32 Contoh Empati di Masyarakat dan Kesehariannya

Diposting pada

Contoh Empati dalam Sehari-Hari

Empati berasal dari bahasa yunani empathia yang memiliki arti gairah atau ketertarikan yang mengacu pada emosi, kemampuan berpikir, sekaligus menjadi ciri-ciri dari arti kepribadian terhadap orang lain sehingga akhirnya mampu memahami apa yang diinginkan oleh seseorang tersebut. Disisi lainnya, juga berasal dari bahasa Jerman einfuhlung yang memiliki secara harfiah adalah memasuki perasaan orang lain.

Namun yang pasti, penerapan atas perwujutan sikap empati ini sangatlah mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Baik di sekolah, keluarga atau rumah, bahkan lingkungan sosial bermasyarakat. Contohnya saja kedermawanan yang ditunjukan oleh masyarakat ketika ada wilayah yang terkena bencana alam.

Empati

Empati adalah kemampuan seseorang untuk menyadari perasaan yang dimiliki orang lain dalam melakukan bentuk tindakan sosial untuk membantu. Sehingga sikap empati memiliki konsep yang erat kaitannya dengan rasa kasih sayang maupun rasa iba.

Bahkan terkadang sikap empati meliputi perasaan atau respon terhadap perasaan orang lain seperti kasihan, sedih, maupun rasa sakit. Atas dasar inilah kegiatan berpikir yang dimiliki oleh manusia sebagai mahluk sosial yang berkaitan erat dengan perasaan yang ditimbulkan saat berhubungan atau melakukan syarat interaksi sosial dengan orang lain.

Pengertian Empati Menurut Para Ahli

Adapun definisi empati menurut para ahli, yaitu;

  1. Bullmer, Empati adalah proses sosial dan interaksi sosial seorang individu untuk dapat menangkap arti dari perasaan individu lainnya yang kemudian direpresentasikan dengan kepekaan sehingga ia dapat memahami perasaan yang dialami oleh individu tersebut.
  2. Thomas F. Mader dan Diane C. Mader, Pengertian empati merupakan kemampuan diri seorang individu untuk berbagi perasaan yang berlandaskan pada rasa peduli.
  3. Taylor, Makna empati adalah suatu usaha yang mendalami perasaan yang dimiliki oleh individu agar ia dapat turut serta merasakannya, serta menangkap arti dari perasaan yang dirasakan oleh individu tersebut.
  4. Alfred Adler, Empati adalah sikap menerima perasaan orang lain dengan menempatkan diri dalam posisi tersebut.

Contoh Empati

Berikut merupakan contoh-contoh empati yang dapat dengan mudah kita temui dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Kehidupan Bermayarakat

Empati dalam arti masyarakat secara umum adalah;

  1. Membantu korban bencana alam dengan cara memberinya bantuan berupa logistik maupun bantuan secara finansial dan emosional.
  2. Mendirikan rumah singgah untuk menampung anak-anak jalanan dan memberikannya edukasi agar anak-anak jalanan tersebut mendapatkan pendidikan meskipun tidak melalui lembaga pendidikan formal seperti sekolah pada umumnya.
  3. Memberi pelatihan kerja kepada pengemis, serta memberi bantuan modal untuk mendirikan sebuah usaha untuk mencukupi kebutuhan ekonomi maupun kehidupan sosialnya.
  4. Mengumpulkan dana sumbangan ketika sedang terjadi musibah bencana alam di daerah yang berdeda dari kita.
  5. Memberikan ilmu yang kita miliki terhadap orang yang tidak memiliki kemampuan atau ilmu yang memadai.
  6. Menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri, sehingga terhindar dari bencana alam seperti banjir.
  7. Memberi tempat tinggal yang layak kepada gelandangan serta memberinya sedikit pelatihan kerja agar hidupnya lebih terjamin.
  8. Memberi bantuan serta menyantuni anak yatim piatu di panti asuhan secara rutin.
  9. Membantu masyarakat miskin dengan memberi santunan agar mereka dapat menikmati hidup yang lebih layak.
  10. Membayar zakat tepat pada waktunya, agar orang yang kurang mampu dapat merasakan berhari raya dengan berbahagia.
  11. Meminjamkan uang kepada teman saat ia membutuhkan pertolongan dalam finansial dan dalam keadaan terdesak.
  12. Membantu tetangga saat ia tertimpa musibah seperti kebakaran rumah.
  13. Menolong orang yang mengalami kecelakaan dengan mencarikan pertolongan pertama.
  14. Membantu membangun tempat tinggal untuk orang yang tidak memiliki rumah yang layak.
  15. Memberi makan anak jalanan.
  1. Keluarga

Penerapan sikap empati di rumah. Bisa dilakukan dengan beberapa hal. Yaitu;

