Pengertian Kejahatan Tanpa Korban dan Contohnya

Diposting pada

Kejahatan Tanpa Korban Adalah

Kejahatan bisa dikatakan sebagai salah satu contoh permasalahan sosial yang harus diatasi. Alasannya karena perilaku kejahatan ini merugikan orang lain sehingga terkadang mampu membuat individu dan kelompok lainnya depresi bahwa kehilangan apa yang setidaknya menjadi haknya. Disisi lainnya, terdapat berbagai bentuk kejahatan dalam objek kajian sosiologi. Yakni kejahatan terorganisir, kejahatan tanpa korban, kejahatan korporat, kejahatan kerah biru, dan kejahatan kerah putih.

Tetapi yang pasti, untuk kejahatan tanpa korban yang dikenal dengan crime without victim memiliki ciri khas dengan sistematis yang bisanya dilakukan oleh seseorang bersama dengan organisasi sosialnya. Contohnya saja seperti terjadinya perjudian, prihal ini bentuk tindakan sosial judi tidak dilakukan sendiri yaitu membutuhkan pihak lainnya.

Pengertian Kejahatan Tanpa Korban

Kejahatan tanpa korban adalah tindakan melanggar hukum yang dipergunakan untuk merujuk pada perilaku yang ilegal tetapi tidak melanggar ataupun mengancam hak orang lain, sehingga arti kejahatan ini terjadi dimana seorang individu bertindak sendiri serta tindakan konsensual antara dua orang atau lebih yang kemudian setuju untuk melakukan tindak pidana dengan tidak merugikan orang lain.

Contoh Kejahatan Tanpa Korban

Adapun untuk contoh kejahatan tanpa korban (crime without victim) yang bisa dengan mudah ditemukan dalam keseharian. Yakni;

  1. Prostitusi/Pelacuran

Prostitusi merupakan salah satu contoh kejahatan tanpa korban, yang berupa keterlibatan dalam praktik atau aktivitas seksual, umumnya dengan seseorang yang bukan pasangan, dengan imbalan pembayaran segera dalam bentuk uang atau barang berharga lainnya.

Pelacur mungkin perempuan atau laki-laki atau transgender, dan prostitusi mungkin saja bisa melibatkan aktivitas heteroseksual atau homoseksual, tetapi secara historis kebanyakan pelacur adalah perempuan dan kebanyakan klien laki-laki.

Persepsi prostitusi didasarkan pada nilai-nilai budaya yang berbeda di antara masyarakat. Di beberapa masyarakat, pelacur telah dipandang sebagai anggota profesi yang diakui, meskipun di tempat lain mereka telah dijauhi, dicerca, diberi sanksi sosial, dan dihukum dengan rajam, penjara, dan kematian.

  1. Perjudian

Perjudian adalah taruhan atau mempertaruhkan sesuatu yang berharga dengan kesadaran akan risiko dan harapan keuntunga  pada hasil permainan, kontes, atau peristiwa yang tidak pasti yang hasilnya bisa ditentukan secara kebetulan atau tidak disengaja/tidak terduga.

Regulasi perjudian dapat berbeda pada tiap negara. Misalnya beberapa negara telah mendirikan lembaga hukum tertentu, tapi beberapa negara hanya memiliki undang-undang yang mengawasi perjudian. Lembaga eksekutif terkenal adalah The Gambling Commission (Komisi Perjudian) di Inggris yang berfungsi mengendalikan perjudian komersial dalam kemitraan dengan orang-orang yang bertanggung jawab atas perizinan.

Sedangkan di beberapa tempat, seperti Indonesia, perjudian menjadi bagian daripada contoh masalah sosial. Alasannya karena hal ini tergolong tindakan illegal dan termasuk salah satu kejahatan tanpa korban. Meskipun tidak memakan korban tapi perjudian tetaplah hal yang merugikan, karena kekalahan dalam perjudian dapat menyebabkan seseorang kehilangan harta bendanya.

  1. Konsumsi narkoba

Konsumsi narkoba termasuk kejahatan tanpa korban karena seseorang yang mengonsumsi narkoba pada dasarnya sedang melakukan kejahatan pada dirinya sendiri karena kecanduan narkoba dapat menyebabkan banyak konsekuensi negatif jangka panjang, termasuk diantaranya yaitu permasalahan kesehatan fisik, misalnya kerusakan hati, penyakit jantung, dan penyakit mental seperti gangguan kecemasan dan depresi.

Penyalahgunaan narkoba juga menyebabkan perubahan jangka panjang pada otak yang membuat berhenti begitu sulit dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kembali normal. Efek jangka panjang tidak langsung dari kecanduan narkoba termasuk hubungan yang rusak, masalah hukum, masalah keuangan, cedera, dan kesehatan yang buruk secara keseluruhan.

  1. Konsumsi minum-minuman keras

Sama halnya dengan konsumsi narkoba, konsumsi minum-minuman kera juga dapat menyebabkan kecanduan, yang pada akhirnya dapat berdampak buruk pada kesehatan. Hal itu akan semakin merugikan terlebih ketika minum-minuman keras dilakukan di tempat umum, dan realitas sosial seperti termasuk kejahatan ringan yang dapat mengganggu ketenangan orang lain.

  1. Aborsi

Contoh lain dari kejahatan tanpa korban pada tingkatan yang lebih serius adalah aborsi, yaitu penghentian kehamilan dengan pengangkatan embrio atau janin. Bila dilakukan dengan benar, aborsi adalah salah satu prosedur teraman dalam kedokteran, tetapi aborsi yang tidak aman adalah penyebab utama kematian ibu, terutama di negara berkembang.

Wanita yang melakukan aborsi mungkin menggunakan metode yang tidak aman, terutama jika itu dilarang secara hukum.

Mereka mungkin mencoba aborsi yang diinduksi sendiri atau mencari bantuan dari seseorang tanpa pelatihan atau fasilitas medis yang layak. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi parah, seperti aborsi tidak lengkap (incomplete abortion), sepsis, perdarahan, dan kerusakan organ dalam.

Nah, itulah saja penjelasan yang bisa diberikan terkait dengan pengertian kejahatan tanpa korban (crime without victim) dan contohnya yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saja bisa memberikan wawasan bagi kalian.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *