Manfaat Diskusi Kelas Secara Umum

Diposting pada

Kegunaan Diskusi Kelas

Indonesia sudah menerapkan kurikulum 2013 sebagai kurikulum pendidikan nasional. Seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, dan SMA menerapkan kurikulum 2013 yang berbasis dengan diskusi. Artinya dalam hal ini siswa harus mengeksplorasi sendiri kemampuannya dalam mencari pengetahuan sebanyak mungkin melalui pemikiran dalam arti kratif serta inovatif.

Diskusi Kelas

Diskusi kelas merupakan keadaan yang biasanya yang terjadi dalam pembelajaran di kelas. Sebagai salah satu kegiatan pendukung dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Diskusi adalah kegiatan yang berbentuk percakapan baik antar teman maupun dengan guru pengajar.

Dalam kegiatan diskusi kelas terjadi pertukaran informasi atau pertukaran pendapat mengenau suatu topik yang digunakan dalam pembelajaran. Diskusi kelas biasanya dibuat secara berkelompok antar siswa. Hal yang perlu diperhatikan saat menerapkan diskusi kelas adalah prinsip kesamaratan.

Disini, setiap siswa berhak menyampaikan pendapat dan gagasanya tidak boleh didominasi oleh seseorang atau sekelompok saja.

Manfaat Diskusi Kelas

Adapun kegunaan yang menjadi kebermanfaatan adanya diskusi kelas di salah satu contoh lembaga pendidikan, yaitu sekolah. Antara lain;

  1. Menumbuhkan Sikap Saling Menghargai

Dalam jalannya diskusi siswa disajikan dengan adanya perbedaan pendapat karena setiap siswa berhak menyampaikan pendapatnya selama proses diskusi berlangsung. Kadang kala ada yang berbeda pendapat antar siswa.

Oleh karena itu dalam diskusi ada nilai sosial yang dapat diambil oleh siswa yaitu adanya sikap slaing mengharagi jika memang berbeda pendapat.

  1. Menanamkan Sikap Demokrasi

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar, tidak jarang dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari menggunakan metode musyawarah mufakat. Oleh karena itu, sebelum terjun langusng dalam kehidupan bermasyarakat siswa diajarkan berdemokrasi dengan cara berdiskusi. Bermusyawarah mufakat menyelesaikan beragam contoh permasalahan sosial yang menjadi bahasan diskusi kelas.

  1. Mengembangkan Daya Berpikir

Dalam mengemukakan pendapat saat diskusi kelas siswa dituntut untuk mengemukakan fakta yang ada. Tidak hanya asal bicara tanpa menggunakan teori. Teori yang sudah diajarkan oleh guru apabila diimplementasikan sebagai argumen untuk menyanggah atau menyetujui materi dapat melatih siswa untuk berpikir kritis.

  1. Mengembangkan pengetahuan dan pengalaman

Siswa mendapatkan pengetahuan dari guru dan juga buku yang dibaca. Dengan kegitan diskusi kelas siswa dapat mengembangkan pengetahuan yang sudah didapatkan menjadi penilaian terhadap suatu permasalahan yang sedang didiskusikan.

Selain itu siswa juga mendapatkan pengalaman baru dengan sudah mampu dan berani emngemukakan pendapatnya di muka umum. Sehingga diharapkan dapat juga melatih keberanian untuk berbicara dan berpendapat dihadapan orang banyak.

  1. Mewujudkan Proses Kreatifitas dan Analitis

Dalam berdiskusi setiap orang bebas menyampaikan argumennya. Argumen dapat disampaikan dalam bentuk snagghan ketidaksetujuan terhadap hal yang sudah disampaikan. Oleh karena itu siswa diajak berpikir bersama menganalisis permasalahan yang ada sebagai topik diskusi. Siswa diajak menganalisis dan tidak hanya menelan  bulat-bulat apa yang sudah disampikan oleh penyaji materi.

  1. Mengembangkan Kebebasan Pribadi

Karena dalam diskusi idealnya adalah berani untuk mengungkapkan pendapat sehingga siswa dilatih untuk berani berpendapat di muka umum. Selain itu setelah siswa berhasil mengemukakan pendapatnya diharapkan siswa dapat mengambil arti nilai-nilai dari diskusi yaitu mengenai kebebasa berpendapat.

Setiap pendapat orang tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Namun yang ada adalah tepat atu tidak penadapat tersebut bagi suatu permasalahan.

  1. Melatih Kemampuan Berbicara

Kemampuan berbicara sangat dibutuhkan saat diskusi berlangsung. Siswa sekaligus dilatih untuk menyampaikan informasi dengan berbicara di muka umum. Seklaigus siswa dituntut menyampaikan pendapatnya secara lugas dan juga jelas.

Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kemampuan berbicara siswa. Akan terlihat siswa yang memiliki kemampuan berbicara di depan umum yang bagus. Namun akan terlihat pula bebrapa siswa yang masih kurang memiliki kemampuan berbicara di depan umum. Nmaun hal tersebut dapat diatasi dengan sering menerapkan sistem diskusi kelas yang akan sering mengharuskan siswa untuk berbicar di depan umum.

  1. Menambah Wawasan Siswa

Dengan adanya diskusi akan ada pertukaran pengetahuan baik dari antar siswa maupun dari guru. Siswa akan mendapatkan pandangan-pandagan baru dari suatu permasalahan. Oleh karena itu wawasan akan bertambah karena karena adanya pertukaran informasi yang dilakukan selama jalannya diskusi.

  1. Belajar dalam Berpendapat

Dengan adanya diskusi kelas siswa dilatih untuk menyampaikan pendapat secara baik dan benar. Pendapat yang dikemukakan tidak boleh menyinggung pihal lain. Pendapat harus disampaikan secara sopan dan tidak boleh emosional. Oleh karena itu dengan adanya diskusi kelas siswa akan dapat mengungkapkan pendapatnya secara tepat.

  1. Menyelesaikan Masalah

Diskusi kelas dirancang sebagai bagain dari pembelajaran di kelas. Oleh karena itu diskusi akan dapat menyelesaikan permasalahan dari topik yang digunakan sebagai pembahasan diskusi. Siswa akan merasa puas karena dengan adanya proses diskusi akan menghasilkan suatu kesimpulan dan juga solusi yang hakikatnya berasal dari siswa sendiri.

Bukan berasal dari penjelasan guru. Karena siswa harus mengeksplorasi juga menganalisis permasalahn sehingga munculah sebuah kesimpulan dari permasalahan yang sedang dibahas.

Tips Pelaksanaan Diskusi Kelas

Sebagai penjelas, untuk beragam cara sebelum melaksanakan dikusi di dalam kelas ada beberapa unsur yang setidaknya harus dipenuhi agar keberjalanan agenda diskusi bisa terlaksana dengan baik. Antara lain;

  1. Menentukan Moderator

Moderator adalah orang yang memandu jalannya diskusi. Moderator bertugas memandu diskusi agar tetap tertib serta menjamin setiap orang memiliki kesempatan untuk menyampaikan penadapat.

Dalam diskusi kelas moderator dapat dipilih oleh guru atau juga bisa dipilih oleh siswa bahkan dapat pula mengajukan diri. Siswa yang menjadi moderator dalam diskusi kelas harus berasal dari kelompok yang berbeda atau bisa juga dimoderatori oleh guru.

  1. Menentukan Penyaji

Tugas penyaji dalam jalannya diskusi kelas adalah menyajikan materi yang hendak dibahas dalam diskusi. Penyaji harus menjelaskan mengenai materi-materi disertai data dan juga fakta yang akan didiskusikan nantinya. Hal ini menjadi penting agar agenda diskusi dapat tersusun secara sistematis.

  1. Menentukan Pembahas

Apabila ada kelompok penyaji maka kelompok lain yang tidak bertugas sebagai kelompok penyaji bertugas sebagai kelompok pembahas. Tugas kelompok pembahas adalah mengritisi materi yang sudah disajikan oleh kelompok penyaji.

Tangapan dari kelompok pembahas dapat berupa beragam contoh kritik dan saran atau penyampaian argumen mengenai materi yang sudah dipaparkan. Selain itu dalam berjalannya diskusi kelompok pembahas juga dapat menyampaikan pandangan-pandangan baru yang bersangkutan denga topik diskusi.

  1. Menentukan notulen

Notulen merupakan orang yang bertugas mencatat proses jalnnya diskusi. Berbagai hal yang berhubungan dengan proses diskusi dicatat oleh notulen. Misalnya kritikan atau argumen-arguman yang disampaikan sepanjang diskusi berjalan.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan kepada pembaca dalam hubungannya dengan manfaat-manfaat diskusi dalam kelas baik bagi siswa ataupun gurunya secara umum. Semoga bisa memberikan bahasan yang dapat diapahami oleh pembaca.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *