Pengertian Pertumbuhan Penduduk, Macam, dan Contohnya

Diposting pada

Pertumbuhan Penduduk

Penduduk dan masyarakat adalah kajian yang tidak terpisahkan dalam ilmu sosial. Alasannya karena kependudukan ini identik dengan seseorang yang tinggal di wilayah tertentu dan dalam kurun waktu, sehingga tak khayal prihal ini senantisa terjadi pertambahan dalam kurun waktu tertentu.

Adapun pertambahan penduduk atau yang familiar dalam objek kajian sosiologi ialah pertumbuhan penduduk sendiri sejatinya terbagi menjadi dua macam. Yaitu terjadi secara alami dan non alami dengan berbagai faktor yang melatar belakanginya.

Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk merupakan peristilahan yang tersusun atas dua kata. Yaitu pertembuhan yang bermakna secara vartikal mengalami perubahan dari waktu sebelumnya, dengan konsep perubahan yang bertambah banyak. Sedangkan penduduk ialah individu dan kelompok yang tinggal di wilayah tertentu. Sehingga sederhananya hal ini mempengaruhi adanya penggambaran dan piramida penduduk.

Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan yang ada dalam jumlah penduduk di suatu wilayah pada waktu tertentu yang biasanya dipengaruhi faktor alami berupa kelahiran dan kematian serta faktor yang tidak alami atau non alami yakni migrasi.

Sehingga dalam kependudukan banyak sekali dinamika yang ditimbulkan, adapun dampak dinamika kependudukan ini sendiri adalah perubahan penduduk di suatu wilayah pada waktu tertentu.

Pengertian Pertumbuhan Penduduk Menurut Para Ahli

Definisi pertumbuhan penduduk menurut para ahli, antara lain;

  1. Bagja Waluya, Arti pertumbuhan penduduk adalah realitas penggambaran jumlah kependudukan yang ada dalam kajian antroposfer dengan dipengaruhi pada tingkat fertilitas, natalitas, mobilitas, dan perpinahan penduduk migrasi.

Macam Pertumbuhan Penduduk

Macam Pertumbuhan Penduduk
Macam Pertumbuhan Penduduk

Jenis-jenis yang ada dalam pertumbuhan penduduk ini, terbagi menjadi 2, yakni;

  1. Pertumbuhan Pendudukan Alami

Pertumbuhan penduduk alami adalah penggamaran pertumbuhan penduduk yang di dasari pada angka kelahiran dan kamatian. Dimana untuk penyusunan pertumbuhan penduduk ini pasti akan terjadi di setiap wilayah, lantaran usia dan juga keturunan adalah bagian daripada siklus kehidupan dalam masyarakat di lingkungan sosialnya.

  1. Pertumbuhan Penduduk Non Alami

Pertumbuhan penduduk non alami, artinya penambahan jumlah populasi di dalam masyarakat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bersal dari luar masyarakat itu sendiri, faktor ini antara lain seperti berbagai jenis migrasi, yaitu berpindahkan penduduk yang dilakukan dari kota ke desa atau sebaliknya.

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk

Adapun faktor yang mempengaruhi adanya pertubuhan penduduk di masyarakat. Yaitu;

Pertumbuhan Penduduk Alami

Adapun untuk faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk alami, diantaranya;

  1. Kelahiran (Fertilitas/Natalitas)

Kelahiran dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor penghambat. Faktor pendorong kelahiran antara lain pernikahan usia muda, anggapan banyak anak banyak rezeki, ingin memiliki anak berjenis kelamin tertentu, serta rendahnya tingkat pendidikan.

Sedangkan untuk faktor penghambat yang menjadi ciri khas kelahiran antara lain pembatasan usia menikah, program keluarga berencana (KB) yang dilakukan oleh BKKBN, serta pembatasan tunjangan anak bagi seseorang pegawai negeri.

Contoh dalam hal ini misalnya saja untuk seseorang yang bekerja di BKKBN akan hanya diberi kesempatan untuk memiliki 2 Anak, adapun jika memiliki lebih dari dua anak akan mendapatkan saksi dengan tidak dinaikan golongannya.

  1. Kematian (Mortalitas)

Kematian dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor penghambat pada kependudukan di dalam masyarakat. Faktor pendorong kematian antara lain bencana alam, wabah penyakit, rendahnya tingkat kesehatan, sarana dan prasarana kesehatan kurang memadai, serta peperangan yang terjadi di wilayah atau negara tertentu.

Sedangkan untuk faktor penghambat kematian antara lain tingginya tingkat kesehatan penduduk, tercukupinya fasilitas kesehatan, adanya kemajuan teknologi kesehatan, tercukupinya tenaga medis, serta tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pribadi dan lingkungan.

Pertumbuhan Penduduk Non-Alami

Sedangkan untuk faktor non alami dari pertumbuhan penduduk, yaitu;

  1. Migrasi (Mobilitas)

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk lainnya yang bersifat non alami dalam masyarakat adalah migrasi, pengertian migrasi ini sendiri adalah perpindahan pendudukan dari kota ke desa atau sebaliknya dari desa ke kota. Perpindahan penduduk tersebut tentusaja dapat menjadi pengaruh pada populasi kependudukan.

Bahkan banyak yang mendefinisikan bahwa migrasi ini menjadi bagian daripada mobilitas sosial dalam masyarakat, artinya masyarakat tidak akan bisa bertahan dalam satu tempat akan senantiasanya mengikuti atau berpindah dari tempat satu ke tempat yang lainnya, baik lantaran pendapatan, keramaian, atau fasilitas yang di dapatkan.

  1. Urbanisasi

Urbanisasi bisa dikatakan sebagai faktor yang mepengarhui bertambah dan berkurangnya jumlah penduduk non alami. Adapun secara singkatnya pengertian urbanisasi ini ialah terjadinya mobilitas seseorang dari wilayah desa ke kota.

Banyak contoh urbanisasi yang terjadi. Misalnya saja ketika lebaran atau saat setelah adanya Hari Raya Idul Fitri masyarakat desa di Indonesia berbonodng-bondong untuk pergi ke DKI Jakarta dalam upaya mencari pekerjaan atau memperoleh fasilitas yang yang lebih baik lain.

Contoh Program Pertumbuhan Penduduk

Adapun untuk contoh program yang dilakukan dalam mentasi pertumbuhan penduduk. Milsanya saja;

  1. Migrasi

Misalnya saja program mengenai migrasi yang pernah di lakukan dalam mengatasi dinamika penduduk di Indonesia, dengan program migrasi yang pertama kali dilakukan oleh Soeharto sebagai upaya menyebarkan penduduk di wilayah Indonesia yang pada umumnya pada waktu itu populasi masyarakat terfokus di Pulau Jawa.

Contoh program yang dilakukan Saeharto ini bisa dikatakan sebagai pertumbuhan penduduk non alami, dan juga sebagai upaya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan penduduk di suatu wilayah, adapun wilayah pertama yang  menjalankan program migrasi ini pertamakali di Provinsi Lampung, yang memang letak geografisnya bersebelahan dengan Pulau Jawa.

  1. Program KB (Keluarga Berencana)

Mengenai program yang dijalankan dalam mengatasi berbagai contoh permasalahan sosial di masyarakat adalah program KB yang dikendalian dan dinggap berhasil ialah pada zaman Orba (Orde Baru). Program BKKBN dinggap berhasil karena pada fakta sosial pada saat itu Indonesia bisa menjadi negara yang memperoleh penghargaan dari PBB sebagai Negara pertama yang berhasil menjalankan pengendalian penduduk.

Perubahan penduduk yang ada di suatu wilayah, sejatinya dapat diketahui dan kualitas dan kuantitasnya. Pengetahuan mengenai hal ini bisa diperoleh dari faktor yang menjadi pengaruhnya.

Demikianlah tulisan mengenai pengertian pertumbuhan penduduk menurut para ahli, macam, faktor, dan contoh program untuk mengatasinya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga memberikan pemahaman kepada setiap pembaca yang pada saat ini sedang membutuhkannya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *