Contoh Interaksi Ruang dalam Berbagai Bidang

Diposting pada

Contoh Interaksi Ruang

Arti hubungan sosial antar manusia pada hakekatnya sangat beragam mulai dengan sesama manusia, lingkungan fisik dan non fisik, dan segala hal yang ada disekitar kita. Interaksi ini dapat terlihat atau tidak terlihat, menggunakan alat pembantu atau tampa alat pembantu, dan lain-lain.

Yang pasti saat kita ingin melakukan kehidupan sehari-hari pasti akan melakukannya dengan lingkungan yang dikenal pula dengan interaksi ruang. Tentu interkasi ruang memiliki peranan yang sangat penting.

Interaksi Ruang

Interaksi ruang adalah salah satu cara yang digunakan manusia dalam mengelola ruang yang ada secara fisik dan non-fisik. Setiap ruang pasti memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain. Adanya bentuk interaksi sosial antara ruang ini akan menambah fungsi dari ruang itu sendiri.

Berdasarkan keadaan yang ada setiap ruang pasti berkaitan dengan ruang yang lain. Interaksi antar ruang ini akan memudahkan akses yang dilakukan oleh seseorang. Interaksi terjadi karena perbedaan potensi pada setiap ruang tertantu.

Contoh Interaksi Ruang

Interaksi dapat terjadi dimanapun kita berada. Hubungan itu terjadi di lingkungan sosial yang terus berubah-ubah. Untuk melihat interaksi tersebut perlu kita melihat beberapa contoh yang ada di lingkungan. Berikut ini merupakan contoh interaksi ruang dalam bebagai bidang, antara lain;

  1. Jalur Perdagangan ASEAN

Salah satu contoh interaksi antar ruang yang memiliki lingkup yang luas. Interaksi yang dilakukan dalam bidang perdagangan. Perdagangan internasional pada tingkat ASEAN akan melibatkan banyak pihak dalam prosesnya.

Ketika interaksi berhasil maka seseorang dapat merasakan manfaat dari interaksi yang dilakukan. Bahkan manfaat tersebut bukan untuk orang tertentu melainkan semua orang yang membutuhkan barang untuk memenuhi kebutuhannya.

  1. Perubahan Iklim

Interaksi ruang juga terjadi pada alam semesta. Apabila kita amati setiap tahun akan terjadi perubahan keadaan mulai dari segi Iklim yang ditandai dengan perubahan musim. Perubahan Iklim ini dipengaruhi banyak hal yang bekaitan dengan kondisi alam.

Perubahan iklim setiap bagian belahan dunia akan mengalami perbedaan berdasarkan tipe iklim di masing-masing negara. Terdapat negara yang beriklmin tropis dan sub tropis. Iklim tropis ditandai dengan ciri khas memiliki dua iklim yaitu penghujan dan kemarau. Sementara iklim sub tropis memiliki empat musim yaitu musim semi, musim dingin, musim panas, dan musim gugur.

  1. Masyarakat tinggal di dataran tinggi

Mata pencaharian masyarakat yang tinggal di dataran tinggi akan berbeda dengan yang tinggal di dataran rendah atau yang berada di dekat pantai. Masyarakat yang tinggal di dataran tinggi apabila memilih menjadi seorang petani maka akan menanam tanaman yang sesuai dengan keadaan ruang tersebut.

Tanaman yang ditanam berupa buah-buahan dan berbagai sayur yang cocok berada di lingkungan dingin. Hasil panen tanaman tertentu akan lebih baik di dataran tinggi dari pada dataran rendah. Apabila ditanami padi pada lingkungan dataran tinggi dirasa kurang tepat.

  1. Kemacetan di kota

Di beberapa ciri masyarakat kota dan desa, khususnya perkotaan besar yang memiliki penduduk banyak akan membuat permasalahan lingkungan salah satunya kemacetan yang akan menghambat mobilitas seseorang. Kemacetan yang terjadi karena jumlah volume kendaraan lebih banyak dibanding dengan kapasitas jalan yang dimilik.

Hal ini tidak dapat dihindari karena merupakan salah satu bentuk interaksi ruang yang terjadi di kota. Biasnya pemerintah kota akan mengambil berbagai jenis kebijakan untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di lingkungan perkotaan.

  1. Perpindahan hewan di hutan

Keadaan lingkungan selalu berubah-ubah, apalagi ditambah dengan segala kegiatan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu aktivitas yang menganggu hewan adalah penebangan hutan atau alih fungsi lahan yang terus berlanjut.

Akibat dari aktivitas tersebut membuat hewan yang ada di hutan sering berindah tempat. Hewan kadang berpindah dari hutan ke pemukiman warga atau berpindah ke kawasan hutan yang lebih dalam untuk tetap bertahan hidup.

  1. Sistem hidup nomaden

Manusia pada awal peradaban hidup dengan sistem berpindah-pindah tempat tinggal. Hal tersebut dilakukan untuk memilih tempat tinggal yang dekat dengan sumber makanan. Pada masa itu manusia belum mampu mengolah makanan seperti saat ini dan menjalani hidup dengan sederhana.

Manusia akan cenderung memilih tempat tinggal yang dekat dengan sungai, hutan, atau laut yang memiliki banyak ikan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan makanan sesuai dengan yang dibutuhkan.

  1. Penghasilan yang bergantung pada alam

Banyak rakyat Indonesia yang masih bergantung pada alam baik daratan atau lautan. Untuk masyarakat yang tinggal dipesisir laut akan memilih profesi sebagai nelayan. Pendapatan akan sesuai dengan hasil tangkapan ikan di laut yang tidak menentu.

Mereka yang tinggal dekat dengan hutan akan bergantung pada hutan seperti mencari kayu untuk bahan bangunan, bahan bakar, dan lain-lain.

  1. Kalimantan menjadi pusat pertambangan

Kondisi geografis yang didukung dengan semua kekayaan alam yang ada di daerah kalimantan, sehingga banyak orang luar daerah yang melakukan kegiatan tambang di Kalimantan.

Hal ini jelas terdapat hubungan antara daerah Kalimantan dengan aktivitas tambang yang dilakukan oleh masyarakat. Kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk interaksi yang sangat baik apabila dilakukan secara tidak berlebih.

  1. Memanfaatkan jasa ekspedisi

Saat ini sudah banyak jasa ekspedisi yang mengirimkan barang ke bagai tempat. Jasa ekspedisi yang tersedia dapat dengan cepat mengirimkan barang dari daerah satu dengan daerah lainnya. Hal ini sangat mempermudah akses seseorang dan melakukan sesuatu dengan efektif dan efisien.

Jasa ekspedisi memiliki ciri khas masing-masing yang membuat seseorang lebih nyaman dan dapat memilih jasa ekspedisi yang paling sesuai. Interaksi antar ruang ini dihubungkan dengan jasa ekspedisi yang ditawarkan.

  1. Sistem perariaran di sebuah perumahan

Di sebuah perumahan biasanya menggunakan sistem perariarin yang menjadi satu sumber. Ketika semua orang menyalakan kran secara bersamaan maka jumlah debit air yang keluar akan menyesuaikan.

Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan kapasitas air yang membuat semua orang harus menyadari akan hal tersebut. Kesadaran ini akan menghasilkan interaksi ruang yang baik dan tidak membebani pikiran atas penggunaan air tersebut.

  1. Berperan sebagai saksi dalam sebuah kasus

Permasalahan sosial akibat globalisasi dalam lingkungan sangat beragam salah satunya adalah masalah hukum, untuk proses hukum memerlukan beberap komponen untuk menguatkan atau melemahkan dugaan yang diberikan kepada pihak yang dilaporkan.

Salah satu komponen ialah saks, saksi adalah orang yang dianggap tahu dan menyaksikan langsung kejadian tersebut di lingkungan masyarakat.

  1. Ibu yang meminta bantuan untuk berbelanja

Kewajiban seorang anak adalah membantu orangtua hal ini akan membuat suatu hubungan terjalin dengan baik. Menjadi seorang anak pasti bersedia membantu orang tuanya. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang membentuk sebuah interaksi ruang dalam lingkungan ini. Hubungan saling membutuhkan membuat seseorang memiliki interaksi ruang yang saling menguntungkan.

  1. Seseorang yang menjadi penulis dalam suatu blog

Orang yang menulis di blog pada seseorang yang tidak kenal. Hal ini menjadi interaksi ruang yang menguntungkan satu sama lain. Interaksi terus berjalan walaupun tidak bertemu tetapi tetap terjalin dengan baik. Interaksi menggunakan sarana komunikasi yang ada salah satunya adalah internet. Internet sangat membantu dalam proses pengerjaannya.

  1. Bis yang digunakan sebagai alat teransportasi antar kota

Salah satu alat transportasi yang digunakan secara masal adalah bis. Bis sebagai alat transportasi yang mudah di jangkau oleh masyarakat. Transportasi ini memiliki jumlah armada yang banyak dan ada di semua kota yang ada di berbagai negara khusunya Indonesia.

Interaksi yang dilakukan bisa bersifat intens dan saling melengkapi satu sama lain. Interaksi bisa terjasi dimana pun dan kapan pun. Kita tahu terdapat hubungan antar ruang dengan berbagai alasan.

Syarat Interaksi Ruang

Syarat terjadinya interaksi ruang antara lain, yaitu;

  1. Antara ruang satu dengan yang lain saling melengkapi
  2. Adanya peluang lain untuk menentukan pilihan
  3. Keadaan dapat berubah-ubah
Kesimpulan

Dari penjelasan yang telah dikemukakan dapatlah dikatakan apabila syarat ini dapat terpenuhi secara menyeluruh maka akan terjalin interaksi yang baik. Khususnya pada contoh yang telah disebutkan.

Adapun untuk bentuk interaksi ruang yang mungkin terjadi melalui mobilitas penduduk, komunikasi, dan transportasi. Interaksi yang dilakukan melalui mobilitas terjadi ketika tingakt perekonomian atau pekerjaan seseorang berubah menjadi lebih baik atau memilih pekerjaan lain.

Interaksi dengan melakukan komunikasi merupakan interaksi yang akan terjalin dari ruang yang berbeda bahkan kepentingan yang saling melengkapi, dan transportasi merupakan alat yang membantu untuk melakukan komunikasi antar ruang.

Nah, demikianlah artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca terkait dengan pengertian interaksi ruang, contoh, dan syarat terjadinya. Semoga memberikan referensi bagi kalian semuanya yang sedang membutuhkan pembahasan ini.

Rating: 1.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *