Tujuan Melakukan Penghijauan di Lingkungan Masyarakat

Diposting pada

Manfaat Penghijauan

Penghijauan biasanya merujuk pada kegiatan atau serangkaian aktivitas menanam pohon. Hal itu tentu saja karena pohon memiliki daun yang berwarna hijau, sehingga untuk menggambarkan kegiatan menanam pohon kita secara langsung sudah melakukan metode penghijauan. Meskipun pada dasarnya, terdapat beragam kegiatan lain yang dapat mendukung program yang satu ini, dengan beragam tujuan pula, diantaranya yaitu mencegah terjadinya banjir dan erosi di perkotaan, mengatur iklim, menjaga kualitas air tanah di perkotaan, menjaga satwa, mengurangi polusi udara, dan lain-lain, yang pada intinya adalah menciptakan lingkungan yang hijau baik di desa maupun di kota.

Lingkungan sosial yang hijau berkaitan dengan cara melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesehatan lingkungan. Upaya untuk menciptakan lingkungan hijau misalnya melalui pembuatan hutan kota, taman umum, penghijauan di DAS.

Penghijauan

Penghijauan adalah kegiatan yang dilakukan dengan penanaman pada lahan kosong di luar kawasan hutan serta pembuatan bangunan pencegah erosi tanah agar lahan tersebut bisa dipulihkan, dipertahankan, dan ditingkatkan kembali kesuburannya.

Lingkungan yang hijau memiliki banyak keuntungan. Lantaran memiliki efek positif pada kesehatan masyarakat dan berkontribusi pada kualitas hidup di lingkungan sehat di sekitar, baik di pedesaan maupun perkotaan. Perusahaan yang berada di lingkungan hijau dan real estat umumnya lebih diminati, yang memperkuat pertumbuhan ekonomi kota.

Seperti yang kita tahu bahwa tingkat kepadatan di kota lebih tinggi dibandingkan di desa. Hal itu tentunya dapat mendorong tingginya kebutuhan kendaraan bermotor yang pada akhirnya dapat meningkatkan potensi terjadiya polusi udara. Oleh sebab itu, menciptakan kota yang hijau perlu untuk dilakukan.

Kota hijau memperbaiki lingkungan, memastikan keanekaragaman hayati yang kaya, mengurangi polusi udara, memastikan penyimpanan air, meredam kebisingan, dan membantu pendinginan dalam periode hangat. Hal ini juga penting untuk lingkungan yang tahan iklim dan berkelanjutan. Selain itu, ada efek positif pada kesehatan dan hubungan sosial orang yang tinggal, bekerja dan berekreasi di lingkungan hijau.

Tujuan Penghijauan

Kegiatan penghijauan, baik di desa maupun di kota memiliki bermacam-macam tujuan, diantaranya yaitu:

  1. Menciptakan ekosistem baru

Penanaman pohon di lahan tandus memeberikan manfaat yang lebih dibandinkan penanaman pohon di hutan yang menipis, sebab penanaman yang dilakukan di hutan yang menipis bertujuan untuk membantu pemulihan ekosistem di daerah tersebut, sedangkan penanaman yang dilakukan di lahan yang tandus bisa membantu dalam menciptakan ekosistem baru.

  1. Mencegah terjadinya banjir

Penghijauan yang dilakukan baik di desa mapun di kota melalui penanaman pepohonan dapat mencegah terjadinya banjir, karena pepohonan memiliki akar yang berfungsi untuk penyerap air dan menyimpannya di dalam tanah, sehingga air yang akan terkunci di dalam tanah, yang pada akhirnya dapat mengurangi dan mencegah resiko terjadinya banjir.

  1. Mencegah terjadinya erosi

Penghijauan yang dilakukan melalui penanaman pepohonan sangat berperan dalam mencegah terjadinya erosi tanah. Hal tersebut khususnya akan lebih terasa di daerah-daerah yang dengan kemiringan curam. Akar pepohonan yang mencegkeram tanah dengan kuat dapat melindungi tanah dari pengikisa atau erosi yang disebabkan karena aliran air hujan.

  1. Menjaga kualitas air tanah

Bukan hanya dapat mencehag banjir, tapi penghijauan juga dapat menjaga kualitas air tanah. Pepohonan akan melindungi kulitas air tanah dengan akarnya. Oleh sebab itu, tak jarang kita melihat bahwa mata air yang mana airnya dikonsumsi untuk air minum berada di sekitar pepohonan.

  1. Memperbaiki DAS

Manusia dan hewan bergantung pada air bersih untuk bertahan hidup, sehingga menjadi hal yang penting untuk melindungi daerah aliran sungai (DAS). Salah satunya yaitu melalui penghijauan, yang memainkan peran utama dalam menciptakan daerah aliran sungai baru.

Daerah dengan hutan atau pepohonan yang banyak mempunyai beberapa sumber air sebagai kebalikan dari tempat-tempat yang tidak mempunyai pohon, karena hanya mengandalkan konservasi air. Penanaman pohon dapat berperan dalam membantu meningkatkan DAS, terutama di daerah kering dan semi kering.

  1. Mengurangi polusi udara

Penghijauan berperan penting untuk membersihkan udara yang ada di Bumi dari polusi udara yang dapat ditimbulkan karena pemakaian berbagai macam bahan bakar dari beragam kegiatan manusia. Polusi yang menumpuk tersebut jika tidak dinetralisir akan sangat berbahaya, baik bagi lingkungan mapun manusia yang hidup di dalamya.

Disinilah pepohonan berperan cara untuk menetralkan polusi udara. Pohon melakukan fotosintesis yang akan menghasilkan oksigen yang sangat berguna bagi kehidupan di Bumi.

  1. Mengurangi dampak hujan asam

Hujan asam ialah hujan air dengan komposisi garam yang berlebihan, sehingga jika dibiarkan maka akan menimbulkan efek yang sangat buruk. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak hujan asam yaitu melalui penghijauan.

Hal itu disebabkan karena fotosintesis yang dilakukan pohon akan membantu menetralkan zat- zat yang ada di dalam air hujan, termasuk zat asam. Sehingga, hujan yang turun ridak terlalu asam dan dampak hujan asam bisa dikurangi.

  1. Sebagai pengontrol iklim

Penghijauan dapat menjadi salah satu upaya untuk dapat mengontrol iklim. Iklim akan berjalan teratur saat Bumi dalam kondisi baik- baik saja atau normal, tapi seiring berjalannya waktu kondisi Bumi semakin tua dan juga memburuk, misalnya karena buangan dari sisa- sisa industri, kendaraan dan lainnya yang mengakibatkan polusi udara.

Udara yang kotor tersebut mengandung bermacam-macam gas berbahaya yang pada akhirnya dapat mengakibatkan iklim tidak seperti seharusnya. Oleh sebab itu, dengan adanya banyak pohon di Bumi, udara yang kotor bisa diseimbangkan atau paling tidak dinetralisir, sehingga perubahan iklim yang terjadi tidak terlalu ekstrim.

  1. Mencegah efek rumah kaca

Penghijauan dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi efek rumah kaca. Efek rumah kaca merupakan kondisi dimana Bumi memiliki gas- gas yang bisa meredam sinar matahari (gas rumah kaca) yang terlalu banyak. Hal tersebut mengakibatkan suhu di Bumi akan terasa semakin panas.

Dengan keberadaan pepohonan yang dapat menghasilkan oksigen di siang hari, maka zat-zat rumah kaca bisa dikontrol sehingga mencegah efek rumah kaca.

  1. Melindungi satwa

Satwa banyak yang menggantungkan hidupnya dari pepohonan. Bukan hanya sebagai tempat mencari makanan, tapi pepohonan juga berperan sebagai tempat tinggal beragam jenis satwa.

Oleh sebab itu, apabila kita menanam banyak pohon, maka banyak pula jenis satwa yang akan terlindungi, baik terlindungi ketersediaan makanannya maupun tempat tinggalnya. Beberapa janis satwa yang akan terlindungi diantaranya yaitu bermacam-macam jenis burung, kera, dan lain sebagainya.

  1. Penyupplai pupuk alami

Pepohonan juga bisa berperan sebagai penyupplai pupuk alami atau kompos melalui dedaunan dan bunga atau buah pohon yang berjatuhan. Sampah dari pepohonan tersebut dapat kita tampung dan kita oleh menjadi pupuk kompos.

Dengan demikian, apabila di lingkungan sekitar kita banyak terdapat pepohonan, kita tidak perlu repot-repot mencari pupuk kompos, sebab kita dapat  mengumpulkan sampah dedaunan untuk digunakan sebagai pupuk alami atau pupuk kompos tanpa harus membelinya.

  1. Sebagai pemecah angin

Pepohonan memiliki peran penting sebagai pemecah angina, sehingga angin yang menerjang tersebut tidak menggumpal dan berbahaya bagi lingkungan.

  1. Sarana terapi kesehatan

Lingkungan yang hijau dapat dimanfaatkan sebagai sarana terapi kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pikiran. Orang yang merasa penat dengan suasana perkotaan biasanya akan mudah stress. Hal tersebut diatasi dengan mendatangi lingkungan sehat yang terdapat banyak pohon atau pemandangan hijau, sehingga pikiran yang penat akan tergantikan dengan pikiran yang segar dan fresh, sehingga jauh dari kata pusing.

  1. Memperindah pemandangan

Selain memberikan manfaat kesehatan, penghijauan bisa mengubah pemandangan menjadi lebih indah dan segar. Pemandangan yang menampilkan pepohonan hijau akan membuat mata menjadi lebih rileks dan pikiran menjadi lebih segar. Salah satu realitas sosial juga dapat berguna untuk meredakan stres.

  1. Sebagai tempat pariwisata

Penghijauan dapat memunculkan potensi pariwisata, karena keberadaan pepohonan selain indah untuk dipandang, juga mampu membuat pikiran dan mata kita menjadi segar, sehingga lebih fresh dan jauh dari penat. Beberapa contoh tempat wisata pepohonan misalnya hutan, taman kota, hingga pegunungan.

Contoh Tindakan Penghijauan

Adapun yang dimakud dengan contoh tindakan penghijauan yang dilakukan dalam hal ini pada umumnya melibatkan penggabungan sistem yang lebih ramah lingkungan ke dalam lingkungan seseorang. Misalnya saja;

  1. Menanam tanaman Toga di rumah
  2. Menghias ruangan tempat kerja dengan jenis tanaan indor
  3. Melakukan gaya hidup sehat dengan tindak membuang sampah sembarangan

Meskipun demikian biasanya tindakan teknis seperti pengolahan tanah atau penanaman tanaman pendukung. Selain itu, perawatan permanen dan irigasi biasanya diperlukan untuk menjaga lingkungan yang hijau. Dan yang pasti di beberapa daerah terdapat persyaratan normatif untuk perencanaan dan pelaksanaan penghijauan, misalnya penghijauan pinggir jalan. Dalam bioteknologi tanah, tanaman dengan fungsi teknis mungkin dibutuhkan.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa penghijauan merupakan proses mengubah lingkungan hidup, dan juga artefak seperti ruang, gaya hidup atau citra merek, menjadi versi yang lebih ramah lingkungan.

Sehingga dalam hal inilah penghijauan juga merupakan istilah umum untuk pemilihan dan penanaman tanaman yang sesuai di, di dalam, atau di samping bangunan dan di taman umum. Tujuan penghijauan biasanya merupakan kombinasi dari manfaat lingkungan dan perbaikan desain visual permukaan, misalnya dinding hijau atau atap hijau, serta penciptaan ruang hijau.

Oleh karena itulah penghijauan tepat jika didefinisikan sebagai suatu usaha yang mencakup kegiatan-kegiatan penanaman tanaman keras, rerumputan, serta pembuatan teras dan bangunan pencegah erosi lainnya di areal yang tidak termasuk areal hutan negara atau areal lain berdasarkan pada rencana tata guna lahan yang diperuntukkan sebagai hutan. Bahkan secara langsung ada aturan terkaut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 35 Tahun 2002 Tentang Dana reboisasi yang isinya “Penghijauan ialah upaya pemulihan lahan kritis di luar kawasan hutan secara vegetatif dan sipil teknis untuk mengembalikan fungsi lahan”

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan tujuan penghijauan yang dilakukan di perkotaan dan pedesaan secara umum. Semoga memberikan edukasi serta referensi untuk kalian yang membutuhkannya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *