Pengertian Kerukunan, Ciri, Bentuk, dan Contohnya

Diposting pada

Kerukunan Adalah

Kerukunan merupakan salah satu jalan yang harus lakukan oleh masyarakat. Alasannya, karena kerukunan ini akan berdampak pada terciptaan proses sosial dan interaksi sosial dalam membentuk integrasi sosial sehingga mampu menyatukan barbagai lini berbedaan dalam masyarakat. Seperti dalam perbedaan unsur budaya, agama, etnis, dan lain sebaginya. Atas dasar itulah setiap masyarakat akan senantisa mencoba untuk hidup rukun agar kehidupan yang dijalankan sesuai mampu menciptakan kenyamanan antara satu dengan lainnya.

Kerukunan

Kerukunan pada dasarnya merupakan proses bersatunya masyarakat dalam berbagai pebedaan, yang dimana kata kerukunan sendiri berasal dari pungutan Bahasa Arab “rukun” yang arti harfiahnya adalah pondasi dasar. Jika secara istilah sederhana dari segi katanya kerukunan adalah pondasi dasar yang bisa dilakukan masyarakat dalam menghadapi gelaja sosial dan bentuk masalah sosial.

Pengertian Kerukunan

Kerukunan adalah proses sosial yang dilakukan mahluk hidup dalam menciptakan kehidupan bersama atas dasar perbedaan-perbedaan yang ada, baik dalam segi agama, politik, budaya, dan lain sebaginya sehingga persatuan dan kesatuan masyarakat ini diharapkan dapat mencapai tujuan atas dasar perbedaan-perbedaan yang sudah ada.

Sehingga konsep hidup rukun sangat diperlukan dalam masyarakat majemuk, yang ternyata masyarakat majemuk ini rawan terjadi disintegrasi sosial.

Pengertian Kerukunan Menurut Para Ahli

Pengertian Kerukunan Menurut Para Ahli
Pengertian Kerukunan Menurut Para Ahli

Definisi kerukunan menurut pandangan para ahli, antara lain;

  1. Paulus Wirutomo, Pengertian kerukunan adalah menciptakan integrasi sosial dalam masyarakat melalui konsep-konsep tertentu dalam upaya mempersatuakan mahluk sosial, baik secara individu dan kelompok untuk memberikan rasa kenyaman dan ketentraman.
  2. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Arti kerukunan adalah kesepakatan masyarakat yang dilakukan atas dasar perbedaan-perbedaan dalam kehidupan sosial, baik agama, budaya, dan etnis. Sebagai jalan mencapai tujuan bersama.

Ciri Kerukunan

Sedangkan untuk karakteristik hidup rukun. Antara lain;

  1. Sangat jarang terjadi permusuhan, meski ada akan cepat untuk diatasi
  2. Terbentuknya kesadaran masyarakat untuk melakukan gotong royong sebagai pengamalan sikap atas tolong-menolong
  3. Tercipatanya sikap masyarakat untuk penduli dan saling menyayangi

Bentuk Kerukunan

Sedangkan untuk jenis yang ada dalam kerukunan bermasyarakat, antara lain;

  1. Integration (integrasi)

Integrasi sosial adalah suatu keutuhan atau persatuan yang didasari atas konsep untuk mengolaborasikan antara integrasi nasional dan integrasi sosial. Apabila integrasi sosial terjalin dengan balk, integrasi nasionat dapat dipertahankan.

Contoh bentuk kerukunan dalam intergrasi sosial ini misalnya saja dalam upaya mempersatuan masyarakat di Indonesia, yang beragam perbedaan dimilikinya. Baik perbedaan dalam agama, budaya, etnis, iklim, dan lain sebaginya.

  1. Equilibrium (keseimbangan)

Kesimbangan adalah bentuk kerukunan  yang dapat diartikan sebagai keadaan seimbang dan tidak terjadi kesenjangan yang menimbulkan gejolak.

  1. Stability (stabilitas)

Definisi jenis kerukunan ini yaitu keadaan tenang, mantap, dan mapan. Stability bersifat tidak dinamis karena adanya kelompok penguasa yang memaksakan stabilitas tersebut.

  1. The absence of conflict (keadaan nyaris tanpa konflik)

Bentuk kerukunan atau jenis kerukunan ini yaitu keadaan yang terjadi karena adanya kekuatan yang menekan kelompok-kelompok agar tidak berkonfhik. Konflik sebenarnya tidak dapat dipisahkan dan masyarakat. Oleh karena itu, keadaan ini bersifat semu dan tidak realistis.

  1. Tolerance (toleransi)

Bentuk kerukunan ini yaitu tolerasi yang dapat iartikan sebagai suatu sikap menahan diri, menerima keadaan, dan tidak menyerang pihak lain. Akan tetapi, kerukunan yang dihasilkan masih bersifat dangkal dan tidak akan berkembang.

  1. Solidarity (kesetiakawanan)

Jenis kerukunan ini yaitu kondisi yang lebih balk daripada toleransi. Kondisi ini ditandai dengan adanya sikap saling membantu dan bersatu dalam kerukunan masyarakat. Akan tetapi, masih tenjadi kesenjangan dan eksploitasi yang tersembunyl.

  1. Conformity (keteraturan)

Pengertian keteraturan sosial adaah salah satu bentuk kerukunan yang artinya yaitu kepatuhan anggota masyarakat sehingga menimbulkan suasana rukun. Akan tetapi, kondisi ni menunjukkan kondisi yang pasif dan tidak kritis sehingga dapat menghambat inovasi.

  1. Peace (kedamaian)

Kedamaian adalah salah satu bentuk kerukunan, yang artinya yaitu kondisi tidak berselisih dan bersifat rukun, tetapi bersifat pasif. Kedamaian hendaknya diwujudkan dengan tindakan yang Iebih proaktif denga masyarakat-masyarakat secara keseluruhan.

  1. Cohesion (kohesi)

Kohesi adalah salah satu bentuk kerukunan, yang artinya yaitu kondisi kesatuan yang kuat, terdapat kerja sama, dan kekompakan. Akan tetapi, dalam kondisi ii terdapat nuansa fanatik kelompok.

  1. Compromise (kompromi)

Kompromi adalah salah satu bentuk kerukunan, yang artinya yaitu keadaan saling mengalah untuk menghindari konflik sosial yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat.

  1. Harmony (harmoni)

Harmoni yaitu keadaan yang menunjukkan adanya penbedaan sosial budaya namun bersifat senasi. Kondisi ini menupakan kondisi sosial ideal.

  1. Solidity (kekukuhan/kekuatan)

Solidaritas adalah salah satu bentuk kerukunan, yang artinya yaitu keadaan nukun yang memiliki daya tahan sehingga tidak mudah goyah atau dipengaruhi oleh pihak lain.

  1. Sinergy (sinergi)

Sinergi adalah salah satu bentuk kerukunan, yang artinya yaitu bersepakat dan bersatu dalam penbedaan. Semua pihak berlawanan menggabungkan kekuatan untuk menghasilkan kekuatan benlipat ganda. Sinergi ini bensifat win-win solution.

Dampak Terjadinya Kerukunan

Adapun akibat yang menjadi manfaat adanya kerukunan. Antara lain;

  1. Terciptanya serangkaian bentuk ketentraman dan kedamaian abadi dalam kehidupan masyarakat
  2. Masyarakat akan merasa penuh kenyamanan untuk hidup di lingkungan sosialnya
  3. Munculnya jiwa persahabatan sehingga mencorong adanya tindakan untuk saling tolong menolong
  4. Minimlanya kriminalitas yang terjadi

Contoh Kerukunan

Contoh kerukunan dalam masyarakat yang bisa kita pahami, lebih dalam misalnya saja;

  1. Agama

Dalam hal bergama di Indonesia. Yang dikenal memailiki Agama Sah sebanyak 6 Agama, dliayr daripada Agama-Agama nenek moyoang yang masih dianut olehs ebagian masyarakat. Hingga saat ini kerukunan dalam umat bergama di Indonesia, masih terjaga dan terus terlindungi dengan baik antara satu dengan lainnya.

  1. Kegiatan Manusia

Manusia sebagai makhluk ekonomi karena memiliki alasan tertentu yaitu dalam kehidupan ini seorang manusia pastinya memerlukan berbagai macam kebutuhan yang harus dipenuhinya. Oleh karena itu untuk memenuhi segala kebutuhan yang diperlukannya tersebut manusia harus bisa melakukan interaksi dengan orang lain yang bersangkutan dengan berbagai kegiatan.

Kegiatan ini misalnya saja terjadinya interaksi sosial disini bisa dilakukan antar individu maupun secara berkelompok sebagaimana yang terjadi di pasar tradisional ataupun pasar modern.

Demikinalah penjelasan dan bahasan mengenai pengertian kerukunan menurut para ahli, ciri, bentuk, dan contohnya. Semoga dengan adanya bahasan ini bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang memperlukannya.

Rating: 3.3/5. From 3 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *