20 Jenis Tenaga Kerja dan Contohnya Menurut Ahli Lengkap

Diposting pada

Jenis Tenaga Kerja dan Contohnya

Tenaga Kerja pada dasarnya selalu berhubungan erat dengan ketenagakerjaan, yang bisa berpengaruh besar terhadap dampak pembangunan ekonomi yang ada di negara berkembang ataupun negara maju. Oleh karena itulah dalam artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai jenis tenaga kerja dan contohnya menurut ahli.

Tenaga Kerja di Indonesia

Dilihat dan jumlah penduduk, Indonesia sebagai karakteristik negara berkembang termasuk sebagai negara besar. Banyaknya jumlah penduduk berdampak bagi pembangunan ekonomi, terutama berdampak pada ketenagakerjaan. konsep ketenagakerjaan selalu berkaitan dengan tenaga kerja, permasalahan ketenagakerjaan, dan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja.

Tenaga Kerja

Pengertian tenaga kerja, menurut para ahli. Salah satunya dikumpulkan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 artinya adalah setiap orang yang dianggap mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa, baik barang atau jasa tersebut untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat.

Oleh karena itulah tenaga kerja memerlukan ketersediaan lapangan pekerjaan atau kesempatan kerja.  Kesempatan kerja menunjukkan ketersediaan lapangan pekerjaan untuk diisi pencari kerja, yang mana hal ini secara langsung bisa menjadi salah satu cara mengatasi pengengguran. Selengkapnya, baca; Jenis Pengangguran dan Contohnya di Indonesia

Jenis-Jenis Tenaga Kerja

Jenis tenaga kerja bisa dilihat dari berbagai aspek yang ada di dalam kehidupan masyarakat, macam-macam ini antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Tenaga kerja menurut kemampuannya
  2. Tenaga kerja menurut sifatnya
  3. Tenaga kerja menurut jenis pekerjaannya
  4. Tenaga kerja menurut fungsi dan tugas pokoknya
  5. Tenaga kerja menurut hubungan dengan produk

Penjelasan mengenai jenis tenaga kerja tersebut beserta dengan contohya adalah sebagai berikut;

Tenaga Kerja Menurut Kemampuannya

Tenaga kerja menurut kemampuannya diartikan sebagai tenaga kerja yang mampu memberikan kontrbusi berdasarkan kualitas pendidikan yang berpengaruh pada kemampuan yang dimilkinya. Tenaga kerja ini seringkali menjadi faktor utama dalam pendapatkan yang diperoleh.

Jenis tenaga kerja ini sendiri dibagi menjadi 2 bentuk, yakni tenaga kerja terdidik dan tenaga kerja terlatih. Tenaga kerja terdidik berhubungan erat dengan tingkat pendidikan yang diperolehnya, tentusaja pendidikan diperoleh dari lembaga pendidikan yang diikutinya.

Jenis kedua yang tergolong menjadi tenaga kerja menurut kemampuannya ialah tenaga kerja terlatih, yang mendapatkan penghargaan berdasarkan kemampuannya. Dalam masyarakat dunia tenaga kerja terlatih ini memiliki posisi yang lebih penting daripada pendidikan, sebab dengan terlatih tenaga kerja yang dihasilkan lebih sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

Contoh tenaga kerja menurut kemampuannya, dengan pendidikan dan terlatih misalnya saja untuk seseorang yang mendapatkan pendidikan Strata S1, sedangkan yang terlatih misalnya saja dengan kampuannya mengeloa internet atau membuat game karena ketekunan dan sifat pantang menyerah yang dimilikinya.

Tenaga Kerja Menurut Sifatnya

Jenis tenaga kerja yang kedua adalah berdasarkan sifatnya, sifat yang dimiliki tenaga kerja ini bisa dilihat dalam dua bentk, yakni tenaga kerja rohani dan tenaga kerja jasmani. Tenaga kerja rohani berhubungan dengan spiritual yang dimilinya, misalnya dalam kasus ini adalah tabib, atau dokter.

Sedangkan untuk tenaga kerja jasmani, ialah tenaga kerja yang didasarkan pada kemampuan masyarakat mendaptkan pekerjaan sesuai dengan jasmani yang dimilkinya. Erat kaitannya dengan olahraga, seperti menajdi petinju, menjadi emain spak bola, dan menjadi atlet lainnya.

Tenaga Kerja  Menurut Hubungan dengan Produk

Jenis tenaga kerja ini berhubungan antara masyarakat dengan produk yang dihasilkannya. Hubungan ini bisa diluhat dalam 2 bentuk, yakni hubungan secara langsung ataupun hubungan sosial yang dilakukan secara tidak langsung. Contoh nyata dalam hubungan langsung misalnya tenaga kerja yang berhubungan dengan prudksi barang, atau jasa.

Sedangkan contoh tenaga kerja tidak langsung bisa dilihat pada masyarakat yang menjalankan kerjanya sesuai kompetensi dalam menciptakan merek dagang, masyarakat seperti ini meskipun ia tidak berkerja akan tetap mendapatkan reyalti yang diinginkannya.

Tenaga Kerja Jenis Pekerjaannya

Macam tenaga kerja yang ada di dalam kehidupan masyarakta juga bisa diluhat berdasarkan pada jenis pekerjaan yang dimilikinya. Jenis pekerjaan ini berhubungan erat dengan tingkat pendapatan dalam perekonomian yang diperoleh, macam-macamnya misalnya saja tenaga kerja lapangan, tenaga kerja pabrik, ataupun tenaga kerja di sektor perusahaan.

Contoh teaga kerja dalam jenis pekerjaannya ini misalnya seorang buruh biasanya bekerja disektir pabrik, sedangkan untuk masyarakat yang ada di sektor kantoran misalnya saja pegawai bank, sedangkan di sektor pabrik misalnya saja ialah tenaga kerja yang menghasilkan barang atau jasa.

Tenaga Kerja Menurut Fungsi Pokok

Jenis tenaga kerja yang bid digolongkan dalam fungsi pokok masyarakat ini misalnya saja adalah tenaga kerja besadarkan pada tempat ia bekerja serta peranan dan status yang di dapatkan dalam lokasi ia bekerja, kondisi ini memberikan penjelasan bahwa tenaga kerja jenis ini lebih mendorngrak pada status sosial.

Contoh tenaga kerja dalam jenis ini misalnya saja adalah sebagai direktur, sebagai manager, ataupun sebagai buruh. Oleh karena itulah menurut fungsi dan tugas pokok nya inilah menajdi pengerahuh penting dalam ketenagakerjaan dalam masyarakat.

Dari penjelasan mengenai pengertian dan jenis tenaga kerja tersebut dapat dikatakan bahwa setiap tenaga kerja akan mendapatkan fungsi dan tugasnya secara masing-masing. Dengan adanya macam tenaga kerja ini juga akan disesuaikan dengan kemampuan yang dimilikinya.

Adapun dari serentetan penjelasan mengenai tenaga kerja ini sesuai ada sejumlah permasalahan ketenagakerjaan yang timbul di Indonesia. Hadiarnya permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Angka pengangguran tinggi.
  • Rasio angkatan kerja dan lapangan pekerjaan tidak sebanding.
  • Kualitas tenaga kerja berdaya saingrendah.
  • Persebaran tenaga kerja tidak merata.
  • Tingkat upah rendah.

Oleh karena itulah sangat diperlukan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja, peningkatan kualitas tenaga kerja ini dapat dilakukan melalui beberapa upaya antara lain meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memaksimalkan peran balam latihan kerja (BLK), menggalakkan program pemagangan, mempercepat sertifikasi profesi tenaga kerja, menyelenggarakan pelatihan secara berkala, serta memberikan bonus (reward) dan sanksi (punishment).

Artikel Terkait;

  1. Permasalahan Penduduk di Indonesia dan Solusinya
  2. Pengertian Masyarakat, Unsur, Syarat, dan Bentuknya
  3. Contoh Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia

Demikianlah penjelasan mengenai jenis tenaga kerja dan contohnya menurut ahli. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami materi tentang “tenaga kerja”. Trimakasih,

Berikan Rating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *