5 Instrumen Penelitian; Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkap

Diposting pada

Instrumen Penelitian dan Contohnya

DosenSosiologi.Com– Instrumen penelitian menjadi syarat terbentuknya penelitian yang berkualitas. Instrumen penelitian ini sendiri juga dibutuhkan dalam setiap penelitian ilmiah, baik skripsi, tesis, desertasi, karya tulis, dan lain sebagainya. Lantaran instrumen penelitian ini penting dalam tulisan inilah akan menjelaskan tentang pengertian instrumen penelitian, jenis, dan contohnya.

Instrumen dalam Penelitian

Instrumen penelitian adalah aspek pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ilmiah. Hasi instrumen penelitian ini kemudian dikembangkan atau dianalisa sesuai dengan metode penelitian yang akan diambil. Dalam penelitian kualitatif dan kuantitatif memiliki perbedaan yang cukup signifikan, misalnya dalam penelitian kualitatif menggunakan instrumen penelitian wawacara, sedangkan dalam penelitian kuantitatif menggunakan instrumen penelitian angket atau kuesioner.

Pengertian Instrumen Penelitian

Pengertian instrumen penelitian adalah alat bantu yang digunakan dalam metode pengambilan data oleh peneliti untuk menganalisa hasil penelitian yang dilakukan pada langkah penelitian selanjutnya. Pada prinsipnya instrumen penelitian memiliki ketergantungan dengan data-data yang dibutuhkan oleh karena itulah setiap penelitian memilih instrumen penelitian yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga:

  1. Pengertian Penelitian Sosial, Ciri, Tujuan, Manfaat, dan Contoh Lengkap
  2. “Populasi dan Sampel” Pengertian dan Contoh dalam Penelitian Lengkap
  3.  “Kerangka Penelitian” Pengertian dan Contohnya Lengkap
  4. “Topik Penelitian” Pengertian, Unsur, Tips, dan Contohnya Lengkap

Pengertian Instrumen Penelitian Menurut Para Ahli

Definisi mengenai instrumen penelitian menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

Sukmadinata (2010)

Pengertian instrument penelitian menurutnya adalah sebuah tes yang memiiki karekatristik mengukur informan dengan sejumlah pertanyaan dan pernyataan dalam penelitian, yang bisa dilakukan dengan membua garis besar tujuan penelitian dilakukan.

Sugiono (2009)

Definisi instrument penelitian ialah alat bantu yang dipergunakan oleh peneliti dalam mengukur fenomena alam serta sosial yang sesuai dengan variabel penelitian.

Dari pengertian instrument penelitian menurut para ahli diatas, dapatlah disimpulkan bahwa instrument penelitian ialah metode penelitian yang dilakukan untuk mengukur dan mengambil data primer (langsung dari lapangan) melalui kajian-kajian yang empiris serta sistematis.

Jenis Instrument Penelitian

Macam-macam bentuk dalam instrument penelitian secara umum, adalah sebagai berikut;

  1. Kuesioner/Angket
  2. Wawancara
  3. Observasi
  4. Dokumentasi
  5. Tes

Jenis dan Contoh Instrument Penelitian

Penjelasan mengenai instrument penelitian beserta contohnya antara lain adalah sebagai berikut;

Kuesioner

Alat pengumpulan data yang pertama adalah kuesioner atau angket. Dalam instrument penelitian kuesioner ini identik dengan penelitian kuantitatif karena data yang diberikan kepada informan adalah data yang ada jawaban terbuka dan tertutup. Jenis pertanyaan yang ada dalam kuesioner adalah jenis pertanyaan yang dibutuhkan dalam laporan penelitian.

Contoh kuesioner dalam instrument penelitian ini misalnya dalam kasus penelitian suvai atau sensus yang dilakukan oleh lembaga daerah dan lembaga-lembaga atau perusahaan swasta yang ingin mendapatkan data primer.

Wawancara

Jenis instrument penelitian yang kedua dalam pengumpulan data adalah wawancara yang biasanya dilakukan dalam penelitian kualitatif. Wawancara ini memiliki tingkat kemudahan sendiri dibandingkan dengan kuesioner karena jika wawancara tidak melakukan penghitungan secara statistika, meskipun begitu kelemahan yang ada dalam wawancara membutuhkan waktu penelitian yang relatif lama dibandingkan dengan penelitian menggunakan angket.

Contoh penelitian yang menggunakan teknik wawancara misalnya adalah menyikapi tentang pendidikan yang dipengaruhi oleh perubahan sosial lantaran seorang siswa atau pelajar melakukan pencatatan dengan memotret menggunakan henphone. Peroelah data ini dengan wawancara harus melakukan proses pewawancara dengan siswa dan juga gurunya.

Observasi

Observasi atau pengamatan merupakan kegiatan memperhatikan objek penelitian dengan saksama. Selain itu, kegiatan observasi bertujuan mencatat setiap keadaan yang relevan dengan tujuan penelitian.

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Observasi

Kelebihan yang di daoatkan dari metode observasi, antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Dapat melihat langsung kegiatan sehari-hari informan.
  2. Cocok untuk orang yang tidak memiliki tingkat kesibukan tinggi karena tidak harus terpaku pada waktu dan tempat tertentu.
  3. Dapat mencatat secara bersamaan adanya kejadian tertentu.

Adapun untuk kekurangan yang terdapat dalam metode pengamatan atau observasi, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Dapat menimbulkan perilaku atau sikap yang berbeda dengan perilaku sehari-hari karena merasa diamati.
  • Ada berbagai hal yang tidak terduga sehingga mengganggu proses pengamatan.
  • Ada kejadian atau keadaan informan yang sulit diamati karena bersifat terlalu pribadi dan rahasia.

Teknik Observasi

Untuk teknik yang ada dalam observasi dalam instrument penelitian pada dasarnya dapatlah dibedakan menjadi dua macam, antara lain adalah sebagai berikut;

Observasi Partisipasi (Participant Observation)

Observasi partisipasi dilakukan dengan cara peneliti hadirdi tengah-tengah informan dan melakukan berbagai kegiatan bersama sambil mencatat informasi yang dibutuhkan. Kehadiran peneliti dapat diketahui oleh siapa pun sehingga observasi mi bersifat terbuka.

Observasi Nonpartisipasi (Nonparticipant Observation)

Observasi nonpartisipasi dilakukan tanpa kehadiran peneliti, bahkan mungkin responden tidak menyadani proses pengamatan tensebut. Observasi dilakukan dan jarak jauh atau antara peneliti dan infonman yang berbeda tempat.

Dokumentasi

Cara lain untuk dapat memperoleh data dan responden dan informan adalah menggunakan dokumentasi. Dengan dokumentasi, peneliti memperoleh infonmasi dan berbagai macam sumber. Informasi tersebut antara lain tempat tinggal, alamat, dan latar belakang pendidikan.

Kelebihan dan Kekurangan Dokumentasi

Kelebihan yang terdapat dalam instrument penelitian menggunakan metode dokumentasi, antara lain adalah sebagai benikut;

  • Memberikan gambaran benbagai informasi tentang informan pada waktu lampau (yang direkam atau di dokumentasikan).
  • Menyajikan informasi mengenai hubungan informasi pada masa lampau dengan kondisi sekarang.
  • Merekam berbagai jenis data tentang informan atau responden seperti identitas responden, identitas orang tua responden, keadaan dan latar belakang keluarga responden, Iingkungan sosial, data psikis, prestasi belajar, data pendidikan dan data kesehatan jasmani.

Adapun kekurangan yang terdapat dalam instrument penelitian dengan metode dokumentasi ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Memerlukan validitas dokumentasi untuk mengetahui keabsahan dokumentas.
  • Dokumentasi terkadang tidak lengkap sehingga dapat menyesatkan peneliti.

Sumber Dokumen

Sumber dokumen yang ada di dalam pengembilan dalam instrument penelitian, pada umumnya dibedakan menjadi empat sebagai berikut.

  • Dokumen resmi, berupa dokumen atau berkas yang dikeluarkan oleh suatu lembaga secara resmi, misalnya rapor, nilai akhir semester, dan arsip sejarah.
  • Dokumen tidak resmi, berupa dokumen yang diperoleh dan sumber tidak resmi tetapi memberikan informasi penting terkait suatu kejadian.
  • Dokumen primer, berupa dokumen yang diperoleh dan sumber ash atau orang yang menjadi informan dan penehitan. Dokumen mi mempunyai nilai keaslian dan bobot lebih valid daripada dokumen lain.
  • Dokumen sekunder, berupa dokumen yang diperoleh selain dan sumber ash, bisa orang lain atau berbagai media seperti surat kabar, laporan penehitian, makalah, dan publikasi lainnya. Dokumen mi tidak memihiki nilai dan bobot keaslian sevahid dokumen primer.

Tes

Tes sebagai instrumen penelitian, khususnya dalam pengumpulan data penelitian merupakan serangkaian pertanyaan yang digunakan untuk mengukur keterampihan, pengetahuan, inteligensi, kemampuan, dan bakat.

Macam-Macam Instrument Penelitian Tes

Penjelasan mengenai tes ini, setidaknya terbagi menjadi lima bentuk, antara lainnya adalah sebagai berikut;

  • Tes kepribadian, yaitu tes yang digunakan untuk mengungkap kepribadian seseorang.
  • Tes bakat, yaitu tes yang digunakan untuk mengukur atau mengetahul bakat seseorang.
  • Tes prestasi, yaitu tes yang digunakan untuk mengukur pencapaian seseorang dalam bidang tertentu, misalnya akademik.
  • Tes inteliegensi, yaitu tes yang digunakan untuk membuat penaksiran tingkat intelektuah seseorang.
  • Tes sikap, yaitu tes yang digunakan untuk mengukur kecenderungan sikap seseorang.

Langkah Menyusun Instrumen Penelitian.

Langkah yanga dipergunakan dalam penyusunan instrumen penelitian sebenarnya bisa dikatakan susuah dan gambang. Akan tetapi dalam kepastiannya penyusunan instrumen penelitian yang utamanya adalah mengkaji secara teoritik tantng subtansi penelitian yang akan dikur.

Menurut Iskandar (2008) yang diperlukan dalam penyusunan instrumen penelitian antara lain adalah sebagai berikut;

  • Memberikan pengulasan mengenai variabel penelitian yang diambil
  • Memberikan penjelasan mengenai variabel kepada sub dimensi dalam penelitian.
  • Mendapatkan indikator dari setiap sub dimensi yang dijelaskan.
  • Melakukan deskripsi terhadap kisi instrument dalam penelitian
  • Melakukan perumusan pertanyaan atau pernyataan
  • Membuat dan merancang petunjuk pengisian terhadap alat instrumen penelitian, baik kuesionar, wawancara penelitian, dan lain sebaginya.

Demikinlah penjelasan mengenai pengertian instrumen penelitian, jenis, contoh, dan langkah penyusunan instrument dalam penelitian. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan penjelasan dan juga wawasan kepada setiap pembaca mengenai “instrumen penelitian”. Trimakasih.

4.7 (94.29%) 7 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *