Pengertian Deradikalisasi, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Deradikalisasi

Deradikalisasi akhir-akhir ini menjadi salah satu objek kajian sosiologi yang berhubungan dengan bentuk tindakan sosial bersifat preventif kepada seseorang yang telah terpapar redikalisasi. Prihal ini tentusaja tujuannya untuk memulihkan kembali keteraturan sosial di masyarakat.

Disisi lainnya, banyak ditemukan program pemerintan yang berhubungan dengan deradikalisasi. Contohnya saja kepada para mantan anggota HTI  (Hizbut Tahrir Indonesia) yang menjadi bagian daripada gerakan Islam transnasional dan mengusung pendirian kembali khilafah Islamiyyah secara global sehingga melanggar ideologi Pancasila, khususnya Sila 1.

Deradikalisasi

Pada hekaktnya penggunaan kata deradikalisasi memiliki bahasan makna yang sangatlah luas. Mulai dari segala hal yang bersifat keyakinan, penanganan atas pelanggaran fungsi norma hukum, hingga pemasyarakatan sebagai upaya mengubah yang pada awalnya radikal dengan melakukan bentuk perubahan sosial secara deratis melalui kekerasan hingga pada akhirnya melalui pemahaman menjadi tidak radikal.

Namun, dalam pemabahasan lain yang digunakan oleh BNPT istilah ini dikenal dengan kontra radikalisasi yang ditujukan untuk memproteksi masyarakat umum yang belum terjangk arti radikalisme.

Pengertian Deradikalisasi

Deradikalisasi adalah bagian daripada tindakan preventif dalam melangani bentuk penyimpangan sosial dengan mempergunakan stratregi untuk meminimalisir bahkan menghilangkan beragam paham yang dianggap kertas lantaran mampu membahayakan ketentraman dengan metode pendekatan adanya tanpa kekerasan.

Pengertian Deradikalisasi Menurut Para Ahli

Adapun definisi deradikalisasi menurut para ahli, antara lain;

  1. Asia Report (2007), Deradikalisasi adalah upaya yang dilakukan oleh individu dan kelompok dalam sistem pemerintahan untuk menetralisir ideologi radikal bagi yang terlibat aksi terorisme dan para simpatisannya, hingga akhirnya para teroris ataupun para simpatisannya meninggalkan adanya tindakan dalam kategori aksi kekerasan.
  2. Rand Corporation (2010), Definisi deradikalisasi adalah bagian daripada upaya-upaya yang dilakukan dalam menakhlukan orang/kelompok yang radikal menjadi tidak radikal.
  3. BNPT (2012), Deradikalisasi adalah bagian daripada upaya penanganan terhadap bentuk kelompok sosial radikal menjadi tidak radikal, yang ditujukan bagi seseorang yang sudah terlibat kegiatan terorisme.

Tujuan Deradikalisasi

Adanya prorgam deradikalisasi yang dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat. Memiliki beberapa tujuan, yakni;

  1. Mengembalikan Pemikiran Moderat

Sasaran terselenggaranya program deradikalisasi dilakukan ialah untuk mengembalikan para aktor terlibat yang memiliki sistem sosial dengan pemahaman radikal untuk kembali kejalan pemikiran yang lebih moderat serta menerima perbedaan dalam kehidupannya.

Fungsi Deradikalisasi

Terselenggaranya deradikalisasi memiliki beberapa manfaat maupun fungsi. Yakni;

  1. Keteraturan Sosial

Adanya program terkait dengan deradikalisasi pada hakekatnya menjadi bagian daripada cerminan untuk mengembalikan keteraturan sosial di masyarakat. Prihal ini tentusaja dengan memberikan padangan terkait kesamaan semua orang untuk tetap teguh pada hak dan kewajibannya.

  1. Menghindari Penyimpangan Sosial

Penyimpangan sosial yang dilakukan oleh kelompok radikal akan bisa diatasi dengan deradikalisasi. Tentusaja semua ini melihat adanya dampak yang ditimbulkan yang bukan hanya merugikan secara fisik, namun juga non fisik bahkan kesabilan sistem pererintahan.

Contoh Deradikalisasi

Untuk beberapa contoh penerapan deradikalisasi yang bisa dilihat. Misalnya saja;

  1. Dunia

Cangkupannya dengan semua negara program deradikalisasi bisa melihat adanya Negara Yaman pernah menjalankan program deradikalisasi dengan penyelenggaraan dialog teologis. Dimana Yaman pada saat itu mengikutsertakan narapidana terorisme yang memberikan jalan pemikiran bahwa dengan dialog yang benar para
teroris akan bertaubat dan tidak lagi menggunakan ideologi kekerasan

  1. Indonesia

Program lainnya yang dibuat Indonesia dalam deradikalisasi. Misalnya saja terkait dengan Komando Jihad, dimana isi daripada program ini berjalan pada Tahun 1962 sampai dengan 1977 dengan mempergunakan pendekatan pemberdayaan ekonomi kepada mantan tokoh dan aktivis DI/NII yang telah menyatakan ikrar setia kepada NKRI.

  1. Kehidupan Sehari-Hari

Untuk kasus terkait dengan contoh deradikalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja  seseorang yang bersikap menolak perubahan atas perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang menganggap sebagai bentuk penjajahan baru, tanpa melihat kebaikan-kebaikan yang dapat memudahkan kehidupan manusia.

Maka melihat hal itu menjadi tindakan redikalisasi yang bertentangan dengan nilai Pancasila, sebab Pancasila mendorong kemajuan yang berpegang pada persatuan.

Oleh karena itulah pemerintah dan organisasi sosial di masyarakat banyak menyuarakan agar pentingnya mempergunakan teknologi dan informasi namun tetap memfilter informasi-informasi yang dapat memicu disintegrasi bangsa.

Nah, demikinalah saja artikel yang bisa kami bagikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian deradikalisasi menurut para ahli, tujuan, fungsi, dan contoh programnya yang mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *