Macam Perilaku Manusia dan Contohnya

Diposting pada

Macam Perilaku Manusia

Setiap manusia dalam lingkungan sosial memiliki tujuan hidup yang berbeda-beda. Tujuan hidup tersebut tentu didasari atas dorongan yang timbul dari dalam diri. Setiap dorongan yang timbul merupakan salah satu usaha yang dilakukan manusia untuk mewujudkan apa yang diinginkan dalam bentuk perilaku keseharian.

Perilaku manusia sangat beragam mulai yang perilaku positif hingga yang negatif. Oleh karena demikian kali ini kita akan melakukan pembahasan mengenai jenis tingkah laku pada manusia.

Perilaku Manusia

Perilaku manusia ada yang wajar dan ada juga yang tidak wajar. Perilaku dikatakan wajar apabila masih mampu menyesuaikan dengan keadaan sekitar. Banyak jenis perilaku manusia yang dapat kita kelompokkan dalam berbagai macam perilaku.

Perilaku manusia adalah sikap yang disertai dengan tindakan sosial serta apapun yang dilakukan oleh manusia ketika bekerja, diluar pekerjaan, bahkan di kehidupan sehari-hari. Perilaku manusia dapat dilihat dari cara berbicara, berjalan, dan kegiatan lainnya.

Perilaku Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa pendapat tentang perilaku manusia. Antara lain;

  1. Kurt Levin, Menurutnya perilaku manusia adalah fungsi interaksi antar individu dengan individu lainnya yang memiliki berbagai karakteristik yang berbeda-beda yang memiliki keunikan tersendiri.
  2. Gibson, Definisi perilaku manusia adalah sikap atau tindakan dan segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia.

Macam Peilaku Manusia

Berikut merupakan beberapa jenis-jenis tingkah laku manusia dan contohnya dalam pengamalan di kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Perilaku Kognitif

Perilaku yang berkaitan dengan aspek dalam contoh intelektual atau pemikiran terkait pengetahuan seseorang. Pengetahuan tersebut terdiri atas banyak hal antara lain pengetahuan, pemahaman, penerapan, penguraian, memadukan, dan penilaian.

Pengetahuan yang dimaksud adalah aspek yang meliputi pengetahuan dasar. Pengetahuan dasar tersebut adalah mengingat sebuah konsep dasar, nama, definisi, teori, rumus, dan kesimpulan. Semua itu merupakan pengetahuan dasar yang dimiliki seseorang. Pemahaman ini merupakan tingkatan yang lebih tinggi dibanding dengan pengetahuan. Pemahaman ini meliputi kemampuan untuk mengorganisasikan segala pengetahuan yang telah dimiliki.

Penguraian merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menganalisis segala informasi yang diterima oleh seseorang. seseorang pada tingkat ini diharapkan dapat menghubungakan sebab dan akibat segala hal yang ada. Memadukan adalah rangkaian untuk beberapa informasi menjadi satu kesimpulan. Setelah melakukan itu semua maka akan memahami tentang penilaian. Penilaian adalah salah satu cara mempertimbangkan kebenaran atau keputusan dalam suatu tindakan.

  1. Perilaku Afektif

Perilaku manusia yang berkaitan dengan sikap seseorang. Sikap yang ditunjukkan oleh seseorang merupakan perilaku afektif. Contoh perilaku afektif antara lain seperti pada perasaan, sikap, minat, nilai sosial, dan pengendalian emosional.

Perilaku afektif yang belebih juga dapat termasuk pada kategori perilaku yang tidak normal. Hasil belajar dari sebuah afektif yang baik akan terlihat dari sikap seseorang ketika melakukan sesuatu.

  1. Perilaku Psikomotorik

Perilaku seseorang yang berkaitan dengan kemampuan atau skill. Hal tersebut dihasilkan dari tindakan seseorang setelah mendapatkan pembelajaran. Ketika telah menyerap ilmu dengan baik maka dapat dikatakan pembelajaran yang efektif.

Contoh perilaku psikomotorik antara lain, berlari, lompat, melukis, mengikat benang, menjahit, memukul, dan lain-lain. Segala hal yang berbentuk keterampilan maka termasuk psikomotorik.

  1. Perilaku Tampak

Perilaku yang dapat dilihat beberapa hal antara lain, berpakaian, berbicara, bereaksi, dan lain-lain. Perilaku tampak adalah segala hal yang dapat dilihat secara langsung dengan mata yang dimiliki. Perilaku tampak dipengaruhi oleh faktor eksten dan intern.

  1. Perilaku Tidak Tampak

Perilaku tidak tampak adalah perilaku yang tidak bisa ditangkap oleh indera. Alat yang digunakan untuk mengukur perilaku tidak tampak adalah menggunakan psikotes atau tes untuk melihat sikap, persepsi, emosi, dan pengetahuan.

  1. Perilaku Molekuler

Perilaku yang berkaitan dengan moral seseorang hal ini terjadi secara tiba-tiba tanpa memikirkan akan sesuatu. Semua yang dilakukan tanpa ada proses berpikir yang mendalam. Misalnya saja dalam hal ini ketika terjadi kecelakaan didepan ani, secara tidak sadar ani menjerit dan merasa ketakutan.

  1. Perilaku Stereotip

Perilaku stereotip adalah sebuah gambaran tetap yang telah dibentuk dalam pikiran seseorang tentang praktek, orang, fenomena sosial yang berdasarkan sikap, pengalaman, dan kesan tanpa melakukan sebuah pengalaman secara langsung. Dari tindakan tersebut menghasilkan macam-macam tingkah laku dalam ilmu psikologi.

Perilaku ini terbentuk berdasarkan bayangan saja bukan suatu realita. Bayangan tersebut menimbulkan beberapa dampak baik negatif atau positif. Hal tersebut sesuai dengan kekuatan hasil stereotif yang akan dihasilkan.

  1. Perilaku Tertutup

Perilaku yang dilakukan oleh seseorang atas stimulus yang dilakukan oleh seseorang dengan cara yang terselubung. Stimulus tersebut terbatas pada perhatian, pengetahuan, persepsi, kesadaran, dan sikap. Contoh perilaku tertutup dapat dilihat dari gaya belajar manusia.

  1. Perilaku Terbuka

Perilaku yang dibentuk atas stimulus yang nyata dan terbuka. Respon yang akan diberikan jelas dalam bentuk tindakan atau praktek yang dapat dilihat secara langsung secara langsung. Contohnya dalam hal ini seperti kelakuan dan segala hal yang dilakukan seperti biasa.

  1. Perilaku Refleks

Perilaku yang dimiliki oleh seseorang dimana kemampuan yang berada diluar kemampuan orang. Hal tersebut biasanya terjadi juga bukan karena kesengajaan tapi respon yang dilakukan secara langsung. Perilaku ini biasanya dibawah kesadaran dan untuk menghindari ancaman yang menuju kepada diri seseorang.

  1. Perilaku Refleks Bersyarat

Reflek yang terjadi pada diri seseorang, namun sebelumnya telah memiliki pengalaman akan hal tersebut. Perilaku seseorang yang terjadi karena sedikit rangsangan yang wajar. Reflek ini dapat berupa reflek yang terjadi secara biologis.

  1. Perilaku Menghasilkan

Perilaku yang bertujuan untuk mendapatkan sesuatu atas segala bentuk tindakan sosial yang dilakukan. Segala tindakan yang dilakukan akan bersifat positif dan inisiatif. Atas tindakan yang dilakukan akan menghasilkan respon baik.

  1. Perilaku Bermanfaat

Perilaku yang berupa dengan tindakan yang baik. Tindakan ini sendiri yang akan menimbulkan dampak baik untuk seseorang. Sehingga sangatlah pantas jikalau perilaku ini harus terus dikembangkan agar terlihat kebermanfaatan yang dilakukan.

  1. Perilaku Sosial

Perilaku sosial berkaitan dengan hubungan timbal balik dalam lingkungan sosial. Ketika terdapat syarat interaksi sosial maka diharapkan terdapat aksi dan reaksi yang berkesinambungan. Contohnya dalam hal ini seperti gotong royong, kerjasama, komunikasi, sosialisasi, persaingan, dan lain-lain.

  1. Perilaku Id

Perilaku Id adalah perilaku bawaan. Perilaku ini sudah ada sejak seseorang lahir. Perilaku ini sangat sulit diubah apalagi dihilangkan. Perilaku Id dapat kita sebut sebagai kepribadian seseorang. Perilaku ini dilakukan dengan tujuan kesenangan seseorang. contoh: timbulnya kecemasan, tegang, dan lain-lain.

  1. Perilaku Ego

Ego adalah salah satu bagian dari kepribadian seseorang yang berkaitan dengan sesuatu yang realistis. Segala hal tersebut merupakan perkembangan dari Id yang dimiliki oleh seseorang. Ego seseorang dalam melakukan sesuatu juga berkaitan dengan Id dengan tujuan kepuasan individu.

  1. Perilaku Superego

Superego berkaitan dengan lingkungan sekitar. Segala hal yang ditetapkan oleh seseorang yang berdasarkan moral yang berasal dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Dalam diri seseorang akan terdapat persaingan antara Id, ego, dan superego. Ketika superego kuat maka akan dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada.

  1. Perilaku Sehat

Perilaku yang berkaitan dengan gaya hidup seseorang. Gaya hidup yang peduli akan kesehatan dapat dikatakan perilaku yang sehat. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Kesehatan yang dimaksud bukan hanya kesehatan jiwa namun juga raga. Contoh: olahraga, mengikuti kegiatan keagamaan, konsultasi kesehatan mental, dan lain-lain.

  1. Perilaku Sadar

Perilaku yang sesuai dengan kinerja otak seseorang dan pusat susunan syaraf. Seseorang memiliki kesedaran sekitar 40% dari semua yang dilakukan oleh manusia. Contohnya perilaku sadar adalah berjalan, berbicara, makan, dan lain-lai.

  1. Perilaku Tidak Sadar

Perilaku yang tidak dapat dilihat secara langsung, bahkan diri sendiri kadang tidak menyadari akan hal tersebut. Perilaku ini tetap ada di dalah diri yang tidak banyak orang yang tau. Contohnya saja seperti angan-angan, keinginan, cita-cita, dan semua hal yang tidak diungkapakan namun pada alam bawah sadarnya selalu memikirkan hal tersebut.

Faktor Yang Mempengaruhi Tingkah Laku

Banyak hal yang mempengaruhi tingkah laku pada manusia. Antara lain;

  1. Genetik
  2. Sikap di linkungan sosial ia berada
  3. Norma sosial
  4. Kontrol diri

Yang pasti dari adanya faktor-faktor inilah yang akan memberikan cerminan sikap seseorang dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa perilaku manusia apabila kita lihat sangat beragam ada yang wajar ada yang aneh, ada yang biasa dan ada yang jarang dilakukan. Bahkan kadang saja perilaku juga dapat mecerminkan karakter seseorang yang dapat kita lihat dari cara melakukan sesuatu.

Nah, demikianlah saja artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan jenis perilaku manusia dan contohnya yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan edukasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Sumber Tulisan
  • https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perilaku_manusia
  • http://mudirulachmad.blogspot.com/2016/06/makalah-pola-perilaku-pengertian-macam.html?m=1
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *