Pengertian Perusahaan Konsolidasi, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Perusahaan Konsolidasi Adalah

Setidaknya terdapat beragam bentuk kerjasama dalam menjalankan sebuah usaha, yang pasti semuanya tergantung pada para pemilik usaha dalam menentukan jenis kerjasama ekonomi yang akan dilakukan. Bentuk kerjasama yang ada diantaranya kerjasama dalam marger, akuisisi, atau konsolidasi.

Semua bentuk kerjasama ini memiliki sisi yang menguntungkan dan merugikan sesuai dengan perjanjian yang ada. Tentusaja semuanya itu dianalisis sesuai dengan arti kebutuhan dan pangsa pasarnya (konsumen). Sehingga nantinya tidak memberikan kerugian daripada penjalanan usaha yang ada.

Perusahaan Konsolidasi

Perusahaan sejatinya memiliki kemampuan yang berbeda-beda tergantung pada modal yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Konsolidasi tentu saja berbeda dengan kerjasama marger atau kerjasama akuisisi, dimana prihal konsolidasi lebih pada kerjasama pada salah satu komponen yang ada di perusahaan. Misalnya saja dalam tahapan pemasaran, penetapan harga, event tahunan, dan lain-lain yang bersifat sementara.

Pengertian Perusahaan Konsolidasi

Perusahaan konsolidasi adalah adanya kegiatan usaha yang dilakukan untuk bersatu dengan beberapa perusahaan lainnya agar dapat memperkuat kekutan perusahaan dalam bidang yang saja, sehingga prihal inilah kegiatan usaha tesreut dapat dilakukan dengan perusahaan yang memiliki tujuan sama dalam kurun waktu tertentu.

Pengertian Perusahaan Konsolidasi Menurut Para Ahli

Adapun definisi perusahaan konsolidasi menurut para ahli, yaitu;

  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Perusahaan konsolidasi adalah sebuah bentuk tindakan untuk meleburkan dua perusahaan yang dijadikan satu perusahaan dengan visi dan misi yang sama atau disamakan.
  2. Rudi Prasetya, Usaha konsolidasi adalah tindakan perusahaan yang meleburkan dua perusahaan kemudian mendirikan lagi perusahaan baru. Hal ini biasa disebut dengan peleburan dua perusahaan menjadi satu.
  3. Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1999, Usaha konsolidasi adalah sebuah tindakan untuk menggabungkan dua bank atau lebih dalam perusahaan, kemudian akan didirikan bank baru yang merupakan peleburan dari beberapa bank. Hasil dari konsolidasi akan membentuk bank baru dengan tujuan yang sama.
  4. Aliminsyah, Perusahaan konsolidasi adalah penggabungan dua jenis usaha atau lebih dengan tujuan untuk merumuskan aktivitas perusahaan dengan cara yang baru dan segala perencanaan yang baru. Segala bentuk usaha yang dilakukan dahulu dihapuskan.
  5. Roman Nurbawa, Definisi perusahaan konsolidasi adalah sebuah tindakan penggabungan dua usaha yang digantikan dengan perusahaan baru. Khusus untuk bagian keuangan maka akan diambil alih seluruh aset yang ada. Aset tersebut akan digunakan untuk perusahaan baru yang akan dibentuk.

Ciri Perusahaan Konsolidasi

Karaktertistik yang menggambarkan adanya perusahaan konsolidasi. Yakni;

  1. Perusahaan lama dibubarkan

Perusahaan konsolidasi memiliki keterbaruan yang sangat bermacam-macam tergantung pada masing-masing pemilik perusahaan yang memutuskan melakukan konslidasi. Hal yang paling penting ketika melakukan konsolidasi maka perusahaan yang dahulu harus dibubarkan dan membuat brand baru atas perusahaan tersebut.

  1. Tidak ada proses likuidasi

Semua harta yang dimiliki kedua perusahaan langsung digunakan untuk perusahaan yang baru tidak ada pengurangan apapun. Bahkan masing-masing perusahaan masih menambahkan modal untuk mengembangkan usahanya.

  1. Ada perusahaan baru

Perusahaan yang dibubarkan akan membentuk perusahaan baru dengan bidang yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Prihal ini tentusaja untuk bidang yang akan dipilih boleh berubah atau masih tetap seperti yang dahulu namun dengan ciri khas yang berbeda.

  1. Disetujui masing-masing perusahaan

Kedua perusahaan harus menyetujui adanya perubahan perusahaan tersebut agar dapat terbentuk perusahaan yang kuat dengan kesamaan, visi, misi, dan lain-lain. Hal ini diharapkan dapat mendorong perusahaan menjadi perusahaan yang lebih maju dan berkembang.

  1. Status badan hukum baru

Konsolidasi yang dilakukan perusahaan, mengharuskan perusahaan melakukan pendaftaran secara administrasi hukum untuk membentuk perusahaan yang baru. Status perusahaan baik dimata hukum maupun pelaku bisnisnya merupakan perusahaan baru.

Contoh Perusahaan Konsolidasi

Adapun untuk contoh adanya konsolidasi dalam perusahaan yang pernah ada. Antara lain;

  1. Antara PT. Indosat, PT. Multi Media Mobile (M3), dan PT. Satelindo

PT Indosat adalah salah satu perusahaan yang memiliki jaringan mobile pertama kali terus berkembang dan memasukki pasar modal. Pada tahun1995 PT. Indosat bekerjasama dengan PT. Telkom mendirikan Telkomsel yang masih kita kenal hingga saat ini dan jaringannya menyeluruh.

Pada tahun 2021 jumlah modal terbesar di pasar modal dimiliki PT. M3 maka perusahaan ini menjadi hak milik PT. M3. Seiring berkembangnya teknologi kepemilikan atas perusahaan ini juga terus mengalami pergeseran hingga saat ini menjadi indosat ooredoo.

  1. PT. Mobile 8 Telecom dengan PT. Smart Telecom

Perusahaan yang bergerak di komunikasi ini terus mengalami perkembangan. Salah satunya dengan terus mengembangkan produknya di dunia digital. Perusahaan ini memasukki pasar modal untuk mengembangkan usahanya.

Kemudian perusahaan ini mengakuisisi smart telcom dan berganti nama perusahaan. Nama perusahaan yang masih eksis hingga saat ini yaitu smartfren. Perusahaan ini terus meningkatkan pelayanannya terutama jaringan yang disediakan.

  1. Bakrie Telecom dengan PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia

Perusahaan ini merupakan perusahaan telekomunikasi milik Bakrie Group. Perusahaan ini terus mengikuti perkembangan zaman dengan membuat brand telepon seluler beserta jaringannya dengan brand Esia. Brand ini sempat menjadi incaran banyak pihak pada masanya. Namun tidak ada kepastian kerjasama yang terjadi.

Pada tahun 2012 perusahaan ini berhasil mengakuisisi PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia sebanyak 35%. Perusahaan ini tetap berusaha dan mengembangkan usahannya. Perusahaan ini juga mencanagkan akan mengakusisi 100% dari PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia.

  1. Telkom Vision dengan CT Crop

Chairul Tanjung Crop merupakan perusahaan yang bergerak dibidang televisi terus mengepakkan sayapnya pada berbagai jenis ruang lingkup bisnis. PT. Telkom Vision merupakan salah satu perusahaan yang diakuisisi oleh CT Group. Perusahaan ini telah menguasai sebanyak 80% dari saham PT. Telkom Vision.

Perusahaan ini tentu akan mengembangkan usahanya terutama pada TV digital, bahkan menjadi pelopor perpindahan dari TV analog ke TV digital. Langkah ini bahkan menjadi sorotan banyak pihak.

  1. BSI (Bank Syariah Indonesia)

Prihal dunia perbankan yang baru saja melakukan konsolidasi adalah BNI Syariah, BRI syariah, dan Mandiri syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Peralihan dilakukan secara menyeluruh bank yang ada di Indonesia. Alasannya karena lebih memaksimalkan penggunan apalagi ketika perbankan tersebut sama-sama miliki BUMN.

Meskipun haruslah menjadi pengakuan bahwa nasabat dengan jumlah terbanyak prihal ini ialah miliki Bank Mandiri Syariah.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa perusahaan konsolidasi biasanya tidak hanya bekerjasama dengan beberapa perusahaan namun dengan banyak perusahaan dengan berbagai jenis kerjasama yang telah disepakati bersama.

Prihal ini tentusajaan manfaat adanya kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan target yang ditentukan.

Itulah saja artikel yang bisa diberikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian perusahaan konsolidasi menurut para ahli, ciri, dan contoh kasusnya yang pernah terjadi di Indonesia. Semoga saja mampu memberi wawasan bagi kalian.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *