7 Hakikat Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

Diposting pada

Hakikat Sosiologi

Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan menjadi sangat penting untuk diketahui dan dipahami. Tanpa memahaminya dengan baik dan benar tentuaja sosiologi seseorang pembalajar tidak akan mengerti sejarah sosiologi, metode sosiologis, fungsi dan manfaat yang terkandung dalam ilmu sosiologi.

Disisi lainnya, sosiologi merupakan hakekat ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang manusia dan dampak dari bentuk tindakan sosial yang dilakukannya. Prihal ini misalnya saja menganalisis adanya konflik sosial yang terjadi maka niscaya semua itu bisa terjadi karena faktor hubungan sosial sehingga mencipatakan berbagai jenis interaksi sosial satu sama lainnya.

Hakikat Sosiologi

Hakikat ilmu sosiologi adalah sifat khas yang melakat pada metode sosiologi, dimana akhirnya ciri ini menjadikan sosiologi berbeda dengan ilmu sosial lainnya. Seperti ilmu geografi, psikologi, dan ilmu antropologi atas unsur kebudayaan. Oleh karena itulah hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan salah satunya khusus memberikan bahwasan mengenai hubungan dan gejala sosial dalam masyarakat.

Pengertian Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan berkaitan erat dengan kehidupan manusia mulai dari pola perilaku hingga segala kebutuhan yang diperlukan dalam hidupnya.

Oleh karena itulah adanya berhubungan dengan kebutuhan manusia ini berkenaan dengan pemenuhan materi hidup, pemenuhan arti budayanya, pemenuhan arti kebutuhan kejiwaannya, pemenuhan pemanfaatan sumber daya yang ada dipermukaan bumi, pemenuhan untuk mengatur kesejahteraan dan lain sebagainya yang semua itu didasari dengan penelitian sosial yang ada.

Macam Sifat dan Hakikat Sosiologi sebagai Ilmu

Berikut inilah beberapa sifat dan jenis hakikat ilmu sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Antara lain;

  1. Mempelajari Hubungan dan Gejala Sosial

Hakikat sosiologi yang pertama mempelajari kemasyarakatan yang berhubungan erat dengan segala bentuk gejala-gejala sosial kemasyarakatan. Arti gejala sosial ini ada yang mengakibatkan pada integrasi sosial (persatuan masyarakat) ada pula yang menghasilkan konflik sosial (perpecahan) dalam hubungan masyarakat tersebut.

Contoh Hakikat Sosiologi dalam Hubungan dan Gejala Sosial

Prihal ini misalnya saja adanya konsep mempelajari ilmu sosiologi dengan menitikberatkan pada masalah sosial yang terjadi di Indonesia pada saat ini. Yakni adanya ketimpangan dalam perekonomian yang semua itu akhirnya menjadi polemik atas tingginya tindakan kriminalitas yang terjadi.

  1. Ilmu Pengetahuan Normatif

Sosiologi adalah sebagai ilmu normatif artinya dalam disiplin sosiologi ini mempelajari tentang apa yang terjadi pada saat ini (sekarang) dan bukan mempelajari apa yang seharusnya terjadi pada saat ini. Oleh karena itulah sosiologi tidak selamanya bisa menjadi ilmu yang menghakimi, benar dan salah tindakan seserang.

Contoh Hakikat Sosiologi dalam Ilmu Normatif

Misalnya saja adanya budaya suku Baduy yang memilih meningalkan kemajuan zaman dengan tindak mempergunakan henphone ataupun media sosial sama sekali. Mereka cenderung tertutup dan bisa bertahan dengan kebudayaan tersebut.

Tentusaja prihal ini sosiologi memberikan kajian bahwa apa yang dilakukan masyarakat tersebut sejatinya tidak benar dan juga tidak salah. Alasannya karena dari berbagai sisi mereka lebih bisa menyatu dengan alam/hutan tanpa melakukan pengerusakan.

  1. Pengetahuan Murni dan Ilmu Pengeratahuan Terapan

Dari segi penerapan ilmu sosiologi dalam kehidupan sehari-hari secara umum dapat dibagi dalam dua macam, yaitu  sosiologi sebagai pengetahuan murni (pure science) dan sosiologi sebagai ilmu terapan (applied science). Sosiologi sebagai ilmu terapan lebih cenderung dalam cabang ilmu sosiologi yang ada, seperti sosiologi pendidikansosiologi hukum, dan cabang ilmu sosiologi lainnya.

  1. Pengetahuan Abstrak Bukan Ilmu Pengetahuan Kongrit

Selanjutnya, dalam bahasan dan kajian dalam ilmu sosiologi bersifat abstrak dan bukan pengetahuan yang bersifat konkret. Artinya, maksud abstrak adalah perhatian dalam sosiologi berupa bentuk-bentuk serta pola-pola peristiwa di dalam masyarakat secara menyeluruh, bukan hanya peristiwa itu sendiri.

  1. Menghasilkan Pola dan Pengertian Umum dalam Masyarakat

Menjadi pembeda ilmu sosiologi dengan lainnya, adalah kajian dalam sosiologi ini sejatinya bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian serta menghasilkan berbagai pola-pola umum yang terajadi dalam kehidupan manusia dan masyarakatnya.

Sosiologi melakukan hal ini dengan melakukan metode penelitian yang dihasilakan serta membentuk prinsip dan hokum-hukum secara umum dari interaksi sosial masyarakat serta mampu menghasilkan sifat, bentuk, isi, dan struktur kehidupan bermasyarakat.

  1. Ilmu Pengetahuan Umum

Hakiket sosiologi selanjutnya, adalah penerapan dalam impelemntasi sosiologi yang cederung pada wawasan ilmu pengetahuan bersifat umum, bukan khusus, artinya segala hal yang dipelajari dalam sosiologi adalah gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antarmanusia, karena objek utama sosiologi adalah manusia.

  1. Mempelajari Manusia dan Perubahan Sosialnya

Terkhir, yang menjadi hakikat dalam sosiologi adalah kajian dilakukan, berupa objek dasar manusia. Objek kajian sosiologi ini melahirkan teori bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, butuh bantuan dan interkasi sosial. Interaksi sosial yang intens akan melahirkan berbagai macam perubahan sosial.

Perubahan sosial serta dampaknya secara utuh menjadi kajian dalam sosiologi. Lantaran sosiologi memandang proses kehidupan manusia selalu bergerak secara dinamis tidak tetapi (statis) konsep inilah membentuk paradigma utuh dalam sifat hakikat sosiologi.

Kesimpulan

Dari penjelasan dan bahasan mengenai hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan di atas maka dapatlah dikatakan bahwa ilmu pengetahuan sosiologi bisa timbul karena adanya hasrat ingin tahu dalam diri manusia. Hasrat ingin tahu tadi timbul karena banyak sekali aspek-aspek kehidupan yang masih gelap bagi manusia, dan manusia ingin mengetahui kebenaran dari kegelapan tersebut.

Demikianlah tulisan mengenai pengertian hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dan contohnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan, terutama yang sedang membutuhkan refrensi terkait dengan materinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *