikut akan disebutkan beberapa praktik yang bisa dijalankan, antara lain;

Sekolah

Contoh Integritas yang tercipta dalam salah satu arti lembaga pendidikan, yaitu sekolah. Antara lain sebagai berikut;

  1. Mentaati tata tertib yang berlaku disekolah
  2. Memiliki komitmen untuk datang ke sekolah sebelum bel masuk sekolah dibunyikan
  3. Senantiasa mengerjakan tugas piket yang diberikan
  4. Selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru
  5. Tidak mencontek saat ulangan dan ujian diberikan
  6. Memiliki prinsip untuk selalu menjadi juara di kelas
  7. Menerapkan perilaku jujur baik dalam berbicara dan bertingkah-laku
  8. Senantiasa menghargai guru, pegawai sekolah dan teman di sekolah

Keluarga

Contoh Integritas yang bisa dijalankan dalam kehidupan keluarga. Antara lain sebagai berikut;

  1. Senantiasa menjaga keamanan dan keharmonisan keluarga
  2. Turut menjaga nama baik keluarga
  3. Senantiasa menjadi pribadi yang bertanggungjawab menjadi bagian dari anggota keluarga
  4. Ayah bertanggungjawab terhadap perekonomian keluarganya
  5. Senantiasa menghargai orangtua dan saudara di rumah
  6. Menerapkan sikap rajin menabung sejak dini di keluarga

Masyarakat

Contoh Integritas di Masyarakat, antara lain sebagai berikut;

  1. Selalu mematuhi peraturan saat berlalu lintas
  2. Ikut menjaga keamanan lingkungan masyarakat
  3. Menjaga lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya
  4. Turut serta dalam gotong royong di masyarakat
  5. Menepati janji yang dibuat
  6. Senantiasa menghargai kepala daerah, ataupun tetangga di sekitar lingkungan masyarakat

Dari penjelasan atas beragam contoh diatas, setidakanya dapatlah dikatakan bahwa sejatinya integritas memiliki fungsi-fungsi, yang meliputi fungsi kognitif dan fungsi afektif.

Fungsi Kognitif

Dalam integritas mencakup kecerdasan moral dan wawasan (self insight) meliputi pengetahuan diri dan refleksi atas pengendalian untuk dirinya sendiri.

Fungsi afektif

Integritas dalam fungsi afektif mencakup hati nurani dan harga diri seseorang, sikap berintegritas dapat membantu seseorang menjaga hati nurani dan perasannya serta perasaan orang lain. Sikap jujur, bertanggungjawab, menepati ucapannya, dan memiliki komitmen menjadikan seseorang dapat dipercaya oleh orang lain

Demikian pula sikap setia, dan memiliki nilai-nilai hidup menjadikannya seseorang yang berprinsip, ditambah seseorang yang berintegritas mampu menghargai waktunya membuatnya menjadi teladan baik di sekolah, keluarga pun di masyarakat.

Nah, itulah tadi penjelasan serta pengulasan yang bisa kami berikan kepada segenap pembaca terkait dengan beragam contoh-contoh praktik integritas yang bisa dilakukan di sekolah, keluarga, dan masyarakat serta fungsi-fungsinya. Semoga bisa bermanfaat. Trimakasih,

Rating: 2.3/5. From 3 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *