Pengertian Ideologi, Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Ideologi

Bangsa yang ingin membentuk sebuah negara membutuhkan dasar yang kokoh agar tidak mudah terpecah belah. Setiap negara memiliki dasar negara yang berbeda tergantung pada tujuan negara. Dasar negera dalam buah pemikiran ini biasa disebut dengan ideologi.

Misalnya saja ideologi yang dianut di Indonesia sebagai salah satu karakteristik negara berkembang adalah Pancasila. Pancasila menjadi dasar yang kuat dalam bertindak, berperilaku, dan melakukan segala hal dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang mampu mengahayati ideologi dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari maka akan menjadi seseorang yang menjadi cerminan bangsa Indonesia.

Ideologi

Setiap negara pasti memiliki dasar negara yang kuat yang mencantumkan tujuan negara dalam dasar negara tersebut. Ideologi merupakan hal yang mendasar dan wajib dimiliki oleh setipa negara. Ideologi yang dibentuk juga harus sesuai dengan keadaan masing-masing negara.

Banyak jenis ideologi yang ada di dunia, bahkan terdapat beberapa ciri negara serikat yang menerapkan ideologi yang mengkombinasikan beberapa ideologi menjadi sesuatu yang baru. Ideologi yang sudah tidak asing lagi bagi kita adalah ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Pengertian Ideologi

Ideologi adalah sebuah filosofi pemikiran yang diambil oleh suatu negara yang ditunjukkan dengan ciri yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Ideologi dalam pelaksanaannya memiliki tujuan berdasarkan cita-cita masing-masing negara.

Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

Adapun definisi ideologi menurut para ahli. Antara lain sebagai berikut;

  1. Moerdiono, Ideologi adalah sebuah sistem dari sebuah ide, melalui ide tersebut akan membentuk sebuh pemikiran tentang kehidupan dan melengkapi dengan sarana serta kebijakan dan strategi dengan tujuan tertentu menyesuaikan keadaan yang nyata dengan nilai sosial tertentu yang terkandungg dalam filasafat yang menjadi pokoknya.
  2. Gunawan Setiardjo, Pengertian ideologi adalah sebuah kumpulan atas sebuah gagasan yang melahirkan berbagai aturan yang berkaitan dengan aturan kehidupan. Aturan ini akan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan keadaan.
  3. Muhammad Ismail, Definisi ideologi adalah sebuah pemikiran yang mendasar tidak dibatasi oleh pemikiran yang lain. Pemikiran ini menjadi hal yang mendasar mennjadi akumulasi atas berbagai pertanyaan. Hal ini berkaitan dengan tujuan suatu negara.

Jenis Ideologi

Adapun untuk macam-macam ideologi. Antara lain sebagai berikut;

  1. Pancasila

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang terdiri atas lima butir pancasila yang memiliki makna mendalam tentang bangsa Indonesia. Setiap butir terdapat makna tersendiri dengan konteks tertentu. Pancasila kemudian diterjemahkan dalam dasar hukum negara Indonesia yaitu UUD 1945. Undang-undang dasar ini diterjemahkan dalam undang-undang dan peraturan lainnya yang saling berkaitan.

Ideologi apabila dilihat dari pelaksanaannya lebih pada ideologi campuran banyak komponen yang diadopsi dari beberapa ideologi yang telah ada. Berdasarkan ideologi tersebut terbentuk ideologi baru yang sesuai dengan situasi dan kondisi negara Indonesia.

  1. Liberalisme

Idelologi yang menekankan pada kebebasan individu dalam melaksanakan segala hal yang berdasarkan kepentingan individu. Masyarakat dituntut untuk memiliki kemandirian atas berbagai hal yang diusahakan. Kebebasan dalam berusaha, kebebasan dalam menentukan tujuan hidup, dan lain-lain.

Hal pokok yang terdapat dalam ideologi liberalisme adalah memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang, yaitu bidang politik, sosial, budaya, dan ekonomi. Setiap hal yang diusahakan oleh individu mendapatkan pengakuan dari orang lain, semua hal yang diusahakan menjadi ha pribadi. Apabila pemerintah membuat sebuah kebijakan maka tidak bisa di paksanakan tetapi harus mendapat persetujuan dari pihak yang disuruh.

  1. Kapitalisme

Sebuah ideologi yang memiliki orientasi pada pendapatan negara. Kekayaan yang nampak dilihat dari segi harta yang dimiliki merupakan tujuan utama dari negara tersebut.

Ciri dari ideologi kapitalisme adalah hak kepemilikan pribadi diakui oleh pemerintah, setiap individu berhak memiliki alat produksi sesuai dengan bidangnya, pasar adalah tempat pembentukan harga, pemerintah hanya ikut serta pada hal yang penting yaitu pertahanan dan keamanan, perekonomian yang berjalan sesuai dengan mekanisme pasar.

Negara yang menerapkan ideologi kapitalis akan mendorong individu untuk terus mengembangkan kemampuan dalam berbagai bidang. Persaingan akan berlangsung sangat ketat, yang memiliki kreativitas tinggi maka akan mampu mengikuti perkembangan pasar yang telah terbentuk. Bagi seseorang yang memiliki kekuatan dari segi modal maka akan bertahan di pasar.

  1. Sosialisme

Pengembangan ideologi yang menyempurnakan ideologi sebelumnya. Fokus utama dari ideologi ini adalah meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam suatu kegiatan yang ada di negara. Aspek yang paling penting dalam ideologi ini adalah kreativitas individu.

Ideologi ini juga memberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan apa yang diusahakan sesuai dengan apa yang di kuasai. Pengembangan kemampuan masing-masing individu juga didukung dengan teknologi yang memadai dari negara tersebut.

  1. Marxisme

Sebuah ideologi yang mendasar tentang sistem ekonomi, sistem politik, dan sistem sosial. Merupakan sebuah ideologi dengan teori komunisme modern. Isi penting yang terdapat dalam ideologi marxisme antara lain, realitas bukan sebuah keadaan, melainkan sebuah sejarah yang telah berlangsung.

Realitas merupakan sebuah proses sosial dan interaksi sosial sejarah yang terus berlangsung. Mengikuti suatu hukum yang dapat ditentukan berdasarkan perkembangan hukum yang dapat ditemukan. Manusia mampu menentukan jalan hidup dirinya sendiri.

  1. Nasionalisme

Nasionalisme adalah salah satu ideologi yang menciptakan dan mempertahankan suatu negara dengan mewujudkan konsep identitas suatu negara secar bersama-sama. Ideologi dengan ciri nasionalisme ini memiliki tujuan untuk mewujudkan cita-cita bangsa baik secara internal atau eksternal. Nasionalisme memiliki beberapa bentuk sesuai dengan keadaan.

  1. Anarkisme

Anarkisme adalah sebuah filsafat politik yang mengajukan masyarakat campur tangan negara. ideologi ini sering digunakan secara pribadi dan sukarela. Anarkisme berpegang pada konsep negara tidak diinginkan, berbahaya, atau tidak perlu.

Anarkisme identik dengan tindakan yang mengutamakan pembunuhan dan tindakan kekerasan sabagai gerakan perjuangan yang mereka lakukan.

  1. Fasisme

Fasisme adalah ideologi yang berdasarkan prinsip dengan otoritas pimpinan suatu yang mutlak. Perintah pimpinan tidak dapat diganggu gugat dan tanpa ada pengecualian. Anggapan yang digunakan adalah bahwa setiap saat musuh sehingga kekuatan pimpinan dan militer merupakan prioritas utama.

Fungsi Ideologi

Adapun tujuan yang menjadi fungsi ideologi. Antara lain;

  1. Struktur kognitif

Sebagai dasar pengetahuan yang berkaitan dengan berdirinya suatau negera. Pengetahuan ini sangat penting untuk pemahaman masyarakat tentang tujuan negara sejak berdiri, sehingga tidak terdapat keraguan dalam ikut serta mencapai tujuan yang telah direncanakan.

Ideologi menjadi pengetahuan wajib bagi setiap warga negara. Pengetahuan ini diharapkan dapat menambah rasa cinta kepada bangsa dan negara.

  1. Orientasi dasar

Sebuah ideologi akan membuka wawasan nusantara seseorang  yang berkaitan dengan tujuan dalam kehidupan sehari-hari. Ideologi merupakan salah satu komponen untuk mewujudkan cita-cita suatu bangsa. Negara yang memiliki ideologi yang kuat diharapkan memiliki pegangan yang kuat dan tidak mudah terpengaruh dengan ideologi yang berasal dari negara lain.

  1. Pedoman

Norma yang berlaku dalam masyarakat merupakan salah satu produk dari sebuah ideologi. Ketika melakukan tindakan apapun akan terbatas pada aturan yang berlaku. Norma-norma yang berlaku sebagai batasan seseorang dalam melakukan tindakan.

  1. Identitas diri

Ideologi pada dasarnya merupakan sebuah jati diri suatu bangsa yang ada di negara tersebut. Ideologi yang telah melekat pada diri menjadi identitas suatu bangsa. Kemudian ideologi ini menjadi dasar hidup, dalam kehidupan sehati-hari.

  1. Kekuatan

Sebuah cita-cita bangsa akan termuat dalam sebuah ideologi. Semangat yang dimiliki seseorang untuk melakukan segala hal untuk mencapai cita-cita bangsa merupakan salah satu bukti bahwa ideologi merupakan kekuatan tersendiri bagi suatu bangsa untuk mencapai apa yang diinginkan.

  1. Sumber edukasi masyarakat

Ideologi juga menjadi sumber belajar bagi pendidikan suatu negara. Ideologi dapat masuk dalam ilmu yang berkaitan dengan kenegaraan. Contoh pelajaran yang ada di Indonesia adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan hal ini ada hingga pendidikan tinggi yang termuat dalam mata kuliah umum.

Contoh Ideologi

Adapun untuk contoh ideologi sendiri. Antara lain;

  1. Indonesia

Ideologi pancasila yang menjadi pedoman hidup dan segala hal yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila juga memuat cita-cita bangsa Indonesia yang memiliki jangka waktu yang panjang dan mengikuti perubahan zaman.

  1. Amerika

Ideologi liberlisme klasik atau republikasime merupakan ideologi yang dianut di Amerika. Setiap individu memiliki kebebasan dalam memiliki hak pribadi dalam bentuk apapun. Hal ini membuat masyarakat Amerika memiliki kebebasan berekspresi.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa tujuan utama sebuah ideologi adalah menawarkan sebuah perubahan pada sebuah negara dengan segala proses pemikiran yang normatif. Ideologi harus dilaksanakan oleh seluruh anggota masyarakat yang ada di negara tersebut.

Disisi lain ideologi juga memiliki berbagai kepentingan, mulai dari bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Segala bidang tersebut akan berjalan seiring dengan cita-cita bangsa dan negara yang berlaku hingga sampai kapan pun.

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkaitan dengan pengertian ideologi menurut para ahli, jenis, fungsi, dan contohnya yang ada di berbagai negara. Semoga memberikan edukasi serta literasi bagi kalian yang membutuhkannya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *