Contoh Adjustmen dan Maladjustment

Diposting pada

Contoh Adjustmen dan Maladjustment

Adjusment adalah usaha yang dilakukan oleh masyarakat melalui pandangan penyesuaian terhadap bentuk perubahan sosial. Adapun contoh adjustment tersebut seperti westernisasi, globalisasi, serta dampak modernisasi. Adapun maladjustment adalah ketidakmampuan seorang individu dalam menjalin hubungan dengan lingkungan sosial. Pembahasan lebih lanjut pada artikel ini contoh adjusment dan maladjusment dalam sosiologi.

Adjustment dan Maladjustment

Adjustment atau penyesuaian sosial adalah kemampuan individu dalam menyesuaikan diri dalam lingkungan sosial. Adapun penyesuaian tersebut dalam bentuk reaksi terhadap tuntutan sosial secara tepat. Sedangkan pengertian maladjustment keadaan individu yang tidak mampu melakukan penyesuaian terhadap anomi, yaitu keadaan yang terjadi ketika masyarakat mengalamu kekacauan di dalam masyarakat sosial.

Pengertian Adjustment dan Maladjustment

Adapun pengertian adjustment dan maladjustment menurut para ahli adalah sebagai berikut:

Eko Sudjatmiko

Menurutnya, maladjustment adalah ketidakmampuan dalam tiap diri individu dalam masyarakat untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan sosia; yang terjadi.

Schneiders

Pengertian adjustment adalah proses yang mencakup respon mental dan perilaku seorang individu dalam masyarakat untuk mengatasi tuntutan sosial yang dialaminya serta  relasi di lingkungan sosial.

Mu’tadin

Menurut Mu’tadin, adjustment adalah kemampuan untuk mematuhi norma dan contoh peraturan sosial dalam masyarakat.

Callhoun dan Accocella

Adjustment merupakan interaksi yang sifatnya berkelanjutan pada idividu terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Yusuf

Maladjustment merupakan penyesuaian diri yang cenderung menyimpang atau proses pemenuhan kebutuhan dengan upaya melakukan pemecahan masalah dengan cara yang tidak wajar.

Daradjat

Maladjustment adalah sebuah ekspresi diri akibat tekanan kejiwaan yang berdampak pada kegagalan seorang individu dalam menyesuaikan diri pada lingkungan masyarakat.

Berdasarkan penjelasan mengenai adjusment dan maladjusment diatas, dapat disimpulkan bahwa adjusment dan maladjusment adalah suatu kemampuan individu dalam menyesuaikan diri maupun ketidakmampuan individu dalam menyesuaikan diri pada lingkungan sosial.

Karakteristik Adjustment dan Maladjustmen dalam Masyarakat

Adapun ciri-ciri adjustment dan maladjustment adalah sebagai berikut:

Ciri Adjustment

  1. Memiliki pengendalian diri dalam menghadapi kondisi masyarakat.
  2. Tidak menunjukkan ketegangan emosi saat menghadapi persoalan di lingkungan masyarakat.
  3. Bertindak wajar dalam memberikan reaksi terhadap masalah dan konflik yang sedang terjadi.
  4. Memiliki pertimbangan rasional serta kemampuan dasar berpikir untuk menghadapi masalah.
  5. Mudah belajar mengembangkan kualitas diri, terutama belajar dalam pengalaman hidup dan memanfaatkannya dengan baik.
  6. Memiliki sikap realistis, objektif serta dapat menilai situasi.

Ciri Maladjustment

  1. Timbulnya perilaku yang terkesan aneh karena dinilai menyimpang dari norma sosial di lingkungan masyarakat.
  2. Mengalami kesulitan saat melakukan interaksi dalam lingkungan msayarakat.
  3. Ketidakmampuan seorang individu dalam melakukan penyeuaian diri terhadap lingkungan maupun dengan masyarakat sekitar.
  4. Mengalami distress subjektif atau ketakutan dalam menjalin hubungan dengan orang lain.

Faktor-Faktor yang mempengaruhi adjusment dan Maladjustment

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi adjustment dan maladjustmen dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

Kondisi fisik

Kondisi fisik meliputi kesehatan fisik dan fisologis tubuh. Individu yang berada dalam kondisi yang baik akan lebih mudah menjalani penyesuaian dibandingkan dengan individu yang sakit, dimana hal yang dimaksudkan adalah mengalami kecacatan pada tubuh dan  kelemahan pada fisik.

Individu yang mengalami kekurangan dalam segi fisik akan mengalami perasaan tertutup atau seringkali menjadi penghambat dalam melakukan penyesuaian terhadap lingkungan sosial.

Kematangan emosional

Kematangan emosional sangat penting dalam adjusmen karena akan berdampak pada kematangan intelektual, kemampuan dalam berinteraksi, serta keatangan dalam moral. Dengan adanya hal tersebut akan memudahkan individu dalam melakukan penyesuaian diri serta mengendalikan diri sesuai dengan situasi yang sedang dihadapi.

Faktor biologis

Faktor psikologis tersebut meliputi proses memahami situasi, self-determination, konflik dan frsustasi. Pengalaman yang didapat pada individu tersebut dapat merasakan pembelajaran agar dapat menyesuaikan diri dalam lingkungan sosial.

Kondisi lingkungan

Kondisi lingkungan sangat berpengaruh dalam berhasil atau tidaknya seorang individu melakukan sebuah penyesuaian. Selain memiliki pengaruh yang kuat dalam kehidupan intelektual, sosial dan moral, juga dapat mempengaruhi kebiasaan serta pola perilaku individu dalam bersikap.

Faktor Budaya

Faktor dalam pengertian budaya yang dimaksud meliputi adat istiadat, kepercayaan dan agama yang turut mempengaruhi proses penyesuaian diri inidividu dalam lingkungan masyarakat. Karakteristik kebudayaan yang telah diturunkan kepada individu tersebut melalui lembaga keluarga, lingkungan masyarakat, serta sekolah yang membentuk perilaku pada individu tersebut.

Contoh Adjusment dan Maladjusment

Berikut merupakan contoh adjusment dan maladjusment dalam sosiologi:

Contoh Adjusment

  1. Masyarakat desa yang melakukan urbanisasi yang kemudian dapat menyesuaikan diri terhadap pola kehidupan masyarakat kota.
  2. Siswa pindahan yang dapat bergaul dengan lingkungan sekolah yang baru.
  3. Penggunaan teknologi e-mail utnuk pekerja kantoran untuk mengirim surat.
  4. Kebijakan penggunaan tas belanja untuk mengurangi sampah plastik.
  5. Pegawai baru yang mudah beradaptasi terhadap lignkungan kantor yang baru, meskipun berisikan dengan orang yang individualistik namun hal tersebut tidak menjadi masalah.
  6. Memaklumi kondisi lingkungan yang tidak ramah terhadap orang tersebut.
  7. Penggunaan media sosial secara massiv saat awal kemunculannya, sehingga masyarakat beramai-ramai beralih menggunakan teknologi untuk menikmati media sosial.
  8. Penggunaan aplikasi ojek online sebagai terobosan baru dalam mempermudah mencari transportasi.
  9. Munculnya berbagai toko online sebagai cara paling mudah dan cepat dalam melakukan transaksi perdagangan.
  10. Mendukung program pemerintah “KB” dalam membina keluarga yang terencana.
  11. Penggunaan mesin jahit untuk mempercepat kinerja dibandingkan dengan menjahit secara manual.
  12. Menjalankan program kampanye pemerintah agar tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya dalam produk alat ruamh tangga.
  13. Menempatkan diri pada posisi netral di lingkungan yang berisikan orang-orang yang memihak.
  14. Tidak mudah tersinggung ketika fisik kita direndahkan.
  15. Berusaha untuk tetap tenang meskipun keadaan sekitar mencoba menaikkan emosi pada diri.

Contoh Maladjusment

  1. Siswa yang tidak memiliki teman bergaul dalam lingkungan sekolah dan cenderung menyendiri.
  2. Timbulnya rasa canggung dalam pergaulan akibat berpedaan dalam perkembangan fisik.
  3. Timbulnya perasaan takut menjalin hubungan dengan orang lain akibat memiliki trauma dengan masa lalu.
  4. Timbul pemberontakan terhadap keluarga akibat adanya perasaan keterikatan pertemanan yang bersifat geng.
  5. Mudah melakukan perilaku yang bersifat desktruktif untuk melampiaskan rasa kesal maupun frustasi.
  6. Timbulnya perasaan tidak dihargai akibat tidak memiliki prestasi dalam bidang akademik.
  7. Perilaku seksual yang menyimpang oleh remaja yang disebabkan o;eh kurangnya pendidikan norma dalam keluarganya.
  8. Memilih untuk menginggalkan rumah saat sedang berkonflik dengan orang tua.
  9. Memiliki sikap labil dalam menetapkan kata hati akibat kesulitan dalam menemuakn jati dirinya.
  10. Menyalahgunakan media sosial sebagai sarana untuk menjual diri.
  11. Penolakan adanya ojek online yang berasal dari tukang ojek konvensional.
  12. Unjuk rasa buruh pabrik roti yang di PHK akibat kebijakan pabrik untuk beralih ke tenaga mesin.
  13. Kerusuhan yang terjadi akibat adanya peraturan yang telah ditetapkan pemerintah dinilai tidak memihak pada masyarakat.
  14. Pemboikotan salah satu produk akibat perusahaan tersebut mendukung calon pemimpin yang tidak disukai oleh sekelompok masyarakat.
  15. Memusnahkan berbagai sumebr buku yang dinilai memuat ajaran yang dinilai oleh banyak orang terlalu ekstrimis.

Demikianlah penjelasan mengenai contoh adjusment dan maladjustment dalam sosiologi. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai ‘adjusment’ dan ‘maladjusment’. Terimakasih

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *