Contoh Sikap Masyarakat Modern

Diposting pada

Contoh Sikap Masyarakat Modern

Definisi masyarakat menjadi satu syarat utama berdirinya sebuah kesatuan negara. Berbagai jenis karakter dan sifat masyarakat akan hidup dan berkembang di negara yang sudah masuk dalam golongan negara maju maupun karakteristik negara berkembang.

Masyarakat modern dinilai sebagai masyarakat yang memiliki orientasi unsur budaya yang terarah ke peradaban masa kini. Sebagian besar masyarakat modern akan bermukim di wilayah perkotaan, dan disebut pula sebagai masyarakat kota. Namun tidak semua masyarakat kota mampu memiliki mental sebagai masyarakat modern. Oleh sebab itulah pada artikel kali ini akan mengulas terkait beragam contoh sikap yang ada dalam masyarakat modern.

Masyarakat Modern

Definisi masyarakat modern adalah kesatuan hidup yang memiliki pola pikir dalam memandang kebudayaan lokal atau yang begitu tradisional tidak lagi relevan dan efektif untuk menjadi kebudayaan baru.

Sehingga pada masyarakat dalam ciri modernisasi  ini senantiasa cenderung mengadaptasi berbagai arti kebudayaan, mengambil sedikit dari berbagai keberagaman budaya yang ada, yang dirasa cocok, tanpa harus mengalami kesulitan untuk bertahan dalam kehidupan.

Contoh Sikap Masyarakat Modern

Adapun untuk penjelasan lengkap terkait dengan pengertian modernisasi dalam suatu masyarakat, maka berikut ini adalah gambaran karakter yang bisa muncul dalam kehidupan setiap negara yang sudah dianggap modernisasi. Antara lain;

Praktis

Kehidupan masyarakat modern berpegang teguh pada hal-hal yang menunjang kecepatan beraktifitas. Segalanya harus sesuai pada porsi dan waktu yang pas agar tidak ada waktu yang terbuang percuma. Masyarakat modern hidup dalam dunia yang serba praktis, efektif, dan efisien,

Rasional

Bagi masyarakat modern, setiap permasalahan memiliki jalan pemecahan yang logis, ilmiah, dan rasional. Contoh dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tradisional masih akan mengandalkan ‘orang pintar’ untuk menyelesaikan berbagai masalah mulai dari persoalan ekonomi, kesehatan, sampai asmara, sementara masyarakat modern akan mengatasnamakan rasionalitas dalam menjawab berbagai persoalan.

Persoalan kesehatan hanya dapat dijawab oleh seorang ahli medis yang tersertifikasi, persoalan ekonomi dituntaskan oleh ekonom dan jajaran ahli, serta persoalan bidang lainnya yang akan diselesaikan oleh setiap orang dengan keilmuannya masing-masing.

Skeptis dan peka pada lingkungan

Masyarakat dengan pemikiran yang modern akan memiliki sikap skeptis atau selalu ingin tahu dan mempertanyakan segala hal, serta memiliki kemampuan senstifitas atau peka terhadap lingkungan.

Masyarakat dengan pemikiran ini, tidak akan mudah termakan hoax, teliti dalam menilai suatu isu, tidak hanya memiliki sikap simpati sesaat tapi, empati dan mampu memposisikan diri menjadi pihak lain.

Menghormati HAM

Masyarakat modern memiliki karakter yang sangat menghormati hak asasi manusia. Dengan tidak ikut turut campur dalam kehidupan, permasalahan, atau pilihan orang lain, menjadi cara paling sederhana yang dilakukan oleh masyarakat modern.

Mengandalkan Iptek

Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi pondasi kokoh yang membentuk masyarakat modern pada saat ini. Ilmu pengetahuan dan teknologi mampu menciptakan perdaban baru yang mempermudah manusia melakukan segala halnya.

Berorientasi Jangka Panjang

Masyarakat modern cenderung berorientasi pada jangka panjang. Mata pencaharian, hubungan relasi, rentang pendidikan, semua pilihan yang di rasa positif dan memberikan dampak serta nilai baik untuk skala waktu yang lama atau dalam jangka yang panjang dan bekelanjutan.

Berpikiran Strategis

Sifat masyarakat modern lainnya yang turut menjadi karakter kuat adalah bagaimana segala halnya telah mengalami proses perencanaan yang matang.

Melalui prosos perencanaan tersebut masyarakat modern tumbuh menjadi masyarakat yang berpikiran strategis. Masyarakat modern akan menyiapkan banyak rencana dari setiap kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Tidak Mudah Menyerah pada Nasib

Masyarakat modern adalah masyarakat yang tidak mengenal kata menyerah di dalam kamusnya. Di tengah beragam kemudahan dan kesempatan yang tersedia dan bisa didapatkan dimana saja, masyarakat modern percaya yang harus dilakukan tanpa henti adalah berusaha maksimal. Masyarakat modern tidak akan kalah oleh hal-hal yang disebut sebagai nasib.

Menerima Proses Globalisasi

Dari sekian banyak karakter masyarakat modern, berpikiran terbuka pada segala hal menjadi kunci utamanya. Masyarakat modern mau membuka pintu dan menerima proses globalisasi secara umum dengan senang hati, sehingga dalam menjalani kehidupannya penuh dengan kamajuan akan kemauan (cita-cita).

Netralitas afektif

Masyarakat modern cenderung memiliki sikap netral dan acuh terhadap semua permasalahan asalkan tidak menyinggung hal-hal pribadi seseorang. Selain bersikap netral, kelebihan masyarakat modern lainnya ialah terbuka akan setiap kritik dan saran dari pihak manapun.

Orientasi diri

Karakter masyarakat modern lainnya ialah memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menonjolkan diri demi tercapainya kepentingan yang dalam hal ini bersifat pribadi maupun kelompok, masyarakat modern tidak segan-segan menolak atau menentang sesuatu hal yang dirasa mengusik kepentingannya.

Universalisme

karakter universalisme ini cenderung membuat masyarakat modern apabila melihat sesuatu yang tabu atau baru dimasyarakat sebagai sesuatu yang biasa saja. Tidak dilihat secara berlebihan. Hal tersebut disebabkan oleh daya nalar yang dipadukan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga sesuatu dipandang secara realistis dan objektif.

Prestasi

Karakter masyarakat modern yang menjadikan masyarakat ini kuat adalah penuh ambisi akan Prestasi. Masyarakat modern  akan berkompetisi di berbagai bidang, terutama dalam bidang karya cipta. Semakin banyak prestasi yang diraih maka karya-karya akan terus menerus diciptakan.

Masyarakat modern sangat menghargai seseorang yang haus akan prestasi, terampil, dan mempunyai keahlian profesi di bidangnya.

Spesifitas

Spesifitas adalah karakter yang muncul dari masyarakat modern yang memiliki pola pikir yang kritis, objektif, dan rasional. Spesifikasi dalam segala bidang membuat masyarakat modern lebih memilih untuk membentuk ikatan sosial yang  mengutamakan kepentingan pribadi.

Kritis dan kreatif.

Masyarakat modern cenderung lebih kritis pada berbagai hal, sekalipun pada hal-hal yang tidak memiliki pengaruh besar pada kepentingan pribadi. Masyarakat modern memandang isu-isu negara, lingkungan sosial, gaya hidup, dan mampu mengekspresikan pemikirannya dengan cara-cara kreatif dan berani.

Itulah tadi serangkain penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan beragam contoh sikap masyarakat modern pada saat ini jikalau dilihat dari karakternya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bisa bermanfaat. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *