Contoh Reintegrasi Sosial di Lingkungan Masyarakat

Diposting pada

Reintegrasi Sosial

Reintegrasi sosial menjadi salah satu bagian daripada objek kajian sosiologi. Alasannya karena  adanya kegininan berbagai pihak untuk mengupayakan kehidupan yang damai dalam kehidupan sehari-hari. Disisi lain, banyak contoh telah terjadinya reintegrasi sosial di tenga-tengah masyarakat, baik yang berkaitan dengan ekonomi, pendidikan, sosial, dan sifat kebudayaan.

Tetapi yang pasti, dengan perwujutannya sendiri diharapkan mampu penerimaan segala perbedaan yang ada dalam hidup.

Reintegrasi Sosial

Kata reintegrasi sosial dilihat dari pembahasannya berasal dari integrasi sosial. Adapun tambahan re dalam Bahasa Inggris berarti kembali, maka dengan inilah dapat dikatakan bahwa keseluruhan atau kesempurnaan atas proses penyesuaian dari berbagai hal yang berbeda agar dalam hidup dapat menghasilkan pola hidup masyarakat yang mempunyai keserasian fungsi dan saling melengkapi satu sama lain.

Contoh Reintegrasi Sosial

Adapun untuk beberapa contoh nyata yang menggambarkan reintegrasi sosial, antara lain;

  1. Masyarakat

Kehidupan masyarakat yang telah mengalami reintegrasi sosial dapat dilihat dari adanya kasus yang menghubungkan antara Ojek Online dan Ojek Konvensional. Dalam berbagai daerah sebelum ditentukan batasan-batasannya oleh pemerintah kerapkali adanya konflik antara keduanya.

Barulah ketika pemerintah terjuan langsung mengupayakan kedemaian dengan membentuk zona-zona tercipta reintegrasi. Misalnya saja untuk wilayah seperti Bandara, Terminal, dan Statsiun di berbagai daerah ojek online tidak boleh memangkal (menarik penumpang) sedangkan jikalau hanya mengantarkan diperbolehkan.

  1. Lingkungan Sosial

Penggambarakan atas reintegrasi sosial dalam lingkungan sekitar, khususnya di Provinsi Lampung bisa dilihat dari kehidupan masyarakat di Desa Balinuraga dan Desa Agom. Yang pada Tahun 2012 terjadi konflik kesukuan di wilayah tersebut.

Tetapi pada saat ini kedua desa bisa hidup berdampingan dan mengjalin proses sosial dan interaksi sosial yang baik, alasannya karena telah ditemukan kesepatakan.

  1. Sekolah

Lembaga pendidikan yang dikenal dengan memeberikan cerminan terkait dengan penanaman moral dan etika. Juga tak luput dari reintegrasi sosial. Hal ini misalnya saja adanya keributan antara Organisasi Eksternal Kampus, khususnya HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) yang melakukan bentrok di Kampus Al’Asyariah Mandar pada tahun 2020.

Kasus ini telah usai dan kedua belah pihak melakukan perdamaian dengan kesepatakan-kesepatakan yang tidak merugikan keduanya.

  1. Agama

Dalam bidang agama, kasus terkait dengan reintegrasi sosial juga dapat dilihat pada wilayah Kota Ambon, Provinsi Maluku yang sempat mengalami penurusan prihal toleransi beragama. Di wilayah tersebut terjadi pertikaian antara Islam dan Kristen.

Tetapi setelah ada kesepatakan bersama pada akhirnya persatuan dan kesetaun pada saat ini telah terwujud dengan baik.

  1. Sistem Pemerintahan

Salah satu contoh reintegrasi sosial yang sudah pernah dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Ialah adanya kesepatakan antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk berdamai dengan memberikan otoritasdaerah khusus untuk Provinsi Aceh.

Padahal sebelum terjadi reintegrasi sosial para pengawa dan pendiri GAM menolak keras alasannya karena ingin memisahkan diri dar Indonesia secara utuh. Barulah melalui negosisasi yang alat pada akhirnya kedua belah pihak yakni GAM dan pemerintah sandar bahwa konflik yang terjadi hanya merugikan masyarakat saja.

  1. Keluarga

Perwujutan dalam reintegrasi sosial dalam arti keluarga juga bisa dilihat secara nyata oleh siapapun yang secara detail mengamati kehidupan orangtuanya. Diakuai ataupun tidak ketika orang tua mengalami masalah kadangkala memicu adanya perceraian.

Meskipun bercerai, banyak kasus menujukan ada persatuan kembali (rujuk). Contoh kasusnya seperti Teuku Ryan dan Vira Yuniar yang bercerai dan rujuk kembali.

Faktor Pendorong Terjadinya Reintegrasi Sosial

Proses terjadinya reintegrasi sosial tentusaja tidak begitusaja terbentuk. Akan tetapi ada beberapa penyebab, yakni;

  1. Mengupayakan Musyawarah

Adanya musyawarah yang terjadi antar pihak yang bertikai menjadi pemicu adanya reintegrasi. Alasannya karena ketika terjadi musyawarah akan terbentuk keinginan yang sama, hingga akhirnya membuat individu satu dengan lainnya bisa saling menerima satu sama lain dan mencoba untuk memahami segala pandangan yang ada.

Bahkan dengan proses pemahaman tersebut akan diperoleh rasa toleransi yang tinggi dan mewujdukan proses reintegrasi sosial atau penyatuan masyarakat secara menyeluruh.

  1. Melakukan Refleksi Diri

Refleksi atas kesalahan yang dilakukan menjadi cerminan adanya reintegrasi secara sosial. Hal ini wajar mengingat kadangkala ketika merasa emosi memicu adanya pembenaran, sehingga manakala telah merenungi secara cermat kesadaran itu bisa saja muncul.

Itulah saja artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan contoh kasus reintegrasi sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Rating: 4.0/5. From 1 vote.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *