Contoh Perilaku Tertutup dan Terbuka dalam Keseharian

Diposting pada

Perilaku Tertutup dan Perilaku Terbuka

Pada hakekatnya setiap makhluk yang memiliki tenaga untuk bergerak dan menggerakan hidupnya demi memenuhi arti kebutuhan, sehingga setiap individu dan kelompok yang memiliki rasa tanggunngjawab dan sifat rasional atas tingkah laku sosial dan intelektual menjalankan berbagai jenis perilaku sosial.

Dimana terdapat berbagai macam perilaku yang dilakukan. Diantaranya seperti perilaku tertutup, prilaku terbuka, perilaku molekuler, prilaku tampak, dan lainnya. Tetapi yang perlu setidaknya dipahami bahwa untuk perilaku terbuka dan tertutup kerabkali lebih dominan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Perilaku Tertutup dan Terbuka

Perilaku bisa dikatakan sebagai bentuk tindakan sosial yang dilakukan oleh individu dalam menjalankan proses sosial dan interaksi sosial terhap lingkungan sosial yang terjadi di masyarakat. Dimana prihal penjalannya ini sendiri bisa terjadi dalam bentuk tertutup (covert behavior) ataupun terbuka (overt behavior).

  1. Pengertian Perilaku Tertutup

Perilaku tertutup adalah segenap respon pasif yang dilakukan seserang secara terselubung sehingga prihal ini terjadi reaksi terhadap stimulus dengan sangat terbatas pada perhatian, persepsi, pengetahuan, bahkan kesadaran akan semua sikap yang terjadi pada seseorang. Hingga akhirnya belum dapat diamati secara nyata oleh orang lain.

  1. Pengertian Perilaku Terbuka

Definisi perilaku terbuka adalah segenap manisfestasi atas tidakan yang dilakukan oleh seseorang dengan sangat jelas dalam bentuk tindakan atau praktik yang terlihat, sehingga bisa dengan sangat mudah dapat diamati atau dilihat orang lain.

Contoh Perilaku Tertutup dan Perilaku Terbuka

Adapun untuk memberikan uraian yang lebih lengkap. Berikut ini beberapa contoh tentang perilaku tertutup dan perilaku terbuka. Yakni;

Perilaku Tertutup

Misalnya;

  1. Pemeriksaan Hamil

Prihal ini misalnya adanya seorang ibu rumah tangga yang setidaknya harus mengetahui pentingnya memeriksa kehamilan, sehingga dalam proses pemeriksanannya sendiri dilakukan dengan hanya mengajak beberapa orang yang menjadi bagian daripada anggota keluarganya

  1. Kesehatan

Adanya pengetahuan seorang bahwa penyakit HIV/AIDS dapat menular melalui hubungan seks. Maka, demi menjaga nama baiknya ia lebih cenderung untuk berprilaku tertetup, akan tetapi hanya sebagian orang yang mengatauinya bukan semua orang atau di publikasikan secara terbuka

  1. Keseharian

Dalam hal ini misalnya saja adanya peserta didik yang mengalami broken home pada keluarganya. Sehingga membuatnya harus bisa menciptakan situasi dan kondisi sedemikian rupa agar setiap orang terpaksa taat atau mengubah perilakunya untuk lebih patuh dan berperilaku baik.

Perilaku Terbuka
  1. Membawa Anak ke Puskesmas

Prihal ini misalnya saja adanya fenomena sosial tentang kedatangan ibu-ibu yang memiliki anak kecil untuk membawanya ke puskesmas dalam rangka mendapatkan imunisasi. Maka, tindakan ibu-ibu ini termasuk daripada prilaku terbuka kepada semua pihak.

  1. Mendapatkan Vaksin

Akhir-akhir ini banyak masyarakat yang berbondong-bondong melakukan vaksin dalam rangka untuk mencegah terjangkit virus corona. Kegiatan diakukan secara terbuka lantaran ini dianggap sebagai respon masyarakat atas adaya kebijakan yang positif untuk dilakukan, sehingga setiap individu yang mampu mengontrol dirinya demi mencapai tujuan yang positif.

Nah, itulah saja artikel yang bisa diberikan pada semua pembaca berkenaan dengan berbagai contoh perilaku tertutup dan perilaku terbuka yang ada di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bisa memberi wawasan bagi semua kalangan.

Rating: 4.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *