Pengertian Akomodasi dalam Sosiologi, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Akomodasi adalah sosiologi

Keteraturan sosial yang ada di dalam kehidupan masyarakat pada hakekatnya tidak selalu berjalan dengan baik, ada penyelewengan dan pertentangan yang dihadapi, hingga akhirnya kondisi ini menyebabkan adanya pertentangan sosial dahsyat antara individu dan kelompok ataupun sebaliknya. Pertentangan tersebut biasanya diikuti dengan akomodasi yang melahirkan bentuk-bentuk kerjasama baru antar negara atau masyarakat yang terlibat di dalam konflik.

Oleh karena itulah sebagai ilmu kemasyarakatan objek kajian sosiologi memberikan telaah terkait dengan realitas sosial seperti ini.

Akomodasi dalam Sosiologi

Akomodasi dalam sosiologi bisa dikatakan sebagai bagian daripda contoh interaksi sosial antara individu dan kelompok dalam upaya menyelesaikan suatu konflik sosial maupun pertentangan.  Sehingga prihal ini akomodasi merupakan bentuk proses sosial dan interaksi sosial asosiatif yang dapat dilakukan dengan interaksi sosial.

Pengertian Akomodasi dalam Sosiologi

Akomodasi adalah keadaan kehidupan yang berimbang antara interkasi sosial dan hubungan sosial yang menciptakan nilai sosial serta norma sosial dalam usaha nyata bentuk kelompok sosial untuk meminimalisir pertentangan-pertentangan yang terjadi di dalam kehidupan.

Pengertian Akomodasi Para Ahli

Adapun definisi akomodasi dalam kajian ilmu sosiologi. Antara lain;

  1. Gillin, Akomodasi adalah proses sosial assosiatif yang menitikberatan pada adanya adanya hubungan sosial berupa pendekatan atau penyatuan.
  2. Mead, Arti akomodasi adalah berjalannya interaksi sosial yang mengarah pada persatuan dan kesatuan dalam masyarakat dalam upaya memberikan kontrol sosial atas berbagai contoh penyimpangan sosial yang terjadi.

Tujuan Akomodasi dalam Sosiologi

Tujuan dalam akomodasi, diantarnya;

  1. Mengurangi Pertikaian

Pertiakan yang terjadi akbiat ketaraturan sosial tidak berjalan dengan baik, dapat dilakukan dengan akomodasi. Prtikaian ini bisa dilakukan antar kelompok atau antar individu, bahwa pertiakan antar lembaga sosial juga sering terjadi. Misalnya saja dalam lembaga hukum yang ada di Indonesia, sering terjadi pertikaian antara Kepolisian dan KPK.

  1. Mempererat Kerjasama

Kerjasama pada dasarnya akan lebih menguntungkan daripada melakukan pertikaian, oleh karenannya salah satu fungsi adalah akomodasi adalah mepererat kerjasama antar masyarakat, negara, bahkan antar individu yang bertikai sekalipun.

  1. Mengusakan Peleburan dalam Kelompok Sosial

Usaha peleburan antar unsur budaya yang bisa dilakukan dengan arti asimilasi atau akulturasi budaya. Oleh karena itulah akomodasi dalam hal ini tentusaja akan menjadi postif karena latar belakangnya manusia saling membutuhkan satu sama lain.

  1. Membuat Perubahan Sosial dalam Jalan Yang Lebih Baik

Fungsi dan tujuan adanya akomodasi bisa menjadikan perubahan sosial ke arah yang lebih baik, perubahan sosial tidak bisa dihindari oleh masyarakat. Oleh karennnya dalam faktor pendorong perubahan sosial atau faktor penghambat perubahan sosial bisa di filtrasi dengan adanya akomodasi.

Jenis Akomodasi

Jenis Akomodasi
Jenis Akomodasi

Akomodasi mempunyai beberapa bentuk. Diantaranya;

  1. Kompromi (compromise), yaitu perundingan secara damai antara kedua belah pihak yang bertikat untuk saling mengurangi tuntutan.
  2. Toleransi, arti tolerasi yaitu suatu sikap menghargai perbedaan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan sosialnya.
  3. Arbitrase (arbitration), yaitu upaya penyelesaian sengketa dengan bantuan pihak ketiga yang dipilih oleh kedua belah pihak yang bersengketa. Pihak ketiga dalam arbitrase adalah majelis arbitrase.
  4. Mediasi (mediation), yaitu proses pengikutsertaan pihak ketiga sebagai penasihat yang bersifat netral dalam penyelesaian suatu perselisihan.
  5. Koersi (coercion), yaitu bentuk akomodasi yaing digunakan untuk menggunakari tekanan (pemaksaan) sehingga salah satu pihak berada dalam keadaan Iebih lemah dibandingkan pihak awan.
  6. Konsiliasi (conciliation), yaltu usaha rnempertemukan pihak yang berselisih untuk mencapai persétujuan melalul lembaga sosial sebagai usaha menyelesaikan perselisihan tersebut.
  7. Ajudikasi (adjudication), yaitu suatu usaha penyelesaian konflik atau perselisihan melalul pengadilan (meja hijau).
  8. Stalemate, yaitu keadaan yang ditandai adanya kekuatan seimbang dan kedua pihak yang bertikai sehingga pertikaian berahkhir pada titik tertentu.
  9. Displacement, definisi displacement dalam sosiologi adalah mengakhiri konflik bersama dengan cara memberik pengalihan pada objek secara bersama-sama.
  10. Konversi, adalah bagian bentuk akomodasi dalam sosiologi yang dipergunakan untuk memberi penyelesaian konflik dengan menjadikan salah satu pihak untuk bisa bersedia menerima penuh dengan pendirian pihak lain.

Contoh Akomodasi

Contoh Akomodasi dalam Sosiologi

Contoh mengenai akomodasi dalam sosiologi antara lain adalah;

  1. Koersi

Contoh koersi dalam sosiologi adalah sistem sosial perbudakan ataupun sistem penjajahan yang dilakukan antar bangsa. Indonesia pernah mengalami sistem ini yang selama 3,5 abad lamanya Indonesia menjadi negara bekas jajahan negara-negara barat.

Sehingga untuk memberikan hubungan yang baik antara Indonesia dan bekas negara jajahannya Belanda secara resmi meminta maaf, bahkan kini hubungan Indonesia dan Jepang yang juga bekas menjajah Indonesia sangat baik dalam kerjasama.

  1. Kompromi

Kompromi dalam sosiologi adalah kasus adalah adanya Kemerdekaan di GAM (Gerakan Aceh Merdeka) yang dulu menjadi salah satu masalah yang besar serta sulit dilakukan titik temua antara keduannya. Dengan adanya kompromi wilayah di Aceh akhirnya bisa terselesiakan dengan baik.

  1. Arbitrasi

Arbitasi dalam sosisologi adalah pertentangan antara karyawan dan pengusaha yang bisa dilakukan dengan upaya pembentukan serikat buruh dan Departemen Tenaga Kerja sebagai pihak-pihak ketiga dalam penuntasan permasalahan.

  1. Mediasi

Pemerintah RI untuk mendamaikan fraks-fraksi yang berselisih di Kamboja. RI dalam hal ini tentusaja hanya menjadi fasilitator yang bersifat, sedangkan keputusan mau berdamai atau tidak bergantung niat baik tiap-tiap faksi yang bertikai.

  1. Konsiliasi

Mengenai konsiliasi adalah proses sosial misalnya saja demo yang pernah dilakukan oleh Mahasiswa di Indonesia untuk menggulingkan kekuasaan Jokowi, yang akhirnya berlangsung dengan makan bersama antara Jokowi dan mahasiswa.

  1. Toleransi

Contoh adanya tolerasi dalam hal ini adalah adanya kepekaan sosial umat yang berbeda agama di Indonesia ketika terjadi Bulan Ramadhan. Baik umat kristen, hindu, budha, dan lainnya memberi penghormatan lebih kepada umat Islam.

  1. Stalemate

Contohnya mengenai adanya persaingan yang dilakukan pada Perang Dunia Kedua, terutama terjadi antara Blok Barat dan Blok Timur yang akhirnya bisa terselesaikan dengan sendiri, dalam hal ini tidak ada yang menang dan kalah.

  1. Ajudikasi

Contohnya dalam kasus ini untuk sosiologi adalah adanya persengketaan tanah yang biasanya diselesaikan di pengadilan atau meja hijau untuk mencari pemenang dan siapa yang kalah. Sengketa tanah ini juga bukan hanya terjadi di wilayah pedesaan namun di wilayah perkotaan juga,

  1. Displacement

Contoh dalam akomodasi ini adalah persengketaan yang pernah dilakukan antara Indonesia dan Australia tentang batas ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), hingga akhirnya kondisi seperti ini berakhir dengan dilakukannya pembagian minyak bumi di yang berada di Celah Timor.

  1. Konversi

Dalam sosiologi adalah adanya konflik yang sering terjadi antara Amerika Serikat dan Rusia. Dengan berjalannya waktu dan dalam kurun tertentu konflik diantara mereka bisa selesai dengan sendiri meskipun sampai saat ini konflik dan persiangan ada dalam perkembangan teknologi dan pengetahuan, bukan lagi pada penjajahan terhadap bangsa-bangsa lain di dunia.

Sehingga dalam hal ini beberapa bentuk dan contoh akomodasi bermakna postif karena mencoba melerai pihak-pihak yang bertikai.

Demikinalah penjelasan mengenai pengertian akomodasi dalam sosiologi, tujuan, jenis, dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan wawasan dan juga memberikan pengetahuan mendalam bagi setiap pembaca yang sedang mencari refrensinya.

Rating: 3.5/5. From 4 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *