Contoh Sosialisasi Ekualitatif di Masyarakat

Diposting pada

Contoh Sosialisasi Ekualitatif

Dalam objek kajian sosiologi penerapan atas konsep sosialisasi sangatlah penting. Alasannya, karena arti sosialisasi sebagai pembelajaran yang melibatkan pengembangan atau perubahan perasaan pada diri individu dan kelompok. Atas dasar tersebutlah bisa kita katakana bahwa sosialisasi adalah proses pembelajaran. dalam hal ini misalnya ketika orang tua mengajari anaknya cara menggunakan toilet atau berperilaku sopan, ketika guru mengajari muridnya tentang sejarah negara, ketika seorang ulama mengajari umat Islam untuk berperilaku sesuai ajaran agama, begitu pula dengan agama-agama lainnya.

Disisi lain, berbagai bentuk sosialisasi yang terjadi di lingkungan kita. Bahkan jikalau ditinjau dari pihak yang terlibat terdapat istilah sosialisasi otoritatif dan sosialisasi ekualitatif.

Sosialisasi Ekualitatif

Sosialisasi ekualitatif yang dikenalpula dengan sosialisasi equaliter ialah tahapan sosialisasi yang berlangsung di antara orang-orang yang memiliki kedudukan atau status sosial yang relatif sama dalam hal ini proses terjadinya sosialisasi tidak memandang berbagai macam kelas sosial yang tercipta.

Misalnya perwujutan atas sosialisasi ekualitatif adalah hubungan yang terjadi di antara teman, sesama murid, dan lain-lain.

Contoh Sosialisasi Ekualitatif

Adapun untuk contoh terjadinya sosialisasi secara ekualitatif, antara lain;

  1. Sosialisasi yang terjadi antar sesama guru

Adapunya sosialisasi yang terjadi antara satu guru dengan guru lainnya dalam pendidikan formal, pendidikan informal, ataupun pendidikan nonformal termasuk dalam kategori sosialisasi ekualitatif, alasannya karena mereka memiliki kedudukan yang sama terlepas apapun mata pelajaran apapun yang diajarakan.

  1. Antara sesama siswa

Sebagaimana sosialisasi yang terjadi anatar sesama guru, ketika siswa yang satu melakukan sosialisasi dengan siswa yang lain itu juga termasuk sosialisasi ekualitatif karena tidak ada siswa yang kedudukannya lebih tinggi atau lebih rendah, dengan kata lain semua siswa memiliki kedudukan yang sama di sekolah.

  1. Antar bos perusahaan ketika meeting

Apabila sosialisasi yang terjadi antara bos dan karyawan termasuk sosialisasi otoritatif, akan tetapi jikalau sosialisasi antar sesama bos termasuk sosialiasi ekualitatif, alasannya karena pada bos tersebut memiliki kedudukan yang sama dalam perusahaan tertentu.

  1. Antara supervisor dengan manager

Ketika seorang supervisi pendidikan ataupun dalam perusahaan memberikan pengerahan kepada pihak manager hal ini termasuk sosialisasi ekualitatif karena keduanya memiliki jabatan atau kedudukan yang sama di dalam perusahaan.

  1. Sosialisasi antara sesama teman sepermainan

Ketika berada di dalam rumah setiap anak-anak biasanya akan bermain dengan teman-teman yang sebaya dengannya. Proses dalam sosialisasi yang terjadi diantara mereka termasuk dalam kategori sosialisasi ekualitatif karena adanya hubungan yang sepadan.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan tentang sosialisasi ekualitatif diatas, dapatlah dikatakan bahwa selama terjadinya sosialisasi seseorang belajar menjadi anggota suatu kelompok, komunitas, atau masyarakat. Proses ini tidak hanya membiasakan orang dengan berbagai bentuk kelompok sosial tetapi juga membuat kelompok tersebut bisa mempertahankan diri.

Bahkan dengan terjadianya sosialisasi ini memastikan bahwa kita memiliki proses yang melalinya norma dan adat istiadat masyarakat ditransmisikan. Oleh karena itulah sosialisasi mengajarkan orang apa yang diharapkan dari mereka dalam kelompok atau situasi tertentu itu adalah bentuk kontrol sosial.

 

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *