4 Perbedaan In Group dan Out Group Beserta Contohnya

Diposting pada

Perbedaan In Group dan Out Group

Pembahasan terkait dengan adanya bentuk kelompok sosial di lingkungan masyarakat menjadi salah satu fokus dalam objek kajian sosiologi. Alasannya karena sosiologi sendiri secara singkat mengaji hubungan masyarakat dan serangkaian dampak yang diakibatkannya.

Adapun disisi lain dari kelompok sosial mengenal dengan istilah in group dan out group yang prihal ini dikemukakan oleh William G Sumner sebagai salah satu teori sosiologi dan tokohnya. Beliau sendiri menjabarkan secara mendalam tentang pengertian dan perbedaannya dalam mempengaruhi hubungan sosial.

In Group dan Out Group

Agar lebih mudah dalam menalaah perbedaan dan pengertian. Berikut penjelasan keduanya;

  1. Pengertian In Group

Kempok in group adalah salah satu arti kelompok sosial yang setiap individu mampu menginditifikasikan dirinya sendiri atas nama satu tanpa adanya perbedaan.

  1. Pengertian Out Group

Out group adalah kelompok sosial yang bermakna setiap individu menjalankan kehidupannya dengan sukrala dengan tidak termasuk dalam in group sehingga ada anggapan bahwa ia menjadi musuh dalam kelompok lain tersebut.

Perbedaan In Group dan Out Group

Sedangkan untuk perbedaan antara kelompok in group dan keompok out group. Antara lain;

No Perbedaan Kelompok In Group Kelompok Out Group
1 Keanggotaan Individu Menjadi Anggota Inidvidu Bukan Menjadi Anggota
2 Hubungan In group ini memiliki hubungan yang erat. Alasannya karena pengakuan dari dalam kelompok merupakan hal yang sangat diperhatikan dalam kelompok ini. Mereka akan selau memperlihatkan perbedaan antara aku atau kamu, kita atau mereka. Semua itu menjadi batasan dalam kelompok sosial ini. Out group tidak memiliki hubungan erat. Alasanya karena kelompok ini group akan selalu memberikan sekat yang sangat terlihat dengan orang yang diluar kelompoknya.
2 Sudut Pandang Kelompok in group akan memiliki pandangan yang buruk kepada kelompok out group. Out group memiliki sudut pandang dengan segala hal yang menjadi dasar dalam mengusung tujuan bersama.
3 Ikatan In group kuat ikatannya. Dimana sudut pandang ini akan membentuk sebuah kesimpulan dalam bentuk sebuah definisi. Alasan lainnya, bagian dari in group memiliki sesuatu yang dapat membuat seseorang bangga akan keterlibatannya. Ketika berada dalam in group merasa memiliki orang yang saling mendukung. Mengenal in group dapat berasal dari ciri kelompok tersebut. Memiliki ikatan yang berbeda-beda dalam setiap situasi dan kondisi. Alasannya karena seseorang yang menjadi kelompok out group bukan berarti tidak memiliki kelompok sama sekali. Mungkin orang yang dikatakan out group itu bukan bagian dari kelompok yang diikuti. Penyebutan in group dan out group tergantung sudut pandang orang yang mengatakan dan posisi orang tersebut.

Contoh In Group dan Out Group

Sedangkan untuk contoh daripada kelompok in group dan kelompok sosial out group misalnya saja;

  1. In Group

Adanya salah satu organisasi  di masyarakat, khususnya tentang mahasiswa kegamaan. Yakni PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) sebagai persyarat masuk di organisasi tersebut haruslah beragama Islam yang ada di Indonesia sesuai dengan ADART dan ketentuannya.

Prihal ini contoh lainnya juga yang termasuk dalam kelompok in group ialah GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) yang bisa masuk dalam organisasi ini ialah WNI yang beragama Kristen.

  1. Out Group

Misalnya saja terdapatnya IKAMALA Solo, yakni sebuah wadah organisasi untuk para mahasiswa yang ada di Solo, khususnya berasal dari Provinsi Lampung.

Sub domain dalam ketegori Lampung bisa dianggap sebagai salah satu daerah dengan berbagai sukunya, maka prihal ini setiap mahasiswa dari Lampung baik yang bersuku Lampung, Jawa, Bali, Sunda, Palembang dan lainnya bisa masuk IKAMALA.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa untuk posisi in group dan out group bukanlah hal yang paten. Alasannya lantaran anggapan ini dapat berbeda-beda sesuai dengan sudut pandang. Salah satu hal yang mudah untuk kita pahami adalah anggota dan bukan anggota. Apabila anggota maka disebut in group, yang bukan anggota disebut out group.

Tetapi kepastiannya untuk sudut pandang akan mempengaruhi penetapan akan sebagai in group atau out group. Posisi ini akan membuat lebih jelas mana yang terikat dan tidak, mana yang memiliki tujuan yang sama dan tidak, serta lain-lain yang sesuai dengan kelompok sosial yang ada di lingkungan kita.

Adapun untuk hal-hal yang memicu adanya sebuah perselisihan antara out group dan in group ialah kepentingan masing-masing. Semakin keras seorang memaksakan kepentingannya maka akan semakin mungkin terjadi perselisihan bagi kedua belah pihak dengan tetap mempertahankan pendapatnya.

Oleh karena itulah kelompok out group tidak dapat digambarkan melalui sebuah lembaga namun dengan sebuah fenomena yang ada di lingkungan. Fenomena ini banyak terjadi di lingkungan kita bahkan kita dapat berperan sebagai out group atau in group tergantung pada sudut pandang masing-masing.

Itulah tadi artikel yang bisa diberikan pada semua pembaca berkenaan dengan adanya pengertian, perbedaan kelomok sosial in group dan kelompok sosial out group beserta dengan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan uraian yang memahamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *