Pengertian Temperamental, Ciri, Jenis, Faktor, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Temperamen

Cara mengungkapkan rasa yang kita miliki dapat menggunakan emosi dalam diri. Emosi senang, sedih, marah, dan lain-lain. Jenis emosi yang ada pasti memiliki sisi baik dan sisi buruk. Emosi yang tidak dapat terkendali kadang menganggu orang yang ada di lingkungan sosial kita.

Salah satu contoh emosi yang memiliki pengaruh dengan sekitar ialah sikap temperamental. Oleh karena itulah artikel ini akan membahas tentangg apa itu temperamen.

Temperamental

Temperamen merupakan salah satu sikap yang kurang baik jika berlebihan, dapat dikatakan sebagai sebuah gangguan. Sikap yang muncul secara tiba-tiba ketika ia merasa tidak suka dengan  apa yang telah dilakukan orang lain.

Sikap temperamental ini dapat berkurang apabila orang tersebut menyadari adanya sikap yang berbeda dan memiliki keinginan untuk berubah. Apabila sudah pada tingkat keprahan tertentu dapat melakukan konsultasi kepada ahlinya agar mendapatkan penangan yang tepat.

Pengertian Temperamental

Temperamental adalah kondisi di mana amarah seseorang tidak dapat dikendalikan dan dapat meningkat secara cepat. Tempramen ini terbentuk atas watak bawaan secara biologis seseorang. Sikap ini sangat sulit untuk diubah karena sudah melekat pada diri seseorang sejak lahir dan keturunan dari orang tua.

Ketika ingin mengetahui tingkat temperamental seseorang harus di tes secara psikologis dan tingah laku secara fisik. Banyak faktor lain yang mempengaruhi namun tidak dapat diketahui pasti kapan seseorang nampak temperamen. Sikap ini kadang juga tidak diketahui oleh orang tua seorang anak.

Pengertian Temperamen Menurut Para Ahli

Definisi tempramental menurut para ahli antara lain sebagai berikut;

  1. Alport

Tempramen adalah salah satu jenis sifat emosi yang dimiliki oleh seorang individu, reaksi atas ransangan emosi, kecepatan merespon sesuatu, dan suasana hati. Gejala tersebut tergantung pada diri seseorang dan dapat dipengaruhi oleh faktor keturunan.

  1. Edwald

Tempramaen ialah salah satu sikap yang dipengaruhi oleh psikis dan jasmani. Tempramen sikap berasal dari keturunan dan watak bawaan seseorang. pengaruh pendidikan dan lingkungan tidak dapat memberikan dampak secara langsung.

  1. Sujanto

Tempramen berasal dari kata tempra yang berarti campuran. Sikap temperamen berasal dari beberapa zat dalam tubuh yang tercampur menjadi satu kemudian akan mempengaruhi tingkah laku orang tersebut.

Ciri Temperamental

Adapun karakteristik yang ada dalam tempramental ini antara lain sebagai berikut;

  1. Mudah emosi, emosi yang dimaksud ialah segala ekspresi yang tidak mudah dikendalikan. Kita sering menyebut orang yang lebih mudah menunjukkan emosi negatif langsung kita sebut temperamental.
  2. Sering berkata kasar, kemampuan mengatur emosi yang buruk sehingga ketika marah akan muncul ekspresi mengumpat atau mengeluarkan kata kasar yang menyakiti orang lain.
  3. Menyimpan banyak dendam, ketika terdapat masalah yang menyakiti dirinya maka ia akan terus mengingat masalah tersebut. Orang tersebut juga memiliki keinginan untuk membalas semua apa yang telah ia rasakan.
  4. Selalu merasa benar, orang tersebut cenderung tidak pernah merasa bersalah. Perasaan yang ada bahwa dirinya yang paling benar dan tidak mau disalahkan.
  5. Mudah tersinggung, memiliki perasaan yang sensitif sehingga mudah tersinggung dan merasa sedang membicarakan dirinya. Padahal ia belum mengetahui kebenaran apa yang sedang dibicarakan.
  6. Cemburu yang berlebih, rasa iri kepada seseorang yang berlebihan membuat ia banyak tidak disenangi oleh orang lain. Selalu menuduh yang belum pasti kepada pasangan atau orang yang dekat dengannya.
  7. Mengekang pasangan, memiliki banyak aturan kepada pasangan sehingga mrasa terkekang. Kebebasan individu terbatas dengan segala aturan yang dibuat oleh dirinya kepada orang lain.
  8. Menuntut secara berlebih, menuntut banyak hal kepada orang sekitar. Tuntutan berlaku untuk beberapa orang yang ada disekitarnya yaitu, orang tua, anak, pasangan, dan lain-lain. Ketika ia menjadi seorang pimpinan akan menuntut kinerja anggotanya secara maksimal dan toleransi yang sangat terbatas.
  9. Hidup untuk kesenangan, tujuan hidupnya hanya untuk kesenangan pribadi, jarang memiliki sikap empati apalagi simpati kepada orang sekitar. Kekayaan yang ia miliki hanya hak miliknya sendiri.

Jenis Temperamental

Berikut merupakan macam-macam tempramen yang ada dalam setiap individu. Antara lain;

  1. Sanguinis

Sifat dasar sanguinis yang dapat dengan mudah menerima pengaruh dari luar dan langsung masuk kedalam pikiran dan perasaan membuat ia akan menampakkan respon yang meledak-ledak. Hal tersebut disebabkan sanguinis lebih mengedepankan persaan dari pada pikiran dalam menentukan sebuah keputusan.

  1. Kolerik

Sifat dasar yang dimiliki ialah kemauan yang keras. Seorang kolerik akan menempatkan dirinya sebagai seorang pemimpin yang dominan, tidak mempedulikan orang lain, dan sikap empati sangat sulit diekspresikan. Dia akan terus mendorong orang disekitarnya untuk terus maju.

  1. Melankolis

Sifat dasar melankolis yang sangat sensitif membuat ia mudah emosi dalam keadaan apapun. Ditambah dengan sifat perfeksionisnya akan menambah tingkat sensitif melankolis. Ketika terdapat masalah yang berat dia bisa berubah menjadi sosok yang murung dan depresi pada masa itu semua sifatnya akan berubah.

  1. Phlegmatis

Tempramen jenis ini memliki sifat bawaan yang tenang dan mudah meredam amarah. Ketika terdapat permasalahan akan memilih diam dan dingin. Tempramen jenis ini merupakan salah satu jenis tempramen yang palaing pandai mengatur emosi sehingga tidak mudah meledak-ledak.

Faktor Penyebab Temperamental

Sikap temperamental memiliki latar belakang yang berbeda. Berikut beberapa faktor penyebab munculnya sikap temperamental,

  1. Gender dan budaya

Jenis kelamin akan mempengaruhi tingkat temperamental seseorang. Seorang laki-laki dalam melakukan segala hal lebih mengedepankan ego sehingga kadang lupa mengkontrol emosi yang ada di dalam diri, walaupun terdapat seorang wanita yang memiliki sikap temperamental.

Unsur budaya juga akan membentuk karakter seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan hidupnya. Ketika berada di lingkungan budaya yang menyelesaikan sesuatu dengan cara yang halus maka akan terbentuk karakter yang berbeda dengan budaya yang keras.

  1. Pengaruh lingkungan

Lingkungan memiliki banyak pengaruh untuk diri seseorang. semakin baik lingkungannya maka akan mencerminkan cara ia bersikap. Lingkungan sehat dan tidak sehat yang bisa berarti buruk juga akan mengubah perilaku seseorang. Lingkungan memiliki pengaruh yang besar bagi diri seseorang baik secara langsung atau tidak langsung.

  1. Pola asuh

Cara orang tua mendidik anaknya juga akan membentuk karakter anak. Ketika orang tua terbiasa memdidik anak dengan cara yang keras maka sifat yang terbentuk tidak jauh dari cara mendidik, karena pada dasarnya anak hanya meniru apa yang dilihat dan dipelajari.

  1. Faktor keturunan

Sifat tempramen ini juga dapat berasal dari bawaan lahir. Seorang anak sudah memiliki bibit atau gen dalam dirinya tingkat tempreman yang tinggi. Faktor ini sulit diubah kecuali ada kemauan besar yang berasal dari dalam diri untuk mengendalikan diri dengan baik.

Contoh Temperamental

Beberapa macam sikap yang mencerminkan temperamental ini antara lain sebagai berikut;

  1. Mudah gelisah

Tanda awal ketika seseorang memiliki sikap temperamental ialah mudah gelisah. Kegelisahaan yang  dirasakan kadang tanpa sebab atau hanya masalah yang ringan. Ia akan merasa kesulitan mengendalikan kesulitan yang ia rasakan. Ketika tidak berusaha mengendelakikan maka akan semakin gelisah dan mungkin tidak dapat mengontol dirinya.

  1. Tidak melakukan kegiatan rutin dengan baik

Ketika masih kecil sangat sulit untuk melakukan kebiasaan rutin yang harus dilakukan setiap hari seperti jadwal makan tiga kali sehari, tidur siang, belajar, dan lain-lain. Anak akan merasa kesulitan dalam melakukan kegiatan yang berulang-ulang.

  1. Lambat dalam melakukan sesuatu

Respon anak lambat sehingga apapun yang dikerjakan terkesan sangat lama. Ketika orang disekitar tidak memahami itu maka sangat dimungkinkan anak akan sering dimarahi dan akibatnya akan semakin parah dalam hal tersebut. Bahkan anak dapat berontak dan mudah marah.

  1. Kurang mampu adaptasi dengan lingkungan

Seseorang yang temperamental biasanya kurang mampu beradaptasi karena merasa tidak nyaman. Ketika di lingkungan baru ia akan cenderung menyendiri agar merasa nyaman. Ia dapat melakukan adaptasi namun membutuhkan waktu yang sangat lama.

  1. Mudah terganggu

Seseorang yang temperamental akan mudah terganggu yang disebabkan oleh suara atau gambar yang mencolok. Ketika ingin kosentrasi mengerjakan seseuatu ia tidak bisa diganggu dengan suara yang membuat tidak tenang. Apabila mendengar suara tersebut fokusnya akan beralih kepada sumber suara.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian temperamental menurut para ahli, ciri, jenis, faktor penyebab, dan contohnya yang ada di dalam diri seseorang. Semoga bisa memberi pengetahuan bagi semuanya.

Daftar Sumber Tulisan
  • Santrock, J. W. 2011. Perkembangan Anak Edisi 7 Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
  • Dariyo, A. 2007. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Refika Aditama.
No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *