Pengertian Sosiologi Hukum, Objek, Ruang Lingkup, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Sosiologi Hukum Adalah

Sosiologi hukum dalam bahasa inggris berasal dari istilah sociology of law merupakan salah satu objek kajian dalam ilmu sosiologi yang sangat penting diketahui oleh semua orang, tertutama yang mendalami tentang disipilin tentang tujuan ilmu sosial.

Atas dasar inilah setidaknya sosiologi hukum ini menjadi persolan yang membahas tentang arti paradigma manusia terhadap hukum yang berlaku.

Sosiologi Hukum

Sosiologi hukum pada hakekatnya dua istilah ilmu yang menjadi satu, yakni kata “Sosiologi” yang memiliki arti ilmu pengetahuan tentang masyarakat dan “Hukum” yang bermakna aturan yang terjadi karenanya penyesuaian terhadap berbagai bentuk gejala sosial yang ada dalam masyarakat.

Oleh karena itulah sosiologi hukum dianggap sebagai ilmu pengetahuan yang mengkaji kehidupan masyarakat dalam pandangan ilmu hukum, sebagai upaya menciptakan keteraturan sosial yang terjadi di dalamnya.

Pengertian Sosiologi Hukum

Sosiologi hukum adalah ilmu pengetahuan yang empiris analitis sebagai bentuk mendalami tentang hubungan-hubungan yang karena gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat. Baik dilihat dari arti lembaga hukumnya, pranata sosial, dan bentuk perubahan sosial.

Pengertian Sosiologi Hukum Menurut Para Ahli

pengertian sosiologi hukum menurut para ahli
pengertian sosiologi hukum menurut para ahli

Adapun definisi sosiologi hukum menurut para ahli, antara lain;

  1. Brade Meyer, Definisisosiologi hukum dalam pandangannya adalah ilmu pengetahuan yang memusatkan hukum sebagai penelitian sosial, sehingga dalam upaya tersebut akan melihat pandangan masyarakat  terhadap peraturan yang terjadi serta dampak yang ditimbulkannya. Ia menambahkan bahwa dalam penelitian yang dilakukan lebih fokus dalam gejala sosial sebagai tindakan melihat kepastian hukum.
  2. Mochtar Kusumaatmadja, Pengertian sosiologi hukum adalah ilmu pengetahuan yang menitikberatkan pada kaidah dan asas di dalam kehidupan manusia. Hingga akhirnya disiplin ilmu ini akan membawa ketentraman dan keteraturan bersama antar masyarakat.
  3. Soerjono Soekanto, Arti sosiologi hukum adalah cabang ilmu pengetahuan yang  dikaji dalam sususnan analitis dan empiris di dalam menganalisis hubungan timbal balik gejala sosial dan berbagai bentuk perosalan hukum yang ada dalam masyarakat.
  4. Satjipto rahardjo, Pengertian sosiologi hukum ialah pengetahuan materi tentang hukum yang dikaji dalam persolan prilaku sosial yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat
  5. R.Otje Salman, Sosiologi hukum adalah hubungan sosial dan hukum yang diperjelas dengan adanya timbal balik antara hukum dengan gejala sosial melalui suatu kajian yang analisis dan empiris.
  6. Soetandyo Wignjosoebroto, Sosiologi hukum adalah dalam pandangannya adalah cabang kajian sosiologi yang menitikbertakan pada peroslan hukum sebagaiman sebagai upaya menciptakan keteraman dan kebersahaan dalam bermasyarakat.
  7. David N. Schiff, Sosiologi hukum adalah disiplin ilmu sosiologi yang mengkaji tentang berbagai bentuk fenomena hukum baik secara tindakan, pola prilaku, dan dampak yang ditimbulkan dalam masyarakat.

Objek Sosiologi Hukum

Objek kajian dalam disiplin sosiologi hukum antara lain;

  1. Hukum dengan Kelompok Sosial

Objek pertama dalam pandangan sosiologi hukum ialah melihat hukum sebagai upaya memahami bentuk kelompok sosial dalam masyarakat. Kelompok sosial ini memiliki pernanan penting dalam aspek hukum, hal ini lantaran melihat kelompok sosial sebagai kesauan yang memiliki praturan tersendiri.

  1. Hukum dengan Kebudayaan

Objek sosiologi hukum selanjutnya ialah melihat hukum sebagai proses dalam unsur kebudayaan yang mengakar dalam kehidupan manusia. Hukum dan Sosiologi memang tidak bisa terpisahkan dari pandangan kebudayaan-kebudayaan yang tertulis ataupun tidak tertulis (teruangkap dengan lisan).

  1. Hukum dengan Interaksi Sosial

Hukum memailiki kaitannya dengan interaksi sosial yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Pandangan ini memberikan arti bahwa tindakan yang dilakukan masyarakat dalam bentuk interaksi sosial haruslah memiliki keteraturan agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan di dalamanya.

  1. Hukum dengan Stratifikasi Sosial

Kaitannya sosiologi dengan hukum adalah mengenai stratifikasi sosial yang mana stratifikasi sosial ini dibentuk segaja ataupun tidak. Akan tetapi yang pasti dalam mengatur startifikasi sosial ada persoalan yang harus ditangi dalam hukum.

Adapun untuk contoh realisasinya adalah dengan membentuk UU (Undang-Undang) berlaku bagi setiap rang tanpa terkecuali.

  1. Hukum dengan Kekuasaan dan Kewenangan

Pandangan mengenai sosiologi hukum selanjutnya adalah tentang kekuasaan dan kewenangan yang di dalamnya ada dalam kehidupan masyarakat. Kekuasaan berkaitan dengan hukum sedangkan kewenangan berkaitan dengan sosiologi, kewenangan dalam artian bagiamana menciptakan kondisi yang mendukung dalam mengakomodir kekuasaan.

  1. Hukum dengan Perubahan Sosial

Hukum sebagai proses perubahan sosial terjadi dalam masyarakat. Proses terjadinya teori perubahan sosial tidak akan terjadi keberhasilan bilaman tidak diatur dalam hukum, oleh karenannya ruang lingkup inilah menjadi aspek penting dalam sosiologi hukum.

  1. Hukum dengan Masalah Sosial

Hukum kaiatannya dengan sosiologi dilihat sebagai upaya mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat. Masalah sosial ini seperti tindakan kriminal, pemaiakaian narkoba, dan lain sebaginya, sehingga persoalan inilah harus ditangani dalam kajian hukum.

Ciri Sosiologi Hukum

Sebagai ilmu pengetahuan, sosiologi hukum memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut;

  1. Sosiologi hukum memiliki ciri khas yang universal dalam pelaksaan hukum yang ada di tenah kehidupan masyarakat.
  2. Adanya bentuk peraturan yang tegas, dalam upaya meminimalisir penyimpangan sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyakat.
  3. Sosiologi hukum mengarah pada bentuk rasionalitas dalam berfikir manusia, hal ini dilakukan dengan banyaknya kajian sosial yang menghubungkan antara tindakan manusia dengan fikiran yang dimilnya.
  4. Dibentuk sesuai dengan pengalaman dan tindakan masyarakat melalui suatu penelitian sosial yang empiris dan analisis.

Ruang Lingkup Sosiologi Hukum

Sedangkan untuk ruang lingkup yang ada di dalam sosiologi hukum. Antara lain;

  1. Sosiologi hukum akan senantisa mempelajari terkait dengan norma dan kaedah yang ada di masyarakat
  2. Sosiologi hukum mempelajari gejala sosial terkait yang ditinjaun dari segi hukum

Fungsi Sosiologi Hukum

Berikut inilah beberapa fungsi yang menjadi manfaat dalam mempelajari sosiologi hukum, diantaranya;

  1. Sosiologi hukum sebagai kaidah yang yang mangatur kehidupan manusia sesuai dengan hati nurani manusia itu sendiri, alasan ini diungkapkan karena melihat hukum sebagai proses kemanusiaan.
  2. Hukum sebagai sanksi yang diberikan dalam hubungan masyarakat yang dianggap menyimpang dari proses ketaraturan sosial yang ada.
  3. Sosiologi hukum dikaji dalam ilmu sosial dalam upaya menciptakan keselarasan dan kesimbangan dalam kehidupan yang terjadi. Kajian ini dilakukan dalam upaya membentuk masyarakat yang kondusif.
  4. Sosiologi hukum sebagai orintasi masa depan dalam melakukan tindakan yang tidak menyimpang antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya.

Contoh Sosiologi Hukum

Sedangkan untuk contoh kajian dalam sosiologi hukum dalam pandangan ini, misalnya saja;

  1. Kasus Korupsi E-KTP

Misalnya saja mengenai kasus korupsi E-KTP yang banyak dilakukan oleh pejabat negara. Hukum yang diberikan dalam persoalan ini selain melihat UU sebagai pedoman adalah melihat akibat tindakannya dan seberapa besar merugikan dalam masyarakat.

Kesusahan masyarakat yang susah mendapatkan E KTP karena dana yang dimiliki di korupsi  memberikan nilai tersendiri dalam penentuan hukum yang diberikan kepada pejabat yang korupsi EKTP. Kasus ini memberikan kita pelajaran bahwa selain adanya UU pola hukuman yang diberikan adalah melihat masalah dalam masyarakat disaat proses penjatuhan hukuman.

  1. Korupsi Dana Bansos

Adanya arti korupsi dana Bansos yang dilakukan oleh Mentri Sosial Juliari Batubara pada tahun 2020 tentusaja sangat meresahkan masyarakat Indonesia. Alasannya karena pada tahun 2020 itulah segela perekonomian menjadi sulit lantaran adanya virus corona.

Oleh karena itulah selain melibatkan aspek hukum sudah seharusnya hukuman juga melibatkan aspek sosial, dimana negara sedang dalam keadaan yang tidak baik.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa objek sosiologi hukum tidak dapat dispisahkan satu sama lainnya. Sehingga dalam pembentukan dan proses berjalannya harus berseiringan satu sama lainnya. Disisi lain fungsi kajian dalam sosiologi hukum dilakukan sebagai pembentuk ketraturan sosial, selain itupula dicandangkan dalam upaya meminimalisir konflik sosial yang terjadi di dalamnya.

Sehingga manfaat yang dimilki dalam sosiologi hukum ialah memberikan perlindangan yang sesuai denga hati nurani masyrakat terhadap pola tindakan masyarakat dikaji dalam sosiologi sehingga dengan adanya hal ini peraturan akan dianggap sebagai suatu kebiasaan yang harus dilakukan dalam menciptakan kondisi yang dalam ditengah-tengah kehidupan manusia.

Adapun jenis adisipilin ilmu sosiologi hukum pada umumnya ada 2, yakni secara tertulis dan tidak tertulis. Mislanya saja untuk contoh hukum yang tertulis misalnya saja adalah UU dan tidak tertulis misalnya saja adalah tentang kebudayaan.

Demikinalah pembahasan mengenai pengertian sosiologi hukum menurut para ahli, objek, ciri, ruang lingkup, fungsi, dan contohnya. Semoga berguna.

Rating: 3.7/5. From 3 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *