Pengaruh Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial

Diposting pada

diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial

Pembahasan mengenai struktur sosial dalam masyarakat tidak akan terlepas dari diferensiasi sosial, stratifikasi sosial, interseksi dan konsolidasi sosial. Penyebabnya karena dalam penerapannya sendiri memberikan pengaruh siginfikan dalam lingkungan sosial yang berkembang.

Tetapi yang pasti, untuk pengaruh diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial terhadap kehidupan masyarakat tidak terlepas daripada perbedaan secara horizonal dan vartikal sehingga akhirnya menciptakan berbagai contoh permasalahan sosial yang timbul karena adanya konflik ataupun sikap etnosentrisme.

Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial

Setidaknya ada pengaruh positif dan negatif dari diferensiasi dan stratifikasi sosial. Namun, sebelum memberikan penjelasan lebih mendalam. Perlu dipahami pengertian keduanya;

  1. Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial adalah anggapan tentang adanya perbedaan dalam masyarakat yang dipandang sebagai susunan yang horizontal (setara), sehingga dalam objek kajian sosiologi istilah ini bukan dipandang sebagai masalah sosial, lantaran perbedaan dianggap sebagai naluriah kehidupan yang harus ada.

Misalnya saja ada banyak bentuk diferensiasi sosial yang berkembang. Seperti adanya diferensiasi ras atau etnis, diferensiasi pekerjaan, diferensiasi agama, dan lain sebagainya.

Namun, meskipun bukan masalah sosial, akan tetapi dalam diferensiasi sosial dapat memengaruhi kehidupan bermasyarakat. Pengaruh tersebut muncul sebagam bentuk reaksi masyarakat terhadap perbedaan-perbedaan perbedaan sosial yang ada.

  1. Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial adalah pandangan terkait dengan perbedaan dalam masyarakat yang memiliki susunan hirakis (bertingkat) dalam kehidupan masyarakat secara vartikal atas ke bawah. Dimana kriteria bertingkat dalam stratifikasi sosial ini dilandasi pada adanya perbeaan dalam status sosial, peran sosial, tingkatan ekonomi, peran, dan lain sebaginya.

Pengaruh Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial

Pengaruh Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial
Pengaruh Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial

Diakui ataupun tidak masyarakat Indonesia sebagai karakteristik negara berkembang memiliki banyak keragaman
dan perbedaan. Dimana perbedaan ini menjadi salah satu bagian yang tidak terlepas daripada masyarakat multikultural. Sehingga kondisi ini memberikan pengaruh pada diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial. Penjelasannya;

Pengaruh Diferensiasi Sosial

Beberapa pengaruh diferensiasi sosial terhadap kehidupan masyarakat. Yakni;

  1. Etnosentrisme

Etnosentrisme yaitu pandangan yang sejatinya cendrung menganggap bahwa bentuk kelompok sosialnya lebih baik dibandingkan kelompok lainnya. Sehingga sikap ini cenderung diwujudkan dengan tindakan untuk merehkan kemampuan kelompok lainnya.

  1. Primordialisme

Primodialisme yaitu pandangan atau paham yang menunjukkan sikap untuk senantisa perpegang teguh pada hal-hal yang sejak semula melekat pada diri individu. Oleh karena demikianlah setidaknya perwujutan tindakan bisa dilihat adanya kelompok sosial yang membawa entis atau suku di lain wilayahnya.

  1. Politik Aliran/Sektarian

Politik aliran yang juga bisa dikatakan sebagai politik identias yaitu keadaan suatu kelompok atau organisasi, tertentu dikelilingi atau diikuti oleh sejumlah organisasi lain yang memiliki kesamaan pandangan dan ideologi tertentu.

  1. Rasisme

Rasisme yaitu pandangan untuk mengucilkan atau mendeskriminasi kelomlok lainnya, Lantaran adanya perbedaan dalam fisik seperti halnya dengan perbedaan warna kulit, tinggi badan, warna rambut, dan lainnya. Sehingga hal ini memberikan dampak negatif bagi masyarakat.

Contoh Pengaruh Diferensiasi Sosial

Untuk contoh perwujutan sikap diferensiasi sosial yang bisa dilihat. Yaitu;

  1. Positif, contoh positif daripada penaruh diferensiasi sosial di masyarakat seperti halnya adanya eksistensi kelompok yang diakui. Sehingga hal ini memberikan peluang serta jaringan sosial kepada sesama kelompoknya.
  2. Negatif, adanya untuk yang negatif perwujutannya bisa dilihat daripada berbagai contoh konflik sosial yang bisa berlatar belakang adanya rasisme kepada kelompok lainnya sehingga hal ini memicu ketidakadanya keteraturan dalam hidup. Prihal ini seperti adanya contoh diskriminasi yang dialami oleh Mahasiswa Papua beberapa waktu lalu di wilayah Surabaya.
Pengaruh Stratifikasi Sosial

Sedangkan untuk pengaruh stratifikasi sosial, yaitu;

  1. Tempat Tinggal

Prihal ini setiap arti masyarakat kelas atas biasanya mempunyai tempat tinggal mewah menyesuaikan status sosialnya. Adapun sebaliknya untuk masyarakat yang berada dalam kelas menengah ke bawah lebih memilih membangun numah sederhana

  1. Pendidikan

Dalam arti pendidikan juga menjadi pengaruh adanya stratifikasi sosial di masyarakat. Untuk hal ini masyarakat lapisan atas memiliki kemampuan mengakses dan meningkatkan strata pendidikan. Sebaliknya, masyarakat kelas menengah ke bawah memilih pendidikan yang sesuai dengan kemampuan.

  1. Pemenuhan kesehatan

Penjelasannya untuk masyarakat yang berada dalam jenis kelas sosial atas memiliki kemampuan ekonomi, untuk mengakses pelayanan kesehatan terbaik. Adapun masyarakat kelas menengah ke bawah memiliki kemampuan ekonomi untuk mengakses pelayanan kesehatan yang lebih rendah.

  1. Gaya hidup

Selanjutnya untuk pengaruh kehidupan yang terjadi karena adanya stratifikasi sosial ialah adanya golongan kelas atas cenderung memiliki gaya hidup mewah. Sebaliknya untuk golongan masyarakat kelas menengah ke bawah memilik, gaya hidup sederhana.

  1. Hobi

Hobi juga memberikan pengaruh besar dalam adanya stratifikasi sosial, hobi berbeda dimiliki oleh masyarakat kelas atas yang cederung membutuhkan banyak biaya, sedangkan untuk masyarakat yang berada di garis ekonomi ke bawah menengah hobi yang dilakukan tidak banyak untuk memakan biaya.

  1. Rekreasi

Adapun untuk hal yang menjadi faktor penyebab stratifikasi sosial dalam masyarakat selanjutnya, adalah rekreasi. Rekreasi ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok, misalnya rekreasi yang dilakukan masyarakat ekonomi ke atas cederung membuang waktu dan membutuhkan tinggi akan tetapi untuk masyarakat biasa hanya membutuhkan dana dan tidak membuang waktu.

Contoh Pengaruh Stratifikasi Sosial

Sedangkan untuk beberapa contoh adanya pengaruh stratifikasi sosial di masyarakat. Misalnya saja;

  1. Positif, Mampu memberikan pembagian kepada masyarakat berdasarkan kemampuannya. Prihal ini misalnya saja terpilihnya sebagai PNS untuk guru ataupun dosen haruslah sesuai bidang studi yang dipelajari, sehingga nantinya apa yang dikemukakan tidak menyesatkan.
  2. Negatif, sedangkan untuk contoh negatif adanya pengaruh stratifikasi sosial di masyarakat ini bisa dilihat dari adanya pelayanan kesehatan. Dimana untuk masyarakat kelas bawah sangat sulit mendapatkan akses kesehatan yang baik, sedangkan masyarakat yang berada dalam kelas tertinggi memiliki akses untuk mecukupi kesehatannya. Sehingga terjadi kecemburuan sosial yang tinggi.

Dari penjelasan tentang pengaruh diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial dalam masyarakat sejatinya menjadi  bagian penting dalam perubahan sosial dan juga struktur sosial dalam masyarakat. Alasannya karena pengaruh-pengaruh tersebut disebabkan karena hakekat manusia yang berkinginan hidup lebih dari manusia atau kelompok lainnya.

Oleh karena itulah untuk menyikapi adanya pengaruh diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial dalam masyarakat diatas, setidaknya diperlukan filtasi yang baik, agar masyarakat tidak merasakan dampak negatif perubahan sosial dan dampak globalisasi.

Demikinalah pembahasan mengenai pengaruh diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial beserta dengan contohnya di masyarakat, semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Rating: 4.0/5. From 2 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *