8 Contoh Realitas Sosial di Masyarakat dalam Keseharian

Diposting pada

Perilaku Realitas Sosial di Masyarakat

Realitas sosial menjadi salah satu peranan penting dalam objek kajian sosiologi, hal ini terjadi karena fakta sosial akan terbentuk dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan kenyataann yang terjadi dilapangan. Sehingga setiap orang harus memahami bagian yang menjadi kasus realitas sosial ini.

Disisi lainnya, penerapan dalam perwujutan realitas sosial juga mencangkup berbagai komponen dalam lingkungan sosial. Baik hukum, pendidikan, ekonomi, unsur budaya, dan lain sebagainya.

Realitas Sosial

Realitas sosial adalah serangkaian kegiatan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat yang dipengaruhi oleh proses sosial dan interaksi sosial dalam bentuk perubahan sosial melalui wujud implementasi bidang tertentu, baik dalam segi ekonomi, lembaga sosial, ataupun hukum.

Sehingga atas dasar itulah secara umum dapatlah dikatkan bahwa keadaan ini menjadi cerminan bahwa kehidupan manusia senantiasa berkembang dari kurun waktu tertentu, kedinamisan ini menyebabkan adanya dorongan untuk melakukan perubahan ataupun tetap menjalankan tradisi (sifat kebudayaan) secara turun menurun.

Contoh Realitas Sosial

Sebagai gambaran maka berikut beragam contoh-contoh nyata mengenai kasus realitas sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Masyarakat

Menjadi cerminan tentang jenis realitas sosial di masyarakat, ini misalnya saja tentang adanya perbedaan segi pendidikan antara masyarakat di desa dan kota. Pada kenyataannya arti pendidikan dalam masyarakat, khususnya di Indonesia belum bisa disebaut sebagai pemerataan lantaran terdapat beragam kejomplangan-kejompalngan yang nyata dalam kehidupan sebenarnya.

Fenomena sosial di Indonesia terutama tentang pendidikan dalam kehidupan masyarakat inilah bisa disebut sebagai bagian daripada realitas sosial yang menggambarkan tentang masalah-masalah ketidakseimbangan pembangunan, fasilitas, dan transformasi di Indonesia.

  1. Ekonomi

Dalam bidang ekonomi tentusaja tidak terlepas daripada lembaga ekonomi. Yang memberikan regulasi tentang sistem sosial terkait pengelolaan keuangan negara, pada kenyataannya penggambaran pengelolaan tersebut, khusus di Indonesia masih belum sesuai dengan apa yang diharapkan lantaran distribusinya belum merata hanya berpusat pada kota-kota besar.

Akibatnya kemiskinan dan kekayaan masyarakat akan menjadi gambaran nyata dalam realitas sosial yang menuntut akibat akan fasilitas negara dengan tidak sama rata.

  1. Budaya

Tentang adanya realitas sosial dalam arti budaya ini misalnya saja ketidakinginanan generasi muda untuk mempelajari kearifan lokal dengan baik, padahal diakui ataupun tidak semua itu begitu penting sebagai proses melestarisasikan nilai budaya yang ada.

Hal ini alasannya karena budaya lokal seperti mempelajari aksara daerah dianggap kuno dan lebih bangga dengan budaya barat yang baru masuk di Indonesia.

  1. Sosial

Bentuk realitas sosial masyarakat dalam bidang sosial misalnya saja ketika ada seuatu wilayah yang terkena bencana tsunami. Maka seketika keadaan ini didengarkan oleh masyarakat maka secara spontan kelompok masyarakat atau lembaga resmi negara mengeluarkan bantuan dengan cepat dan tanggap kepada si penerima musibah.

Penggambaran ini tentusaja masih mencerminkan prihal nilai positif dalam kehidupan masyarakat. Alasannya karena ada rasa simpati dan empati yang menyatukannya.

  1. Pendidikan

Tentang masalah pendidikan yang menjadi bagian daripada realitas sosial ini misalnya saja peranan beasiswa Bidikmisi yang ditunjukan oleh Pelajar tidak mampu secara ekonomi akan tetapi memiliki kemampuan inteteltual tinggi.

Atas dasar kondisi inilah realitas sosial pendidikan menjukan banyak orang mampu ingin diakui sebagai warga miskin agar mendapatkan beasiswa. Padahal hal ini adalah salah dalam segi hukum dan tidak bisa dibenarkan dalam segi agama papun.

  1. Keluarga

Fungsi keluarga memberikan perlindungan kepada semua anggotanya dan saling menjaga nama baik seisi rumah. Akan tetapi pada realitas sosial yang terjadil banyak anak yang melakukan penyimpangan dengan hamil di luar nikah, sehingga kondisi tersebut tidak menjadikan kebanggaan bagi orang tua.

Atas dasar fakta tersebutlah setidaknya realitas sosial ini menunjukan peranan perubahan tentang keluarga semakin bergeser. Sehingga setiap orang sudah menerima dengan lapang dada kondisi seperti ini terjadi dalam kehidupan remaja.

  1. Agama

Yang menjadi bagian daripada realitas sosial adalah agama. Lembaga agama ini memberikan perlindungan serta memberikan kewajiban kepada pemeluknya untuk menjalankan ibdah, padahal jika tidak benar-benar yakin seseorang penganut agama bisa saja melanggar. Akan tetapi sekali lagi, realitas sosial menunjukan bahwa keadaan ini tidak banyak dilakukan masyarakat.

  1. Subjektif

Penggambaran atas realitas sosial yang berminai subjektif atau pengetahuan umum prihal ini misalnya saja terkait adanya acara tasyakuran yang dilakukan oleh seseorang lantaran memikiki kinerja yang sangat baik selama lima tahun berturut-turut dan
telah menempuh jenjang pendidikan doktoral serta berpengalaman memimpin tim kerja, sehinga mendapatkan promosi jabatan yang anda impikan.

Keberhasilan yang diperoleh seseorang tersebut tentu saja tidak terlepas dari semangat berprestasi yang dipupuk selama ini dan dukungan dari orang-orang sekitar. Tentunya atas keberhasilan tersebut dirakayakn dengan berbangga dan bahagia, tetapi juga jangan berlebihan dan tetap dapat mengendalikan diri dan tidak terbawa euforia. Sehingga sebagai wujud rasa syukurnya mengadakan agenda tassyukuran tertentu dengan keluarga terdekat.

Tindakan Realitas Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari

Realitas Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari
Tindakan Realitas Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berikut inilah beberapa kasus nyata perwujutan dalam realitas sosial, antara lain;

  1. Adanya anak yang ingin mendapatkan beasiswa bidikmisi padahal ia secara ekonomi mampu
  2. Pembangunan yang terjadi kejompalangan antara desa dan kota
  3. Pancasila secara realitas sosial menjadi keputusan final dalama dasar negara, yang kedudukannya menjadi pemandu dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
  4. Seseorang menjalnakn ibadah kepada tuhan sebagai kejiban atas kehidupannya yang dijalankannya.
  5. Penggambaran atas keberagaman masyarakat Indonesia yang menjadi bagian daripada sarana untuk memajukan pergaulan antar suku, agama, ras maupun antar golongan.

Dari penjelasan maka dapatlah dikatakan bahwa manusia dalam kelompoknya akan senantiasa berkembang. Sehingga hal ini menjadi pemicu masyarakat untuk menunjukan realitas sosial yang baru yang bisa berkaitan dengan nilai maupun keadaan di masyarakat sekitar.

Demikianlah penjelasan tentang contoh realitas sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui tulisan ini bisa menjadikan wawasan dan sumber inspirasi yang mendalam bagi segenap pembaca, terutama mambutukan materinya.

Rating: 2.8/5. From 17 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *