Pengertian Tata Krama, Jenis, Manfaat, dan 5 Contohnya

Diposting pada

Pengertian Tata Krama

Tata krama bisa dikatakan sebagai tata cara atau aturan yang secara turun-temurun berkembang dalam suatu unsur kebudayaan di masyarakat untuk mengatur pergaulan antar individu maupun kelompok agar tumbuh perasaan saling pengertian dan menghormati menurut adat istiadat yang berlaku. Prihal ini setidaknya kita harus menerapkan tata krama dalama kehidupan sehari-hari karena dapat memberikan beberapa manfaat, salah satunya yaitu lebih dihargai atau dihormati orang lain.

Disisi lainnya, ada bermacam-macam jenis tata krama yang dapat kita terapkan, baik ketika di rumah bersama keluarga, ketika di sekolah bersama guru dan teman-teman, bahkan di lingkungan masyarakat. Contoh sederhana tata krama yang dapat kita terapkan untuk menunjukkan sopan santun misalnya mengucapkan tolong, maaf, terimakasih, dan permisi, sesuai dengan keadaan yang kita hadapi.

Tata Krama

Tata krama terdiri dari aturan atau kaidah sosial atas sopan santun atau etika dapat diartikan sebagai aturan-aturan yang ada dalam pergaulan kehidupan manusia, baik dalam bentuk tertulis maupun tidak tertulis. Tata krama tersebut bertujuan agar sesama manusia saling menghargai dan menghormati, sehingga pergaulan menjadi menyenangkan.

Istilah etika atau dalam bahasa Inggris disebut ethic, mengacu pada suatu hal yang didasarkan pada standar benar dan salah untuk menentukan apa yang harus dilakukan manusia, biasanya berkaitan dengan hak, kewajiban, manfaat bagi masyarakat, keadilan, atau kebajikan tertentu. Misalnya, mengacu pada standar-standar yang memaksakan kewajiban untuk menahan diri dari pemerkosaan, pencurian, pembunuhan, penyerangan, fitnah, dan penipuan.

Standar etika juga mencakup standar yang menganjurkan kebajikan, seperti kejujuran, kasih sayang, dan kesetiaan. Selain itu, standar etika mencakup standar yang berkaitan dengan hak, seperti hak untuk hidup, hak untuk bebas dari cedera, dan hak atas privasi.

Pengertian Tata Krama

Tata krama adalah perilaku sopan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ditinjau dari segi etimologis, istilah tata krama berasal dari dari kata dasar tata dan krama. Tata artinya aturan, kaidah, atau susunan. Adapun krama artinya sopan santun. Dengan demikian, penggabungan dari kata tata dan krama dapat diartikan sebagai aturan adat sopan santun yang telah tersusun.

Pengertian Tata Krama Menurut Para Ahli

Adapun pengertian tata krama menurut para ahli, antara lain;

  1. Soehardi dalam buku Humaniora (1997)

Tata krama dapat didefinisikan sebagai perilaku normatif dalam pergaulan sosial (interaksi antarindividu dalam masyarakat) yang mencita-citakan keteraturan dan ketertiban masyarakat.

  1. Macmillan Dictionary

Pengertian tata krama dalam Macmillan Dictionary ialah cara seseorang melakukan sesuatu, atau cara terjadinya sesuatu.

  1. Oxford Leraner’s Dictionaries

Pengertian tata krama dalam Oxford Leraner’s Dictionaries ialah perilaku yang dianggap sopan dalam suatu masyarakat atau budaya tertentu.

Jenis Tata Krama

Trerdapat banyak jenis tata krama dalam pergaulan kehidupan manusia di masyarakat. Yakni;

  1. Tata Krama Berbicara

Berbicara merupakan hal yang setiap saat kita lakukan dengan orang-orang di sekitar kita, secara tatap muka maupun menggunakan media seperti HP.  Baik secara tatap muka maupun melalui media, dalam berbicara ada tata krama yang harus kita patuhi, karena kualitas seseorang dapat dilihat juga dari cara mereka berbicara.

Tata krama atau etika berbicara sangat berkaitan dengan lawan bicara kita, karena itu akan memengaruhi kalimat yang harus kita digunakan, intonasi suara dan pemilihan kata yang tepat. Misalnya ketika kita berbicara dengan orang yang lebih tua tentunya akan berbeda dengan ketika kita berbicara pada teman sebaya. Berbicara di lingkungan kerja juga pasti akan berbeda ketika berbicara di lingkungan keluarga.

Secara umum, terdapat beberapa tata krama atau etika dalam berbicara yang perlu kita terapkan dalam kehidan sehari-hari, antara lai sebagai berikut:

  1. Berbicara dengan menggunakan bahasa yang sopan dan intonasi yang sesuai.
  2. Tidak memotong pembicaraan orang lain ketika sedang berbicara.
  3. Sebisa mungkin melakukan kontak mata dengan lawan bicara kita.
  4. Memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara atau mengemukakan pendapat mereka.
  1. Tata Krama Bertamu

Ketika bertamu atau berkunjung ke rumah seseorang, kita juga harus menerapkan tata krama atau etika yang baik. Sebagai masyarakat Indonesia, kita mungkin sudah tidak asing dengan sebuah perumpamaan yaitu “tamu adalah raja”. Meskipun demikian bukan berarti sebagai tamu kita bisa seenaknya dalam bersikap di rumah orang lain, karena walaupun “tamu adalah raja”, tapi raja yang baik adalah raja yang mempunyai sopan santun atau tata krama yang baik pula.

Terdapat beberapa tata krama dalam bertamu yang perlu kita terapkan dalam kehidan sehari-hari, antara lai sebagai berikut:

  1. Mengabari terlebih dulu jika akan bertamu ke rumah orang lain.
  2. Tidak bertamu pada jam istirahat, apalagi bertamu hingga lupa waktu.
  3. Mengetuk pintu dan mengucapkan salam terlebih dahulu.
  4. Masuk dan duduk apabila tuan rumah sudah mempersilahkan.
  5. Tidak menyentuh atau mengambil apapun sebelum dipersilakan oleh tuan rumah.
  6. Tidak sembarangan masuk ke ruangan pribadi
  7. Menunjukkan rasa terimakasih kepada tuan rumah.
  1. Tata Krama Berpakaian atau Berpenampilan

Pakaian dapat menggambarkan identitas seseorang. Akan tetapi bukan berarti kita harus selalu menggunakan pakaian dengan harga yang mahal, yang lebih penting adalah kita menggunakan pakaian sesuai dengan kebutuhan dan kondisi atau kegiatan yang kita datangi. Kita harus menggunakan pakaian yang bersih dan rapi memberikan citra diri yang baik.

Selain itu, kita juga harus menyesuaikan pakaian dan penampilan kita dengan adat dan budaya suatu daerah tempat kita berada. Misalnya, saat kita berada di negara-negara Timur Tengah yang mayoritas penduduknya adalah muslim, maka gunakanlah pakaian yang tertutup dan sopan, terlepas agama apapun yang kita anut.

  1. Tata Krama Saat Makan

Makan merupakan kegiatan manusia setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pokok. Akan tetapi, kenyataanya makan bukan sekedar memasukkan makanan ke dalam mulut, karena ada tata krama tertentu yang harus kita patuhi saat berada di meja makan, atau bisa disebut dengan istilah table manners.

Table manners antara dari satu tempat dan tempat lainnya memiliki perbedaan, apalagi jika sudah berbeda negara. Oleh sebab itu, kita harus menyesuaikan diri dengan budaya tersebut ketika berada di suatu daerah atau negara yang berbeda dengan asal daerah atau negara kita. Meskipun demikian, terdapat beberapa tata krama yang umum dilakukan saat makan, yaitu sebagai berikut.

  1. Tidak berbicara ketika makan.
  2. Mengunyah dengan tenang dan tidak terlalu keras.
  3. Tidak bersendawa dengan sengaja sambal membuka mulut sehingga terdengar keras
  4. Tidak mengambil kembali alat makan yang sudah jatuh ke lantai.
  5. Tidak mengadu alat makan dengan piring sehingga terdengar keras.
  1. Tata Krama Saat Bergaul

Manusia merupakan makhluk sosial yang setiap saat selalu bergaul atau bersosialisasi dengan orang lain di sekitarnya. Terdapat tata krama yang harus kita terapkan sebagai bagian dari masyarakat ketika bergaul dengan orang lain. Menerapkan tata krama atau etika yang baik dalam bergaul akan membuat kita dihormati orang lain, karena saat kita bersikap sopan maka orang lain pun akan memperlakukan kita sama.  Berikut tata krama saat bergaul.

  1. Mempunyai sikap toleransi terhadap orang lain dengan segala perbedaan yang ada.
  2. Tidak bersikap rasis terhadap orang yang berbeda ras atau suku bangsa dengan kita.
  3. Menghargai pendapat orang lain.
  4. Siap membantu orang lain jika dibutuhkan
  5. Tidak mencampuri urusan pribadi orang lain.

Manfaat Tata Krama

Menerapkan tata krama dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan banyak manfaat, diantaranya;

  1. Sebagai Kunci Meraih Kesuksesan

Berdasarkan salah satu studi Harvard dan Stanford, diketahui bahwa tata krama dapat menjadi kunci kesuksesan seseorang. Hal itu disebabkan karena orang yang memiliki sifat baik dan ramah bisa menghantarkannya menuju kesuksesan dengan peluang lebih besar dibandingkan keterampilan teknis. Keterampilan merupakan sesuatu yang bisa dipelajari oleh semua orang pada usia berapapun, sedangkan sifat merupakan watak yang dibawa oleh seseorang ketika ia lahir.

  1. Menciptakan Ketertiban

Menerapkan tata krama yang baik dalam kehidupan sehari-hari dapat menciptakan ketertiban, keselarasan, kerukunan, keamanan, kedamaian, hingga rasa tenteram. Suasana tersebut akan meminimalkan bahkan menghindarkan terjadinya konflik di masyarakat.

  1. Lebih Dihargai Orang Lain

Ketika kita menerapkan tata krama yang baik terhadap orang lain, kita akan lebih dihargai dan dihormati. Hal itu disebabkan karena tata krama adalah salah satu cara untuk membuat orang lain merasa nyaman dengan kita, sehingga dapat terjalin sebuah hubungan sosial baik antar satu sama lain.

Contoh Krama

Ada banyak contoh tata krama yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu;

  1. Mengucapkan “tolong” dan “terima kasih”

Mengucapkan tolong dan terimakasih merupakan tata krama mendasar yang harus kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus mengucapkan “tolong” ketika meminta bantuan kepada orang lain, dan mengucapkan “terima kasih” ketika menerima sesuatu atau mendapat pertolongan dari orang lain.

  1. Mengucapkan “permisi”

Kita juga harus membiasakan diri mengatakan “permisi”, misalnya ketika kita melewati orang yang sedang berbicara. Saat melewati orang tua juga harus mengucap permisi. Hal itu harus kita terapkan di rumah, sekolah, tempat umum, maupun dimanapun kita berada.

  1. Meminta maaf saat melakukan kesalahan

Manusia merupakan tempat salah dan lalai. Disinilah terlihat ketika berbuat salah sejatinya setiap individu dan kelompok harus meminta maaf. Meminta minta maaf bukan berarti lemah dan kalah, tapi itu menunjukkan kelapangan hati seseorang.

  1. Menutup mulut ketika batuk dan bersin

Meskipun terlihat sederhana, kita harus membiasakan diri untuk selalu menutup mulut saat batuk dan bersin. Hal ini penting dilakukan, karena selain agar orang di sekitar tidak merasa tidak nyaman, ini juga menghindari penularan virus.

  1. Menawarkan bantuan

Sebagai individu yang hidup di tengah-tengah masyarakat, kita harus memiki kepedulian sosial terhadap orang lain. Jiwa suka menolong, seperti menawarkan bantuan kepada orang lain saat dalam kesulitan atau saat meminta bantuan harus kita tanamkan sejak kecil.

Itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian tata krama menurut para ahli, jenis, manfaat, dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saja bisa memberikan pemahaman.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.