  1. Menghormati pengorbanan yang dilakukan oleh orang tua kita sebagai kepala keluarga dengan cara menjadi anak yang berbakti kepada orang tua serta tidak membangkang terhadap keinginan orang tua.
  2. Tidak membuang-buang makanan, karena disaat yang sama masih banyak orang yang tidak dapat makan dengan layak atau bahkan tidak makan selama berhari-hari.
  3. Membantu pekerjaan orang tua dalam mengurusi pekerjaan rumah.
  4. Tidak bersenang-senang saat keadaan orang tua sedang mengalami kesusahan.
  1. Sekolah

Sikap empati yang bisa ditunjukan di sekolah. Misalnya saja;

  1. Menghibur kawan di sekolah yang sedang bersedih dengan cara menemaninya dan mendengarkan keluh kesahnya.
  2. Turut membantu dan menyelesaikan masalah bila teman sepermainan sedang berada dalam kesusahan.
  3. Menyampaikan rasa berbela sungkawa ketika teman di sekolah ketika, dimana salah satu anggota keluarganya meninggal dunia.
  4. Menjenguk kawan yang sedang sakit dan membawakan bingkisan dengan harapan agar kawan kita cepat sembuh dari penyakitnya.
  5. Membantu teman ketika sedang sulit dalam mengerjakan tugas.
  1. Kehidupan Sehari-Hari

Dalam keseharian tkerapkali kita menjumpai sikap empati yang tercermin, diantaranya;

  1. Tidak menghambur-hamburkan uang untuk digunakan membeli barang yang tidak diperlukan.
  2. Tidak menyalakan musik keras-keras saat tetangga terdekat kita sedang sakit.
  3. Tidak membuang sampah sembarangan agar tidak memberatkan pekerjaan petugas kebersihan.
  4. Merapikan bekas makanan kita ketika berada di restoran cepat saji.
  5. Memberi uang kepada pengamen agar ia dapat mencukupi kebutuhan hidupnya.
  6. Memeberikan sedikit uang tip kepada tukang ojek sebagai bentuk pemberian semangat dalam ia bekerja mencari nafkah.
  7. Mengutuk secara tegas tindakan terorisme yang dilakukan oleh agama tertentu, sehingga tidak ikut membenarkan prilaku tersebut.
  8. Tidak melakukan tindakan korupsi apalagi saat terjadinya Pandemi Covid-19 yang dimana masyarakat secara luas terdampak dalam berbagai bidang kehidupan, utamanya perekonomian

Manfaat Empati

Adapun manfaat yang ditimbulkan dari sikap empati adalah:

  1. Menjadikan pribadi yang pintar

Empati akan membuat individu dengan mudah melakukan hubungan yang baik terhadap individu lainnya. Empati juga dapat menjadikan individu mampu menyesuaikan diri dengan individu dari latar belakang yang berbeda. Dengan begitu, kecerdasan dari segi emosional dapat meningkat.

  1. Menumbuhkan perasaan cinta kasih dalam diri

Sikap empati akan membuat individu merasakan apa yang dirasakan oleh individu lainnya. Dapat pula menempatkan diri pada posisi-posisi di dalam segala kondisi dan situasi. Kemampuan untuk merasakan perasaan yang dirasakan orang lain ini kemudian akan memunculkan perasaan cinta kasih dalam diri individu lain.

  1. Mendapatkan kemudahan dalam berkehidupan

Empati akan menjadikan kehidupan individu menjadi lebih peduli terhadap individu lainnya. Setiap kepedulian yang telah dilakukan, maka hal tersebut akan mendapat balasan yang sama dari Tuhan maupun dari individu lainnya.

  1. Menjadikan hidup lebih berbahagia

Sikap empati sejatinya dapat menjauhkan diri dari perasaan iri, dengki, benci maupun permusuhan kepada orang lain sehingga perwujutan atas sikap inilah akhirnya menjadikan diri kita sebagai pribadi yang lebih bijak dan bahagia.

  1. Menjadikan hidup yang lebih sehat

Sikap empati dapat menumbuhkan perasaan emosi yang positif yang diwujudkan dalam bentuk kasih sayang terhadap sesama serta dapat menciptakan hubungan sosial yang positif. Dalam segi kesehatan, empati dapat menjadikan denyut jantung bergerak lebih stabil, sehingga dapat terhindar dari segala jenis penyakit.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapat disimpulkan bahwa empati adalah suatu sikap yang dimiliki oleh individu berupa perasaan, dan kemudian kondisi ini secara naluriah mampu merangsang seseorang untuk melakukan suatu usaha.

Adapun contoh dari empati ini sangat mudah dijumpai dalam kehidupan, dari lingkungan keluarga, sekolah, pergaulan, maupun interaksi dalam lingkungan bermasyarakat.

Demikianlah penjelasan mengenai contoh empati di masyarakat, keluarga, sekolah, dan kehidupan sehari-hari. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai ‘empati’.

Rating: 3.5/5. From 6 votes.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *