Pengertian Internalisasi dan Contohnya Lengkap

Diposting pada

Pengertian internalisasi Budaya dan Contohnya

DosenSosiologi.Com– Konsep penting dalam melakukan analisa mengenai dinamika kelompok sosial serta beragam perubahan masyarakat dan kebudayaan, takan bisa lepas sedikitpun dengan istilah internalisasi. Internalisasi selalu muncul bahkan ada dalam seiap bahasan ilmu sosial, seperti internalisasi sosial, internalisasi pendidikan, internalisasi budaya, dan internalisasi dalam bentuk lainnya. Oleh karena itulah tulisan ini akan memberikan penjelasan mengenai pengertian internalisasi dan contohnya.

Pengertian Internalisasi

Pengertian internalisasi, dalam Bahasa Inggris “internalization” adalah proses pembejalaran panjang yang dilakukan sejak seorang individu dilahirkan sampai ia hampir meninggal. Dalam proses ini, seseorang akan kontinu (berkesinambungan) melakukan belajar dalam untuk mengembangkan kepribadiannya.

Artikel Terkait;

  1. “Perubahan Sosial” Pengertian, Proses, Teori, Bentuk, Faktor, dan Dampaknya
  2. Pengertian Interaksi Sosial, Ciri, Syarat, Faktor, dan Bentuknya
  3. Pengertian Sosialisasi, Proses, Tujuan, Bentuk, dan Media Sosialisasi

Pengertian Internalisasi Para Ahli

Definisi mengenai internalisasi, menurut pandangan para ahli. Antara lain adalah sebagai berikut;

Sujatmiko (2014)

Pengertian internalisasi adalah pembelajaran selama hidup di dunia, yang dilakukan oleh seseorang kepada masyarakat atau kelompok-kelompok sosial. Pembelajaran ini sendiri berupa penyerapan aturan dalam masyarakat, nilai, dan norma.

Kartono (2011)

Definisi internalisasi adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang melalui prakter dengan kesadaran. Tanpa adanya paksaan, definisi ini berarti bahwa internalisasi dilakukan secara sadar yang akan membentuk adat atau kebiasaan dalam diri seseorang.

Pupita Sari (2014)

Internalisasi adalah penanaman  prilaku, sikap, dan nilai seseorang yang di dapatkannya dalam proses pembinaan,  belajar, dan bimbingan. Harapannya agar apa yang di dapatkan dan dilakukannya sesuai dengan keinginan dan harapan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dari pengertian internalisasi menurut para ahli di atas, dapat dikatakan bahwa internalisasi adalah proses yang dilakukan berkali-kali di dalam meniru tindakannya seseorang. Hingga akhirnya keadaan ini menjadi suatu pola yang mantap dan norma yang mengatur tindakannya dibudayakan. Maka dari itulah internalisasi sebagai bagian daripada faktor pendorong perubahan sosial.

Contoh Internalisasi dalam Masyarakat

Contoh internalisasi yang seringkali terjadi dalam masyarakat, khususnya di dalam keluarga, segala bentuk kepribadian yang kita lakukan pada kehidupan sehari-hari sangatlah mengadopasi oleh bagaimana orangtua kita memberikan pendidikan dan bimbingannya sewaktu kita di masa kanak-kanak, sebagaimana banyak pepatah mengetakan, bahwa “Buah jatuh tidak juh dari pohonnya”.

Jika orangtua mendidikan dengan cara baik tentusanya pada saat ini kita dapat mengiternalisasikan apa yang kita dapatkan. Dan sebaliknya, jika orangtua kita sering berseteru dan emosi dalam memberikan didikan maka prilaku kita tidak jauh dari kepribadian seperti itu, meskipun ada pengerauh lingkungan di dalamnya.

Contoh Internalisasi Budaya

Contoh lainnya, menegenai internalisasi budaya dapat kita lihat pada zaman sekarang, dimana kecenderungan pemuda dan pemudi mayoritas mencintai budaya Korea, seperti musik K-Pop. Segala apa yang dilakukannnya ingin mencontoh pada apa yang dilihatnya, keberhasilan internalisasi budaya yang dilakukan masyarakat Korea khususnya di Indonesia ini disebebkan karena keratifitas dan inovasi yang dilakukan dalam mewujudkan peran Korea sebagai sentral kebudayaan.

Dalam hal ini tentusaja dirangsang dan dipengaruhi oleh nilai dan norma dalam sistem budaya Korea dan juga oleh sistem sosial yang telah diinternalisasi melalui proses sosialisasi dan proses pembudayaan seseorang mencintai Budaya Korea lambat laun akan bisa menjadi ancaman bagi kebudayaan di negri sendiri.

Contoh Internalisasi Agama

Dalam beragama atau kepercyaan juga tidak luput daripada internalisasi, banyak sekali bentuk internalisasi yang dilakukan. Misalnya saja dalam bangunan-bangunan Masjid atau Gereja. Bangunan yang ada biasanya contoh daripada internalisasi dari negara-negara lain, yang dianggap baik dan memberikan kesan indah. Baca, juga; Pengertian Lembaga Agama, Ciri, Fungsi, dan Contoh

Contoh Internalisasi dalam Pendidikan

Terakhir, dalam pendidikan juga kerap mengenai internalisasi, misalnya sistem pendidikan di Indonesia yang pada umumnya mengadopsi adanya sistem pendidikan dari Belanda, seperti wajib memakai seragam saat sekolah, memakai meja saat belajar, dan lain sebaginya. Baca, juga; Pengertian Lembaga Pendidikan, Bentuk, Fungsi, dan Contohnya

Tuuan beragam contoh internalisasi ini secara tidak langsung akan memberikan dapat pada masyarakat, maka dari itulah internalisasi sering dikatakan memiliki dua sisi, baik dan buruk. Akan tetapi yang pasti melalui serangkaianproses yang panjang dalam internalisasi inilah, tiap individu belajar menghayati, meresapi, kemudian menginternalisasi berbagai nilai, norma, polapola tingkah laku sosial ke dalam mentalnya

Dari berbagai hal yang diinternalisasi itulah seseorang memiliki kecenderungan untuk berperilaku menurut pola-pola tertentu yang memberi ciri watak yang khas sebagai identitas diri dan terbentuklah kepribadian yang ada pada dirinya.

Demikinalah penjelasan dan pembahasan mengenai pengertian internalisasi dan contohnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga memberikan pengetahuan yang mendalam, terutama bagi segenap pembaca yang membutuhkan referensi mengenai “Materi Internalisasi”. Trimakasih,

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *