Contoh Efisiensi dan Efektivititas di Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat

Diposting pada

Contoh Efisiensi dan Efektivititas

Dalam lingkungan sosial, seseorang kerap kali keliru menempatkan posisi atas pemakaian kata efisiensi dan efektivitas. Hal tersebut dikarenakan keduanya seseorang belum benar-benar memahami sehingga seringkali tertukar. Oleh karenanya dalam artikel ini secara lengkap akan mengulas mengenai efisiensi dan efektifitas serta contoh implementasi keduanya, khususnya di sekolah, keluarga dan masyarakat.

Efisiensi dan Efektivititas

Sejatinya efisiensi merupakan suatu ukuran keberhasilan dalam sebuah kegiatan yang dinilai berdasarkan besarnya biaya atau sumber daya yang digunakan untuk mencapai hasil yang diharapkan atau diinginkan. Sehingga penggunaan istilah efisiensi kerap kali merujuk pada kegiatan yang memerlukan atau menghabiskan sumber daya yang sedikit dalam mencapai hasil yang diharapkan.

Menurut S. P. Hasibuan menyampaikan pengertian efisiensi sebagai suatu perbandingan yang terbai antara masukan (input) dan hasil (output), seperti  pada diperolehnya hasil optimal yang dicapai dengan penggunaan sumber yang terbatas.

Selanjutnya mengenai efektivitas, menurut Schemerhon John R. Jr. Efektivitas adalah serangkain perwujutan atas target keluaran (output) yang akan diukur dengan cara membandingkan hasil keluaran anggaran atau OA (seharusnya) dengan hasil keluaran realisasi atau OS (sesungguhnya).

Contoh Efisiensi dan Efektivititas

Guna mengetahui implementasi efisiensi dan efektivitas di sekolah, keluarga dan masyarakat, maka berikut akan disebutkan beberapa contoh praktiknnya. Antara lain;

Sekolah

Sekolah sebagai salah satu contoh lembaga pendidikan kerapkali menerapkan efisiensi dan efektivitas. Diantaranya dengan bentuk sebagai berikut;

  1. Berangkat ke sekolah menggunakan jalan pintas saat kemacetan sehingga siswa tidak terlambat ke sekolah
  2. Menata buku dan menyiapkan pakaian yang akan dikenakan keesokan harinya saat di sekolah lebih awal yakni malam saat akan menjelang tidur agar tidak terburu-buru saat hendak berangkat ke sekolah
  3. Membawa bekal makanan ke sekolah sebagai bentuk berhemat dan menjaga diri dari produk makanan yang bisa jadi tidak sehat dikonsumsi
  4. Guru menerangkan dengan bantuan teknologi berupa monitor  dan lcd
  5. Pembagian tugas piket dikelas sebagai bentuk efisiensi dan efektivitas dalam kelas
  6. Guru atau pegawai di sekolah mengumumkan informasi libur dadakan mengenai kegiatan sekolah yang dinonatifkan akibat semua guru diwajibkan mengikuti pelatihan di luar kabupaten melalui group online yang diikuti seluruh siswa sekolah
  7. Seorang siswa sekolah pulang menaiki angkutan umum daripada berjalan kaki
  8. Seorang siswa sekolah menyiapkan diri sebelum ulangan di sekolah dengan menonton pembelajaran gratis melalui youtube kemudian berlatih secara mandiri

Keluarga

Fungsi Keluarga dalam kehidupan seseorang sangatlah penting. Apalagi lembaga keluarga ini merupakan pendidikan pertamakali yang diperoleh setiap individu dalam menerapkan efisiensi dan efektivitas. Dinataranya dengan bentuk sebagai berikut;

  1. Membeli perlengkapan rumah melalui aplikasi online
  2. Memasak menggunakan rice cooker sehingga ibu di rumah dapat mengerjakan pekerjaan rumah lainnya dan tidak sibuk memasak dan menunggu nasi matang di dapur
  3. Mencuci menggunakan mesin cuci sehingga pakaian atau cucian bisa lebih cepat selesai dan lebih cepat kering karena ada fitur pengering dalam mesin cuci
  4. Ibu memasakan sarapan dan menyiapkan bekal makanan untuk anaknya sesaat sebelum anaknya ke sekolah. Hal ini dilakukan untuk membiasakan anaknya berhemat serta memperhatikan konsumsi anaknya sehingga terhindar dari segala bentuk makanan yang kurang bergizi di luar rumah
  5. Ibu mengupas bahan masakan seperti wortel, kentang ataupun labu siam tidak lagi menggunakan pisau namun memanfaatkan peeler, sehingga pekerjaan memasak menjadi lebih cepat dan mudah
  6. Seorang ayah ingin mengunjungi putrinya yang berkuliah di luar kota dengan menggunakan jalur udara (pesawat) yang hanya membutuhkan waktu 2 jam, karena lebih cepat daripada menggunakan jalur darat yang membutuhkan waktu kurang lebih 2 hari dalam perjalanan

Masyarakat

Penerapakan dalam contoh efisiensi dan efektivitas yang seringkali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya hubungannya dengan arti masyarakat. Antara lain;

  1. Memilih berkendara dengan sepeda atau sepeda motor saat raya jalan dimaceti kendaraan roda empat
  2. Memotong rumput dengan bantuan alat pemotong rumput saat melakukan kerja bhakti di lingkungan masyarakat. Dengan bantuan teknologi tersebut, pekerjaan akan lebih cepat selesai dan mudah dilakukan
  3. Ketua RT mengumumkan kegiatan kerja bhakti desa yang akan dilakukan minggu depan melalui papan pengumuman di kantor desa, pasar, lapangan dan tempat strategis lainnya yang dilewati warga. Cara ini lebih efektif daripada ketua RT mendatangi rumah warganya satu-persatu
  4. Kepala desa mengundang seluruh anggota masyarakatnya dalam kegiatan 17 Agustus di lapangan melalui undangan online. Cara ini menunjukkan usaha yang efisien pun efektif karena kepala desa tidak perlu mencetak satu-persatu undangan berupa kertas ataupun menyebarkan secara personal, cukup dengan mem-forward ke salah satu pengguna media sosial dalam keluarga masyarakatnya serta turut menyebarkanya pada tetangga disekitar sehingga undangan tersebut dapat merata tersampaikan
  5. Salah seorang warga berbelanja keperluan untuk lomba 17 agustusan secara online karena harga yang diperoleh jauh lebih murah karena menggunakan voucher belanja yang dimenangkannya saat jalan santai memperingati hari jadi desaanya
  6. Seorang anak berbelanja di pasar tradisional untuk mendapat harga yang lebih murah karena bisa menawar daripada di pasar modern

Atas beragam penjeasan diatas, dengan kata lain terdapat perbandingan dan hubungan yang lebih cepat, murah atau menghabiskan sumber daya lebih sedikit pada yang dihabiskan dengan apa yang diselesaikan dalam efesiensi sehingga untuk penerapan efisiensi umumnya dilakukan oleh beragam bidang dalam kehidupan manusia termasuk kegiatan ekonomi pun kegiatan kerja dalam organisasi internasional ataupun di tempat kerja.

Efisiensi ditujukan untuk mencapai suatu hasil sesuai dengan yang diharapkan, untuk menghemat atau mengurangi penggunaan sumber daya dalam mencapai sesuatu hal, untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki sehingga tidak terbuang secara percuma, untuk meningkatkan kinerja suatu unit kerja sehingga oitput-nya dapat semakin maksimal serta untuk memaksimalkan keuntungan yang diperoleh.

Sedangkan efektivitas yang dilakukan merupakan suatu keadaan yang menunjukkan atau menerangkan seberapa jauh suatu target yang telah dicapai oleh manajemen seperti kualitas, kuantitas, dan waktu; di mana target tersebut sudah ditentukan lebih dulu. Semakin banyak suatu target dapat dicapai dalam suatu waktu maka akan semakin efektif kegiatan tersebut.

Syarat Efisiensi dan Efektivititas

 

Untuk memehamia lebih dalam maka berikut syarat-syarat tercapainya efisiensi dan efektivititas agar bisa berkembang di masyarakat. Antara lain;

  1. Memuat kemampuan dalam mendatangkan hasil dan manfaat
  2. Bernilai ekonomis
  3. Pelaksanaan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan
  4. Terdapat pembagian kerja yang nayata
  5. Mengandung rasionalitas wewenang dan tanggungjawab
  6. Memiliki prosedur kerja yang praktis

Itulah tadi bentuk penjelasan yang bisa kami tuliskan kepada pembaca terkait dengan beragam contoh-contoh efisiensi dan efektivititas yang ada di lingkungan sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat dalam kehidupan seharai-hari. Semoga beramanfaat. Trimakasih,

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *