Penyebab Masalah Sosial dan Contohnya di Masyarakat

Diposting pada

Penyebab Masalah Sosial di Indonesia

Masalah sosial adalah suatu kondisi yang terwujud dalam masyarakat yang berdasar pada sikap yang menimbilkan kekacauan terhadap lingkungan sosial secara keseluruhan. Masalah sosial juga dapat diartikan sebagai suatu kondisi yang tidak diinginkan keberadaannya, sebab masalah sosial memiliki unsur-unsur yang dapat berdampak negatif bagi seluruh definisi masyarakat. Pembahasan lebih lanjut pada artikel ini penyebab masalah sosial dan contohnya di masyarakat.

Masalah Sosial

Pengertian masalah sosial adalah serangkaian hambatan yang dialami oleh masyarakat dan membutuhkan suatu pemecahan/soulisi atas beragam problema yang mengancam ketentran, pemecahan tersebut tentusaja dengan cara dilakukan pola yang tepat.

Pengertian Masalah Sosial

Masalah sosial adalah situasi yang bertentangan dengan nilai sosial yang selama ini berlaku dalam masyarakat yang cukup signifikan, dimana mereka sepakat dibutuhkan adanya suatu tindakan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Pengertian Masalah Sosial Menurut Para Ahli

Adapun pengertian masalah sosial menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  1. Lesile, Masalah sosial adalah suatu kondisi yang memiliki pengaruh terhadap kehidupan seluruh masyarakat yang tidak diinginkan adanya atau tidak disukai akibat ketidak sesuaiannya terhadap nilai dan norma yang berlaku. Masalah tesebut kemudian diperlukan adanya pemecahan masalah untuk mengubah kondisi tersebut.
  2. Rubington dan Weinberg, Menurutnya, maslaah sosial merupakan kondisi yang dinyatakan tidak sesuai dengan nilai yang dianut oleh sebagian besar masyarakat, yang telah sepakat bahwa harus ada suatu kegiatan bersama yang diperlukan untuk mengubah kondisi.
  3. Raab dan Selznick, Masalah sosial merupakan masalah yang terjadi dalam hubungan antara masyarakat yang diantaranya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
  4. Soerjono Soekanto, Masalah sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang dapat membahayakan kehudupan dalam contoh kelompok sosial.
  5. Soetomo, Menurut Soetomo, masalah sosial adalah suatu kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian besar warga masyarakat.

Prinsip dalam Masalah Sosial

Adapun prinsip-prinsip dalam masalah sosial adalah sebagai berikut:

  1. Komplektivitas, yaitu masalah sosial disebabkan berbagai faktor internal maupun eksternal .
  2. Komperhensif, masalah sosial dapat ditinjau dari beberapa sudut pandang seperti fisik, ekonomi, sosial, budaya, psikologis, hukum dan keamanan.
  3. Interdisipliner, masalah sosial tidak hanya dipecahkan oleh satu disiplin ilmu saja, tetapi perlu adanya integritas dan kerjasama antar disiplin ilmu.
  4. Bekelanjutan dan berkesinambungan, masalah sosial harus terus ada seiring dengan berkembangnya masyarakat. Hat itu dapat menunukkan bahwa masyarakat terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Penyebab Masalah Sosial di Masyarakat

Adapun penyebab adanya masalah sosial di Indonesia yang umumnya mudah ditemukan dalam kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut;

  1. Kemiskinan
  2. Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat
  3. Urbanisasi
  4. Kurangnya pendidikan
  5. Diskriminasi terhadap gender
  6. Kurangnya perhatian terhadap remaja
  7. Tingginya tingkat ketergantungan
  8. Kurangnya pendapatan daerah
  9. Pengangguran
  10. Kelangkaan sumber daya akibat eksploitasi
  11. Kerusakan lingkungan
  12. Disorganisasi keluarga
  13. Pelanggaran terhadap norma yang berlaku
  14. Tingkat kriminalitas yang tinggi
  15. Kurangnya ditanamkannya rasa dan sikap toleransi

Contoh Penyebab Masalah Sosial Di Dalam Masyarakat

Berikut beberapa contoh penyebab masalah sosial di dalam masyarakat:

  1. Tingkat adanya pengertian kemiskinan di dalam suatu daerah menyebabkan toembangunan daerah tersebut terhambat.
  2. Tidak terencananya dalam membentuk sebuah keluarga. Sehingga, tingkat kelahiran di suatu daerah tersebut melonjak dan tidak terkendali.
  3. Perpindahan penduduk desa yang hanya bermodalkan nekat tanpa ada keahlian khusus yang dimiliki menyebabkan masalah bagi kota yang akan ia singgahi.
  4. Terdapat masyarakat yang masih menganggap bahwa sekolah tidaklah penting. Karena terdapat pemikiran bahwa ujung-ujungnya hanya menjadi buruh pabrik ataupun buruh bangunan.
  5. Kenakalan remaja yang terjadi akibat tidak mendapatkan perhatian dari keluarga maupun lingkungannya, sehingga ia membuat keonaran agar ia menjadi pusat perhatian di lingkungannya.
  6. Banyaknya masyarakat yang hanya menerima nasib dan mengharapkan bantuan dari pemerintah setempat dalam memenuhi kebutuhan.
  7. Diskriminasi gender dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat dapat digambarkan saat kebanyakan masyarakat menilai bahwa perempuan hanya bekerja di dapur saja. Hal tersebut kemudian menjadikan hal tersebut sebagai bentuk diskriminasi gender.
  8. Pendapatan daerah yang kurang dapat mempengaruhi kualitas serta keadaan sosial dalam daerah tersebut. Hal ini disebabkan oleh tingginya tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran yang tinggi dan ketidakmerataannya persebaran penduduk dalam daerah tersebut.
  9. Banyaknya tungkat pengangguran yang disebabka tidak adanya perhatian pemerintah dalam menciptakan balai pelatihan kerja ataupun pembentukan dalam menciptakan lapangan kerja baru.
  10. Kelangkaan bahan bakar untuk kendaraan trasnportasi yang dapat mempengaruhi naiknya harga bahan pangan.
  11. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ketidakpedulian masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Sehingga menyebabkan bencana banjir dan timbul penyakit.
  12. Ketidakharmonisan hubungan dalam satu keluarga akibat sikap egois yang terus menerus dipertahankan, sehingga satu sama lainnya tidak mengalah dan berusaha untuk mempertahankan ego masing-masing. Jika ini terus-menerus terjadi akan mengakibatkan perpecahan di dalam keluarga.
  13. Tingginya tingkat pelacuran dan pergaulan bebas dalam masyarakat yagn beberapa menganggap hal tersebut tidak tabu lagi dalam keberadaannya.
  14. Seiring kurangnya lapangan pekerjaan, orang akan melakukan segala cara untuk memenuhi kebutuhannya seeprti mencuri, merampok atau membunuh.
  15. Adanya sikap saling ejek antara umat beragama akibat adanya perasaan bahwa agama yang dianut adalah agama yang paling benar. Sehingga konflik tidak dapat dihindari lagi keberadaannya.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab masalah sosial dan contohnya di masyarakat. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai ‘masalah sosial’. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *