Pengertian Kampanye Sosial, Fungsi, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Kampanye Sosial

Sebentar lagi Indonesia akan mengadakan kampanye sosial sebagai akibat dari adanya pesta rakyat. Pesta rakyat bangsa Indonesia adalah nama lain dari pemilu. Kenapa dinamakan pesta rakyat? Karena rakyat bebas memilih sendiri pemimpin yang berhak menjadi panutan bangsa Indonesia sesuai dengan pilihannya. Sebelum diadakan pemilu dalam ranah pengertian demokrasi pasti akan dipastikan beberapa calon yang menempati jajaran teratas pemerintahan Indonesia.

Setelah ditetapkan kandidat calon pemimpin, maka langkah selanjutnya adalah membentuk kampanye sosial untuk mengenalkan calon pemimpin kepada masyarakat? Sebenarnya apa itu kampanye sosial? Pada artikel kali ini akan dibahas secara lengkap mengenai pengertian kampanye sosial, fungsi, syarat, dan contohnya yang terjadi di masyarakat Indonesia.

Kampanye

Bahasa kampanye itu sendiri berasal dari bahasa Perancis yang berbunyi Campaign. Campaign mengandung arti lapangan. Kampanye digunakan untuk mengenalkan calon pemimpin pada pemilu karena kampanye berarti mencari massa di lapangan agar banyak yang tertarik dengan calon pemimpin yang hendak diusulkan.

Pengertian Kampanye Sosial

Kampanye sosial adalah usaha untuk mengenalkan calon pemimpin kepada masyarakat agar para masyarakat dapat dengan mudah memilih pemimpin yang sesuai dengan kriteria mereka. Kampanye dalam tindakannya juga mengkomunikasikan secara terencana agar masyarakat akan mendukung seseorang atau suatu kelompok yang sudah terorganisir dalam kurun waktu tertentu.

Kampanye dalam pelaksanaannya dilaksanakan melalui beberapa unsur, antara lain;

  1. Kampanye adalah menciptakan efek atau dampak yang dapat memicu masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan yang sedang dikumandangkan.
  2. Kampanye adalah menjadikan masyarakat sebagai suatu sasaran dari pelaksaan kampanye tersebut.
  3. Kampanye adalah kampanye itu dilakukan dalam kurun waktu tertetu. Kampanye tidak tidak seterusnya dilakukan. Hanya diadakan pada saat terjadi pemilu di masyarakat. Kampanye tidak terjadi secara begitu saja. Diperlukan organisasi yang terorganisir untuk membentuk suatu kegiatan kampanye. Kampanye tidak dapat dilakukan hanya dengan tindakan yang ala kadarnya saja.

Pengertian Kampanye Menurut Para Ahli

Pengertian suatu teori perlu melandaskan para ahli sebagai wujud pemberian teori pada pengertian yang hendak dijelaskan. Dalam pengertian kampanye, teori para ahli ini akan digunakan sebagai pemecah permasalahan dalam pencarian ide.

Berikut adalah pengertian kampanye menurut para ahli.

  1. Rogers dan Stoney

Pengertian kampanye yang dikemukakan oleh rogers dan stoney memberikan informasi bahwa kampanye adalah serangkaian komunikasi yangt sudah terencana agar mengakibatkan dampak pada masyarakat banyak secara berkelanjutan dalam kurun waktu tertentu.

  1. Pfau dan Parrot

Pengertian kampanye menurut Pfau dan Parrot berbunyi kampanye adalah proses rancangan dan tahapan secara sadar yang digunakan dalam rentang waktu tertentu dengan sudah menentukan sasaran masyrakat yang dituju.

  1. Raja Sundarman

Pengertian kampanye menurut Raja Sundarman berbunyi bahwa kampanye adalah menyampaikan metode pengembangan visi misi kepada masyarakat luas yang sudah terorganisir dalam rentang kurun waktu tertentu untuk mengarahkan khalayak umum.

  1. Imawan

Pengertian kampanye yang dikemukakan oleh Imawan berbunyi kampanye adalah tidakan persuasif atau melakukan tindakan dengan cara pendekatan personal kepada masyarakat banyak terhadap visi misi yang hendak disampaikan.

  1. Rachmadi

Pengertian kampanye menurut rahmadi berbunyi kampanye adalah pemanfaatan media untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang hendak diberikan informasi tentang pemilu melalui pendekatan di dalam lapangan.

  1. Drs. Antar Venus, M. A

Pengertian kampanye yang dikemukakan oleh Drs. Antar Venus berbunyi kampanye adalah usaha untuk menciptakan perubahan tertentu dalam kehidupan bermasyarakat yang dilakukan dengan tujuan tertentu dan dalam kurun waktu yang tertentu.

  1. Kotler dan Roberto

Pengertian yang dikemukakan oleh Kotler dan Roberto berbunyi Kampanye adalah suatu tidakan yang dilakukan oleh individu ke dalam kelompok untuk menanamkan visi misi yang diperlukan untuk keperluan jalannya kampanye.

  1. Cangara

Pengertian Kampanye yang dikemukakan oleh cangara berbunyi bahwa kampanye adalah alat komunkasi untuk menyampaikan ide, gagasan, wawasan agar masyarakat terpengaruh dan memilih dirinya pada saat pemilu nanti.

  1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Menurut UU pasal 1 ayat 26 No. 10 tahun 2008 pengertian kampanye adalah kegiatan yang dilakukan oleh peserta pemilu untuk meyakinkan para pemilih dengan menawarkan visi, misi dan program yang ditawarkan oleh calon peserta Pemilu.

Fungsi Kampanye

Kampanye dalam pelaksanaannya memiliki beberapa fungsi. Fungsi yang dijalankan oleh kampanye sosial ini antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Kampanye tersebut sebagai pusat informasi untuk mengubah jalannya pola pikir masyarakat
  2. Kampanye sebagai bentu suatuk usaha menciptakan tujuan untuk mengubah pandangan masyarakat.
  3. Kampanye adalah untuk mengembangkan masyarakat agar dapat berpikir kritis kedepannya
  4. Kampanye adalah untuk membangun citra positif dari pemimpin Yng hendak berorasi di depan masyarakat.

Tujuan Kampanye

Dalam pelaksanaannya, kampanye memiliki beberapa tujuan yang menjadi alasan dilakukannya suatu kegiatan kampanye. Dalam tujuan kampanye tersebut tujuan utamanya adalah menarik perhatian masyarakat. Namun dalam arti luas, banyak tujuan-tujuan dari kampanye yang perlu kita cermati.

Berikut adalah tujuan dari kampanye. Antara lain;

  1. Ajakan

Tujuan dari kampanye adalah untuk mengajak masyarakat untuk memberikan suara terhadap calon pemimpin yang sedang dikenalkan terhadap masyarakat banyak. Sejatinya kampanye berisi ajakan untuk menghasur masyarakat agar mendapatkan suara terbanyak.

  1. Anjuran

Kampanye juga berisi tentang anjuran. Anjuran yang digunakan dalam kampanye biasanya penganjuran yang baik seperti seorang atlit menganjurkan makan makanan yang bergizi kepada masyarakat agar senantiasa hidup sehat.

  1. Sosialisasi

Pengertian sosialisasi merupakan tujuan kampanye yang terakhir. Bentuk sosialisasi memiliki tujuan untuk memberikan pengertian kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan sesuatu. Sebagai contoh pemberian sosialisasi pada masyarakat agar senantiasa membuang sampah pada tempatnya supaya tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.

Jenis Kampanye

Kampanye berdasarkan pelaksanaannya mempunyai beberapa jenis yang tertera dalam pelaksanaannya. Beberapa jenis kampanye telah membingungkan orang awam dalam membedakannya. Berikut adalah jenis-jenis kampanye yang perlu diketahui.

Berdasarkan Orientasinya

Jikalau dilihat berdasarkan pada tujuannya, kampanye sosial ini memiliki jenis sebagai berikut;

  1. Kampanye Produk Orientasi

Kampanye jenis ini tentu saja memiliki tujuan untuk memasarkan produk dagangannya agar dibeli oleh masayarakat banyak. Dengan mengenalkan produk maka masyarakat akan paham dan akan membeli produk tersebut.

  1. Kampanye Orientasi Kandidat Calon Pemimpin

Kampanye tersebut memiliki orientasi pada mengenalkan kandidat calon pemimpin kepada masayarakat luas dengan tujuan menanamkan ide-ide dan gagasan kepada khalayak supaya mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan pemimpin.

Berdasarkan Isinya

Sedangkan dilihat dari isinya, maka kampanye sosial memiliki beragam bentuknya. Antara lain;

  1. Kampanye Hitam

Kampanye hitam adalah bentuk kampanye yang tidak memiliki izin atau diragukan legalitasnya. Sehingga biasanya dilakukan dengan langkah yang kurang baik.

  1. Kampanye Negatif

Kampanye negatif adalah ajakan berbuat kerusuhan yang sikapnya radikalisme terhadap penolakan kebijakan pemerintah.

  1. Kampanye Positif

Kampanye positif adalah kampanye yang bertujuan mengajak masyarakat untuk tujuan yang lebih baik. Dengan adanya kampanye positif maka diharapkan mengajak masayarakat untuk mempunyai perilaku yang lebih baik dari sebelumnya.

Media Kampanye

Beberapa media yang menjadi objek dari kampanye sosial, antara lain;

  1. Digital (media sosial)
  2. Elektronik (televisi, radio)
  3. Media cetak (koran, majalah, tabloid)
  4. Autdoor (baliho, banner, papan, nama)

Contoh Kampanye Sosial

Adapun untuk contoh adanya kampanye sosial di masyarakat dalam keseharian. Antara lain;

  1. Kampanye Pencegahan KDART (Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga)

Kampanye tentang adanya pencegahan KDART ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan dalam rumah tangga, mempromosikan tindakan pencegahan, dan memberikan dukungan kepada korban kekerasan. Kampanye ini melibatkan penyuluhan, pelatihan dan program dukungan untuk korban.

  1. Kampanye Anti Narkoba

Kampanye pencegahan untuk anti penggunaan narkoba bertujuan untuk mencegah dan mengurangi penyalahgunaan narkoba. Kampanye ini juga mencakup edukasi tentang bahaya narkoba, penggalangan dana untuk rehabilitasi narkoba, dan program pencegahan narkoba di sekolah, organisasi sosial dan komunitas.

Nah, demikianlah rangkaian tentang penjelasan yang merupakan ulasan materi yang membahas tentang pengertian kampanye sosial menurut para ahli, fungsi, tujuan, jenis, media, dan contohnya. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam menambah wawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *