Pengertian Lembaga Agama, Ciri, Fungsi, dan Contoh Lengkap

Diposting pada

Pengertian Lembaga Agama dan Contohnya

DosenSosiologi.ComLembaga agama merupakan lembaga sosial yang berawal dan kebutuhan manusia akan rasa tenang dalam menjalani kehidupan. Selain itu, lembaga agama menjadi salah satu pengatur perilaku masyarakat agar terhindar dan perilaku menyimpang. Terkadang masyarakat mengabaikan kebutuhan spiritual atau kerohanian dengan berbagai macam alasan seperti kesibukan bekerja. Meskipun demikian, manusia akan tetap kembali pada fitrah untuk memenuhi kebutuhan spinitualnya.

 

Pengertian Lembaga Agama

Pengertian lembaga agama adalah lembaga mengatur kehidupan manusia. Hal ini sebagimana yang diungkapkan oleh para ahli, salah satunya tokoh sosiologi Emile Durkheim yang menyatakan bahwa agama adalah suatu sistem kepercayaan dan tingkah laku yang berhubungan dengan hal-hal yang dianggap sakral dan dilarang.

Definisi lembaga agama ini tentusaja mempersatukan semua penganutnya menjadi satu komunitas moral berdasarkan nilai-nilai bersama. Agama sebagai suatu kepercayaan memuat ajaran dan petunjuk agar penganutnya selamat di dunia dan pada kehidupan selanjutnya.

Agama juga merupakan seperangkat hukuman atau aturan tingkah laku yang selalu mengacu kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agama yang diakui di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Ciri-Ciri Lembaga Agama

Lembaga agama memiliki beberapa ciri sebagai berikut.

  1. Merupakan sistem keyakinan.
  2. Merupakan perwujudan sesuatu yang diyakini sebagai hal gaib.
  3. Menjadi pendorong, penggerak, dan pengendali perilaku.
  4. Mempersatukan umat.
  5. Bertujuan memuliakan umatnya.

Peran dan Fungsi Lembaga Agama

Peran dan fungsi lembaga agama secara garis besarnya dibedakan menjadi dua, yaitu manifes (nyata) dan later (tersembunyi).

Fungsi Manifes Lembaga Agama

Adapun fungsi manifes lembaga agama sebagai berikut.

Edukatif

Lembaga agama mengajarkan dan membenikan pendidikan moral (berfungsi edukatif) bagi pemeluknya tentang hal-hal yang baik atau buruk sebagai pedoman tingkah laku pemeluknya. Ajaran agama memberikan penjelasan mengenai tindakan yang harus dilakukan dan dihindari oleh umat beragama. Baca Juga: Pengertian Lembaga Pendidikan, Bentuk, Fungsi, dan Contohnya

Penyelamat

Melalui lembaga agama setiap masyarakat memiliki keyakinan akan terselamatkan kehidupannya baik di dunia maupun pada kehidupan selanjutnya. Setiap manusia tidak terhindar dan berbagai masalah dalam kehidupannya sehingga agama dapat menjadi penyelamat manusia.

Pengawas Sosial

Lembaga agama berperan Iangsung untuk mewujudkan keteraturan sosial dalam kehidupan bermasyarakat melalui larangan-larangan yang ada dalam kitab suci setiap agama. Dalam kitab suci dan ajaran agama terdapat sanksi yang kelak akan diterima apabila masyarakat melanggarnya.

Persaudaraan

Lembaga agama mampu mempertemukan kelompok atau golongan manusia yang heterogen dalam hal kebudayaan, ras, dan suku bangsa ke dalam suatu keluarga besar lembaga agama. Keterikatan persaudaraan terjalin ketika masyarakat merasakan adanya solidaritas dan kesatuan yang kuat karena adanya satu kepercayaan agama tertentu. Baca Juga: Pengertian Lembaga Keluarga, Fungsi, dan Contohnya

Fungsi Laten Lembaga Agama

Fungsi laten lembaga agama adalah memunculkan sikap fanatisme. Anggapan bahwa agama tertentu lebih balk daripada agama lain dapat menimbulkan sikap fanatisme sehingga dapat mengganggu kerukunan dan ketenteraman hidup beragama.

Contoh Lembaga Agama

Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak agama, tentusaja menciptkaan berbagai lembaga agama. Salah satu contohnya lembaga agama di Indonesia adalah MUI (Majelis Ulama’ Indonesia) yang mengakomodasi dan mengewasi setiap kegiatan agama, khususnya Agama Islam. Begitupula dengan agama lainnya, misalnya saja dalam Agama Kristen adalah Lembaga Agama PGI (Persekutuan Gereja-Gereje Indonesia), dan dalam Agama Katolik ada KWI yang artinya adalah Konferensi Wali Gereja Indonesia. Selengkapnya, baca; Contoh Lembaga Agama di Indonesia Beserta Fungsinya

Demikinalah pembahasan mengenai Pengertian Lembaga Agama, Ciri, Fungsi, dan Contohnya. Semoga dengan adanya bahasan ini dapat memberikan refrensi dan juga wawasan bagi segenap pembaca yang mendalami tentang “Lembaga Agama”. Trimakasih.

4 (80%) 2 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *