7 Komponen Administrasi Keuangan dan Penjelasannya

Diposting pada
Rate this post

Macam Komponen Administrasi Keuangan

Uang tentu menjadi aset yang sangat penting bagi setiap individu dan perusahaan yang sedang dikembangkan. Bagi setiap perusahaan uang merupakan hal yang sangat penting sehingga diperlukan pencatatan keuangan yang baik. Pencatatan keuangan selanjutnya disebut sebagai administrasi keuangan.

Administrasi keuangan yang ada sejatinya memiliki beberapa komponen yang menjadi hal-hal penting dalam sebuah pencatatan keuangan. Komponen dalam tujuan administrasi keuangan ini tidak terlepas darpada upaya dalam menyelarasakan antara visi dan misi yang ada.

Administrasi Keuangan

Administrasi keuangan adalah bentuk upaya yang dilakukan perusahaan untuk mengelola keuangan yang dimiliki dengan berbagai jenis aktivitas keuangan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan dalam setiap perusahaan. Alasannya karena setiap perusahaan telah memiliki target tertentu untuk keuangan perusahaanya.

Melalui administrasi inilah tentu ada pembagian tugas sesuai dengan komponen yang ada. Perusahaan dapat berjalan dengan baik apabila semua komponen saling kerjasama satu sama lain. Hal inu juga dapat mempercepat dalam mencapai tujuan.

Komponen Administrasi Keuangan

Adapun untuk beberapa komponen yang harus ada dalam administrasi keuangan. Antara lain;

  1. Perencanaan keuangan

Perusahaan sebelum menggunakan uang yang dimiliki pasti akan melakukan perencanaan. Hal ini sudah sesuai dengan prinsip manajemen yang pertama perencanaan untuk satu tahun kedepan. Perencaan yang matang diharapkan dapat menghasilkan pengelolaan keuangan yang baik.

Perancanaan ini biasanya digunakan dalam periode tertentu. Periode yang dipilih tergantung pada masing-masing perusahaan. Perencanaan keuangan ini juga berkaitan dengan segala jenis kegiatan yang akan dilakukan dalam periode tersebut.

  1. Penganggaran keuangan

Sejumlah uang yang dimiliki perusahaan akan dialokasikan dalam berbagai jenis kegiatan. Pengalokasian anggaran ini sebagai bentuk penganggaran keuangan. Jumlah uang yang dianggarkan diharapkan dapat mewujudkan segala jenis kegiatan dengan baik dan sesuai dengan yang diinginkan.

Anggaran keuangan juga membuat perusahaan dapat melakukan antisipasi apabila sudah terlihat terdapat kekurangan dana pada program tertentu. Segala permasalahan terkait keuangan dapat disiasati dengan cepat dan tepat.

  1. Pengelolaan keuangan

Uang yang dimiliki dikelola dengan baik agar tidak ada anggaran yang tidak digunakan. Apabila terdapat kekurangan dana dapat mencari sumberdana yang paling tepat. Langkah yang diambil juga jelas sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan tidak sembarangan dalam menggunakan uang perusahaan.

Bagian pengelolaan keuangan akan melaporkan pembagian keuangan kepada atasannya. Berdasarkan perhitungan bagian pengelolaan pimpinan perusahaan akan melakukan beberapa tindakan sebagai bentuk pemanfaatan secara maksimal dari uang yang dimiliki perusahaan.

  1. Pencairan keuangan

Langkah selanjutnya setelah dianggarkan maka perusahaan akan memberikan uang kepada masing-masing bagian yang membutuhkan uang dalam waktu dekat. Pencairan uang tentu saja sesuai dengan perancanaan keuangan yang telah dibuat diawal periode. Apabila terdapat kekurangan dana maka dapat menggunakan sumber dana lain yang dapat diusahakan.

  1. Penyimpanan keuangan

Fungsi administrasi keuangan juga mengurusi jumlah uang yang disimpan oleh perusahaan. Jumlah uang yang ada di tangan dan di bank memiliki jumlah yang jelas. Keluar masuknya uang harus terkontrol dengan baik. Keuangan merupakan hal yang sangat rumit dan sensitif.

Penyimpanan keuangan dapat dilakukan oleh perusahaan atau bekerja sama dengan pihak lain. Pihak lain yang dimaksud adalah lembaga keuangan. Lembaga ekonomi terkait keuangan ini memberikan fasilitas kepada perusahaan dengan pelayanan yang semestinya.

  1. Pengendalian keuangan

Perencanaan, pengelolaan, penganggaran, dan pencairan merupakan cara perusahaan untuk mengendalikan keuangan. Pengendali keuangan juga mencegah penggunaan uang yang tidak sesuai dengan kebutuhan.  Hal ini dilakukan untuk kepentingan perusahaan dalam hal keuangan.

Uang yang terkendali dengan baik akan melihat keberhasilan dari perencanaan keuangan. Administrasi keuangan ini memang harus dilakukan demi kelancaran usaha yang dijalankan perusahaan. Semakin besar perusahaan maka semakin hati-hati dalam mengendalikan keuangan.

  1. Pemeriksa keuangan

Keuangan perusahaan masih perlu dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan ini diharapkan dapat membuat keuangan perusahaan semakin dipercaya. Pemeriksa keuangan biasa disebut audit keuangan. Audit keuangan dapat berasal dari pihak internal atau eksternal tergantung pada kebutuhan perusahaan.

Hasil pemeriksaan ini juga menentukan akuntabilitas perusahaan. Kemampuan perusahaan untuk mengelola uang baik dari profitibilitas, likuiditas, liabilitas, dan lain-lain. Semua itu juga dapat meningkatkan kepercayaan pihak-pihak terkait kepada perusahaan.

Nah, itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan komponen yang harus ada dalam administrasi keuangan beserta dengan penjelasannya. Semoga bisa memberi wawasan sekaligus pemahaman bagi kalian.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *