Contoh Perubahan Revolusi dan Evolusi

Diposting pada

Perubahan Revolusi dan Perubahan Evolusi

Keadaan di dunia ini akan selalu mengalami perubahaan sesuai dengan keadaan yang ada. Perubahan sosial sendiri dapat terjadi secara cepat atau lambat tergantung pada situasi dan kondisi. Perubahan secara cepat disebut revolusi dan perubahan secara lambat disebut evolusi.

Oleh karena itulah pada artikel ini akan membahas tentang contoh perubahan revolusi dan evolusi. Penjelasan akan fokus pada contoh kedua perubahan tersebut. Tentu dikaitkan dengan kejadian yang telah terjadi disekitar kita.

Perubahan Revolusi dan Evolusi

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia perubahaan berasal dari kata ubah yang berarti menjadi lain atau berbeda. Perubahan sebuah kata yang memiliki arti perbedaan yang berkaitan dengan keadaan. Dapat kita katakan sebagai masa peralihan atau pertukaran dari keadaan awal ke keadaan yang baru.

Proses perubahan sosial budaya itu sendiri dapat berlangsung cepat atau lambat, hal tergantung momentum dan kepentingan dari perubahan yang dilakukan. Ketika perubahaan tersebut dianggap mendesak maka dapat dilakukan perubahan secara cepat, namun untuk sesuatu yang membeutuhkan banyak adaptasi dapat dilakukan perubahan secara perlahan.

Jenis perubahan yang kita kenal dengan istilah revolusi dan evolusi. Revolusi adalah perubahan sosial secara cepat baik pada keadaan sosial atau arti kebudaayaan. Perubahan tersebutberkaitan dengan keadaan yang mendasar dan berkaitan dengan pokok-pokok kehidupan masyarakat.

Evolusi adalah perubahan yang terjadi secara perlahan dari generasi satu ke generasi selanjutnya dengan segala jenis perkembangan yang terjadi. Perubahan ini mencakup segala bentuk aspek kehidupan yag berkaitan dengan mahkluk hidup.

Contoh Perubahan Revolusi dan Evolusi

Adapun untuk beragam contoh yang berkaitan dengan perubahan revolusi dan evolusi yang ada di masyarakat dan dapat kita lihat dalam keseharian. Antara lain;

Revolusi
Perubahan Sosial Revolusi
Perubahan Sosial Revolusi

Diantaranya;

  1. Kemerdekaan Negara Indonesia (1945-1949)

Revolusi ini dimulai ketika bangsa Indonesia menyatakan proklamasi kemerdekaan yang disampaikan oleh presiden Indonesia saat itu yaitu Soekarno-Hatta. Proses proklamasi yang singkat yang disaksikan oleh perwakilan rakyat Indonesia yang hadir, dengan prosesi yang sederhana.

Masa setelah proklamasi ini merupakan masa mempertahankan kemerdekaan untuk mendapat pengakua dari negara lain. Pengakuan dari negara lain merupakan sesuatu yang penting. Para pahlawan Indonesia terus berjuang hingga mendapat pengakuan bahwa kemerdekaan bukan pemberian dari negara lain melainkan atas usaha sendiri.

Proses ini berakhir pada saat bangsa Indonesia telah mendapatkan pengakuan dari negara Belanda dan para sekutu. Pengakuan tersebut didapatkan pada tahun 1946, dengan ini bangsa Indonesia telah mendapat pengakuan penuh atas kemerdekaan tersebut.

  1. Revolusi Industri 1.0

Perubahan besar-besaran pada beberapa bidang yang memiliki peran penting untuk kehidupan manusia. Perubahan tersebut pada beberapa bidang antar lain, pertanian, pertambangan, manufaktur, trasnportasi, dan teknologi.

Revolusi ini ditandai dengan berbagai penemuan yang mempermudah akses masyarakat. Prubahan ini bersifat global dan menyeluruh di berbagai bidang. Perubahan in awalnya bermula dari sebuah negara di eropa yang keudian menyebar keseluruh bagian negara di Eropa, kemudian perubahan terjadi di seluruh dunia.

Perubahan yang dapat kita nikmati hingga saat ini adalah dengan ditemukannya mesin uap oleh James Watt yang disusul dengan berbagai jenis mesin yang dioperasikan dengan tenaga air. Segala pekerjaan yang awalnya menggunakan tenaga manusia diganti dengan sumber tenaga baru.

  1. Revolusi Industri 2.0

Revolusi pada bidang teknologi yang dimanfaatkan untuk mempermudah proses produksi suatu pabrik. Revolusi industri ini menghasilkan teknologi ban berjalan yang mempermudah perpindahaan produk ketika melakukan kegiatan produksi.

Hal lain yang berkaitan dengan revolusi industri 2.0 ini ialah ditemukannya listrik untuk memenuhi segala kebutuhan manusia. Listrik juga membantu proses produksi lebih cepat, efektif, dan efisien. Produk yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang lebih baik.

  1. Revolusi Industri 3.0

Revolusi ini juga memberikan banyak perubahan mulai merubah beberapa jenis pekerjaan hingga menghapus jenis pekerjaan teretentu. Perubahan ini lebih fokus pada otomatisasi proses produksi.

Jenis tenaga kerja manusia mulai digantikan dengan robot yang dikontrol melalui sistem komputer. Kita sering menyebutnya dengan digitalisasi. Perubahan ini membuat produsen akan mudah menjaga kualitas dari produk tersebut. Jumlah pekerja yang dibutuhkan oleh pabrik juga mulai berkurang digantikan dengan teknologi yang canggih.

  1. Revolusi Industri 4.0

Revolusi ini merupakan perkembangan dari revolusi 3.0 yang mengalami perubahan pada otomatisasi proses produksi revolusi 4.0 lebih pada otomatisasi dan pertukaran data dengan memanfaatkan internet. Pemanfaat internet untuk berbagai bidang yang berkaitan dengan aktivitas manusia.

Banyak kegiatan manusia yang memnfaatkan internet. Internet dapat membantu segala hal yang dibutuhkan oleh manusia yang dihubungkan otomatisasi produksi atau kegiatan manusia yang lain. Revolusi ini ditandai dengan munculnya berbagai aplikasi yang mempermudah pekerjaan manusia dan mengurangi ruang gerak manusia. Teknologi memanjakan manusia dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

  1. Revolusi Mental

Revolusi mental merupakan perubahan yang terjadi pada cara seseorang untuk belajar dan berpikir. Perubahan ini diusahakan dapat mengubah cara seseorang dalam menghadapi suatu permasalah atau merespon suatu hal.

Perubahan ini dapat diperoleh melalui proses belajar mengajar yang dilakukan di sekolah, rumah, dan lingkungan. Perubahan ini dapat terjadi secara cepat dan singkat, dimasa ini kemampuan seseorang dalam merespon suatu kejadian akan berbeda dengan masyarakat dahulu.

  1. Reformasi di Indonesia

Perubahan besar-besaran yang berkaitan dengan politik di Indonesia. hal ini ditandai dengan peristiwa pengunduran diri presiden Soeharto setelah menjadi presiden selama berpuluh-puluh tahun. Peristiwa ini dilatarbelakangi krisis ekonoi yang cukup serius yang dialami oleh banyak negara di dunia. Krisis yang berkepanjangan membuat para kaum muda memiliki analisis tersendiri terkait dengan keadaan tersebut.

Aksi terus berjalan hingga presiden mundur dari jabatan. Sejak saat itu politik di Indonesia mengalami banyak perubahan mulai dari sistem pemilihan umum hingga segala kebijakan yang baru.

  1. Perubahan UUD 1945

Perubahan Undang-Undang Dasar juga termasuk perubahan yang bersifat revolusi. Perubahan yang biasa disebut dengan amandemen ini melakukan perubahan secara mendasar sehingga memberikan pengaruh yang besar bagi kehidupan berbangsa dan negara.

Perubahan amandemen di Indonesia terjadi sebanyak empat kali dengan berbagai jenis pertimbangan untuk mengikuti perubahaan zaman yang terjadi. Perubahan ini bukan untuk kepentingan pribadi.

  1. Revolusi Prancis (1789-1799)

Terjadinya perubahan struktur sosial dan politik akibat peristiwa pergolakan yang besar. awalnya negara yang menganut sistem monarki yang dipimpin oleh seorang raja yang telah berlangsung selama beratus tahun.

Negara yang penuh stratifikasi sosial yang memandang kekuasaan negara hanya miliknya dan tidak akan berpindah ke tangan lain. Kekuasaan ini runtuh karena pergerakan yang dilakukan oleh masyarakat desa dan petani yang menganit paham radikal. Akibat peristiwa tersebut sistem pemerintahan prancis berubah menjadi parlementer yang dipimpin oleh seorang presiden.

  1. Revolusi Amerika (1775-1783)

Revolusi ini disebabkan oleh ketidakpuasaan masyarakat Amerika dengan pemerintahan kerajaan Inggris. Kerajaan Inggris telah menguras uang negara Amerika untuk kepentingan perang.

Atas peristiwa tersebut membuat masyarakat Amerika melakukan pemberontakkan kepada kerajaan Inggris yang memberikan dampak yang besar untuk beberapa negara yang menjadi negara jajahan. Setelah ini terjadi perubahaan politik yang sangat besar.

Evolusi

Perubahan Sosial Evolusi

Adapun untuk contoh dalam perubahan evolusi antara lain sebagai berikut;

  1. Perubahan Adat Istiadat

Perubahan adat istiadat tidak dapat berlangsung secara cepat, karena masyarakat memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan keadaan yang baru. Segala bentuk adat aka mengalami perubahan seiring perubahan zaman.

Pelaksanaan upacara adat dibeberapa daerah tidak lagi seperti dulu, bahkan ada adat yang sudah tidak digunakan saat ini karena dianggap sudah tidak sesuai. Perubahan ini membutuhkan banyak generasi sehingga membentuk suatu kebiasaan yang baru. Perubahan yang terjadi secara perlahan dan melibatkan banyak pihak.

  1. Perubahan Bidang Pertanian

Penggunaan alat pertanian dari generasi ke generasi mengalami perubahan. Perubahan tersebut tidak dapat terjadi secara cepat diseluruh daerah di Indonesia. Mengingat kadang masyarakat desa tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan alat tersebut.

Generasi yang baru harus mulai mempelajari penggunaan alat tersebut sehingga akan terjadi perubahan pada bidang pertanian. Semakin banyak generasi muda yang menggunakan teknologi maka akan semakin banyak segala perubahan yang terjadi.

  1. Perkembangan Kondisi Masyarakat

Kondisi setiap arti masyarakat yang awalnya melakukan kegiatan sehari-hari dengan cara yang sederhana. Hal tersebut terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk bertahan hidup. Ketika zaman dahulu hanya dengan menggunakan sistem bater dalam melakukan transaksi saat ini telah menjadi sesuatu yang kompleks.

  1. Perubahan Cara Hidup Masyarakat

Masyarakat terdahulu melakukan hidup dengan cara nomaden untuk bertahan hidup. Mereka cenderung memilih tempat yang dekat dengan sumber makanan. Hal tersebut terus berkembang hingga saat ini.  Keadaan tersebut terjadi secara berkala selama kehidupan ini.

  1. Perubahan Cara Bertahan Hidup Manusia

Manusia awalnya hidup mulai dari zaman batu hingga zaman modern. Manusia awalnya bertahan hidup dengan cara berburu menggunakan segala peralatan yang sederhana. kemudian bertahan hidup dengn cara bertani. Perubahan berburu menuju bertani membutuhkan waktu yang lama dan harus melewati banyak generasi, sehingga dapat mengikuti perubahan yang ada. Perubahan tersebut akan terus berubah sesuai dengan keadaan yang ada.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatkan dikatakan bahwa perubahan yang terjadi pasti didasari oleh suatu kepentingan yang berkaitan dengan hajat orang banyak. Latar belakang adanya perubahan sangat beragam tergantung pada situasi dan kondisi. Berdasarkan sejarah perubahan revolusi selalu berkaitan dengan teknologi atau politik yang berkaitan dengan hajat orang banyak.

Perubahan ini wajar terjadi karena setiap periode kehidupan pasti mengalami perubahan yang harus kita ikuti. Budaya lama kelamaan juga akan mengalami akulturasi sehingga membentuk sebuah budaya baru.

Saat ini perubahan yang paling terlihat ialah penggunaan teknologi pada berbagai bidang, terutama dibidang industri. Perubahan tersebut diikuti perubahan pada kebutuhan pekerja serta jenis pekerjaan yang banyak  bermunculan dengan mengedepan keterampilan dan inovasi.

Nah, demikianlah artikel yang bisa kami tuliskan pada segenap pembaca berkenaan dengan contoh perubahan revolusi dan evolusi yang ada di masyarakat dalam kehiduan sehari-hari. Semoga saja memberikan pemahaman bagi kalian semua yang membutuhkan.

Daftar Sumber Tulisan
  1. www.id.m.wikipedia.org/wiki/revolusi
  2. www.id.m.wikipedia.org/wiki/revolusi
  3. www.bulelengkap.go.id
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *