Contoh Kajian Sosiologi Ekonomi di Masyarakat dalam Keseharian

Diposting pada

Kajian Sosiologi Ekonomi

Sosiologi ekonomi merupakan salah satu objek kajian sosiologi. Sosiologi ekonomi dipengaruhi oleh adanya tindakan individu maupun kelompok terhadap kegiatan ekonomi. Secara keseluruhan, sosiologi ekonomi adalah kajian dari fenomena sosial terkait kegiatan individu maupun kelompok untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam lingkungan masyarakat. Pembahasan lebih lanjut pada artikel ini contoh kajian sosiologi ekonomi secara umum.

Sosiologi Ekonomi

Sosiologi ekonomi merupakan gabungan dari dua kata dan keilmuan yang berbeda. Kata sosiologi memiliki arti sebuah ilmu yang memperlajari mengenai interaksi masyarakat, dan kata ekonomi yang memiliki arti kegiatan manusia yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Pengertian Sosiologi Ekonomi

Pengertian sosiologi ekonomi adalah suatu kajian dalam sosiologi terkait segala bentuk aktivitas ekonomi yang berkaitan pula dengan syarat interaksi sosial dalam masyarakat. Hal ini mengindikasikan bahwa objek kajiannya mencangkup tentang kebutuhan manusia untuk melangsungkan hidupnya.

Pengertian Sosiologi Ekonomi Menurut Para Ahli

Adapun pengertian sosiologi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  1. Max Weber, Sosiologi ekonomi menurut Max Weber adalah ilmu pengetahuan yang berfokus kepada tindakan ekonomi dalam ruang lingkup dimensi sosial. Sehingga dalam kajian sosiologi ekonomi adalah hubungan manusia dengan kekuasaan.
  2. Richard Swedberg, Sosiologi ekonomi merupakan perpaduan dari kajian ilmu pengetahuan sosiologi dan ekonomi yang terjadi karena adanya tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhannya.
  3. Damsar, Sosiologi ekonomi menurut Damsar adalah studi keilmuan yang dilakukan untuk mengkaji masyarakat baik individu maupun kelompok dalam kegiatannya memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini menyimpulkan bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari kebutuhan.
  4. Dadang Supardan, Sosiologi ekonomi adalah kegiatan ekonomi yang memberikan penjelasan terkait dengan cara masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup.
  5. Sindung Haryanto, Menurut Sindung, sosiologi ekonomi merupakan sebuah pendekatan sosiologis yang dilakukan oleh sosiolog dalam mengkaji kebutuhan ekonomi dan realitas sosial dalam masyarakat.

Ruang Lingkup Sosiologi Ekonomi

Adapun ruang lingkup yang dikaji dalam sosiologi ekonomi adalah sebagai berikut:

Perilaku sosial dan masyarakat

Perilaku masyarakat tidak terlepas dari kegiatan dalam pengertian lembaga ekonomi. Seperti kebiasaan masyarakat yang menabung ke bank untuk menjamin masa depan.

Kegiatan ekonomi

Kegiatan perekonomian tidak terlepas dari kajian sosiologi ekonomi. Sebab dalam keberlangsungan kegiatan tersebut terdapat contoh interaksi sosial dan hal tersebutlah yang menjadikan kegiatan ekonomi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Kelangkaan sumber daya

Kelangkaan sumber daya menjadi salah satu kajian dalam sosiologi ekonomi. Seperti misalkan akibat terjadinya kelangkaan minyak bumi, masyarakat berbondong-bondong mengumpulkan bahan bakar minyak agar tidak terkena dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak tersebut.

Contoh Kajian Sosiologi Ekonomi

Adapun kajian dalam sosiologi dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Adanya sistem pembagian kerja dalam suatu perusahaan yang dimana hal tersebut mempermudah dalam pengelolaan kewajiban setra tanggung jawab.
  2. Pekerja yang menggantungkan hidupnya pada pemilik modal. Pada kasus ini pekerja bekerja keras untuk memproduksi, sedangkan para pemilik modal yang memutuskan berapa besar upah yang diberikan untuk pekerja tersebut.
  3. Banyaknya pekerja seks komersial di beberapa kota besar yang disebabkan oleh kurangnya kemampuan yang dimiliki, sedangkan kebutuhan hidup harus tetap terpenuhi. Hal ini menjadikan pekerjaan menjual diri adalah pekerjaan yang cepat menghasilkan uang. Sebab, sebagian besar masyarakat mengangap bahwa uang adalah segalanya.
  4. Dampak yang ditimbulkan dari adanya kenaikan harga bahan pokok adalah masyarakat mencari kebutuhan pengganti, seperti yang terjadi pada kenaikan harga daging sapi menjelang perayaan hari raya. Hal tersebut kemudian membuat masyarakat beralih untuk mengonsumsi daging ayam sebagai gantinya.
  5. Budaya tawar menawar dalam interaksi antara pedagang dengan pembeli, sehingga menciptakan kesepakatan harga yang diinginkan.
  6. Kebijakan pemerintah untuk menaikkan pajak kepada seluruh pengusaha, yang dampaknya adalah terjadi kenaikna harga pada produk yang dihasilkan oleh pengusaha tersebut.
  7. Terjadinya proses produksi yang dimana memiliki peran dalam mempertahankan eksistensi dari adanya masyarakat. Dari adanya proses produksi, hal tersebut berperan penting dalam pengadaan kebutuhan-kebutuhan ekonomis masyarakat luas.
  8. Dalam proses distribusi terjadi proses relasi antara rumah tangga produksi dengan rumah tangga konsumsi. Proses inilah yang kemudian terjadi relasi antara permintaan dan penawaran, dan semakin terlihat bagaimana manusia berperan sebagai mahluk eknomis dan juga mahluk sosial.
  9. Hadirnya toko online yang merubah kebiasaan masyarakat untuk lebih memilih melakukan transaksi secara online karena dinilai lebih mudah dan efisien waktu.
  10. Dorongan untuk melakukan urbanisasi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat desa, karena dinilai bahwa di kota kebutuhan dan pendapatan yang didapat lebih besar dari pada yang telah mereka dapatkan di desa.
  11. Kurangnya lapangan pekerjaan yang disebabkan oleh ketidakmerataan persebaran penduduk pada suatu daerah.
  12. Meningkatnya masyarakat miskin di perkotaan yang disebabkan banyaknya masyarakat yang bergantung pada dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan mental ketergantungan yang ada pada diri masyarakat.
  13. Maraknya penjualan organ dalam yang dilakukan secara ilegal yang disebabkan oleh faktor keterrbatasan kemampuan ekonomi.
  14. Ketidakmerataan persebaran pembangunan yang terjadi di Papua, dimana masyarakat disana masih terbilang cukup tertinggal. Padahal, di daerah tersebut terdapat tambang emas yang dikelola oleh PT. Freeport. Masyarakat setempat tidak merasakan hasil dari adanya tambang emas tersebut.
  15. Maraknya penggunaan handphone buatan China yang cenderung memiliki harga miring, pada masyarakat kelas bawah karena dinilai mereka dapat menikmati kemajuan teknologi dengan tidak mengeluarkan nayak uang untuk membelinya. 

Demikianlah penjelasan mengenai contoh kajian sosiologi ekonomi secara umum. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai ‘sosiologi ekonomi’. Terima kasih.

2 thoughts on “Contoh Kajian Sosiologi Ekonomi di Masyarakat dalam Keseharian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *