Pengertian Pengangguran Terselubung, Faktor Penyebab, dan Contohnya

Diposting pada

Pengangguran Terselubung Adalah

Pengangguran bisa dikatakan sebagai salah satu contoh permasalahan sosial yang harus dikurangi dalam sebuah negara. Alasannya karena beragam jenis pengangguran indikator penting untuk melihat kesejahteraan masyarakatnya. Artinya jikalau semakin rendah tingkat pengangguran disuatu negara maka semakin tinggi tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

Namun, yang setidaknya perlu diketahui bentuk pengangguran sendiri jikalau dilihat dari jam kerjanya terbagi dalam 3 kelompok. Yaitu pengangguran terselubung, setengah menganggur, dan pengangguran membuka.

Pengangguran Terselubung

Pengangguran terselubung yang dalam Bahasa Inggris disebut disguised unemployment hekikatnya menjadi masalah sosial di Indonesia pada saat ini, khususnya yang berada di Pulau Jawa dan Bali. Alasannya karena sistem sosial pertanian di kedua wilayah tersebut telah terbagi dalam kegiatan industri sehingga bagi individu dan kelompok yang tidak memiliki soft skill tentusaja akan tidak mendapatkan pekerjaan.

Pengangguran Terselubung

Pengangguran terselubung adalah penggambaran realitas sosial seseorang yang bekerja namun tidak menikmati pekerjaannya atau tidak minat untuk bekerja, sehingga manakala ia bekerja namun hasil pekerjaannya tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh perusahaan atau pihak-pihak terkait.

Pengangguran Terselubung Menurut Para Ahli

Adapun definisi pengangguran terselubung menurut para ahli, antara lain;

  1. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenker), Pengangguran terselubung adalah fakta sosial yang menggambarkan kondisi seseorang menganggur dalam jenis tenaga kerja yang tidak dilaporkan lantaran ketidak giatan mencari kerja sehingga belum bekerja secara optimal.

Faktor Penyebab Pengangguran Terselubung

Sedangkan yang menjadi penyebab dari adanya pengangguran terselubung. Antara lain;

  1. Latar belakang pendidikan

Orang yang bekerja di perusahaan namun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Hal ini sejatinya dapat dikatakan sebagai seseorang yang menganggur dalam objek kajian sosiologi dikenal dengan alienasi. Dimana untuk pengangguran jenis ini tidak dapat dilihat secara langsung, melainkan memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

  1. Keahlian yang dimiliki

Keahlian yang dimiliki seseorang harus terus ditingkatkan agar memnuhi permintaan pasar. Orang yang memiliki keahlian yang kurang atau tidak sesuai tetapi dibekerjakan maka orang tersebut termasuk dalam pengangguran terselubung. Hal ini juga membuat kurang maksimal seseorang dalam menekuni sebuah pekerjaan.

  1. Bakat yang dimiliki

Orang bekerja kadang tidak sesuai dengan bakat yang dimiliki. Orang tesebut memilih yang penting bekerja dibidang apapun. Hal ini kadang membuat orang kurang bersemangat dalam bekerja dan memberikan efek yang buruk pada hasil kinerja perusahaan.

  1. Bukan pekerjaan yang diinginkan

Orang yang melamar pekerjaan secara acak kadang harus bekerja ditempat yang kurang diinginkan. Hal ini membuat seseorang kurang tekun dalam bekerja, bahkan cenderung bekerja semaunya sendiri. Hal ini termasuk dalam kategori pengangguran terselubung.

  1. Produktivitas yang rendah

Hasil produksi atas sebuah perusahaan menjadi salah satu parameter tingkat produktivitasnya. Perusahaan yang menghasilkan produk yang kurang diminati dapat dikatakan kualitasnya kurang baik. Orang yang bekerja tapi tidak memiliki bidang keahlian, berbeda dengan bakatnya, dan lain-lain. Biasanya tidak dapat bekerja dengan baik bahkan banyak yang merasa tidak nyaman.

Contoh Pengangguran Terselubung

Untuk contoh kasus yang termasuk dalam pengangguran terselubung. Misalnya saja;

  1. Sarjana Pertanian Kerja di Bank

Bagian daripada kasus pengangguran terselubung misalnya saja seorang lulusan sarjana pertanian yang seharusnya membuat industri pertanian atau bekerja pada bidang pertanian. Namun, lantaran lahan pertanian yang semakin menipis ditambah lagi dengan banyaknya produk-produk pertanian dari luar negari menyebabkan lulusannya sebagain bekerja di bank.

Tentusaja hal ini tidak sepenuhnya dapat disalahkan lantaran biar bagimanapun setiap orang perlu untuk memenuhi arti kebutuhan hidupnya. Meskipun, disisi lainnya akibat yang muncul bagi negara ialah tidak tercukupinya kebutuhan akan pertanian.

Cara Mengatasi Pengangguran Terselubung

Upaya yang menjadi langkah prosedural dalam mengatasi pengangguran terselubung. Misalnya saja;

  1. Padat Karya

Membuat padat karya bagi sistem sosial pemerintahan dengan program-program yang sesuai profesi tentusaja menjadi solusi atas banyaknya pengangguran terselubung. Alasannya denga padat karya inilah pengambangan ilmu pengetahuan diharapkan sesuai dengan kemampuan setiap individunya.

Nah, itulah saja penjelasan yang bisa diberikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian pengangguran terselubung (disguised unemployment) menurut para ahli, faktor penyebab, contoh kasus, dan cara mengatasinya. Semoga saja mampu memberi wawasan bagi kalian.

No votes yet.
Please wait...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *