Contoh Organisasi Profesi di Indonesia

Diposting pada

Contoh Organisasi Profesi

Salah satu syarat agar memiliki relasi yang luas dalam lingkungan sosial maka disarankan untuk gabung dalam sebuah organisasi yang memiliki kepentingan yang sama. Organisasi profesi merupakan wadah yang paling tepat untuk bertukar pikiran dan memunculkan ide kreatif sesama profesi.

Indonesia memiliki banyak jenis organisasi profesi dengan kode etik dan aturan yang menyesuaikan profesinya. Baik dalam pendidikan, pekerjaan, bisnis, sampai dengan kesehatan.

Organisasi Profesi

Organisasi profesi adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama pada program keahlian tertentu. Tujuan dari organisasi profesi ialah wadah untuk masyarakat dengan jenis profesi yang sama, dengan adanya organisasi akan melindungi sekelompok orang dari kebijakan lembaga politik atau kepentingan lainnya.

Banyak hal positif yang ada dalam organisasi profesi. Tentu saja organisasi akan memberikan dampak pada setiap anggota dan kemajuan organisasi yang diikuti. Organisasi profesi yang dikelola dengan baik akan meningkatkan citra sekaligus jaringan sosial organisasi tersebut.

Di Indonesia sangat banyak jenis organisasi profesi yang menaungi para pekerja profesional di Indonesia. Di bawah ini merupakan penjelasan tetang organisasi profesi beserta awal berdirinya organisasi.

Organisasi Profesi di Indonesia

Berikut merupakan beberapa contoh organisasi profesi yang memiliki legalitas dan diakui secara hukum, antara lain;

  1. PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)

Organisasi profesi yang sudah ada sejak zaman penjajahan di Indonesia yang beranggotakan para guru. organisasi ini didirikan pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda, masa itu diikuti pembentukan beberapa organisasi profesi guru diseluruh Indonesia dengan tingkatan yang berbeda. Berubah menjadi nama PGRI ketika masa kemerdekaan Indonesia. Organisasi profesi ini memiliki hubungan dengan ASEAN Council of Teachers.

Organisasi ini didirikan oleh beberapa tokoh di tahun tersebut. Tokoh pendiri organisasi yaitu, Amin Singgih, Rh. Koesnan, Djajeng Soegianto, Soetono, Soemidi Adisasmito, Ali Marsaban, dan Abdullah Nooerbambang. Pembentukan organisasi ini di latar belakangi oleh semangat persatuan para guru di Indonesia.

Banyak kegiatan yang dilakukan oleh organisasi ini yang sesuai dengan tujuan. Tema kegiatan sangat beragam mulai dari pengabdian, pendidikan, hingga pengembangan kemampuan guru itu sendiri.

  1. IDI (Ikatan Dokter Indonesia)

Organisasi profesi dokter di Indonesia ini ada sejak tahun 1928 dengan nama yang berbeda. Organisasi ini awal didirikan oleh Baher Djohan dengan tujuan menyuarakan pendapat dokter. Seiring berjalannya waktu persatuan dokter tersebut mengubah nama dari “Indonesische Genesjkundigen” menjadi “Ikatan Dokter Indonesia” terjadi pada tahun 1950.

Organisasi profesi ini bekerjasama dengan organisasi profesi tingkat internasional yaitu World Medicial Association (WMA) dan Confederation of Medicial Associationin Asia and Oceania (CMMAO) sejak tahun 1953. Organisasi ini juga menjadi salah satu organisasi yang mendirikan organisasi dokter tingkat ASEAN dengan nama Medicial Association ASEAN (MASEAN) pada tahun 1980.

Organisasi ini memiliki banyak kegiatan yang berkaitan degan dunia kesehatan. Organisasi juga membentuk banyak jenis kebijakan dan tatanan organisasi sehigga membentuk keteraturan pada organisasi ini. Organisasi ini tentu menjadi organisasi terpercaya dibidang medis.

  1. PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia)

Organisasi perawat Indonesia yang menaungi seluruh perawat di Indonesia. Sebelum masa kemerdekaan Indonesia telah ada berbagai jenis organisasi perawat di Indonesia. organisasi dapat berupa tingkat rumah sakit atau daerah tertentu. Organisasi ini resmi didirikan pada tahun 1974. Visi yang dibawa ialah tekad dan semangat perawat Indonesia yang membutuhkan wadah yang menaunginya.

Terbentuknya organisasi ini kemudian mencetuskan sebuah tujuan yang besar untuk para perawat. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan menyusun RUU tentang keperawatan. Organisasi ini terus berkembang hingga dapat melakukan pelayanan yang sesuai dengan aturan tanpa membedakan antara pasien satu dengan yang lain.

Organisasi ini memiliki kewenangan untuk mengawla profesi keperawatan Indonesia pada arah yang benar, sehingga dapat menjadi organisasi profesi yang mandiri dan bermartabat serta memiliki daya saing baik taraf nasional maupun internasional.

  1. PII (Persatuan Insinyur Indonesia)

Organisasi bidang teknik yang telah memiliki kualifikasi yang telah ditentukan. Organisasi ini merupakan persatuan orang yang memiliki gelar akademik sebagai sarjana teknik, pertanian, atau sarjana teknik terapan, yang terakreditasi dengan pihak terkait.

Organisasi ini berdiri pada tahun 1952. Pendiri organnisasi ini adalah Djoeanda Kartawidjaja dan Roosseno Soerjohadikoesoemo. Organisasi yang dirancang oleh orang tersebut dengan kawan-kawanya di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (ITB).

Kegiatan yang dilakukan organisasi ini sangat banyak berkaitan dengan profesi insinyur dan mengembangkan kemampuan para anggotanya. Orang yang terlibat dalam organisasi ini memiliki beberapa jenis dan peran yang berbeda.

  1. IAPI (Ikatan Akuntan Publik Indonesia)

Organisasi yang didirikan pada tahun 1957. Organisasi ini berdiri sesuai dengan perkembangan zaman dibidang ekonomi, dunia usaha, dan investasi. Banyak pengaruh dari perkembangan tersebut sehigga muncul organisasi ini.

Anggota yang terdaftar dalam organisasi ini terdiri atas pemegang izin ankuntan publik dengan tingkatan sesuai dengan sertifikasi profesi yang dimiliki.

Seseorang yang ingin gabung dalam organisasi ini harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditetapkan dan mengikuti alur yang ada. Organisasi ini telah memiliki kerjasama dengan beberapa pihak terkait antara lain International Federation of Accountants (IFAC), kementrian Keuangan Indonesia, Bank Indonesia, dan Otoritas jasa keuangan.

  1. IAI (Ikatan Apoteker Indonesia)

Organisasi yang menghimpun apoteker di Indonesia yang berdiri pada tahun 1965 denga nama Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia. Anggota yang organisasi ini merupakan sarjana farmasi. Tujuan dari organisasi ini ialah untuk memperhatikan dn memperjuangakan kepentingan dibidang farmasi dan kepentingan apoteker di Indonesia.

Organisasi ini dirintis oleh beberapa orang yang membentuk panitia pembentukan organisasi yang kemudian menjadi pengurus organisasi yang pertama. Ketua organisasi yang pertama adalah Drs. E. Looho.

  1. IAII (Ikatan Ahli Informatika Indonesia)

Salah satu organisasi profesi yang baru berdiri sekitar tahun 2016. Organisasi ini berdiri dengan visi dan misi yang jelas. Misi yang dimiliki oleh organisasi ini adalah kualitas, mensejahterakan, mengamankan, membangun, dan solidaritas.

Kegiatan yang dilakukan oleh organisasi ini sangat beragam tentu saja untuk membangun organisasi profesi yang kuat. Contoh kegiatan yang dilakukan ialah seminar online, kongres, dan lain-lain.

  1. IBI (Ikatan Bidan Indonesia)

Hari jadi Ikatan Bidan Indonesia ini terjadi pada 24 Juni 1954. Organisasi yang diinisiasi oleh bidan senior yang berkumpul di Jakarta untuk melaksanakan kongres. Organisasi ini didirikan dengan bentuk persatuan, bersifat nasional, dan berazaskan pancasila.

Tujuan utama didirikan organisasi sosial dalam keprofesian ini adalah memperkuat rasa persatuan kaum wanita khusunya bidan seluruh Indonesia, membina pengetahuan dan keterampilan anggota profesi bidan khususnya pada pelayanan kessehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga, dan lain-lain.

  1. IDGI (Ikatan Dokter Gigi Indonesia)

Organisasi yang didirikan pada tahun 1950 di Bandung. Visi yang dibawa ialah Menjadi satu-satunya organisasi profesi dokter gigi yang profesional dan berwibawa. Banyak program yang dijalankan oleh organisasi ini antara lain, melakukan standarisasi peran PDGI, mengoptimalkan satgas JKN, mendorong penelitian berbasis bukti, dan lain-lain.

Organisasi ini memiliki kerjasama dengan organisasi lain antara lain, Asia Pacific Dental Federation (APDF) dan FDI World Dental Federatioan (organisasi dokter gigi tingkat dunia). Organisasi ini memiliki pengurus wilayah dan cabang.

  1. IDRI (Ikatan Dosen Republik Indonesia)

Berdiri pada tahun 2015 yang dilatarbelakangi oleh Forum Dosen Muda Indonesia (FDMI).  Tujuan utama didirikannya organisasi ini adalah menjadi wadah dosen di seluruh Indonesia dan sebagai tempat untuk mengembangkan kemampuan.

Anggota organisasi ini terbagi menjadi dua yaitu anggota biasa dan anggota muda. Organisasi dengan membawa beberapa visi dan misi. Visi yang dimiliki organisasi ini ialah mewujudkan tujuan pendidikan nasional sesuai dengan pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

Fungsi Organisasi Profesi Secara Umum

Fungsi organisasi profesi sangat penting bagi kelompok profesi tertentu antara lain;

  1. Memajukan profesi
  2. Meningkatkan kompetensi diri
  3. Meningkatkan karir
  4. Wawasan yang luas
  5. Perlindungan atas profesi
  6. Kesejahteraan anggota
  7. Melakukan pengabdian kepada masyarakat

Selain memiliki manfaat dalam organisasi profesi yang memiliki tujuan untuk menaungi profesi terkait akan semakin berkembang sesuai dengan keadaan negara. aorganisasi profesi dapat dijadikan wahana pengembangan kemampuan dan pembuat kebijakan bagi sesema anggota.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami sharingkan kepada semua pembaca berkenaan dengan macam dan contoh organisasi profesi yang ada di Indonesia. Semoga bisa memberikan edukasi, pemahaman, dan referensi bagi kalian yang membutuhkannya.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *