Dampak Positif Primordialisme di Masyarakat dan Contohnya

Diposting pada

Dampak Primordialisme Positif

Diakui ataupun tidak, setiap kebiasaan dari kecil biasanya akan melekat pada diri seseorang. Bahkan banyak orang yang tidak bisa terlepas dari kebiasaan tersebut, dengan mengesampingkan kebiasaan tersebut baik atau buruk yang pasti seseorang cenderung melakukan hal-hal yang sudah biasa di lakukan.

Pandangan seseorang yang terbentuk sejak kecil disebut primordialisme. Primordialisme tentu berbeda dengan arti etnosentrisme. Etnosentrisme lebih pada rasa bangga akan suatu hal. Sedangkan untuk primordialisme dalam taraf yang wajar akan mampu memperkuat proses jaringan sosial antara individu dan kelompok.

Primordialisme

Primordialisme adalah keyakinan seseorang akan suatu hal yang sudah dipegang teguh sejak kecil atau di lingkungan pertama kali ia melakukan sosialisasi. Misal keyakinan tentang agama yang dianut, bahasa, dialeg, dan budaya rutin yang sering dilakukan.

Dampak Positif Primordialisme

Adapun untuk beberapa akibat postif munculnya sikap primordialisme dalam masyarakat. Antara lain;

  1. Meningkatkan rasa cinta tanah air

Tentu saja cinta tanah air akan meningkat karena merasa telah dibesarkan di tempat tersebut dan memiliki hal-hal yang tidak pernah ditemukan di tempat lain sejak ia belajar di lingkungan pertamannya. Wajar jika seseorang akan cinta kepada tanah airnya, ditambah lagi ini merupakan kewajiban setiap individu untuk mencintai tanah airnya.

Contohnya

Adanya peringan kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus di luar negri merupakan salah satu perwujutan sikap positif adanya primodialisme dalam kehidupan masyarakat. Alasannya karena pada saat di luar negri kecintaan itu dibuktikan dengan mengahargai jasa pahlawan yang memperjuangkan kemederdekaan di Negri Indonesia.

  1. Kesetiaan terhadap bangsa

Rasa cinta terhadap apa yang ada di tanah air tentu orang akan sulit berpaling dari lingkungan tersebut. Ketika rasa cinta tanah air tinggi maka semua orang akan setia kepada bangsanya yang telah ia kenal dan orang-orang yang sering berkomunikasi dengannya.

  1. Membangkitkan semangat patriotisme

Rasa cinta dan kesetiaan akan menumbuhkan semangat patriotisme untuk membela bangsa dan negara. Hal ini merupakan salah satu poin penting yang perlu ditekankan pada diri seseorang, agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan bagi bangsa, agama, dan negara.

  1. Menjaga keutuhan budaya

Rasa cinta kepada arti budaya dan segala hal yang sudah ada sejak seseorang dilahirkan tentu akan berusaha untuk menjaga budaya tersebut. Budaya yang telah dipelajari sejak kecil dan membuat seseorang mampu berinteraksi dengan baik. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara.

  1. Menjaga kestabilan budaya

Hal ini dapat dilakukan karena orang primordialisme akan selalu menjalankan apa yang sudah melekat dalam diri tanpa membandingkan dengan budaya lain. Kestabilan akan terbentuk dengan adanya kegiatan budaya yang terus berjalan dari zaman dahulu hingga sekarang.

Contoh Sikap Primordialisme

Adapun untuk beberapa contoh kemunculan sikap primordialisme di masyarakat. Misalnya saja, kasus-kasu sebagai berikut;

  1. Gerakan Aceh Merdeka, Gerakan yang memang ada dan menginginkan mendirikan negara sendiri. Hal ini disebabkan budaya di Aceh yang rata-rata menggunakan hukum Islam, sementara Indonesia bukan merupakan negara Islam.
  2. Memilih tinggal di tempat asal, banyak orang yang tidak mau tinggal jauh dari tempat asalnya. Misal orang jawa, maka rata-rata mereka akan tinggal di jawa.
  3. Fanatik dalam sebuah aliran, aliran ini sama halnya fanatik terhadap suku bangsa yang dianggap paling benar.
  4. Diskriminasi dengan suku tertentu, apabila kita lihat banyak sekali diskriminasi yang terjadi pada saudara kita yang berasal dari Indonesia bagian timur.
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa primordialisme memang lebih menimbulkan banyak negatif, namun juga memiliki dampak positif.

Hal ini semua tergantu apabila seseorang mampu memposisikan diri dengan baik dampak negatif ini dapat ditanggulangi dengan segala hal yang dapat memberikan dampak negatif. Primordialisme pada situasi dan kondisi yang tepat akan membuat eksistensi budaya tetap ada dan terus dilestarikan.

Demikinalah, artikel yang bisa kami berikan pada semua kalangan berkenaan dengan dampak primordialisme yang bersifat positif di masyarakat dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan wawasan untuk kalian yang membutuhkannya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *