Macam Moral dan Contohnya

Diposting pada

Jenis Moral

Istilah etika dan moralitas sejatinya terkait sangat erat. Sekarang bahkan pada umumnya kedua pemaknaan istilah ini untuk merujuk pada penilaian etis atau prinsip-prinsip etis yang dulunya lebih akurat untuk berbicara tentang penilaian moral atau prinsip-prinsip moral. Sedangkan untuk aplikasi moral merupakan perpanjangan dari makna etika sosial.

Dalam penggunaan sebelumnya, istilah ini tidak merujuk pada moralitas itu sendiri tetapi pada bidang studi, atau cabang penyelidikan, yang memiliki moralitas sebagai subjeknya. Secara spesifik, ditinjau dari jenisnya, terdapat beberapa macam moral dan contohnya.

Moral

Moral adalah standar perilaku yang berlaku yang memungkinkan orang untuk hidup secara kooperatif dalam satu syarat terbentuknya kelompok sosial. Moral mengacu pada apa yang sanksi masyarakat sebagai benar dan dapat diterima. Kebanyakan orang cenderung bertindak secara moral dan mengikuti pedoman atas kaidah sosial yang ditetapkan.

Moralitas sering mengharuskan orang mengorbankan kepentingan jangka pendeknya sendiri untuk kepentingan masyarakat. Orang atau entitas yang acuh tak acuh terhadap yang benar dan salah dianggap tidak bermoral, sementara mereka yang melakukan arti kejahatan dianggap tidak bermoral.

Pengertian Moral

Moral dapat diartikan sebagai ajaran tentang hal yang baik dan buruk, yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia. Moral adalah prinsip yang memandu perilaku individu dalam masyarakat. Sehingga moral dapat berubah dari waktu ke waktu, mereka tetap menjadi standar perilaku yang kita gunakan untuk menilai benar dan salah.

Pengertian Moral Menurut Para Ahli

Adapun definisi nilai moral menurut para ahli, antar lain:

  1. Hurlock (1990), Moral dapat adalah sopan santun, kebiasaan, adat istiadat dan aturan perilaku yang sudah menjadi kebiasaan bagi anggota suatu unsur budaya.
  2. Wantah (2005), Moral dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang harus dilakukan atau tidak ada hubungannya dengan kemampuan untuk menentukan siapa yang benar dan perilaku yang baik dan buruk.

Macam Moral

Terdapat beberapa jenis dan wujud moral, antara lain:

  1. Moral Ketuhanan

Moral ketuhanan ialah nilai moral yang berhubungan dengan agama/religius, yang didasarkan pada ajaran agama tertentu dan efek pada diri mereka sendiri. Moral ketuhanan dapat diwujudkan dalam berbagai sisi kehiudpan manusia.

Dalam hal ini misalnya saja dengan melaksanakan ajaran agama yang sudah dianut dengan baik. Kongritnya untuk Agama Islam ialah menjalankan seluruh perintah yang ada dalam Rukun Islam, yakni mengucap kalimat syahadat melakukan sholat, puasa, zakat, serta menjalankan haji bagi yang mampu.

  1. Moral Ideologi dan Filsafat

Moral ideologi dan filsafat ialah nilai moral yang berhubungan dengan semangat nasional, kesetiaan pada cita-cita bangsa dan negara. Moral ideologi dan filsafat dapat diwujudkan misalnya dengan cara menjunjung tinggi dasar negara Indonesia yang mana adalah Pancasila. Maka dengan meyakini Pancasila dalam segenap kehidupan merupakan salah satu moral yang harus dipatauhi.

  1. Moral Etika dan Kesusilaan

Moral sosial dan norma kesusilaan ialah nilai moral yang berkaitan dengan etika dan kesusilaan, yang dijunjung tinggi oleh masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta dalam budaya dan tradisi. Moral etika dan kesusilaan dapat diwujudkan misalnya dengan cara menghargai pendapat orang lain yang berbeda, baik dalam kata dan pada perbuatannya.

  1. Moral Disiplin dan Hukum

Moral disiplin dan hukum ialah nilai sosial bermoral yang berlaku dengan kode etik profesional dan hukum dalam masyarakat dan di negara. Moral disiplin dan hokum dapat diwujudkan misalnya dengan cara melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan yang sudah ada.

Contoh Moral

Berikut ini contoh tindakan yang mengedepankan nilai moral, antara lain:

  1. Menunaikan ibadah tepat waktu
  2. Menyelesaikan tugas tepat waktu
  3. Membuang sampah di tempat sampah
  4. Membungkukkan badan saat melewati orang yang lebih tua
  5. Menyantuni anak yatim dan piatu di panti asuhan
  6. Menghargai pendapat orang lain ketika rapat sedang berlangsung.
  7. Memberikan tempat duduk saat di kendaraan umum untuk orang tua maupun ibu hamil yang tidak mendapat tempat duduk.
Kesimpulan

Dari penjelasan yang telah dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa prinsip moral tampaknya melampaui waktu dan arti budaya, seperti keadilan, secara umum, moralitas tidak tetap. Moralitas menggambarkan nilai-nilai tertentu dari kelompok tertentu pada titik waktu tertentu.

Bahkan secara historis moralitas telah terkait erat dengan tradisi agama, tetapi hari ini signifikansinya sama pentingnya dengan dunia sekuler. Misalnya, bisnis dan lembaga pemerintah memiliki kode etik yang diharapkan diikuti oleh karyawan.

Beberapa filsuf membuat perbedaan antara moral dan etika. Tetapi banyak orang menggunakan istilah moral dan etika secara bergantian ketika berbicara tentang kepercayaan, tindakan, atau prinsip pribadi.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan jenis moral dan contohnya yang ada dalam kehidupan manusia di keseharian. Semoga bisa memberikan pemahaman serta pengathuan bagi kalian yang membutuhkannya.

Rating: 1.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *