Contoh Instrumen Penelitian yang Paling Sering Dipergunakan

Diposting pada
1.7/4 - (4 votes)

Contoh Instrumen dalam Penelitian

Instrumen penelitian memiliki peran yang sangat vital bagi teknik pengumpulan data penelitian itu sendiri. Baik dalam jenis riset kualitataif, kuantitataif, eksperimen, atupun di dalam penelitian deskriptif semuanya tentusaja mempergunakan alat instrumen ini.

Salah satu alasan penggunaan instrumen di dalam sebuah penelitian penting, lantaran ada kesempatan tertentu yang memberikan penilaian apakah penting konsepsi penelitian dihadirkan secara ilmiah ataupun tidak. Oleh karena khusus pada penyusunannya senantisa disesuiakan dengan topik penelitian yang menjadi tema besarnya.

Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian adalah alat bantu yang dipergunakan oleh si penelitian dalam mendapatkan hasil riset yang berkualitas, selain itu dengan adanya keterangan terhadap instrumen penelitian seseorang pembaca hasil penelitian dalam menentukan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif yang biasanya dipergunakan.

Penjelasan mengenai keadaan tersebut tentusaja tidak cukup dalam memahami apa saja yang menjadi bagian instrumen penelitian. Akan tetapi sebelumnya penting diketaui bahwa setiap penggunaan instrumen penelitian ini sesuai dengan jenis metode penelitian mana yang dipergunakan.

Contoh Instrumen Penelitian

Sedangkan untuk macam contoh yang dipergunakan untuk alat instrumen penelitian dalam pengumpulan data, antara lain;

  1. Kuesioner

Arti kuesioner secara singkat data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan angket dalam sejumlah pertanyaan kepada para responden dan hasil yang di dapatkan kemudian dianalisa mempergunakan teknik analisis data dengan alat SPSS maupun yang lainnya.

Adapun disisi lainnya untuk kuesioner dalam riset biasanya dibuat dengan kuesioner terbuka, kuesioner tertutup, dan kuesioner gabungan. Contoh kuesioner ini misalnya saja ketika akan menjalankan penelitian tentang kepuasaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Jokowidodo pada Tahun 2019 sampai 2o24. Maka, sejumlah angket disebarkan kepada masyarakat luas dengan sampel di seluruh wilayah Indonesia.

  1. Wawancara

Wawancara adalah model penelitian yang langsung atau tidak langsung terjun ke dalam masyarakat. Teknik pengumpulan data ini sendiri lebih dekat pada jenis penelitian kualitataif, lantaran setelah proses wawancara selesai maka perlu adanya rangkuman yang kemudian di lampirkan dalam bab pembahasan karya tulis.

Wawancara juga terbagi dalam beberapa pengelompokan. Ada wawancara dengan pertanyaan tidak terstruktur, wawancara dengan pertanyaan terstruktur, serta wawancara semi terbuka dan tertutup. Contoh wawancara misalnya riset tentang pemberdayaan masyarakat di Kampung Inggris Pare, maka sebagai konsep awalnya haruslah meneliti pendiri Kampung Inggris dengan menyusun pedoman wawancara sebelumnya.

  1. Buku Catatan

Instrumen dalam penelitian yang lainnya, adalah buku catatan. Fungsi penggunaan buku ini ialah untuk mendapatka hasil penelitian yang ada di luar perkiraan. Dengan teknik ini data-data yang dibutuhkan dan tidak ada dalam kuesioner atau wawancara bisa dimasukan sebagai pelengkap. Oleh karena itulah setiap jenis penelitian kualitataif ataupun dalam riset kuantitataif memerlukan alat ini.

  1. Alat Rekam

Contoh dalam penggunaan instrumen penelitian ialah alat rekam. Alat ini biasanya senantisa dipergunakan sebagai pelengkap bentuk riset yang ada di lapangan. Alat perekam atau dokumen bisa dalam audio atau vidia, seperti penggunakan hp, kamera, tape recorder, dan lain sebaginya.

  1. Buku Tes

Contoh untuk alat yang dipergunakan dalam pengambilan instrumen penelitian selanjutnya ialah buku tes, penggunakan instrumen buku tes sendiri lebih dekat pada jenis penelitian ekperimen yang menghabiskan waktu penelitian di laboratorium.

  1. Observasi

Instrumen penelitian selanjutnya adalah observasi yang dipergunakan dengan cara terjun langsung dalam lapangan penelitian, fungsi yang diharapkan dari teknik ini ialah mendapatkan data-data penelitian yang bisa dipertanggung jawabkan, baik secara ilmiah ataupun non ilmiah.

  1. Peneliti

Dalam contoh instrumen penelitian ialah peneliti itu sendiri. Sebagai ahli reset setiap individu secara langsung ataupun tidak menjadi bagian daripada instrumen dalam penelitian. Kehadiran peneliti sendiri sangat berperan siginifikan, lantaran dengan adanya penelitilah ilmu pengetahuan bisa berkembang.

Jenis Metode Penelitian

Jenis Metode dalam Instrumen Penelitian
Jenis Metode Penelitian

Jenis penelitian sosial ataupun penelitian eksakta sangat diperlukan dalam prosesisasi penyelesaikan karya tulis, baik skripsi, makalah, artikel, ataupun laporan penelitian. Untuk macam metode dalam penelitian ini antara lain;

  1. Kualitataif

Penelitian kualitataif adalah penelitian yang mempergunakan penghitungan yang tidak mempergunakan angka numerik. Sehingga prihal ini dalam penelitian ini lebih codong pada tingkat kajian pustaka yang kuat, selain itu juga analisis terhadap teori-teori terdahlu yang mendung hasil penelitian.

  1. Kuantitatif

Penelitian kuantitataif adalah model penelitian yang mempergunakan teknik analisis data dengan angka-angka numer, untuk instrumen penelitian yang dipergunakan dalam jenis metode ini ialah menggunakan poling, angket, ataupun mempergunakan kuesioner.

  1. Eksperimen

Model penelitian eksperimen adalah riset yang lebih mendekatkan diri pada riset di dalam laboratorium dengan langsung terjun ke lapangan merubahan ciri khas yang utama. Pembuatan dalam metode ini sendiri lebih di dasari pada sikap peneliti yang ingin menyempurnakan hasil penelitian yang di dapatkan.

  1. Deskriptif

Penelitian deskriptif adalah riset yang mempergunakan data serta teknik analisanya dengan kajian pustaka. Instrumen penelitian yang dipergunakan dalam deskriptif lebih dekat pada bentuk penelitian kualitataif, oleh karena itulah ada yang menyebutkan bahwasanya penelitian ini dinamakan dengan penelitian kualitataif deskriptif.

Kesimpulan

Dari sejumlah penjelasan. Setidaknya perlu diketahui bahwasanya penggunaan instrumen dalam riset berbeda antara satu metode dengan metode pengumpulan data yang lainnya.

Bahkan perbedaan penggunaan ini sendiri bisa menentukan teknik kepenulisan yang disajikan oleh para pembaca di dalam memahami hasil penelitiannya. Oleh karena itulah sesuaikan judul penelitian, teknik penulisan, dan instrumen penelitian yang dipergunakan.

Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai contoh instrumen penelitian dan jenisnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan bagi pembaca yang sedang mendalami materi tentang seputar riset.

Rating: 4.3/5. From 3 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *