Fungsi Nilai Sosial dan Contohnya di Masyarakat

Diposting pada

Fungsi Nilai Sosial dan Contohnya

Nilai menjadi salah satu unsur terpenting dalam membina makna integrasi sosial dalam kehidupan masyarakat. Pengertian masyarakat sendiri adalah sekumpulan manusia yang tinggal di wilayah dalam kurun waktu tertentu memiliki banyak sekali perbedaan.

Oleh karena itulah kehadiran arti nilai ini menjadi salah satu solusi atas jawaban sejuamlah permasalahan sosial yang terjadi, tentusaja tak terlepas daripada peranan nilai sosial yang memiliki fungsi sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai Sosial

Nilai sosial dalam hal ini sangatlah berperan besar di dalam membentuk landasan, alasan, atau motivasi dalam segala tingkah laku, dan perbuatan setiap individu/kelompok. Nilai mencermin kan kualitas pilihan tindakan dan pandangan hidup seseorang dalam masyarakat.

Kehidupan bersama di masyarakat memerlukan pengertian yang harus diperhatikan, yaitu pembentukan pribadi manusia sebagai warga masyarakat.

Pengertian Nilai Sosial Menurut Para Ahli

Definisi nilai sosial menurut para ahli, diantarnya;

  1. Alvin L Bertrand, pengertian nilai sosial adalah tingkat kepahaman atas gagasan serta perebutan yang dijalankan oleh seseorang. Perbuatan itu baik manakala nilai-nilai yang dilakukannya sejalan dengan keinginan masyarakat, dan sebaliknya nilai tersebut akan dianggap buruk apabila bertentangan dalam kehidupan bermasyarakat.
  2. Kluckhonhn, Definisi nilai sosial adalah berbagai macam-macam keinginan yang didorong dengan akutualisasi diri melalui serangkaian kegiatan dalam keseharain. Nilai akan berdampak pada lebel baik dan buruk, sesuai dengan kaidah sosial dalam masyarakat.

Fungsi Nilai Sosial

Penjelasan fungsi nilai sosial dalam kehidupan masyarakat dan contohnya tersebut antara lain;

  1. Sebagai Faktor Pendorong

Fungsi nilai sebagai faktor pendorong akan terjadi dalam kehidupan masyarakat yang lebih baik lagi. Pendorong dalam artian yang potitif berdampak upaya mewujudkan kesetabilan yang ada. Dimana melalui nilai sosial inilah setidaknya terdapat korelasi antara keteraturan sosial agar sesuai dengan tujuan dan harapan yang diinginkan.

Contoh Fungsi Nilai Sosial sebagai Faktor Pendorong

Contoh fungsi nilai sebagai faktor pendorong ini misalnya saja tindakan terhadap kegiatan ronda yang dilakukan masyarakat.

Ronda yang berjalan dalam keseharian membuat masyarakat merasa aman, dengan demikian lebel baik terhadap kegiatan “ronda” selalu melekat. Apabila hal ini dilakukan secara ajeg maka secara otomatis masyarakat akan senantiasa merasa tentram tanpa adanya tindakan yang mengandung untuk kriminal, seperti mencuri, memperkosa, dan lain sebagainya.

  1. Sebagai Petunjuk Arah

Fungsi yang ada di dalam nilai sosial yang kedua ini menunjukkan cita-cita masyarakat atau bangsa secara bersama-sama. Adapun nilai sosial sebagai petunjuk arah tergambar dalam sub bagian dan contohnya, diantarnya adalah berikut ini;

  1. Cara Berpikir dan Bertindak

Kegunaan cara betindak dan berfikir warga masyarakat secara umum diarahkan oleh nilai-nilai sosial yang berlaku. Contohnya saja dalam fungsi nilai ini misalnya masyarakat yang akan tergabung dalam Suku Baduy dan akan mengunjunginya, maka agar membentuk kesatuan segala larangan yang sudah diatur oleh Suku Baduy haruslah dijalakan.

  1. Pilihan Hidup

Nilai sosial yang ada di dalam masyarakat berfungsi sebagai petunjuk bagi setiap warganya untuk menentukan pilihan terhadap jabatan dan peranan yang akan diambil.

Kegiatan seperti ini contohnya saja dalam memilih seorang pemimpin yang cocok bukan saja berdasarkan kedudukan seseorang yang ada di dalam lingkungan masyarakat, melainkan juga berdasarkan kualitas yang dimiliki, atau menentukan posisi seseorang sesuai dengan kemampuannya.

  1. Sebagai Penghargaan

Fungsi lainnya, yang terdapat dalam nilai sosial adlah berperan sebagai sarana untuk mengukur dan menimbang penghargaan sosial yang patut diberikan kepada seseorang atau golongan. Dalam keadaan inilah nilai berperan aktif dalam membentuk sikap kompetisi dalam masyarakat.

  1. Sebagai Pemersatu

Fungsi yang ada dalam nilai sosial adalah sebagai alat untuk mengumpulkan orang banyak dalam kesatuan atau kelompok tertentu, yang seringkali dalam istilah sosiologis dikenal dengan “Integrasi Sosial”. Pengertian integrasi sosial sendiri iala kesatuan masyarakat yang hidup bersama dalam perbedaan yang ada.

  1. Sebagai Benteng Perlindungan

Pengertian nilai berfungsi sebagai benteng di sini ialah maksud tempat yang kokoh karena nilai sosial merupakan tempat perlindungan yang kuat dan aman terhadap rongrongan dari luar sehingga masyarakat akan senantiasa menjaga dan mempertahankan nilai sosialnya.

Contoh nilai sosial dalam kegiatan masyarakat yang ini misalnya saja adanya nilai-nilai keagamaan, dan nilai-nilai Pancasila secara langsung dapat langsung merusak tatanan pengkhianatan G 30 S/PKI terhadap Pancasila sebagai dasar negara.

  1. Sebagai perwujudan dari nilai itu sendiri

Wujud dari nilai sosial ialah mampu menerima sebuah fungsi dari suatu nilai. Nilai sosial yang baik akan membuat orang lain melakukan tindakan sesuai dengan koridornya. Batasan-batasan yang terbentuk di lingkungan masyarakat merupakan wujud dari sebuah nilai. Wujud nilai sangat beragam tergantung nilai tersebut melekat pada bidang apa.

Dari serangkaian penjelasan mengenai fungsi nilai sosial dan contohnya dapat disimpulkan bahwa nilai adalah bagian daripada struktur sosial masyarakat yang memiliki peranan dalam menjaga dan mengambil peranan untuk mempersatuan masyarakat yang ada.

Oleh karena itulah nilai sosial senantiasa hadir seiringan dengan perkembangan kehidupan manusia yang berjalan secara dinamis tanpa statis (tetap).

Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai fungsi nilai sosial dan contohnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menjadikan salah satu refrensi dan wawasan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami materinya.

Rating: 3.8/5. From 4 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *