Tujuan Otonomi Daerah dan Penjelasannya

Diposting pada

Tujuan Otonomi Daerah

Tujuan otonomi daerah tidak terlepas daripada sudut pandang pemerintah pusat. Hal ini merupakan kewajaran mengingat sebuah kebijakan yang awalnya dipegang penuh oleh pemerintah akan distribusikan kepada pemerintah daerah yang disebut desentralisasi dengan nama kebijakan otonomi daerah.

Oleh karena itulah otonomi daerah merupakan kajian dalam sosiologi politik berupa pelimpahan kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan potensi daerah.

Otonomi Daerah

Otonomi daerah yang berlaku di Indonesia sudah diatur dengan sedemikian rupa. Dimana setiap daerah telah diberikan beberapa hak khusus untuk menjalankan otonominya antara lain, mengatur dan mengurus sendiri pemerintahannya, memilih pimpinan daerah, mengelola aparatur negara, mengelola kelayakan daerah, menerapkan pungutan pajak daerah dan retribusi, memperoleh bagi hasil atas sumber daya yang ada di daerah, mendapatkan sumber pendapatan lain yang diusahakan oleh daerah, dan mendapatkan hak lainnya berdasarkan UU yang berlaku.

Tujuan Otonomi Daerah

Adapun untuk tujuan dalam penyelenggaraan otonomi daerah antara lain sebagai berikut;

  1. Meningkatkan pelayanan umum

Pelayanan umum ini berkaitan dengan berbagai hal yang dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan cepat, karena dapat dilakukan oleh pemerintah daerah. Semakin dekat pemerintah dengan masyarakat maka semakin mudah masyarakat mengakses segal kebutuhan yang berkaitan dengan pelayanan umum.

  1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Permasalahan sosial yang terus bertambah setiap tahunnya dengan berbagai solusi yang kadang tidak tepat sasaran. Permasalahan sosial yang dapat teratasi dengan baik maka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masalah yang perlu menjadi perhatian adalah pendidikan, kemiskinan, dan lain-lain.

  1. Meningkatkan daya saing daerah

Pemerintah yang memiliki hak peneuh memegang pemerintahan maka dapat membuat sebuah kebijakan yang dapat meningkatkan daya saing daerah dengan daerah lain. Peningkatan daya saing dapat melalui berbagai jenis kebijakan baik dibidang ekonomi, pariwisata, industri, tata kelola daerah, dan lain-lain.

  1. Melaksanakan otonomi seluas-luasnya

Pelaksanaan otonomi daerah ini berarati pemerintah daerah dapat melakukan banyak hal yang berkaitan dengan daerah yang saat ini dipimpin. Pemerintah daerah dapat melihat potensi paling kuat dari daerahnya. Apabila telah menemukan potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi sebuah usaha nyata yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk membawa daerah tersebut ke arah yang lebih baik.

  1. Mengurangi beban pemerintah pusat

Pemerintah pusat melimpahkan banyak kewenangan kepada pemerintah daerah agar pemerintah daerah dapat melakukan hal-hal yang tepat sasaran.

Pemerintah pusat bertindak sebagai pihak yang memberikan arahan dan pengawasan atas keberjalanan suatu program dan memberikan bantuan berupa dana, jenis dana yang dapat digunakan oleh pemerintah daerah sangat beragam, mulai dari APBD, dana desa, dan lain-lain.

  1. Memberikan wewenang kepada pemerintah daerah

Pemerintah pusat memberikan wewenang kepada pemerintah daerah untuk mengelola apa yang ada di daerah masing-masing sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Wewenang ini tentu dibatasi dengan hak yang dimiliki oleh masing-masing pimpinan daerah.

  1. Mengembangkan kehidupan demokrasi

Otonomi daerah juga mengubah sistem demokrasi yang ada di Indonesia. Otonomi daerah dapat meningkatkan kinerja DPRD untuk menjadi jembatan penghubung antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Peran DPRD akan semakin terlihat dengan jelas tidak hanya dalam susuna secara pemerintahan tetapi tindakan nyata yang dilakukann.

  1. Pemerataan

Otonomi daerah diharapkan dapat menjadi sarana yang tepat dalam proses pemerataan. Pemerataan yang dimaksud bukan hanya pendapatan namun lebih pada pemerataan pembangunan nasional. Ketika dari daerah memiliki inisiatif maka pemerintah pusat tinggal melanjutkan apa yang telah diusulkan oleh pemerintah daerah untuk kemajuan negara.

  1. Keadilan

Salah satu cara agar pemerintah pusat dapat bertindak adil. Apa yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah merupakan hal-hal yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah atau daerah itu sendiri. Kebutuhan setiap daerah yang berbeda-beda akan menjadi suatu keadilan yang membuat keadaan suatu daerah semakin baik kedepannya.

  1. Memperdayakan masyarakat

Masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan berbagai hal untuk daerahnya masing-masing. Pemerintah daerah yang lebih dekat dengan arti masyarakat dapat mengajak masyarakat melakukan berbagai hal sesuai dengan arti kebutuhan daerah.

Contoh otonomi daerah ini misalnya saja adanya pemerintah daerah mengadakan pameran UMKM maka masyarakat dapat menjadi peserta pengisi stan UMKM tersebut.

  1. Meningkatkan peran masyarakat

Peran sosial masyarakat sangat beragam, salah satu hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat ialah membuat proposal atau laporan keadaan daerah kepada pemerintah daerah. Hal tersebut dapat membuat pemabangunan daerah yang lebih cepat dibandingkan pemerintah harus bekerja sendiri untuk melakukan survei lapangan.

  1. Mengembangkan peran dan fungsi DPRD

DRPD dapat menjadi proses sosial dan interaksi sosial dalam jembatan penghubung antar pemerintahan. Hal ini akan membuat segala yang diinginkan oleh masyarakat yang berkaitan dengan kepentingan umum capat tersampaikan dengan cepat.

  1. Pemerintah pusat lebih fokus pada kebijakan makro

Otonomi daerah ini diharapkan dapat membuat pemerintah menjalankan pemerintahan dengan baik, kemudian pemerintah pusat akan mengembangkan hubungan dengan pihak-pihak lain. Pemerintah juga akan lebih fokus pada kebijakan makro yang berkaitan dengan kepentingan nasional dan menjalin kerjasama dengan pihak luar negeri.

  1. Mengatasi permasalahan daerah sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah

Permasalahan sosial akibat globalisasi di masyarakat setiap daerah berbeda-beda tergantung pada letak daerah tersebut.

Permasalahan daerah yang memiliki potensi wisata yang tinggi akan berbeda dengan daerah yang memiliki potensi berupa bahan tambang. Pemberlakuan yang dilakukan juga berbeda agar tujuan masing-masing dapat terlaksana sesuai dengan bidangnya.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa otonomi daerah dibentuk tentu memiliki tujuan dan manfaatnya. Tujuan dan manfaat ini tentu untuk kepentingan bersama. Banyak hal yang dapat dikembangkan setelah diterapkannya otonomi daerah. Perkembangan yang dilakukan juga terarah sesuai dengan tujuan masing-masing daerah.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *