Pengertian Sosial Ekonomi, Ciri, Jenis, dan 4 Contohnya

Diposting pada

Pengertian Sosial Ekonomi

Pada hakekatnya bentuk tindakan sosial dalam kehidupan sehari-hari pasti saling berkaitan. Hubungan tersebut dalam berbagai bidang. Salah satunya ialah di bidang sosial dan ekonomi. Dua hal yang sangat penting dalam kehidupan kita.

Bahkan kerapkali kegiatan sosial ekonomi sebagai salah satu ukuran dalam sebuah peran sosial dan berpengaruh pada status sosial.

Sosial Ekonomi

Tingkat perekonomian seseorang dapat dilihat dari jenis pekerjaan dan jumlah pendapatan yang dimiliki. Tingkatan ini akan membentuk berbagai jenis kelas sosial ekonomi yang akan membentuk sebuah kelompok sosial. Bentuk kelompok sosial tersebut terbagi menjadi beberapa kelas diantaranya;

  1. Kelas atas-atas (Upper-Upper Class)
  2. Kelas atas bawah (Lower-Upper Class)
  3. Kelas menengah atas (Upper-middle Class)
  4. Kelas menengah bawah (Lower-Middle Class)
  5. Kelas bawah atas (Upper-Lower Class)
  6. Kelas bawah bawah (Lower-lower Class)

Tigkatan ini sangat banyak terjadi di lingkungan masyarakat. Bahkan dalam kajian sosial ekonomi hal ini menjadi salah satu tolok ukur kesejahteraan seseorang. Semakin baik tingkat sosial ekonominya maka dapat dikatakan sebagai orang yang sejahtera.

Pengertian Sosial Ekonomi

Sosial ekonomi adalah posisi seseorang yang dilihat dari tingkat pendapatannya, ketika di lingkungan sosial bermasyarakat yang digunakan untuk mengukur tingkat sosial ekonomi tersebut adalah jenis kegiatan ekonomi yang dilakukan serta pendidikan yang telah ditempuh.

Kita tahu bahwa manusia merupakan mahkluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Berkenaan dengan hal tersebut sosial ekonomi sangat penting untuk sebagian orang. Hal ini juga berkaitan dengan sikap masing-masing individu.

Pengertian Sosial Ekonomi Menurut Para Ahli

Adapun definisi sosial ekonomi menurut para ahli, antara lain sebagai berikut;

  1. Manaso Malo

Sosial ekonomi merupakan kedudukan yang telah diatur secara sosial dan menempatkan seseorang pada posisi tertentu sesuai dengan keadaan yang ada. Status ini merupakan salah satu kaitan dengan hak dan kewajiban yang harus dilakukan oleh seseorang.

  1. Mubyarto

Sosial ekonomi adalah hal hal yang meliputi aspek sosial, perubahan sosial budaya, dan aspek desa yang berkaitan dengan kelembagaan serta peluang kerja yang ada di lingkungan. Sedangkan aspek ekonomi segala hal yang memiliki kaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat.

Ciri Sosial Ekonomi

Sedangkan yang menjadi karakteristik dalam sosial ekonomi, antara lain;

  1. Berpendidikan

Pendidikan menjadi salah satu alat ukur seseorang dapat dikatakan sejahtera atau tidak sejahtera. Ketika tingkat pendidikan tinggi juga dapat membentuk suatu strata sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

Orang yang berpendidikan akan memiliki pandangan dan cara berpikir yang berbeda dengan mereka yang berpendidikan rendah. Hal ini akan membuat seseorang dianggap lebih baik dan masyarakat lainnya. Pekerjaan yang diperoleh biasanya lebih dari yang berpendidikan rendah.

  1. Memiliki status sosial

Orang yang berada di lingkungan masyarakat pasti akan mendapatkan contoh status sosial sesuai dengan hal-hal yang dilakukannya. Hal tersebut membuat seseorang dianggap dan merasa ada di lingkungan tersebut.

Kelompok sosial yang membagi menjadi beberapa kelas sosial salah satu pengelompokkannya berdasarkan sosial ekonomi. Status sosial identik dengan seberapa besar tingkat pendapatan seseorang dan peran seseorang dalam lingkungan.

  1. Memiliki tingkat mobilitas

Mobiltas sosial sangat dimungkinkan bagi setiap individu yang melakukan usaha. Usaha untuk mencapai tingkatan yang diinginkan. Mobilitas dapat terjadi secara vertikal dan horizontal. Perpindahan mobilitas dapat disebabkan oleh tingkat pendapatan atau pekerjaan yang dimiliki.

  1. Mempenyai ladang yang luas

Ladang yang luas pada hakikatnya dapat menjadi tolok ukur kekayaan yang dimiliki oleh seseorang. Pendapatan dari mengelola ladang tersebut tentu saja menjadi pendapatan tersendiri bagi setiap individu.

  1. Menjalankan ekonomi secara komersial

Menjalankan perekonomian denga cara melakukan jual beli secara masif. Perdagangan merupakan salah satu cara untuk mendapatkan atau menambah pendapatan seseorang. semakin banyak tingkat pendapatan maka akan mendapatkan status sosial yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.

  1. Jenis pekerjaan spesifik

Setiap individu yang memiliki pekerjaan tertentu maka akan mendapat pengakuan dari masyarakat. Pekerjaan yang jelas terpandang dan mendapat pengakuan dari lingkungan. Hal ini akan membentuk suatu status sosial ekonomi yang jelas.

  1. Memiliki pandangan tentang kredit

Seseorang yang sudah mengenal kredit yang ada di bank, kemudian digunakan untuk mengembangkan usahanya merupakan orang yang sudah memiliki pengetahuan yang cukup luas. Orang tersebut sudah mampu memikirkan untuk menggunakan sumber dana lain untuk menunjang usahanya.

Jenis Sosial Ekonomi

Sosial ekonomi seseorang dapat dilihat dari statusnya. Status tersebut biasanya terbagi atas beberapa kelas. Antara lain;

  1. Kelas atas-atas (Upper Upper Class)

Kelas ini merupakan kelas untuk mereka yang termasuk orang kaya dan sudah bertahan dalam waktu yang lama. Dapat dikatakan sebagai orang kaya secara garis keturunan dan jumlah kekayaan jauh diatas rata-rata. Tingkat pendidikan sudah tidak diragukan lagi. Contoh, penguasa dalam dunia bisnis, keturunan koglomerat, pemilik perusahaan multinasional, dan lain-lain.

  1. Kelas atas bawah (Lower Upper Class)

Kelas untuk mereka yang termasuk orang kaya baru. Mereka yang termasuk orang yag baru memiliki jumlah aset yang banyak atas usaha yang dilakukan. Kelompok ini masing sering berubah-ubah tergantung keadaan perusahaan dalam kurun waktu tertentu.

Untuk mencapai tingkat ini tentu dibutuhkan usaha yang sangat keras baik di pendidikan formal atau pengembangan diri secara mandiri. Contoh, pemilik perusahaan baru yang sedang berkembang, investor baru, dan lain-lain.

  1. Kelas menengah atas (Upper middle Class)

Kelas ini untuk mereka yang bekerja dibidang profesional dengan gaji yang cukup menjanjikan atau mereka yang memiliki perusahaan namun belum sebesar perusahaan yang dimiliki kelas atas bawah. Tingkat pendidikan yang dimiliki cukup tinggi untuk mendapatkan gelar profesional dalam bidang tertentu. Contoh, akuntan, arsitek, dokter, dan ahli dibeberapa bidang lainnya.

  1. Kelas menengah bawah (Lower Middle Class)

Kelas ini merupakan kelompok sosial yang terdiri dari beberapa pekerjaan tertentu dan mendapatkan gaji tetap. Termasuk juga pegawai negeri yang mengabdi kepada pemerintah negara tersebut. Tingkat pendidikan tidak terlalu tinggi namun mampu bekerja ditempat yang layak. Contoh, karyawan tetap di sebuah perusahaan, guru, dan lain-lain.

  1. Kelas bawah atas (Upper Lower Class)

Kelas ini terdiri dari orang yang sudah memiliki gaji tetap namun hanya sebagai pekerja. Jumlah gaji tidak sebesar kaum menengah bawah. Dapat disebut kelas untuk karyawan biasa di suatu perusahaan. Tingakat pendidikan mugkin hanya pada tingkat pendidikan minimal pada suatu negara.

Misal di Negara Indoensia dengan minimal tingkat pendidikan SMA. contoh, karyawan toko, karyawan pabrik, dan lain-lain.

  1. Kelas bawah bawah (Lower lower Class)

Kelas ini merupakan kelas terbawah dalam pembagian ini. Orang yang termasuk kelas ini merupakan mereka yang berada di tingkat yang sangat kesusahaan dalam memenuhi kebutuhan pokok hingga membutuhkan bantuan dari pemerintah.

Tingkat pendidikan tentu hanya semampunya mungkin saja tidak sampai pada tingkat pendidikan minimal. Contohnya saja seperti buruh, berbagai jenis pengangguran, dan lain-lain.

Contoh Sosial Ekonomi

Sosial ekonomi dapat dilihat dari profesi yang dimiliki, berikut merupakan beberapa contoh sosial ekonomi yang ada di lingkungan kita,

  1. Guru

Guru mendapatkan status sosial ekonomi karena tingkat pendidikannya. Guru tidak akan dipandang rendah, karena profesinya memiliki manfaat bagi masyarakat sekitar. Profesi ini berdasarkan tingkatannya termasuk dalam kategori kelas menengah bawah. Termasuk orang yang sudah mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.

  1. Akuntan

Profesi yang biasa bekerja dalam ruangan dengan menghandalkan kemampuan berdasarkan gelar secara akademik. Tingkat pendapatan seorang dianggap cukup tinggi apalagi berprofesi sebagai akuntan publik yang memiliki banyak klien. Profesi ini termasuk dalam tingkat pendapatan kelas menengah atas. Tingkat pendapatan dianggap sudah tinggi.

  1. Karyawan pabrik

Status yang akan diterima adalah kalangan kelas bawah atas. Mereka yang bekerja pada tingkakan sosial ekonomi ini sebagai karyawan biasa di pabrik dengan kemampuan yang dimiliki. Pendapatan yang diperoleh juga tidak terlalu tinggi.

  1. Buruh

Tingkat pendapatan yang rendah dan kadang kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok dalam keluarganya. Apabila dilihat dari kelas sosial buruh termasuk dalam kelas bawah bawah atau tingkatan terendah dalam kelas sosial.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa sosial ekonomi adalah suatu tingakatan yang digunakan untuk membedakan masyarakat kedalam sebuah kelompok-kelompok tertentu. Pengelompokkan tersebut berdasarkan faktor yang ada di masyarakat diantaranya kekayaan atau penghasilan, pendidikan, dan pekerjaan yang dimiliki.

Kekayaan seseorang dapat dlihat dari kemampuan dalam memebuhi kebutuhan sehari hari, mulai dari kebutuhan pokok hingga kebutuhan terseir. Mereka yang memiliki kekayaan dapat membeli beberapa barang yang termasuk mewah misal mobil, rumah mewah, pakaian yang branded dan lain-lain.

Faktor pendidikan dapat kita lihat dari tingkat yang pendidikan yang telah ditempuh. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin tinggi kelas sosialnya. Pendidikan merupakan salah satu penilaian yang objektif. Penilaian berdasarkan pendidikan tidak akan melihat asal keluarga atau yang lainnya.

Faktor pekerjaan dapat dilihat dari jenis pekerjaan yang dikerjakan. Jumlah gaji yang terima juga menjadi bahan untuk menjadikan tingkatan suatu pendidikan. Semakin baik posisi yang didapat dalam lingkungan kerja maka dapat mengangkat kelas sosial di lingkungan masyarakat.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada kalian tentang adanya pengertian sosial ekonomi menurut para ahli, ciri, jenis, dan contohnya yang ada di berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan edukasi bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *